Sudah syuman......
Tiara memakan bubur rumah sakit yang di suapkan oleh Damar.
Wajah keduanya terlihat penuh binar bahagia, walaupun keadaan Tiara belum pulih. Masih terlihat pucat dan lemas.
Kreeekk.....
Dewa memasuki Ruangan yang penuh cinta itu.
Penjelasan dokter tadi semakin menguatkan cinta sepasang pasutri yang sedang Dewa amati.
karena Akhirnya.....
Sesuatu yang si nanti kini akan segera hadir di antara mereka.
Menjadi calon ibu dan ayah..... adalah hal yang paling membuat pasangan suami istri sangat bahagia, begitulah yang kini sedang dirasakan Tiara dan Damar.
"Wah selamat ya mas ,mbak, "
"Makasih om Dewa" jawab Tiara dengan seulas senyum sambil mengusap perutnya.
"Cepat cari pasangan, sebentar lagi kamu bakal di panggil om" Ledek Damar
Dewa tersenyum kecut,,,, karena calon istri idamannya masih tetap Tiara.
"Oh iya, ngomong-ngomong dimana Dinda? kok gak kelihatan dari tadi?" tanya Tiara pada Dewa.
Dinda..... ???
Bagaimana kabar wanita itu?
Dewa hampir melupakan nya.
"Dewa, Dinda dimana? kita mau berterimakasih padanya. Karena dia sudah menyelamatkan istri dan calon anakku" sambung Damar.
"Di rumah mas, karena terlalu panik aku lupa mengajaknya" kilah Dewa.
"Hubungi Diinda mas, suruh dia datang kemari" pinta Tiara lirih.
"Aku tidak punya nomornya sayang" jawab Damat sambil mengusap kepala Tiara lembut.
"Pake ponsel aku mas.... "
"ponsel Kamu kan dirumah sayang"
"Oh iya ya"
Tiara terlihat kecewa,padahal ia sangat ingin bertemu dengan adik angakatnya itu.
"Yaudah biar gw telpon kerumah aja"
Dewa meraih ponselnya, dan keluar dari ruangan itu... karena Dewa juga harus meminta maaf pada wanita itu.
"Suruh Dinda cepat datang kesini... " pinta Tiara lagi.
Dewa hanya mendengar nya, namun tidak menjawab.
"Dinda dimana bik?"
"Non Dinda tadi pergi den, membawa tasnya sambil menangis."
"pergi kemana bi?"
"Gak tau den.Pas bibi tanya mau kemana, Non Dinda cuma bilang titip Nyonya Tiara, karena mungkin kedepan nya nyonya Tiara akan butuh perhatian ekstra dari Orang-orang…
Mutiara Hati
Mencari Dinda part 1
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments