"Sriiiii..... "
Dinda menyentuh pundak sri, ia menatap wanita itu penuh iba.
Gadis kecil itu semakin tak bisa menahan air matanya. Walau sudah berusaha dengan segenap jiwa. Tapi buliran putih bening itu seakan begitu bandel, ia terus saja menerobos ujung mata sri tanpa henti.
Dinda memeluk Sri, seolah ingin menenangkan hati gadis kecil itu.
"Jangan takut Sri, katakan saja semuanya. Siapa tau aku bisaembantumu. Aku yakin kita sama-sama tidak ingin berada di tempat ini" ucap dinda lirih sambil mengusap punggung Sri.
Sri terisak, seolah meluapkan isi hatinya melalui air mata.
"Ta ta tapi nyonya"
"Sudah jangan takut, katakan lh Sri" ujar Dinda tulus. " Mungkin di sini kita bisa berbagi cerita, mumpung kedua laki2 botak itu diluar. Mereka tidak akan bisa mendengar kita" sambung Dinda lagi, meyakinkan.
"Kata tuan Edward, iya akan menghancurkan usaha kecil ibuku. Jika aku tidak mau bekerja dengannya. Karena tuan Edward lah yang memberikan keluarga ku modal usaha. Jika usaha sembako ibuku hancur, lalu bagaimana nasib kedua adikku nyonya" ungkap Sri jujur.
"Dasar manusia psikopat brengsek, belum puas juga dia menghacurkan aku. Tapi dia juga menghancurkan masa depanmu. Beraninya sama wanita lemah" Gerutu Dinda.
"Nyonya tolong jangan katakan ini pada tuan Edward. Aku tidak mau keluarga ku akan jadi korbannya" pinta Sri penuh khwatir.
"Kamu tenang aja Sri, rasahia aman. Dan aku pasti akan membantumu untuk kluar dari tangan psikopat itu. Dia terlalu sombong dengan uangnya" ucap Dinda benci.
"Mari nyonya silakan mandi dan beristirahat, saya sudah menyiapkan keperluan anda "
Tiba-tiba suara Sri berubah saat seorang lelaki botak itu tiba-tiba muncul dari pintu kamar Dinda.
"Hei kamu, kamu gak tau sopan santun ya? masuk kamar orang begitu saja tanpa permisi. Jangan mentang-mentang kamu di suruh jagain aku trus kamu bisa semena-mena masuk ke kamar aku. Ingat aku nyonya kamu"
Omel Dinda
"Maaf nyonya, saya tidak sengaja. Giono mendorong saya tadi. "
"Kenapa dia bisa mendorong mu, oooo…
Mutiara Hati
Calon Dedek bayi yang Pinter
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments