Pengantin Pengganti Sang Mafia

Pengantin Pengganti Sang Mafia

Jantung Yang Hilang

Hujan deras mengguyur kota sejak sore hari, mengetuk kaca-kaca jendela mansion megah milik keluarga D'Alterio dengan irama yang kelam dan konstan. Di dalam ruang keluarga yang sangat luas, kehangatan yang belasan tahun lalu selalu menghiasi setiap sudut rumah kini digantikan oleh hening yang mencekam.

Di atas perapian besar yang menyala redup, bergantung sebuah bingkai foto berukuran raksasa. Foto keluarga terakhir yang diambil tepat empat belas tahun lalu, sebelum tragedi berdarah penyerangan markas yang memisahkan mereka dari putri bungsu tercinta.

Amoera duduk terpaku di sofa beludru hitam. Matanya yang sembab menatap lurus ke arah bingkai tersebut tanpa berkedip. Di dalam foto itu, seorang anak perempuan berusia lima tahun dengan sepasang mata bulat berbinar dan senyuman paling manis tengah berada di dalam dekapannya.

"Alaura ...," lirih Amoera, suaranya parau menahan gelombang kerinduan yang membakar dada.

Jemarinya yang gemetar menggenggam erat selembar gaun merah muda kecil milik putrinya yang masih ia simpan dengan rapi. Gaun itu sudah memudar warnanya, namun harum kenangan masa kecil Alaura seolah masih tertinggal di sana.

"Sudah empat belas tahun, Sayang ... Di mana kamu sekarang? Apakah kamu tumbuh dengan baik? Apakah orang yang membawamu memberimu makanan yang layak? Apakah kamu kedinginan di luar sana?" Amoera terisak pelan, menyembunyikan wajahnya di balik lipatan gaun kecil tersebut.

Leon D'Alterio, sang Don Cosa Nero melangkah mendekat dari arah belakang. Pria tegap yang kini gurat ketegasannya dipenuhi duka mendalam itu melingkarkan kedua tangannya di bahu sang istri. Ia menyandarkan dagunya di kepala Amoera, memejamkan mata rapat-rapat demi menahan air mata yang hendak menetes.

Sebagai seorang mantan King Cosa Nero yang ditakuti di seluruh dunia bawah, Leon merasa dirinya adalah pria paling tak berguna di dunia. Kekuasaan, harta berlimpah, dan ribuan pasukan bersenjata yang ia miliki seolah tak ada artinya karena sampai detik ini, ia tak mampu menemukan keberadaan putri tunggalnya, Alaura Princess D'Alterio.

Sejak penyerangan brutal musuh saat Alaura berusia lima tahun yang memisahkan bocah itu dari pengawalan dan menghilangkan jejaknya tanpa sisa, dunia Leon dan Amoera seolah runtuh. Mereka mengerahkan seluruh armada jaringan intelijen, menggeledah setiap sudut kota hingga luar negeri, namun pencarian itu selalu membentur dinding hampa.

"Kita akan menemukannya, Amoera ... Aku bersumpah demi nyawaku, aku tidak akan pernah berhenti mencari Alaura sampai napas terakhirku," bisik Leon dengan suara dalam dan bergetar.

Tak jauh dari mereka, dua pria dewasa bertubuh jangkung berdiri bersandar di balik pilar. Eren dan Enzo, si kembar yang kini telah tumbuh menjadi eksekutor mafia yang dingin, ditakuti, dan tak berperasaan menatap foto adik kecil mereka dengan raut wajah keras.

"Eren," panggil Enzo pelan tanpa menoleh, matanya terpaku pada sosok balita di foto itu. "Aku kangen celotehan cadel si kecil ...,"

Eren mengepalkan tangannya di dalam saku celana hingga buku-buku jarinya memutih dan berbunyi renyah. "Aku juga, Enzo. Dan jika kita menemukan siapa pun yang menyembunyikan Alaura dari kita selama ini ...," Sorot mata Eren berkilat membunuh, "... aku sendiri yang akan menguliti mereka hidup-hidup tanpa sisa."

"Andai Kak Kael masih ada, dia tak akan mungkin membiarkan Alaura hilang. Tapi nyatanya, dia pergi dan tak lagi kembali," lirih Eren.

Kael dulunya anak angkat Leon. Namun, kedekatannya dengan Alaura membuat Leon khawatir hingga berniat membawa Kael pergi jauh. Tapi naas, sebelum hal itu terjadi. Kael tiba-tiba menghilang.

Kehampaan di rumah itu begitu pekat, seolah takdir tengah menyembunyikan sang Princess di balik kabut tebal yang sangat jauh dari jangkauan mereka.

.

.

.

.

Berjarak puluhan kilometer dari kemewahan mansion D'Alterio, di sebuah pemakaman umum yang sepi dan berlumpur, seorang gadis muda berusia 19 tahun tengah berlutut di depan sebuah gundukan tanah yang masih basah.

Gadis itu adalah Kiyora Aleena yang tak lain adalah Alaura sang princess D'Alterio . Namun, ia tak lagi mengenakan gaun mewah atau perhiasan mahal. Ia hanya mengenakan baju lusuh berukuran kebesaran yang sudah pudar warnanya dan celana kain yang menipis di bagian lutut. Hujan yang turun membasahi tubuh mungilnya, menyamarkan tetesan air mata yang mengalir deras di kedua pipinya yang kemerahan.

"Kakek ... kenapa Kakek tinggalkan Kiyora secepat ini?" bisik Kiyora tersedu-sedu. Tangannya yang mungil mengelus papan nisan kayu bertuliskan nama Kakek Rendra.

Bagi Kiyora, Kakek Rendra adalah satu-satunya pelindung dan tempatnya berteduh selama bertahun-tahun. Setelah hilang di usia lima tahun akibat tragedi penyerangan, yang membuat ingatan masa kecilnya terkunci rapat akibat trauma hebat, Kakek Rendra-lah yang menemukannya terlunta-lunta di jalanan dan merawatnya dengan penuh kasih sayang. Meskipun hidup sangat sederhana, Kakek Rendra selalu memperlakukan Kiyora bagai seorang putri raja.

Namun kini, pria tua yang baik hati itu telah berpulang ke sang maha kuasa, meninggalkan Kiyora seorang diri di tengah kejamnya keluarga angkatnya.

"Kiyora janji bakal jadi anak yang tetap ceria seperti kata Kakek ... tapi tolong jemput Kiyora, Kakek ... Kiyora takut di rumah itu sendirian ...," tangisnya pecah, menyembunyikan wajah di kedua lututnya yang gemetar.

"HEI! WANITA SIALAN! MALAH ENAK-ENAKAN NANGIS DI SINI!"

Sebuah teriakan melengking yang sangat kasar mendadak memecah keheningan pemakaman. Kiyora tersentak kaget dan refleks mendongak dengan mata sembabnya. Dari balik payung hitam, muncul tiga orang yang sangat ia kenali, keluarga angkatnya sendiri dari Keluarga Whitmore.

Roman Whitmore, anak kandung mendiang Kakek Rendra melangkah maju dengan wajah bersungut-sungut, didampingi istrinya yang licik, Rika, serta putri tunggal mereka yang seusia dengan Kiyora, Selena.

"Bisa-bisanya kamu buang-buang waktu di makam tua bangka ini!" bentak Rika seraya menarik paksa lengan Kiyora hingga gadis itu terhuyung berdiri dan hampir jatuh di lumpur. "Rumah masih kotor, baju menumpuk belum dicuci, makanan belum dimasak! Kamu pikir kamu di rumah itu ratu, hah?!"

"T-Tapi Tante ... Kiyora cuma mau mengantar Kakek untuk terakhir kalinya ...," cicit Kiyora pelan. Meskipun memiliki sifat dasar yang ceria di intimidasi tiada henti dari keluarga Whitmore sejak Kakek Rendra sakit-sakitan membuat Kiyora merasa ciut.

"Alasan saja kamu!" celetuk Selena, sepupu angkatnya yang mengenakan pakaian modis dan bersolek tebal. Selena menatap Kiyora dengan tatapan jijik dan iri.

Walaupun Kiyora hanya mengenakan pakaian lusuh dan berantakan karena hujan, keindahan alami wajah Kiyora, kulit putih bersih, sepasang mata bulat yang hidup, serta bibir merah muda alami, selalu berhasil membuat Selena kalah saing dan terbakar cemburu.

"Pasti kamu sengaja kan nangis-nangis di sini biar dikasihani orang-orang?! Cepat pulang sana! Cuci bajuku dan bersihkan kamarku sampai mengilap!" perintah Selena angkuh seraya mendorong bahu Kiyora hingga gadis itu mundur beberapa langkah.

Sejak Kakek Rendra meninggal dunia, status Kiyora di keluarga Whitmore tak ubahnya seperti seorang pembantu gratisan. Roman dan Rika yang pemalas serta serakah selalu menumpahkan seluruh pekerjaan rumah tangga ke pundak gadis 19 tahun itu.

"Iya ... Kiyora pulang sekarang ...," jawab Kiyora menundukkan kepala dalam-dalam.

Sambil melangkah menembus hujan, jemari mungilnya mengelus lembut pergelangan tangan kirinya, tempat di mana sebuah gelang perak berbandul batu merah darah melingkar cantik. Gelang misterius itu adalah satu-satunya benda yang melekat di tubuhnya sejak kecil, harta paling berharga yang selalu ia sembunyikan setengah mati dari jangkauan tangan serakah Rika dan Selena.

_________________________________

Terpopuler

Comments

jumirah slavina

jumirah slavina

d'culik s' Alora ??
gimana sih Singa jadi Anak'mu bisa d'culik smp 14th pula...

2026-08-03

15

jumirah slavina

jumirah slavina

gue tandain ya kalian br'2.,

2026-08-03

8

Zafir Nadin

Zafir Nadin

Baca sinopsisnya aku bingung,serasa terbalik2 soalnya di karya sebelah nama pengawalnya salvatore juga dan cerita mafia juga,kebetulan yang membuat aku rada pusing bolak balik lihat nama penulisnya

2026-08-05

0

lihat semua
Episodes
1 Jantung Yang Hilang
2 Mengganti Pengantin
3 Ratuku
4 Kediaman Salvatore
5 Milo Emillion
6 Kael—Salvatore?
7 Kelakuan Istri Kecil Sang Don
8 Setresnya Sang Don
9 Alergi Alaura?
10 Keraguan Yang Datang
11 Pemeriksaan
12 Perlahan Demi Perlahan
13 Topeng Kepolosan
14 Cukuran
15 Merancang Rencana
16 Menyusup
17 Kerinduan Seorang Ibu
18 Peperangan
19 Khawatir
20 Salah Paham Akibat Milo
21 Berbagi Kamar
22 Kabur
23 Alaura?
24 Kesedihan Kiyora
25 Halusinasi?
26 Liciknya Roman
27 Terancam
28 Siapa Yang Berani Melukai Wanitaku?
29 Membawa Sang Ratu Kembali
30 Mencoba Percaya
31 Akhirnya, Dapat!
32 Misi Selesai
33 Anak?
34 Tak Bisa Menahan
35 Perasaan Seorang Ibu
36 Menyelidiki
37 Menjadi Milikmu, Seutuhnya~
38 Salah?
39 Hasil DNA
40 Om ... Berubah
41 Sikap Dingin Salvatore
42 Kesedihan Kiyora
43 Belanja Ala Thea
44 Tak Asing
45 Penolakan Salvatore
46 Panik
47 Bagaimana Jika Dia hamil?
48 Sudah Datang Bulan?
49 Kebimbangan Salvatore
50 Bersenang-senang
51 Yang Sebenarnya Terjadi
52 Putri Yang Hilang
53 Keadaan Hati Ibu & Putrinya
54 Wilayah Musuh
55 Tendangan Maut Kiyora
56 Rencana Penyerangan
57 Lapar Tengah Malam
58 Merajuk
59 Mual-Mual
60 Positif
61 Mama
62 Keanehan Salvatore
63 Kode Merah
64 Menjemput
65 Pertempuran Sengit
66 Sabar Sebentar, Sayang
67 Ini Mommy, Nak
68 Berhasil Pergi
69 Kekalahan Salvatore
70 Putri Kecil Yang Kembali
71 Kebahagiaan D'alterio
72 Akan Jadi Kakek
73 Melepaskan D'Angelo
74 Istriku Hamil?
75 5 Bulan
76 Sosok Misterius
77 Kelakuan Milo
78 Aku Butuh Waktu~
79 Salvatore?
80 Jaga Dirimu Dan Bayi Kita
81 Diam-diam~
82 Ceraikan Putriku!
83 Kesedihan Kiyora
84 Melahirkan
85 Lahirnya Baby Girl
86 Kepasrahan Hati
87 BODEL GEMAAAAAAS DISINI
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Jantung Yang Hilang
2
Mengganti Pengantin
3
Ratuku
4
Kediaman Salvatore
5
Milo Emillion
6
Kael—Salvatore?
7
Kelakuan Istri Kecil Sang Don
8
Setresnya Sang Don
9
Alergi Alaura?
10
Keraguan Yang Datang
11
Pemeriksaan
12
Perlahan Demi Perlahan
13
Topeng Kepolosan
14
Cukuran
15
Merancang Rencana
16
Menyusup
17
Kerinduan Seorang Ibu
18
Peperangan
19
Khawatir
20
Salah Paham Akibat Milo
21
Berbagi Kamar
22
Kabur
23
Alaura?
24
Kesedihan Kiyora
25
Halusinasi?
26
Liciknya Roman
27
Terancam
28
Siapa Yang Berani Melukai Wanitaku?
29
Membawa Sang Ratu Kembali
30
Mencoba Percaya
31
Akhirnya, Dapat!
32
Misi Selesai
33
Anak?
34
Tak Bisa Menahan
35
Perasaan Seorang Ibu
36
Menyelidiki
37
Menjadi Milikmu, Seutuhnya~
38
Salah?
39
Hasil DNA
40
Om ... Berubah
41
Sikap Dingin Salvatore
42
Kesedihan Kiyora
43
Belanja Ala Thea
44
Tak Asing
45
Penolakan Salvatore
46
Panik
47
Bagaimana Jika Dia hamil?
48
Sudah Datang Bulan?
49
Kebimbangan Salvatore
50
Bersenang-senang
51
Yang Sebenarnya Terjadi
52
Putri Yang Hilang
53
Keadaan Hati Ibu & Putrinya
54
Wilayah Musuh
55
Tendangan Maut Kiyora
56
Rencana Penyerangan
57
Lapar Tengah Malam
58
Merajuk
59
Mual-Mual
60
Positif
61
Mama
62
Keanehan Salvatore
63
Kode Merah
64
Menjemput
65
Pertempuran Sengit
66
Sabar Sebentar, Sayang
67
Ini Mommy, Nak
68
Berhasil Pergi
69
Kekalahan Salvatore
70
Putri Kecil Yang Kembali
71
Kebahagiaan D'alterio
72
Akan Jadi Kakek
73
Melepaskan D'Angelo
74
Istriku Hamil?
75
5 Bulan
76
Sosok Misterius
77
Kelakuan Milo
78
Aku Butuh Waktu~
79
Salvatore?
80
Jaga Dirimu Dan Bayi Kita
81
Diam-diam~
82
Ceraikan Putriku!
83
Kesedihan Kiyora
84
Melahirkan
85
Lahirnya Baby Girl
86
Kepasrahan Hati
87
BODEL GEMAAAAAAS DISINI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!