LEMBARAN BARU

Beberapa hari telah berlalu sejak guncangan politik di alun-alun Singhasari. Secara tertulis di atas prasasti dan lembar lontar kerajaan, Ranggawuni adalah Raja resmi yang memegang tahta. Namun, roda pemerintahan sehari-hari secara de facto masih dipegang penuh oleh Anusapati dari balik layar, memandu sang putra yang masih belia.

Malam itu, di dalam ruang rapat tertutup Keraton Singhasari, cahaya obor menerangi perbincangan penting mengenai masa depan imperium. Anusapati duduk di kepala meja, sementara pangeran lain yang tersisa termasuk Mahisa Wonga Teleng serta Sena berkumpul mengelilingi meja kayu jati yang membentang.

Aku memecah keheningan, memaparkan rancangan penataan wilayah demi stabilitas jangka panjang.

"Kediri tidak boleh dibiarkan kosong tanpa kepemimpinan," ujarku tegas. "Saran saya, kembalikan Kediri kepada ahli waris mereka untuk dipimpin secara mandiri, tetapi dengan syarat mutlak: mereka tetap tunduk dan beraliansi di bawah panji Singhasari. Dengan begitu, potensi pemberontakan rakyat Kediri bisa diredam."

Anusapati mengangguk-angguk setuju, menangkap kerapian siasat itu.

"Lalu bagaimana dengan Panji dan Mahisa Wonga Teleng?" tanya Anusapati.

"Panji bisa kembali ke wilayah kekuasaannya untuk menjaga keamanan daerah," jawabku, lalu beralih menatap Mahisa Wonga Teleng. "Sedangkan untuk Mahisa Wonga Teleng, aku ingin kau tetap tinggal di istana ini. Kau akan menjadi guru sekaligus penasihat utama bagi Ranggawuni, serta mendampingi Anusapati dalam menjalankan roda pemerintahan sehari-hari."

Mahisa Wonga Teleng mengusap dagunya, menyetujui tanggung jawab besar itu demi masa depan keponakannya.

Anusapati kemudian menatapku tajam. Tatapannya sarat akan pertanyaan yang sudah ia simpan sejak lama. "Semua pembagian ini sangat rapi, Sena. Lalu... kau sendiri akan melakukan apa? Apa peranmu di Singhasari setelah ini?"

Aku menyunggingkan senyum tipis. "Aku akan pergi ke Ujung Medini dan mendirikan serta menjalankan pemerintahan di sana."

Anusapati dan Mahisa Wo…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!