Cinta Sang Penguasa Hidden

Cinta Sang Penguasa Hidden

Bab 1: Mantan Tuan Muda yang Menjadi Pelayan

Lampu kristal restoran bintang lima itu memantulkan kilau kemewahan yang menyilaukan.

Reno berdiri tegak dengan nampan berisi botol anggur mahal di tangannya. Uniform pelayan yang menempel di tubuhnya terasa agak sesak di bagian bahu.

'Hadeh... tinggal delapan jam lagi masa pengasingan gue kelar, malah harus melayani keluarga nenek sihir ini,' batin Reno menahan napas panjang.

Di meja utama, keluarga Pramudya sedang tertawa lebar mengelilingi Brandon Pratama.

" Brandon, kamu memang calon menantu idaman Tante! Restoran sejuta per malam ini bisa disewa penuh cuma buat kita," puji Maya dengan nada dibuat-buat.

Brandon tersenyum jumawa sambil memamerkan jam tangan mewahnya. "Ah, Tante Maya biasa aja. Bagi keluarga Pratama, uang segini cuma recehan."

Reno melangkah mendekati meja untuk menuangkan anggur ke gelas Maya.

Secara sengaja, siku Maya bergerak menghantam siku Reno dengan keras.

Brakkkk!

Botol anggur terlepas dari genggaman Reno dan langsung tumpah membasahi celana serta sepatu kulit buaya milik Brandon.

"Aduh! Kamu punya mata gak sih, pelayan tidak berguna?!" jerit Maya pura-pura kaget.

"Gila ya lo! Sepatuku ini harganya lima puluh juta!" bentak Brandon sambil berdiri kasar.

"Maaf, tadi tangan Tante Maya sengaja menyenggol—"

Plak!

Maya menampar pipi Reno sebelum dia sempat menyelesaikan kalimatnya.

"Masih berani lo fitnah saya?! Dasar menantu sampah! Sudah numpang hidup, bikin malu keluarga lagi!" amuk Maya.

Deggg...

Arus energi bergolak hebat di dalam dada Reno saat emosinya terpancing.

'Sialan! Sutra Naga Kuno saya hampir bocor! Tahan Reno... kurang dari sehari lagi kekuatan penuhmu balik!' ringis Reno dalam hati.

Darah di dalam tubuhnya mendidih, merembeskan hawa dingin tipis yang membuat suhu udara di sekitar meja mendadak drop beberapa derajat. Kekuatan batin yang ia tekan selama tiga tahun bergetar hebat melintasi urat nadinya.

Alya yang duduk di samping ibunya langsung berdiri. "Mama, stop! Tadi Alya lihat sendiri Mama yang nyenggol lengan Mas Reno!"

"Kamu diam, Alya! Kamu mau belain suami kere yang cuma bisa nyusahin ini?!" bentak Hendra, ayah Alya, ikut mengebrak meja.

Brandon tersenyum licik melihat kekacauan di depannya. Dia sengaja maju satu langkah lalu menginjak sepatu kets kumal milik Reno dengan sepatu kulitnya yang basah.

"Heh, sampah. Sepatu ku rusak gara-gara kamu," bisik Brandon penuh nada ancaman.

Reno menatap mata Brandon dengan pandangan dingin. "Lepasin kaki mu."

"Wah, berani ngatur saya?" Brandon tertawa meremehkan. "Dengar ya. Perusahaan ayah Alya sekarang lagi butuh suntikan dana lima puluh miliar dari keluarga saya."

Brandon menunjuk ke lantai dengan ujung jarinya.

"Berlutut sekarang. Bersihin sepatu gue pakai lidah lo, atau besok pagi perusahaan ayah mertua lo ini gue bikin bangkrut total!" ancam Brandon tajam.

Alya tampak pucat pasi. "Brandon, tolong jangan bawa-bawa bisnis Papa..."

"Tergantung suami miskinmu ini, Alya. Mau berlutut atau mau lihat keluarga kamu hancur?" sahut Brandon tertawa puas.

'Anjing nih orang. Kalau bukan karena aturan latihan batin, udah saya patahin lehernya detik ini juga,' umpat Reno dalam batinnya.

Ujung jari Reno mengepal erat hingga buku-buku jarinya memutih. Hawa membunuh bertiup samar dari balik matanya, membuat Brandon mendadak merinding tanpa alasan.

"Reno, berlutut! Jangan sampai kamu hancurkan masa depan keluarga kami!" perintah Hendra membentak.

"Iya! Berlutut cepat! Dasar pembawa sial!" tambah Maya.

Sebelum Reno mengambil tindakan, Maya menarik tas mewahnya dan mengeluarkan selembar amplop cokelat tebal.

Sret!

Maya melemparkan berkas di dalam amplop itu tepat ke dada Alya.

"Gak usah nunggu esok hari! Ini surat perjanjian cerai!" seru Maya dengan suara melengking.

Alya menatap berkas di pangkuannya dengan mata berkaca-kaca. "Ma... apa-apaan ini?"

"Tanda tangani surat itu besok pagi jam delapan tepat!" tegas Maya tanpa belas kasihan. "Kamu harus cerai dari si miskin ini dan nikah sama Brandon!"

Brandon tersenyum penuh kemenangan sambil melipat kedua tangannya di dada. "Gimana, Reno? Lo cuma punya waktu sampai besok pagi sebelum istri kamu resmi jadi milikku."

Episodes
1 Bab 1: Mantan Tuan Muda yang Menjadi Pelayan
2 [Bab 2: Kembalinya Sang Penguasa Naga Hitam
3 Bab 3: Pesta Pertunangan dan Kesombongan Sang Antagonis
4 Bab 4: Kehancuran Bisnis Pratama dalam Empat Menit
5 Bab 5: Penyesalan yang Terlambat dan Pilihan Hati
6 BAB 6: Bayangan Musuh Baru dan Ambisi Alya
7 BAB 7: Ujian Pertama di Dunia Kerja
8 BAB 8: Pembersihan Duri di Anak Perusahaan
9 BAB 9: Jebakan Proyek bernilai Triliunan
10 BAB 10: Balasan dari Balik Layar
11 BAB 11: Jamuan Makan Malam Penuh Intrik
12 BAB 12: Tamparan Nyata di Depan Elit Kota
13 BAB 13: Tindakan Nekat dan Konsekuensi
14 BAB 14: Gelombang Dingin dari Ibu Kota
15 BAB 15: Penyelamatan di Garis Depan
16 BAB 16: Ketulusan di Bawah Perban
17 BAB 17: Perjalanan Menuju Ibu Kota
18 BAB 18: Pesta Pernikahan Megah Klan Cendana
19 BAB 19: Pembongkaran Kebohongan Besar
20 BAB 20: Kejatuhan Klan Cendana
21 BAB 21: Pemutusan Hubungan Tanpa Sisa
22 BAB 22: Mahkota Yang Kembali
23 BAB 23: Lamaran Di Puncak Dunia
24 BAB 24: Pernikahan Agung Naga Hitam
25 BAB 25: Era Baru Naga Hitam
26 BAB 26: Badai Baru di Cakrawala
27 BAB 27: Bayang-Bayang Ouroboros
28 BAB 28: Serangan Siber dan Langkah Balasan
29 BAB 29: Perangkap Mata Naga
30 BAB 30: Dominasi Absolut dan Era Baru
31 BAB 31: Takhta dan Kehangatan
32 BAB 32: Ujian Di Puncak Kejayaan
33 BAB 33: Senja Dalam Pelukan Naga
34 BAB 34: Kehangatan di Balik Layar Kekuasaan
35 BAB 35: Gesekan Di Garis Depan
36 BAB 36: Serangan Rahasia dan Aliansi Baru
37 BAB 37: Puncak Percobaan dan Balasan Sempurna
38 BAB 38: Puncak Kedamaian dan Warisan Abadi
39 BAB 39: Senyum Permaisuri dan Fondasi Harapan
40 BAB 40: Legenda Yang Menjadi Nyata
41 BAB 41: Garis Depan Baru dan Bayang-Bayang Apex
42 BAB 42: Cahaya Baru Sang Putra Mahkota
43 BAB 43: Sinar Harapan Di Puncak Dunia
44 BAB 44: Kehangatan Keluarga dan Tatapan Masa Depan
45 BAB 45: Puncak Takhta dan Janji Abadi
46 BAB 46: Garis Keturunan Sang Naga
47 BAB 47: Mahkota Kebangkitan Dan Cinta Abadi
48 BAB 48: Fondasi Legenda Baru
49 BAB 49: Warisan Kejayaan Dan Cahaya Masa Depan
50 BAB 50: Kejayaan Sejati Sang Penguasa Naga
51 BAB 51: Kebangkitan Generasi Naga
52 BAB 52: Puncak Abadi Sang Penguasa Naga
53 BAB 53: Mahkota Harapan dan Warisan Tak Tergoyahkan
54 BAB 54: Takhta Keabadian dan Legenda Sang Naga
55 BAB 55: Janji Di Bawah Langit Kebetulan
56 BAB 56: Mahkota Kejayaan dan Takdir Abadi
57 BAB 57: Cahaya Legenda yang Tak Pernah Padam
58 BAB 58: Takhta Cinta dan Puncak Kemenangan
59 BAB 59: Cahaya Kejayaan dan Legenda Tanpa Batas
60 BAB 60: Legenda Abadi Sang Naga Hitam
61 BAB 61: Epilog Kejayaan dan Penerus Legenda
62 BAB 62: Warisan Abadi dan Fajar Keabadian
63 BAB 63: Fajar Baru Sang Putra Mahkota
64 BAB 64: Takhta Keabadian dan Fajar Kedamaian Sejati
65 BAB 65: Cahaya Keabadian Sang Putra Mahkota
66 BAB 66: Kejayaan Abadi Sang Permaisuri dan Putra Mahkota
67 BAB 67: Warisan Keabadian Sang Penguasa Naga
68 BAB 68: Fajar Kedamaian dan Legenda Abadi Sang Naga
69 BAB 69: Fajar Baru dan Legenda yang Tak Pernah Pudar
70 BAB 70: Puncak Keabadian dan Legenda Sang Naga Hitam
71 BAB 71: Lembaran Baru dan Kejayaan yang Tak Tergoyahkan
72 BAB 72: Puncak Keabadian dan Legenda Sang Naga
73 BAB 73: Mahkota Abadi Sang Penguasa Naga
74 BAB 74: Fajar Abadi Sang Penguasa Naga
75 BAB 75: Fajar Baru dan Legenda yang Tak Pernah Pudar
76 BAB 76: Awal Babak Baru dan Bahaya yang Mengintai
77 BAB 77: Langkah Bayangan dan Pelindung Sejati
78 BAB 78: Benteng Kedamaian dan Takdir Tak Tergoyahkan
79 BAB 79: Gelombang Keabadian dan Janji Setia
80 BAB 80: Takhta Senja dan Kejayaan Abadi
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Bab 1: Mantan Tuan Muda yang Menjadi Pelayan
2
[Bab 2: Kembalinya Sang Penguasa Naga Hitam
3
Bab 3: Pesta Pertunangan dan Kesombongan Sang Antagonis
4
Bab 4: Kehancuran Bisnis Pratama dalam Empat Menit
5
Bab 5: Penyesalan yang Terlambat dan Pilihan Hati
6
BAB 6: Bayangan Musuh Baru dan Ambisi Alya
7
BAB 7: Ujian Pertama di Dunia Kerja
8
BAB 8: Pembersihan Duri di Anak Perusahaan
9
BAB 9: Jebakan Proyek bernilai Triliunan
10
BAB 10: Balasan dari Balik Layar
11
BAB 11: Jamuan Makan Malam Penuh Intrik
12
BAB 12: Tamparan Nyata di Depan Elit Kota
13
BAB 13: Tindakan Nekat dan Konsekuensi
14
BAB 14: Gelombang Dingin dari Ibu Kota
15
BAB 15: Penyelamatan di Garis Depan
16
BAB 16: Ketulusan di Bawah Perban
17
BAB 17: Perjalanan Menuju Ibu Kota
18
BAB 18: Pesta Pernikahan Megah Klan Cendana
19
BAB 19: Pembongkaran Kebohongan Besar
20
BAB 20: Kejatuhan Klan Cendana
21
BAB 21: Pemutusan Hubungan Tanpa Sisa
22
BAB 22: Mahkota Yang Kembali
23
BAB 23: Lamaran Di Puncak Dunia
24
BAB 24: Pernikahan Agung Naga Hitam
25
BAB 25: Era Baru Naga Hitam
26
BAB 26: Badai Baru di Cakrawala
27
BAB 27: Bayang-Bayang Ouroboros
28
BAB 28: Serangan Siber dan Langkah Balasan
29
BAB 29: Perangkap Mata Naga
30
BAB 30: Dominasi Absolut dan Era Baru
31
BAB 31: Takhta dan Kehangatan
32
BAB 32: Ujian Di Puncak Kejayaan
33
BAB 33: Senja Dalam Pelukan Naga
34
BAB 34: Kehangatan di Balik Layar Kekuasaan
35
BAB 35: Gesekan Di Garis Depan
36
BAB 36: Serangan Rahasia dan Aliansi Baru
37
BAB 37: Puncak Percobaan dan Balasan Sempurna
38
BAB 38: Puncak Kedamaian dan Warisan Abadi
39
BAB 39: Senyum Permaisuri dan Fondasi Harapan
40
BAB 40: Legenda Yang Menjadi Nyata
41
BAB 41: Garis Depan Baru dan Bayang-Bayang Apex
42
BAB 42: Cahaya Baru Sang Putra Mahkota
43
BAB 43: Sinar Harapan Di Puncak Dunia
44
BAB 44: Kehangatan Keluarga dan Tatapan Masa Depan
45
BAB 45: Puncak Takhta dan Janji Abadi
46
BAB 46: Garis Keturunan Sang Naga
47
BAB 47: Mahkota Kebangkitan Dan Cinta Abadi
48
BAB 48: Fondasi Legenda Baru
49
BAB 49: Warisan Kejayaan Dan Cahaya Masa Depan
50
BAB 50: Kejayaan Sejati Sang Penguasa Naga
51
BAB 51: Kebangkitan Generasi Naga
52
BAB 52: Puncak Abadi Sang Penguasa Naga
53
BAB 53: Mahkota Harapan dan Warisan Tak Tergoyahkan
54
BAB 54: Takhta Keabadian dan Legenda Sang Naga
55
BAB 55: Janji Di Bawah Langit Kebetulan
56
BAB 56: Mahkota Kejayaan dan Takdir Abadi
57
BAB 57: Cahaya Legenda yang Tak Pernah Padam
58
BAB 58: Takhta Cinta dan Puncak Kemenangan
59
BAB 59: Cahaya Kejayaan dan Legenda Tanpa Batas
60
BAB 60: Legenda Abadi Sang Naga Hitam
61
BAB 61: Epilog Kejayaan dan Penerus Legenda
62
BAB 62: Warisan Abadi dan Fajar Keabadian
63
BAB 63: Fajar Baru Sang Putra Mahkota
64
BAB 64: Takhta Keabadian dan Fajar Kedamaian Sejati
65
BAB 65: Cahaya Keabadian Sang Putra Mahkota
66
BAB 66: Kejayaan Abadi Sang Permaisuri dan Putra Mahkota
67
BAB 67: Warisan Keabadian Sang Penguasa Naga
68
BAB 68: Fajar Kedamaian dan Legenda Abadi Sang Naga
69
BAB 69: Fajar Baru dan Legenda yang Tak Pernah Pudar
70
BAB 70: Puncak Keabadian dan Legenda Sang Naga Hitam
71
BAB 71: Lembaran Baru dan Kejayaan yang Tak Tergoyahkan
72
BAB 72: Puncak Keabadian dan Legenda Sang Naga
73
BAB 73: Mahkota Abadi Sang Penguasa Naga
74
BAB 74: Fajar Abadi Sang Penguasa Naga
75
BAB 75: Fajar Baru dan Legenda yang Tak Pernah Pudar
76
BAB 76: Awal Babak Baru dan Bahaya yang Mengintai
77
BAB 77: Langkah Bayangan dan Pelindung Sejati
78
BAB 78: Benteng Kedamaian dan Takdir Tak Tergoyahkan
79
BAB 79: Gelombang Keabadian dan Janji Setia
80
BAB 80: Takhta Senja dan Kejayaan Abadi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!