Pendar mentari pagi berdesir begitu hangat dan jernih menembus dinding-dinding kaca raksasa di Istana Naga Hitam. Cahaya keemasan terpantul sempurna di atas permukaan lantai marmer putih impor yang membentang megah di ruang keluarga utama. Dari balik jendela tinggi yang melapisi bukit karang tersebut, lanskap ibu kota yang kokoh berdiri serta hamparan samudra luas memancar indah di bawah langit biru. Pemandangan spektakuler ini menjadi simbol nyata bahwa era keadilan sejati kini telah mengakar abadi di bawah naungan penuh Konsorsium Naga Hitam. Tidak ada lagi ancaman intrik berdarah, intimidasi dari faksi musuh masa lalu, maupun bahaya pengkhianatan. Seluruh dunia menikmati stabilitas mutlak dan kesejahteraan di bawah perlindungan sang Penguasa Puncak.
Di dalam ruangan yang sarat akan kenyamanan, kemewahan, dan kehangatan tersebut, Alya duduk anggun di atas sofa sutra tebal berwarna krem keemasan. Ia mengenakan gaun terusan panjang berpotongan *A-line* berwarna biru mutiara pastel yang dipadu selendang sutra halus yang tersampir anggun di bahunya. Paras cantiknya memancarkan aura keanggunan, kecerdasan, serta kasih sayang mendalam seorang Permaisuri Sejati yang amat dicintai jutaan rakyat. Rambut hitam mewahnya terurai rapi melintasi punggung, mempertegas kecantikan alami yang selalu mampu melembutkan keteguhan hati sang Penguasa Naga.
Di atas karpet empuk berukir lambang mahkota naga keemasan di hadapannya, Arkanis El-Dragon kecil merangkak lincah sebelum akhirnya berdiri dan melangkah tegap di atas kedua kaki mungilnya. Putra mahkota kecil yang makin bertumbuh sehat dan aktif itu tertawa renyah saat melangkah gembira menyusun miniatur istana emas di atas puncak balok mainannya. Sepasang mata cokelat gelap milik Arkanis memancarkan ketajaman dan keberanian khas garis keturunan sang ayah, dipadukan dengan kejernihan paras cantik ibunya.
"Langkah Arkanis makin hebat dan pintar sayang," pukas Alya merdu seraya mengulas senyuman manis yang begitu hangat. Jemari halusny…
Cinta Sang Penguasa Hidden
BAB 83: Puncak Takhta dan Janji Abadi Sang Naga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments