Memanen Harta dari Balik Layar

Gumpalan api merah membara meruntuhkan sebagian langit-langit gua, menyebarkan hawa panas yang membakar kulit ke seluruh penjuru lorong #09.

Dari dalam pijaran api tersebut, sesosok pemuda berpakaian jubah merah bersulam burung phoenix melangkah turun dengan keangkuhan tanpa tanding.

Pemuda itu adalah Zhuque, Klon #01 spesialis elemen dan sihir yang baru saja diinisialisasi secara sempurna oleh sistem Sovereign Duplication.

"A-apa?! Siapa pria berambut merah itu? Aura apinya sangat mengerikan!" jerit salah seorang pembunuh rahasia Kerajaan Jiulong dengan wajah pucat.

"Ta-tapi lihat lambang di dadanya, dia adalah murid inti dari Sekte Api Ilahi!" potong komandan wanita bergaun merah seraya mundur dua langkah.

Ye Chen yang sedang terengah-engah memegang dadanya yang memar melotot tajam ke arah sosok baru yang mendadak muncul itu.

"Satu lagi praktisi dari sekte besar yang sok berkuasa!" teriak Ye Chen seraya menegakkan kembali posisinya dengan sisa energi yang ada.

Zhuque melirik Ye Chen dan para pembunuh rahasia dengan pandangan mata yang sangat dingin, memancarkan dominasi absolut.

"Di hadapan Api Kuno milikku, seluruh jenius di benua ini hanyalah percikan redup yang menanti padam," ujar Zhuque dengan vokal tegas dan sombong.

"Jangan sombong, Bocah! Ambil artefak itu dan bunuh dia sekarang juga!" perintah komandan wanita bergaun merah kepada pasukannya.

Empat pembunuh berzirah perak melompat maju bersamaan, mengayunkan pedang mereka untuk membelah tubuh Zhuque dari berbagai sudut.

Zhuque tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya berdiri, hanya mengangkat satu jarinya ke udara dengan senyum meremehkan.

SZZZZT!

Gejolak sakral berupa gelombang api merah menyala mendadak meledak kencang, membakar habis tubuh keempat pembunuh rahasia dalam hitungan detik.

"Aaakh! Panas! Ampuni hamba!" jerit para pembunuh rahasia saat tubuh mereka mengabu tanpa menyisakan tulang sedikit pun.

Komandan wanita bergaun merah tersungkur ke tanah, matanya membelalak ketakutan seraya merayap mundur dengan tubuh gemetar hebat.

"A-ampun! Jangan bunuh hamba, Tuan Jenius! Hamba bersedia menyerahkan apa saja!" rintih wanita itu dengan suara serak yang memohon-mohon.

Keangkuhan dan posisi tinggi komandan Kerajaan Jiulong itu hancur total, berlutut pasrah di bawah tekanan aura mematikan Zhuque.

Sementara seluruh perhatian di dalam gua terfokus pada aksi dominasi kejam Zhuque, sesosok bayangan tipis bergerak nir-suara di sudut ruangan.

Baihu yang memanfaatkan kekacauan tersebut berhasil menyusup ke dalam bagian terdalam situs peninggalan purba.

Dengan jari-jarinya yang lincah, Baihu mengambil inti energi batu spiritual kualifikasi tertinggi dan piala perunggu dari dalam segel.

"Eksekusi yang sangat rapi," gumam Baihu pelan seraya memasukkan seluruh barang berharga itu ke dalam kantong spasial rahasia.

Tautan batin antara Klon #03 dan Lian yang berada di tempat tersembunyi langsung terhubung secara instan.

'Baihu: Tuan Utama, seluruh inti energi kualifikasi tertinggi dan artefak purba telah berhasil hamba amankan tanpa celah.'

'Lian: Sangat bagus. Biarkan Zhuque menyapu sisa-sisa musuh dan sisakan sedikit barang sampah di altar untuk Ye Chen.'

'Baihu: Hamba mengerti, Tuan. Umpan bernyawa kita harus tetap merasa bahwa dirinya adalah pahlawan yang berhasil memenangkan pertempuran.'

'Lian: Tepat sekali, beri dia sedikit kepuasan semu agar dia makin giat memicu konflik besar berikutnya.'

Di lorong bagian atas, Lian menerima kantong spasial yang dikirimkan oleh Baihu melalui celah bayangan bawah tanah.

[Sovereign Duplication: Menerima Inti Energi Batu Spiritual Kualifikasi Tinggi!]

[Omni-Adaptation Aktif: Menyerap Atribut Klon #01 "Zhuque"!]

[Mendapatkan Kemampuan: Api Kuno Penghancur Jiwa & Penguasaan Elemen Sihir Tingkat Puncak!]

Seketika, gelombang energi panas yang amat pekat mengalir deras melintasi setiap sel tubuh dan meridian darah Lian.

Simbol nyala api kebiruan muncul samar di telapak tangan Lian sebelum akhirnya memudar menyatu dengan kulitnya.

'Perasaan kekuatan yang sangat murni dan mematikan, kini seluruh kemampuan elemen milik Zhuque telah menjadi milikku sepenuhnya.'

Lian mengepalkan tangannya, merasakan aliran Qi di dalam tubuhnya melonjak pesat menembus tingkatan kultivasi baru.

'Sistem eksploitasi di dunia ini memang sangat konyol, orang-orang bertarung mempertaruhkan nyawa sementara aku memanen seluruh hasilnya tanpa keringat.'

Kembali ke dalam gua pertarungan, Zhuque sengaja mengibaskan lengannya hingga menciptakan ledakan api sedang yang memicu keruntuhan atap.

"Tempat kotor ini tidak layak untuk keberadaanku," cetus Zhuque dengan nada arogan seraya melompat keluar menembus langit-langit gua.

Ye Chen yang merayap di tanah buru-buru merangkak mendekati altar peninggalan yang kini tertutup oleh abu api.

Di balik reruntuhan, dia menemukan sebuah pecahan bilah pedang tua yang memancarkan sisa-sisa energi spiritual tipis.

"Ha... berhasil! Aku berhasil mengusir orang-orang jahat itu dan mendapatkan warisan kuno ini!" jerit Ye Chen dengan wajah berdarah namun penuh rasa bangga.

'Meskipun pedang ini sedikit rusak, tapi dengan bantuan jiwa tua di cincinku, aku pasti bisa memperbaikinya!'

Ye Chen menggenggam erat bilah pedang rusak itu, merasa sangat puas karena menganggap dirinya telah menjadi pahlawan penyelamat.

Dia sama sekali tidak menyadari bahwa seluruh inti energi utama dan artefak bernilai tinggi telah dikuras habis oleh Lian.

Dari atas atap tebing luar, Lian berdiri tegak mengamati Ye Chen yang berjalan keluar dari gua tambang dengan langkah pincang.

Zhuque mendarat dengan sangat anggun di sebelah posisi Lian, lalu langsung membungkuk dalam dengan penuh penghormatan.

"Salam, Tuan Utama. Tugas pengalihan perhatian dan pembersihan awal telah hamba laksanakan tanpa cela," panggil Zhuque santun.

"Berdirilah, Zhuque," jawab Lian tenang seraya menatap ke arah garis cakrawala tempat Sekte Api Ilahi berada.

"Terima kasih, Tuan Utama. Apa langkah selanjutnya untuk hamba?"

"Pergilah ke Sekte Api Ilahi sekarang juga," perintah Lian dengan suara dingin dan penuh kalkulasi taktis.

"Tampilkan kejeniusan mutlak milikmu di hadapan para tetua sekte, rebut posisi sebagai murid inti nomor satu dalam bulan ini."

"Gunakan keangkuhanmu untuk menarik seluruh perhatian para penguasa benua, biarkan mereka terfokus sepenuhnya pada pergerakanmu."

Zhuque menyunggingkan senyum sombong yang menjadi ciri khas penyamarannya, mengangguk mantap atas perintah tersebut.

"Kehendak Anda adalah takdir bagi hamba," tegas Zhuque dengan vokal lantang.

"Di hadapan kejeniusan buatan hamba, seluruh murid sekte besar hanya akan menjadi batu pijakan bagi kejayaan Paviliun Bayangan."

"Bagus, pergilah sebelum fajar menyingsing," pukas Lian singkat.

Tubuh Zhuque melesat cepat ke udara, berubah menjadi kilatan cahaya merah membara yang menghilang di balik awan malam.

[Simulasi Takdir: Infiltrasi Sekte Api Ilahi Dimulai!]

[Tingkat Keberhasilan Penguasaan Wilayah Selatan: 89%!]

Lian menarik napas dalam-dalam, merasakan angin malam yang berembus dingin menerpa wajahnya.

'Bidak-bidak utama di papan catur dimensi ini sudah mulai menempati posisinya masing-masing.'

'Kaisar Jiulong, para tetua Sekte Suci, dan pahlawan naif seperti Ye Chen... kalian semua hanya penari di atas panggung yang kuciptakan.'

Tiba-tiba, jaringan sistem Sovereign Duplication bergetar kencang, menayangkan barisan pesan darurat berwarna kuning emas.

[Peringatan Sistem!]

[Mendeteksi Pergerakan Komandan Pasukan Pengawal Kerajaan Jiulong - Klon #02 "Canglong"!]

[Putri Feng Qingxue Mengeluarkan Perintah Militer Khusus Untuk Memburu Keberadaan Lian Feng!]

Lian memicingkan matanya tajam, menyunggingkan senyum sinis saat membaca pesan sistem tersebut.

'Putri Qingxue rupanya mulai mencium keberadaanku di desa penambang ini.'

'Dia menyuruh Klon #02 milikku sendiri untuk memburu tubuh utamaku?'

Episodes
1 Jiwa Baru dan Sistem Sovereign
2 Klon Pertama dan Analisis Catur Bayangan
3 Menjerat Sang Mandor Tanpa Menyentuhnya
4 Eksploitasi "Sang Protagonis Naif"
5 Memanen Harta dari Balik Layar
6 Peringatan Militer dari Sang Komandan
7 Sandiwara di Reruntuhan Tambang
8 Kemunculan Sang Jenius Sombong
9 Bisnis Darah Paviliun Bayangan
10 Umpan Baru untuk Sang Pahlawan Naif
11 Kekacauan di Balai Lelang
12 Pembersihan Pertama – Jatuhnya Sekte Tambang
13 Menyerap Sisa-Sisa Faksi
14 Undangan Bertuan dari Putri Berdarah Dingin
15 Masuknya Umpan ke Istana
16 Pembukaan Situs Peninggalan Suci
17 Dominasi di Lorong Kematian
18 Jebakan untuk Sang Komandan Luar
19 Perampokan Nir-Bercak di Ruang Harta
20 Inisialisasi Klon Baru & Fajar Konflik Benua
21 Jeratan Politik Sang Putri Ambisius
22 Perburuan Tanpa Ujung Sang Umpan Bernyawa
23 Penyusupan ke Altar Utama Sekte Api Ilahi
24 Monopoli Tambang dan Jalur Pasokan
25 Perangkap Perjamuan Darah Istana (Bagian 1)
26 Perjamuan Darah Istana (Bagian 2) – Topeng Kekuasaan
27 Eksekusi Kudeta dari Balik Bayangan
28 Berlututnya Sang Putri Berdarah Dingin
29 Kembalinya Sang Umpan dengan Dendam Membara
30 Klimaks Arka 1 – Penguasa Sejati Mortal Domain
31 Garis Depan Benua Tengah & Inisialisasi Klon #04
32 Ujian Gerbang Sekte Pedang Ilahi
33 Kemunculan Sang Reinkarnator Dewa Pedang
34 Pertemuan Dua Anak Emas Takdir
35 Gesekan Pedang dan Api Suci
36 Penobatan Saint Son Api Kuno
37 Papan Catur Arena Puncak Pedang
38 Infiltrasi Jaringan Formasi Benua
39 Jebakan Berani di Lembah Pedang Gugur
40 Perhitungan Dingin Sang Mastermind
41 Manipulasi Alkemis Su Yao di Benua Tengah
42 Panggilan Pembukaan Alam Rahasia Langit Purba
43 Pendirian Bursa Takdir oleh Paviliun Bayangan
44 Analisis Reinkarnator – Kecurigaan Lin Feng
45 Pemutaran Fakta dan Propaganda Rahasia
46 Pengangkatan Canglong Sebagai Panglima Tiga Kerajaan
47 Pemerasan Taktis para Tetua Sekte Suci
48 Pelarian Ye Chen ke Lembah Awan Kelabu
49 Pertemuan Rahasia Empat Klon Utama
50 Membakar Dinding Batas Alam Rahasia
51 Penyergapan di Hutan Jiwa Terlarang
52 Perangkap Ilusi untuk Sang Reinkarnator
53 Ye Chen Sebagai Pembuka Segel Purba
54 Konfrontasi Dua Pahlawan di Altara Inti
55 Munculnya Empat Pilar Bencana
56 Penyerapan Inti Elemental Benua Tengah
57 Tudingan Pengkhianatan Massal
58 Pembersihan Internal Sekte Pedang Ilahi
Episodes

Updated 58 Episodes

1
Jiwa Baru dan Sistem Sovereign
2
Klon Pertama dan Analisis Catur Bayangan
3
Menjerat Sang Mandor Tanpa Menyentuhnya
4
Eksploitasi "Sang Protagonis Naif"
5
Memanen Harta dari Balik Layar
6
Peringatan Militer dari Sang Komandan
7
Sandiwara di Reruntuhan Tambang
8
Kemunculan Sang Jenius Sombong
9
Bisnis Darah Paviliun Bayangan
10
Umpan Baru untuk Sang Pahlawan Naif
11
Kekacauan di Balai Lelang
12
Pembersihan Pertama – Jatuhnya Sekte Tambang
13
Menyerap Sisa-Sisa Faksi
14
Undangan Bertuan dari Putri Berdarah Dingin
15
Masuknya Umpan ke Istana
16
Pembukaan Situs Peninggalan Suci
17
Dominasi di Lorong Kematian
18
Jebakan untuk Sang Komandan Luar
19
Perampokan Nir-Bercak di Ruang Harta
20
Inisialisasi Klon Baru & Fajar Konflik Benua
21
Jeratan Politik Sang Putri Ambisius
22
Perburuan Tanpa Ujung Sang Umpan Bernyawa
23
Penyusupan ke Altar Utama Sekte Api Ilahi
24
Monopoli Tambang dan Jalur Pasokan
25
Perangkap Perjamuan Darah Istana (Bagian 1)
26
Perjamuan Darah Istana (Bagian 2) – Topeng Kekuasaan
27
Eksekusi Kudeta dari Balik Bayangan
28
Berlututnya Sang Putri Berdarah Dingin
29
Kembalinya Sang Umpan dengan Dendam Membara
30
Klimaks Arka 1 – Penguasa Sejati Mortal Domain
31
Garis Depan Benua Tengah & Inisialisasi Klon #04
32
Ujian Gerbang Sekte Pedang Ilahi
33
Kemunculan Sang Reinkarnator Dewa Pedang
34
Pertemuan Dua Anak Emas Takdir
35
Gesekan Pedang dan Api Suci
36
Penobatan Saint Son Api Kuno
37
Papan Catur Arena Puncak Pedang
38
Infiltrasi Jaringan Formasi Benua
39
Jebakan Berani di Lembah Pedang Gugur
40
Perhitungan Dingin Sang Mastermind
41
Manipulasi Alkemis Su Yao di Benua Tengah
42
Panggilan Pembukaan Alam Rahasia Langit Purba
43
Pendirian Bursa Takdir oleh Paviliun Bayangan
44
Analisis Reinkarnator – Kecurigaan Lin Feng
45
Pemutaran Fakta dan Propaganda Rahasia
46
Pengangkatan Canglong Sebagai Panglima Tiga Kerajaan
47
Pemerasan Taktis para Tetua Sekte Suci
48
Pelarian Ye Chen ke Lembah Awan Kelabu
49
Pertemuan Rahasia Empat Klon Utama
50
Membakar Dinding Batas Alam Rahasia
51
Penyergapan di Hutan Jiwa Terlarang
52
Perangkap Ilusi untuk Sang Reinkarnator
53
Ye Chen Sebagai Pembuka Segel Purba
54
Konfrontasi Dua Pahlawan di Altara Inti
55
Munculnya Empat Pilar Bencana
56
Penyerapan Inti Elemental Benua Tengah
57
Tudingan Pengkhianatan Massal
58
Pembersihan Internal Sekte Pedang Ilahi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!