Sinar matahari pagi belum sepenuhnya menerangi langit kota metropolitan saat beberapa mobil patroli polisi memasuki halaman kediaman Prameswari.
Inspektur Larasati turun dari mobil pertamanya dengan wajah tegang setelah menerima panggilan darurat dari Genta subuh tadi.
Dia melangkah masuk ke dalam rumah dan langsung terbelalak melihat mayat pria tua bungkuk yang tergeletak kaku di lantai kamar utama.
"Ya Tuhan Genta, apa yang sebenarnya terjadi di sini semalam?!" seru Laras menatap Genta yang sedang duduk santai menyeruput kopi di sofa.
"Hanya ada tikus got yang mencoba meracuni istriku saat dia sedang tidur nyenyak Nona Inspektur," jawab Genta meletakkan cangkirnya dengan tenang.
Kiara yang duduk di samping Genta masih memegang erat lengan suaminya, wajahnya sudah kembali merona sehat namun trauma itu belum hilang.
"Tikus got ini adalah buronan tingkat nasional yang membunuh belasan nyawa bulan lalu!" bantah Laras setelah memeriksa wajah mayat tersebut.
Genta berdiri dan menepuk perlahan pundak Laras yang masih syok.
"Itulah sebabnya aku memanggilmu kemari, aku butuh kau dan pasukanmu untuk menjaga rumah ini beserta istriku hari ini."
Laras mengerutkan keningnya penuh kecurigaan menatap pemuda misterius itu.
"Lalu kau sendiri mau pergi ke mana pagi-pagi buta begini?" tanya Laras dengan nada menuntut.
Genta menatap lurus ke arah jendela, pandangannya menembus cakrawala menuju pegunungan di pinggiran kota.
"Aku mau membasmi sarang tikus itu sampai ke akar-akarnya agar mereka tidak berani datang ke rumahku lagi."
Kiara langsung berdiri dan menahan langkah Genta dengan raut wajah khawatir.
"Kau mau pergi sendirian ke markas sindikat pembunuh itu?! Jangan gila Genta, biarkan polisi yang mengurusnya!" cegah Kiara memohon.
Genta tersenyum lembut, dia memegang kedua pipi istrinya dan menatap matanya dalam-dalam.
"Polisi tidak akan bisa menangani kultivator racun Nona CEO, senjata api mereka tidak akan mempan sama sekali."
"Tunggu aku pulang untuk makan malam, aku berjanji…
SISTEM PEWARIS TABIB SAKTI
BAB 27
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments