Dari balik kepulan debu tebal, Genta melangkah masuk dengan sangat santai seolah dia baru saja membuka pintu geser otomatis di pusat perbelanjaan.
"S-siapa kau? Uhuk! Tolong jangan mendekat!" rintih gadis itu mencoba mundur, namun seluruh persendian tubuhnya sudah sepenuhnya lumpuh.
"Tutup mulutmu dan jangan banyak bergerak jika kau masih ingin melihat matahari terbit besok pagi," ucap Genta dengan nada sangat dingin.
Genta berjongkok di samping gadis itu dan langsung merobek sedikit bagian bahu gaun sutra putihnya tanpa ragu sedikitpun.
"A-apa yang kau lakukan?! Dasar pria mesum!" jerit gadis itu dengan sisa tenaganya, wajahnya memerah karena paduan rasa malu dan amarah.
Genta sama sekali tidak mempedulikan makian dan tuduhan konyol itu.
Dia mengeluarkan dua batang jarum emas dari balik jasnya dan menancapkannya tepat di dua titik saraf rahasia di bahu gadis itu.
Jleb! Jleb!
Arrrgh!
gadis itu memekik tertahan saat merasakan sengatan panas yang luar biasa menusuk aliran darah meridiannya.
Namun sedetik kemudian, rasa sesak yang mencekik dadanya langsung menghilang seketika seolah ditiup angin kencang.
Warna keunguan di kulit gadis itu perlahan memudar, digantikan oleh keringat hitam kental yang keluar berbau menyengat dari pori-pori bahunya.
Gadis itu mengambil napas panjang berkali-kali, menatap Genta dengan pandangan yang luar biasa terkejut sekaligus takjub.
"Kau... kau baru saja membalikkan aliran meridianku dan memaksa racun itu keluar lewat pori-pori kulit?" tanya gadis itu tidak percaya dengan apa yang baru dialaminya.
"Teknik tingkat dewa macam apa itu? Bahkan guru besarku tidak mungkin bisa melakukannya dalam waktu kurang dari lima detik!"
Genta mencabut kembali kedua jarum emasnya dan menyimpannya dengan sangat rapi ke dalam saku dalam jasnya.
"Teknik itu bernama tutup mulut dan ucapkan terima kasih pada penolongmu," sindir Genta sambil berdiri dan membersihkan debu di celananya dengan santai.
Gadis itu terdiam menahan malu, dia segera merapikan kembali pa…
SISTEM PEWARIS TABIB SAKTI
BAB 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments