Aku sedang membereskan barang-barangku ketika Emily datang. Tidak ada setitik pun perasaan bersalah saat dia berjalan mendekat, tersenyum seperti biasa seakan tidak ada yang terjadi.
"Hai, Ally. Kamu sudah siap?" sapanya.
Aku menatapnya heran atas kedatangannya yang tidak diundang. "Untuk apa ke sini, Em?"
"Menjemputmu, kamu lupa?" jawabnya mengangkat alis. "Aku tidak bisa membiarkanmu pergi sendiri."
"Aku bisa pergi sendiri."
Emily menggeleng. "Tidak bisa. Aku harus mengantarkanmu dengan selamat dari rumah sakit ini."
Aku mendengus tertawa melihat raut wajahnya yang sangat serius. "Sejak kapan kamu jadi pemaksa, Em?"
"Sejak sekarang," balasnya tersenyum miring. "Ayo. Aku benar-benar harus mengantarmu pulang."
Aku menatapnya. Raut wajahnya tidak berbohong dan dia menunjukkan semuanya dengan keberadaannya di sini serta keseharian kami selama ini. Perkataannya yang kemarin juga sama, tapi aku tidak dapat menerima semua fakta, yang kuyakini sebagai khayalan, yang dia dan cowok itu berikan padaku. Hal itu terlalu medadak dan tidak masuk akal untuk diterima begitu saja.
"Baiklah, kamu menang," ujarku akhirnya. "Tolong antar aku pulang."
Emily tersenyum lebar lalu menghampiriku untuk membantu memasukkan beberapa barang yang masih tersebar di tempat tidur ke dalam tas. Kami melakukannya dengan cepat sehingga bisa langsung masuk ke dalam mobil.
Selama di perjalanan Emily menceritakan keseharian di kampus selama aku absen. Aku mendengarnya sambil melihat kilasan pemandangan dari jendela mobil. Jalanan yang kami lewati tidak terlalu ramai, terlihat beberapa pepohonan yang berada di deretan jalan raya yang kami lewati. Aku pun menyadari kalau hanya sedikit sekali tanda-tanda adanya mobil atau kendaraan lain yang lewat.
Aku mulai merasa mengantuk, mataku terasa begitu berat sehingga aku menutupnya, merasakan diriku mulai terombang-ambing di ambang mimpi. Emily sudah berhenti bicara dan masih tampak serius menyetir mobilnya di sampingku.
Dengan mata yang masih tertutup dan dalam…
A Werewolf Girl
1.8
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments