"Hah... bunuh saja aku," ujar Emily tiba-tiba tersenyum. "Aku lebih baik mati daripada harus kehilangan Wayne dalam cara apapun. Tapi, kau tahu apa akibatnya kan?"
Wajah Liene mengeras mendengar ucapan cewek serigala itu, menyadari celah yang tidak sengaja dia tinggalkan dari kesepakatannya. "Pilih antara dua hal itu atau aku bunuh Wayne sekarang."
Senyum Emily kembali melebar. "Bunuh saja, tidak ada yang berbeda, aku juga akan mati setelahnya."
Sebuah pukulan keras menempeleng kepalanya. Emily mengerang ketika merasakan retak kecil terbentuk di tulang lehernya, menambah daftar rasa sakit baru yang di dapatnya hari ini. Meskipun begitu, dia menyadari kalau Liene memukulnya dengan setengah hati, kalau dia serius, lehernya pasti sudah patah.
"Bawa Wayne kemari, Alex."
"Tidak apa-apa?" tanya Jordan menanggapi setelah sekian lama terdiam.
"Tidak apa-apa."
"Oke."
Dengan cepat Alex yang sebelumnya berada di samping cewek vampir itu segera melangkah menunju pintu keluar, Jordan mengekor di belakangnya. Sedangkan Liene tetap berada di hadapannya dan menatapnya tajam.
Emily memejamkan matanya berusaha untuk memanggil kemampuannya untuk menyembuhkan diri seperti sediakala, tidak, mengurangi rasa sakit kepalanya saja sudah akan membantu–tapi, walaupun sudah mencoba–kemampuannya tetap tersegel di dalam dirinya, menolak untuk keluar akibat tanaman sial itu.
Dia tetap mempertahankan posisinya selama beberapa saat, tidak mengacuhkan Liene yang masih terus menatapnya walaupun tatapannya membuatnya sedikit merinding dan merasa aneh sendiri dan juga sempat berpikir jika cewek vampir itu memiliki kelainan jiwa yang tidak dia ketahui. Padahal vampir tidak punya jiwa.
"Kukira kawanan sepertimu sudah punah," ujar Liene datar, memecah keheningan dan racauan di dalam kepalanya.
Emily mengerjapkan matanya. "Apa maksudmu?"
"Aku bergabung dengan sebuah klan vampir sebelumnya, sudah lama sekali. Aku hanya dapat mengingat nama putri pemimpin klan, Whithey, juga potongan kenangan yang sangat je…
A Werewolf Girl
2.16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments