Aku memandang takjub sebuah bangunan yang mirip dengan bentuk sebuah gapura. Gapura yang sangat besar di sisi kanan dan kiri membentuk sebuah pintu. Lebih mirip jika di sebut pintu gerbang. Seperti gerbang-gerbang kerajaan di sinetron yang sering mama lihat di tv.
Seperti pencuri yang takut ketahuan oleh sang pemilik rumah, aku berjalan mengendap-endap dan mendekat ke gapura itu. Aku bersandar dan mencoba melihat apa yang ada di balik sana.
Puk
Aku berjingkat saat ada seseorang yang menepuk pundak ku. Saat kedua mataku melihat siapa yang berdiri disana, membuat mulutku tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun. Mulutku menganga, sedangkan mataku tak mampu berkedip. Tubuhku lemas, lunglai serasa tak bertulang. Aku ambruk, untung saja tubuhku masih bertopang pada tembok gapura. Sehingga bisa mencegahku dan aku tak sampai jatuh ke tanah. Lukman dan Tari berada di kedua sisi gapura. Anehnya aku tak melihat mereka berdua saat tadi masih belum sampai di tempat ini. Keduanya tiba-tiba saja muncul entah dari mana dan membuatku terkejut seperti ini.
"T-Tari." lidahku kelu saat menyebut nama itu. Aku tahu betul dimana Tari saat ini. Dan sekarang, sahabatku itu berdiri tepat di hadapanku dengan senyumnya yang masih sama.
"T-Tari, benarkah ini kamu?" aku mundur, tubuhku tersandar di dinding gapura. Tari mendekat, meraih tanganku dan menggenggamnya.
"Ini aku, Jen. Sahabatmu." jawabnya sambil terus menggenggam tanganku. Aku yang ketakutan sama sekali tak berkutik dan hanya terdiam saat Tari menggenggam erat tanganku.
"Jen, maafin aku, ya. Karena aku, kamu jadi susah begini." ucap Tari dan ingin meraihku ke pelukannya. Aku menolak, dengan perasaan takut aku memilih untuk berjongkok dan bersandar.
"Jenna, maafin kami." Lukman berjalan mendekat. Wajahnya pucat, agak rusak karena terlihat beberapa luka terdapat di wajahnya. Sekilas aku mengingat kejadian dimana Lukman sedang di mangsa oleh setan wanita bergaun merah. Namun saat itu wajah Lukman benar-benar hancur. Bahkan luka di wajahn…
Mendaki Gunung Slamet
Sebuah Gapura
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments