Beberapa menit kemudian, Nanta telah bangun dari tidurnya.
"Kenapa pusingnya masih ada" ucapnya dengan terus memijit pelipis kepalanya.
Lalu Nanta pun turun kebawah menuju dapur, ia menuruni anak tangga dengan sangat hati hati.
Sesampai di dapur ~
Nanta menemui ART yang tadi memberinya minum.
"Mbak, kok kepala ku pusing ya?" Tanya Nanta.
"Mungkin.... no-nona kecapek an" jawabnya terbata bata.
"Masa sih? Tapi kan aku ga ngapa ngapain masa kecapean sih" Nanta membantah.
"Nona istirahat aja tiduran, siapa tau nanti pusingnya hilang" jawab ART tersebut.
"Aku ini bangun tidur tapi tetep aja pusingnya, tadi habis minum air putih yang kamu kasih tiba tiba langsung pusing!!" ucap Nanta dengan nada tinggi.
"Ma-maaf non, sa-saya ga kasih apa apa ke minuman nona"
"Iya saya percaya kamu ga kasih apa apa ke minuman saya kok" ucap Nanta kemudian pergi meninggalkan ART tersebut.
'Sebenarnya saya tidak tega tapi saya harus membalas dendam saya, perlahan saya akan menghancurkan kamu, saya akan membunuh bayi kamu' gumam seseorang dengan terus menatap Nanta dari kejauhan dengan penuh kebencian.
"Aduh pusing banget sih" ucap Nanta mengeluh dengan terus memijit pelipis kepalanya.
Nanta pun melihat ke arah jam yang ternyata sudah menunjukkan pukul 16.30 ia pun terkejut dan langsung segera menuju ke kamar mandi untuk mandi setelah itu mengambil air wudhu kemudian ia melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.
Setelah selesai sholat, ia kemudian duduk di sofa dekat ranjangnya sambil bermain ponsel karena rasa pusing dikepalanya sudah mulai hilang.
Ia menelepon sang suami.
📞 assalamualaikum, By
( Ucap Nanta dengan nada manja )
📞 Waalaikumsalam, iya apa?
📞 Kapan pulang, jangan malem malem kan kamu udah janji ga bakal pulang malem
📞 Iya by bentar lagi pulang kok, mau aku bawain sesuatu?
📞 Aku ga butuh sesuatu, yang aku butuhkan cuma kamu, kamu cepetan pulang
📞 Iya iya aku pulang sekarang deh, aku tutup dulu ya tunggu aku dirumah
📞 Oke assalamualaikum, hati hati di jalan by
📞 Iya waalaik…
Kedua Suamiku
Jangan peluk aku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments