"ma pa kita berangkat ya" pamit kedua bocah tersebut pada kedua orang tuanya.
"Papa anter ya" tawar Yejun.
"Beneran?" Yeonjun terlihat sangat terkejut dengan wajah sumringah.
"Papa ga lagi buru buru kan?" Saut Seojun.
"Ngga nak, papa lagi ga buru buru, jadi papa bisa anterin kalian ke sekolah" ucap Yejun dengan mengelus lembut rambut kedua anaknya.
"Yeayy!!! Horeee" teriak keduanya merasa sangat gembira. Karena jarang sekali papa nya mengantar mereka ke sekolah.
"Yaudah pamit dulu, salaman sama mama"
Keduanya mengangguk dan mencium punggung tangan Nanta. Nanta mencium punggung tangan sang suami, kemudian ketiganya berangkat.
"Rumah sepi banget ga ada anak anak" oceh Nanta dengan membereskan tempat tidur anaknya yang berantakan.
*****
"Sudah Sampai"
"Makasih ya pa udah anterin kita" ucap Seojun dan Yeonjun.
"Iya, kalian belajar yang rajin" Yejun mencium kening kedua anaknya.
"Siap pa" Seojun dan Yeonjun mencium punggung tangan ayah nya, lalu mereka masuk ke sekolah yang berbeda karena sekolah mereka bersebelahan.
"Hati hati pa!!" Keduanya kompak dengan melambaikan tangan pada sang ayah.
Yejun tersenyum, lalu ia pun berangkat menuju ke Incheon.
"Senangnya bisa mengantar anak anak ke sekolah, tapi aku sangat sedih disaat aku bahagia mempunyai anak tetapi aku malah tidak bisa memberikan apa apa pada mereka, bertemu mereka saja jarang sekali" ucap Yejun sangat sedih. Ia masuk kedalam mobil nya dan mobil mulai melaju.
Saat memasuki gerbang, tiba tiba Yeonjun dikagetkan oleh sumber suara yang muncul dari belakangnya, seketika ia pun menoleh ke belakang.
"Ehh Yeonjun, itu papa kamu ya?" Tanya seorang anak laki laki yang tak lain adalah temannya.
"Iya, kenapa?" Jawab Yeonjun.
"Baru pertama kali liat papa kamu anter kamu ke sekolah, biasanya kan kalian naik bus, atau naik sepeda"
"Iya, papa lagi ga terlalu sibuk jadi bisa nganterin aku sama kakak ke sekolah" jawab Yeonjun.
"Ohh, semoga sering sering dianterin sama papa kamu ya"
"Iya makasih"
Lalu kedua anak tersebut masuk ke…
Kedua Suamiku
KS 71
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments