Pagi telah tiba, seperti biasa Yejun berangkat ke kantor, sedangkan Nanta ia duduk santai di sebuah bangku yang berada ditaman kota, ia duduk sendiri dengan memikirkan hal hal yang tak penting, sesekali ia tersenyum melihat anak kecil berlarian kesana kemari mengingatkannya pada sang putri kecilnya yang telah 6 bulan tak bertemu.
"Mama!!... Mama!! hiks hiks" Teriak anak kecil dibelakang Nanta, sepertinya ia sedang mencari keberadaan sang ibu.
"Kayla?" Sontak Nanta menoleh kebelakang karena suara tersebut mirip sekali dengan suara Kayla sang anak.
Saat ia menoleh ke belakang, ia tak mendapati Kayla tetapi yang ia lihat hanya seorang bocah perempuan sekitar berumur 5 tahun sedang mencari keberadaan sang ibu.
Lalu Nanta pun menghampiri bocah tersebut untuk menanyakan mengapa dia menangis.
"Kamu kenapa nak?" Tanya Nanta kepada bocah kecil tersebut.
"Mama kemana" ucapa Anak kecil tersebut dengan mata dipenuhi dengan cairan bening.
"Yuk tante bantu cariin mama" ajak Nanta sambil menggandeng bocil tersebut mencari sang ibu.
Keduanya berkeliling mencari keberadaan ibu dari anak kecil tersebut, cukup lama mereka mencarinya sampai akhirnya keduanya kewalahan dan memutuskan untuk beristirahat duduk disebuah bangku kosong.
Anak tersebut terus menangis, lalu Nanta pun mengajaknya untuk membeli es krim disebrang jalan agar anak tersebut bisa tenang, tetapi saat mereka berjalan hendak membeli es krim, tiba tiba seseorang meraih tangan anak kecil tersebut dan langsung mendekapnya.
"Siapa kamu?!!.... Lepaskan anak itu!!" Teriak Nanta merasa panik.
"Kamu yang siapa?!" Sentak orang tersebut.
Nanta tak menggubris ucapan seseorang tersebut, ia terus meraih menarik tangan anak kecil yang disembunyikan dibelakang badan wanita tersebut.
"Tolong!!!... Tolong!!! Ada penculikan" teriak wanita tersebut, tetapi tak ada seorang pun yang datang menghampirinya.
Seketika wajah Nanta berubah menjadi pucat, ia tak bermaksud menculik anak tersebut tetapi wanita tersebut menuduhnya.
"Mama sudah ma, dia…
Kedua Suamiku
Dikira penculik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments