BAB 4: Hujan Pertama

Langit yang sejak pagi terlihat mendung akhirnya menurunkan hujan ketika bel pulang sekolah berbunyi. Rintik kecil yang awalnya hanya terdengar samar di atap kelas berubah menjadi hujan deras dalam waktu singkat.

Para siswa yang sudah bersiap pulang langsung berhenti di depan gerbang. Ada yang mengeluh karena lupa membawa payung, ada juga yang sibuk menghubungi orang tua mereka untuk dijemput.

Aruna berdiri di koridor sambil memeluk tasnya erat. Ia menatap halaman sekolah yang mulai dipenuhi genangan air.

"Sepertinya bakal lama," gumamnya pelan.

Pagi tadi ia terlalu terburu-buru sampai lupa membawa payung.

"Run, kamu belum pulang?"

Aruna menoleh. Naya berdiri di sampingnya sambil memakai jaket.

"Belum. Nunggu hujan reda."

Naya melihat ke arah langit.

"Kayaknya nggak akan cepat reda."

Aruna hanya tersenyum kecil.

"Iya, kayaknya."

Beberapa menit kemudian, ponsel Naya berbunyi.

"Ayahku sudah sampai."

Aruna mengangguk.

"Pulang dulu aja."

"Kamu yakin nggak apa-apa?"

"Iya. Aku tunggu bus."

Naya masih terlihat ragu, tetapi akhirnya mengangguk.

"Kalau ada apa-apa kabarin aku."

"Oke."

Setelah Naya pergi, koridor yang tadi ramai perlahan menjadi sepi. Hanya tersisa beberapa siswa yang masih menunggu jemputan.

Aruna memainkan ponselnya sambil sesekali melihat hujan.

Sampai sebuah suara terdengar dari sampingnya.

"Kamu nggak bawa payung?"

Aruna langsung menoleh.

Kai berdiri di sana sambil membawa payung hitam.

"Oh... kamu."

Kai tersenyum kecil.

"Iya. Aku."

Aruna tertawa pelan.

"Kayaknya kita sering ketemu."

"Mungkin memang kebetulan."

Aruna tidak menjawab. Ia hanya tersenyum kecil.

Kai melihat ke arah hujan yang semakin deras.

"Kamu nunggu bus?"

"Iya."

"Masih lama?"

"Kurang tahu."

Suasana menjadi hening. Namun anehnya, Aruna tidak merasa canggung seperti biasanya ketika bersama orang yang baru dikenal.

Mungkin karena Kai memiliki cara berbicara yang membuat orang lain merasa nyaman.

"Kamu suka hujan?" tanya Kai tiba-tiba.

Aruna berpikir sebentar.

"Suka. Tapi kalau lagi di rumah."

Kai tertawa kecil.

"Kenapa?"

"Karena kalau di sekolah begini malah bingung pulang."

"Masuk akal."

Mereka tertawa bersama.

Obrolan sederhana itu membuat waktu menunggu terasa lebih cepat.

Kai bercerita bahwa ia dulu tidak suka pindah sekolah karena harus meninggalkan teman-temannya.

"Awalnya aku pikir bakal susah mulai dari awal lagi," katanya.

"Terus sekarang?"

Kai melihat sekeliling sekolah.

"Masih belum sepenuhnya terbiasa. Tapi... mungkin mulai lebih baik."

Aruna tersenyum.

"Semoga kamu cepat punya banyak teman di sini."

Kai menatapnya sebentar.

"Mungkin sudah mulai."

Aruna sedikit bingung.

"Maksudnya?"

Kai hanya tersenyum.

"Nggak apa-apa."

Sebelum Aruna sempat bertanya lagi, suara bus sekolah terdengar dari kejauhan.

"Itu busku."

Kai mengangguk.

"Ayo, aku antar sampai depan."

"Nggak usah, nanti kamu basah."

"Aku nggak apa-apa."

Akhirnya Aruna mengalah.

Mereka berjalan bersama di bawah payung hitam milik Kai. Jarak mereka tidak terlalu dekat, tetapi cukup membuat Aruna merasa sedikit gugup.

Sesampainya di depan bus, Aruna berhenti.

"Makasih ya."

Kai mengangguk.

"Sama-sama."

"Udah dua kali kamu bantu aku."

"Berarti aku harus hati-hati supaya nggak jadi tiga kali."

Aruna tertawa.

"Mungkin nanti malah aku yang bantu kamu."

Kai tersenyum.

"Mungkin."

Aruna naik ke dalam bus. Sebelum duduk, ia menoleh ke arah jendela.

Kai masih berdiri di sana.

Hujan masih turun.

Tetapi entah kenapa, sore itu terasa berbeda.

Aruna tidak tahu bahwa perhatian kecil dari Kai perlahan akan membuat seseorang yang awalnya hanya dianggap teman menjadi seseorang yang mulai ia tunggu kehadirannya.

Dan Kai pun belum menyadari...

Bahwa gadis yang baru beberapa hari ia kenal akan menjadi alasan mengapa ia mulai mempertanyakan banyak hal dalam hidupnya.

Episodes

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play