Indonesia
NovelToon NovelToon
Mafia Bucin

Mafia Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Nikah Kontrak
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Kurniasih

Dijadikan ladang emas oleh sang paman. Fio yang semula setuju dijodohkan oleh anak politisi sekaligus pengusaha besar oleh pamannya memilih berontak.

Fio bersekutu dengan Gio, mafia yang ternyata sudah lama memendam perasaan padanya. Hingga, perlahan semua tabir keluarganya terungkap.

"Aku bukan laki - laki yang bisa menyentuh perempuan sembarang. Tapi, aku juga bukan laki - laki yang bisa menahan untuk tidak menyentuh kamu." -Giorgio Abraham-

Sequel Gairah Cinta Sang Pembalap

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu lagi

“Akh!”

Pekik seorang pria yang sedang dikungkung kekasih gelapnya. Pasalnya pria itu sudah memiliki tunangan.

Tunangan hasil perjodohan dua orang tua yang memiliki kepentingan, termasuk dirinya. Lagi pula, perempuan yang ditawarkan sangat cantik, terdidik, dan berpenampilan menarik. Fiona Magnolia adalah dokter yang sempat menjadi anggota intel dan memberantas zat adiktif yang masuk ke negaranya.

Tidak ada yang mampu menolak pesona Fiona. Bahkan, seorang mafia pernah dibuat takluk hingga bertekuk lutut dan rela keluar dari dunia yang membesarkannya demi mendapatkannya. Namun, Fiona menolak. Bukan karena tidak menyukai sang mafia, tapi karena kedudukan serta baktinya pada sang paman yang selama ini membesarkannya hingga menjadi orang seperti sekarang.

“Stop, Vania!”

“Tidak.”

Wanita itu tetap menggoda. Bahkan, dia sudah menanggalkan separuh pakaian. Yang tersisa di tubvhnya, hanya sehelai kain untuk menutupi bagian intim. Dia menelusuri d4da bidang itu dan menggigir lehernya nakal.

“Jangan ditandai! Nanti, Fiona ke sini.”

Peringatan itu diabaikan. Vania tetap mengigit leher pria itu hingga dia memekik lagi.

“Akh!”

Bruk

Pria yang bernama Manggala Pramadana mendorong wanita itu hingga tersungkur ke belakang.

“Ingat batasmu, Vania! Aku tidak suka,” ujarnya tegas.

Manggala berdiri. Dia merapihkan pakaian dan …

Tak

Tik

Tuk

Sepasang sepatu mendekati pintu apartemen miliknya. Seketika, dia mendorong lagi Vania untuk tetap berada di dalam kamar.

Ceklek

“Hai.”

“Hai.”

Keduanya, sama – sama tersenyum dan sama – sama memegang handle pintu. Bedanya, Fio membuka pintu apartemen itu sedangkan Gala menutup pintu kamarnya.

Manggala yang biasa dipanggil Gala itu bergegas menghampiri Fiona dan memeluknya. “Aku kira, kamu tidak jadi makan malam di sini.”

“Maaf, aku kira juga begitu. Tapi, aku tidak enak karena harus janji – janji terus padamu.”

“It’s oke.” Gala membalas senyum itu.

Lalu, mendekatkan bibirnya pada bibir Fiona. Sontak, Fiona menahan dada Gala.

“Tahan, Gal. Kita belum menikah.”

“Hanya ciuman, Fio. Itu tidak merobek keper4w4n*n mu bukan?”

Mata Fio membulat. Pria di depannya ini memang kerap meminta untuk berhubungan intim, tapi Fiona menolak. Ini bertentangan dengan prinsipnya. Selain itu, ada sesuatu yang membuatnya tidak bisa menerima sentuhan Gala.

Sreeet

Tiba – tiba, Fiona melihat siluet bayangan wanita melintasinya.

“Gal, apa ada seseorang di sini selain kamu?” tanyanya sembari mengikuti bayangan yang dia lihat.

“Tidak, Sayang. Tidak ada siapa – siapa. Lagi pula, siapa yang aku kenal di sini? Tidak ada.”

Selama ini, Manggala memang tinggal di luar negeri. Dia kuliah di Boston. Kemudian, kembali ke tanah air atas keinginan ayahnya untuk menggantikan posisinya memegang semua aset bisnis yang konon banyak bersinggungan dengan tender – tender kepemerintahan. Ayahnya juga teman baik Paman Fiona.

Fiona anak yatim piatu. Malam itu usianya baru delapan tahun. Orang tuanya dihabisi oleh sekelompok orang berkostum perampok. Namun, tidak ada satu pun barang dirumah itu yang raib digondol mereka. Para kawanan itu hanya mengincar ayahnya yang merupakan polisi tanpa bisa disuap sama sekali. Kemudian, Fiona diasuh dan dibesarkan oleh kakak ayahnya yang bernama Arif Laksamana. Dia seorang tentara berpangkat Jenderal yang bijaksana dan banyak berperan di negeri ini.

Fiona menganggap Arif seperti ayah kandungnya. Atas jasa dan kebaikan sang paman, dia bisa menjadi orang yang bermanfaat seperti sekarang. Hidup cukup tanpa kurang satu apa pun termasuk pendidikan. Oleh karena itu, ketika Arif menjodohkannya maka Fiona tak menolak meski hatinya memiliki kecenderungan pada yang lain.

Fiona menggeleng. Ini hanya ilusi karena kelelahan, pikirnya.

“Kamu kecapean, Sayang,” ujar Gala yang kembali mendekapnya. “Jangan bekerja terlalu keras! Kamu butuh istirahat. Atau kita healing ke Lombok. Mau?”

Fio mengangguk. Sepertinya, apa yang dikatakan Gala benar. Dia kelelahan dan butuh alam sebagai hiburan dari kepenatan.

“Memangnya, kamu bisa libur?”

“Tentu,” jawab Gala meyakinkan. “Apa pun untuk kamu pasti aku usahakan.”

Fiona tersenyum. Dia menatap kebenaran itu dari bola mata Gala yang sulit diartikan. Gala menarik tubuh Fiona dan memeluknya lagi. Dari belakang tubuh itu, tangannya langsung memerintah wanita yang bersembunyi di kamarnya untuk segera keluar.

***

Laboratorium Rumah Sakit Umum Manggala Persada

Tring

Ponsel Fio berdering. Hanya deringan notifikasi. Sejenak, ia abaikan hingga saat pekerjaannya selesai, ia pun mengambilnya.

“Fio, ini bukannya tunanganmu? Aku lihat dia jalan bersama wanita.”

Fio membaca pesan itu. Dia juga melihat foto yang dikirimkan temannya itu. Dari belakang tercetak jelas, postur tubuh Gala yang sedang menggandeng wanita. Namun, sebelumnya Gala memang pernah bercerita tentang kakak sepupunya yang baru tiba di Jakarta dan itu wajahnya persis dengan wanita yang digandeng Gala di foto itu.

“Oh, itu. Dia Vania, adik sepupu Gala yang baru tiba di Jakarta.”

Fio membalas pesan temannya dengan santai, tanpa curiga sama sekali. Usai membalas pesan itu, dia meletakkan lagi ponselnya dan berjalan ke ruangan kecil untuk mengganti pakaian. Dia harus bersiap karena malam ini Gala akan menjemputnya untuk makan malam bersama keluarganya.

Tiba – tiba …

Sreeek

“Aaaa …”

Fio terkejut. Tubuhnya membeku. Dari belakang, seseorang langsung mengapitnya ke tembok.

“Jangan teriak! Saya tidak akan menyakitimu. Saya hanya butuh perawatan, sekarang!”

Fio semakin membeku. Dia kenal betul suara bariton ini.

Di satu sisi, pria itu merasa aneh karena biasanya setiap kali bersentuhan dengan kulit kaum hawa, tubuhnya bereaksi keras. Tapi, ini tidak. Bahkan, pria ini memegang pinggangnya. Kemudian, dia ingat satu perempuan dan hanya perempuan itu yang mampu menghilangkan phobia nya.

Dengan cepat, pria itu menarik Fio agar berbalik.

“Fiona?”

“Gio?”

Satu kebetulan yang bukan kebetulan karena Gio sebenarnya tahu bahwa Fio bertugas di rumah sakit ini. Hanya saja, dia tidak menyangka akan secepat ini bertemu dengan Fio, seorang intel yang dia kenal dan pernah mencoba menjebloskannya ke dalam penjara tapi tidak bisa.

Gio terlalu banyak memiliki pegangan orang penting.

“Long time no see. Ternyata, rindu itu berat.”

Fio bisa merasakan hembusan nafas pria ini. Dadanya naik turun. sejenak, dia merasakan gelombang panas yang berbeda. Tak ada jarak di antara mereka. Ditambah, ruang ganti yang memang seharusnya hanya bisa diisi satu orang berdiri.

“Lepas? Atau aku akan menendang mu.”

Gaya Fio memang selalu tegas dan itu yang Gio suka.

“Kamu masih sama.” tangan Gio mengusap pipi Fio lembut.

Perasaan Fio semakin campur aduk. Tidak, dia tidak boleh terlena seperti sebelumnya. Apalagi sekarang, dia sudah memiliki ikatan dengan orang.

“Lepas, atau …”

“Akh!” Gio memegang dadanya.

Arah mata Fio menatap tangan yang penuh merah. “Kamu terluka?”

Fio langsung mengeluarkan pria itu dari bilik tadi dan menggiringnya ke ranjang pasien. Gio pun duduk di sana. Dengan cepat, Fio mengunci pintu ruangannya, menutup jendela dan menyiapkan alat medis yang diperlukan untuk mengobati luka Gio.

Gio tersenyum. Dia bisa melihat Fio dalam jarak dekat. Matanya yang lebar. Alisnya yang tebal serta hidungnya yang mancung, Gio dapat melihat itu semua tanpa jarak. Terlebih, bibir Fiona yang membuatnya menatap lama.

“Jangan mesvm! Aku menolong mu bukan karena peduli, tapi karena aku seorang dokter.”

Tring

Tring

Dentuman dari aluminium dan besi yang Fio gunakan untuk mengobati luka Gio dikembalikan ke tempatnya. Setelah dada serta tangan Gio tertutup perban dan sudah terbalut obat, Fio berbalik lalu melepaskan sarung tangannya.

“Jangan kacau kan negaraku. Pulang sana! Tempatmu bukan di sini.”

Gio mendekat. Dia mendengar semua ocehan perempuan yang membuat hatinya bergetar.

“Tapi, mereka mengejar ku sampai ke sini.”

Fio kembali berbalik, menarik nafas sembari menatap pria yang kini berjalan mendekatinya.

Grep!

Gio langsung menarik pinggang Fio hingga mereka kembali menempel.

“Lepas!”

“Tidak.”

“Aku sudah punya tunangan.”

“Lalu kenapa?” tantang Gio.

Sesaat, mereka saling bertatapan hingga kemudian Gio mendekatkan bibirnya pada lekuk leher Fiona yang terbuka. Sayang, Jas putih yang menjadi tanda profesinya sudah dilepaskan. Fio terpaksa mengenakan gaun terbuka seperti ini karena permintaan Gala untuk menghadiri acara keluarganya malam ini.

“Gi … Mmmmppph!”

Di luar ruangan, seseorang memanggilnya.

“Fio.”

Tok

Tok

Tok

Gala berdiri di depan pintu dan mengetuk beberapa kali.

1
Arsyad Algifari.
untung fio udah di nikahi gio kalau jadi sama gala .bisa" di jadikan piala bergilir dasar keluarga gila .moga berbagai penyakit menempel pada kalian
May .Nst
dasar iblis.. anak sma bapak sma ja kelakuannya. kok namanya suci ya apa ibj nya fio ganti nama.. biar gak ketahuan
Neni Suryani
mudahan rara bisa mengenali fio,, lanjutkan ka elis 💪🥰🫶
Lestari melia Melia
keluarga gala gila semua iihhh najong
ryuka
itu mama kamu fioooo /Cry//Cry/
*kim_dan*
hhhmm,,, ternyata ank ma bapk sama2 bazingan,, pria2 brengzekkkk🤣🤣
Rumiyati Hanif
gila bpk am anak sama nya...diih ga takut pemyakit apa....bekas anak diembat juga.....
untung fio ga jdi tuh....eh jgn2 tuh bunda ny fio lagi...
Siti Kamsiah
fio pelayan baru itu mungkin adalah ibu mu,lanjut lagi kak Elis 💪💪🥰🥰
NUR..8537
good job kaka cantik 👍 makasih unt up.. nya 🙏smg Kaka sehat slalu 💪😘
NUR..8537
bersyukur km gak jd sm keluarga toxic gala.. fio🤭smg km msh ingat dg mama..mu fio🥹
Masita Masita
dah gilaa ni keluarga
Masita Masita
astaghfirullah...
ayah anak sama bejatnya...

Alhamdulillah up...
@alfaton🤴
astaghfirullah tanpa basa basi langsung saja terucap omongan luknut itu..... ortu macam apa kamu restu......Fiona itu ibumu .....demi seorang anak yang telah sekian lama tak bertemu.....apapun ia lakukan 😭😭
Nurul Hidayati
like father like son podo gendeng e 😁 semoga mereka dapat penyakit kelamin 🤭
Dien Elvina
bener² gila anak - bapak edan semua.. untung Fio gak jadi istri nya s Gala yg hobby nya suka celap celup sama kek bapak nya
Dien Elvina
nah nah itu pasti ibu Rara mama nya Fio ..apa Fio msh mengenalinya ya 🤔
kan secara dia udah lama gak ketemu mama nya
Rosa Lia
bp sm anak edan kabeh

ih tanggung trs sih k? fio ktm sm ibunya
Lestari melia Melia
mana gio kak elis
IG elis.kurniasih.5: maaf baru up kak 😁
total 1 replies
Rumiyati Hanif
gara2 gio nih ...mnja bnerr...ga jadi kn ketemu am bundanya...lnjut KK🥰
Rumiyati Hanif
waah seneng tuh minum obat dibntu isti mn lwt bibir istri lagi😁...
ketemu sama bunda nih ..
lnjut kk...aq ampe.ngebut baca saking ketnglan bnyak😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!