Indonesia
NovelToon NovelToon
Sang Pangeran

Sang Pangeran

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Anak Genius / Single Mom / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: RirinRohman

Warning!
Ini novel ttg kisah orang dewasa dan pernikahan. Buat yg belum menikah, harap bijak ya!

"Aku tidak membencimu,
Meski aku harus melepaskan semuanya.
Tapi kamu menyelamatkanku dan memberiku dunia baru, sebagai ibu dari anakmu"

Orang yang Kia percaya justru menempatkanya pada ancaman jeruji besi. Kia terpaksa menukarkan mahkotanya pada pria beristri demi menyelamatkan dirinya.
Akhirnya Kia hamil dan mempunyai seorang putra.
Bagaimana nasib Kia dan Putranya?
Note.. Ini bukan ttg pelakor atau poligami kok, santai aja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RirinRohman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Tanda Lahir Kia

Di depan mall besar di Ibukota. Dua perempuan itu saling pandang untuk memastikan. Benarkah yang di hadapan mereka adalah sahabat mereka?

7 tahun Kia meninggalkan kehidupan lamanya. Hilang tanpa jejak. Dan kini berdiri di hadapan Kia, Cyntia, sahabatnya dulu.

"Thin thin" pengemudi kendaraan lain mengklakson mobil Cyntia. Cyntia berhenti di tengah jalan.

Kia menggandeng Ipang untuk menepi.

"Kia tunggu gue" panggil Cyntia mencegah Kia pergi.

Cyntia memarkirkan mobilnya dan menghampiri Kia.

"Kia, benarkah ini lo?" panggil Cyntia ke Kia yang sekarang mengenakan jilbab dan menggandeng anak kecil.

Kia mengangguk dengan mata berkaca-kaca.

"Iya ini gue Cyn" jawab Kia lalu mereka berpelukan.

Ipang hanya menatap ibunya dengan pikiran cerdasnya mengerti dan ikut membenarkan semua hipotesanya. Satu orang di masalalu Kia muncul. Ipang semaki yakin, Ibunya dulu memang tinggal di Ibukota.

Keputusan Ipang tepat. Ipang merengek ke Kia setiap hari dengan alasan ingin menjadi juara di ajang audisi. Ipang mau tinggal di Ibukota. Padahal dari youtube, Ipang sudah menjadi bintang.

Tapi semua alasan itu bohong, sebuah kebohongan yang terjadi di luar batas wajar. Sebuah kebohongan yang ada karena kecerdasan anak seusia Ipang yang berbeda.

Ipang sering melihat Kia menangis sendirian, menatap beberapa foto, dan menulis di buku. Ipang tau penderitaan ibunya. Ibunya merindukan tanah kelahiranya.

"Gue nyari lo Ki? Lo kemana aja?" tanya Cyntia meraih kedua tangan Kia.

Kia menatap Ipang di sampingnya tidak menjawab pertanyaan Cyntia.

"Ipang sayang kenalkan teman ibu, dia Tante Cyntia" ucap Kia.

"Assalamu'alaikum tante, saya Pangeran, ibuku memanggilku Ipang" jawab Ipang cerdas dan tangkas.

"Wa'alaikum salam. Hai. Eh bukankah kamu si Ipang anak pintar yang ikut audisi?" tanya Cyntia mengingat acara yang dia tonton.

Lalu Kia dan Ipang mengangguk.

"Dia anakmu?" tanya Cyntia tertegun.

Cyntia pernah menyarankan Kia untuk menggugurkan anaknya. Tapi Kia menolak, Kia memilih melepaskan kehidupanya, cita-citanya, keluarganya dan teman-temanya.

Padahal alasan Kia sebelumnya nekat melakukan itu, agar dia tetap kuliah. Tapi endingnya sama saja. Kia melepaskan kuliahya.

"Iya, dia anakku yang aku lahirkan 6 tahun lalu" jawab Kia tenang dan mengenggam Ipang.

"Kia!" ucap Cyntia nanar.

Cyntia ingin tanya banyak hal, tapi Cyntia juga tahu ada Ipang di dekat Kia. Cyntia juga kemarin sempat melihat saat Ipang dikomentari juri tentang ayahnya.

Cyntia diam- diam penggemar Ipang juga. Cyntia sering mendengarkan lagu-lagu Ipang di youtube. Cyntia tidak tahu kalau itu anak sahabatnya.

"Anakku ingin ke arena bermain, apa kau mau ikut?" tanya Kia mengisyaratkan ke Cyntia kalau mau ngobrol di dalam saja. Kia juga tidak mau Ipang mendengar percakapan ibunya dengan orang di masalalunya.

"Boleh" jawah Cyntia paham

"Kita main bareng Tante Cyntia boleh kan Nak?" tanya Kia ke Ipang.

"Iya Bu"

Lalu mereka bertiga masuk ke arena bermain anak-anak.

"Sayang, ibu tunggu di sini ya. Ipang boleh bermain sepuasnya" tutur Kia ke Ipang.

"Iya Bu, hore" jawab Ipang bahagia.

Lalu Ipang masuk ke arena bermain. Seperti anak-anak di usianya. Ipang begitu menikmati berbagai wahana, meski tanpa didampingi orang tuanya.

Ipang menciptakan pendampinganya sendiri. Membentuk karakter sendiri di dalam otaknya. Menciptakan teman, ayah dan orang tua yang hanya Ipang rasakan sendiri tanpa dilihat orang lain.

Iya, itu cara Ipang membahagiakan dirinya. Ipang terlalu dewasa untuk mengobati kesepianya.

Di kursi besi warna-warni dan dihiasi gambar karakter kartun, dua sahabat yang lama terpisahkan itu melepas rindu. Sebotol air mineral berada dalam genggaman masing-masing.

Kia menatap Ipang penuh cinta saat Ipang menaiki motor remot dan melambaikan tangan memanggil namanya.

"Ibu... ibu...." panggilan yang begitu sempurna, berarti dan berharga untuk Kia.

"Bagaimana kehidupanmu Ki? Bagaimana kamu membesarkannya menjadi sehebat dia?" tanya Cyntia tiba-tiba.

"Aku hidup dengan sangat baik Cyn, Ipang duniaku sekarang, dia Pangeran di hidupku" jawab Kia.

"Apa kamu menikah?"

"Tidak"

"Kamu membesarkanya seorang diri?"

"Lebih tepatnya bersama teman-temanku, aku tinggal di yayasan di sebuah desa"

"Syukurlah aku bahagia mendengarnya, maafkan aku, aku tidak ada di sampingmu di waktu sulitmu"

"Tak apa, aku yang meninggalkanmu. Semua yang terjadi sudah menjadi garisku, aku menjalani peranku dengan baik"

"Jika saja waktu itu aku tidak memberikan job itu ke kamu. Ceritanya pasti akan berbeda kan? Maafin aku Ki"

"Sudahlah tidak usah bahas masalalu, itu pilihanku. Bagaimana kabarmu? Apa kau sudah menikah?"

"Aku menikah 2 tahun lalu"

"Alhamdulillah, aku senang mendengarnya. Apa kamu masih mengambil job itu lagi?"

"Tidak, semenjak kamu pergi, aku berhenti"

"Benarkah? Alhamdulillah"

"Iya"

"Siapa pria yang menikahimu?"

"Pria yang dipilihkan ayahku"

"Apa kamu mencintainya?"

"Cinta sudah lama mati di hidupku Ki"

"Bagaimana kamu menjalani pernikahanmu? Apa kamu mempunyai anak?"

"Aku menjalani hariku dengan baik, seperti yang kamu lihat, tapi aku tak seberuntung kamu. Aku dan suamiku sepakat untuk tidak mempunyai anak"

"Begitu?"

"Untuk beberapa waktu. Aku tidak mau menyaiti anakku, jika nanti anaku tau kedua orang tuanya tidak saling mencintai"

"Maafin aku, Cyn. Aku tahu ini pasti berat untukmu"

"Tidak Kia. Ini pilihanku, sama seperti saat kamu memilih pergi dan melahirkan anakmu"

"Iya, aku mengerti" jawab Kia mengangguk mencoba memahami sahabatnya.

"1 bulan setelah kamu pergi, dia mencarimu" ucap Cyntia membahas ayah Ipang.

"Maksudmu?" tanya Kia tidak menyangka.

"Laki-laki malam itu, dia mencarimu? Ayah dari anakmu" tutur Cyntia memperjelas.

"Ayah Ipang? Untuk apa mencariku?"

"Mungkin dia ketagihan bermalam denganmu, entahlah" jawab Cyntia sambil tersenyum getir membicarakan kejelekan laki-laki pada umumnya.

"Dasar kurang ajar. Pria mesum, awas saja. Bahkan dia sudah punya anak dan istri" umpat Kia membenci Aslan.

"Apa maksudmu kenapa kamu mengumpat begitu? Apa dia sungguh mencarimu? Kamu mengenalnya?"

"Dia bos di tempatku, tidak dia tidak pernah menemuiku sebelumnya"

"Dia Aslan Nareswara?"

"Jadi, kamu tau?"

"Baru Ki, saat kamu tanya dulu aku belum tau, sungguh. Aku baru tahu"

"Aku baru keterima kerja di kantornya"

"Kamu bekerja?"

"Iya, sebagai penulis dan sedang belajar menjadi editor"

"Aku bangga mendengarnya"

"Untuk apa bangga? Aku ingin segera mengundurkan diri, tapi aku udah kontrak"

"Kenapa? Bukankah kau harus membesarkan anakmu?"

"Dia mulai mengenaliku. Juri sialan itu membuat anakku menangis, dia juga membuat laki-laki itu mencariku, aku harus menjauhkan anakku darinya"

"Bagaimana dia tau kamu ibunya?"

"Aku membawa Ipang bekerja"

"Tapi Kia, bukankah ini saatnya anakmu tau siapa ayahnya? Kamu tidak melihat tatapan kerinduan dan kebingungan dari anakmu"

"Dia pria beristri Cyntia. Dia mempunyai seorang putri. Aku tidak akan pernah mengenalkan Ipang dengan sesosok ayah yang kurang ajar seperti dia. Aku tidak akan menempatkan Ipang menjadi anak hasil perselingkuhan dan merusak rumah tangga orang"

"Kamu mengenal mereka? Sebanyak apa kamu tau tentangnya?"

"Cyn dia tetap bukan pria yang baik. Dia bahkan membayarku. Apa dia tidak ingat putrinya saat tidur bersamaku? Meski aku melakukanya. Tapi aku tau dia sudah menghianati istrinya. Tidak dibenarkan apa yang sudah dia lakukan. Pria macam apa itu? Aku membencinya, aku tidak ingin anakku menjadi seperti itu"

"Tapi dia tahu kalau kamu pergi dalam keadaan hamil"

"Wuooo?" Kia terkaget, bisa-bisanya Cyntia memberitahu kehamilnya pada orang yang dia anggap brengsek itu.

"Apa kamu yang memberitahunya?" tanya Kia.

"Waktu itu aku berharap dia akan menolongmu, dia tanya dimana dia bisa menemuimu. Aku hanya bilang kamu pergi karena kamu hamil"

"Hoh, pantas dia sangat percaya diri menanyakan apa Ipang anaknya. Aku harus segera pergi. Aku nggak akan ijinkan dia menemui anakku. Ipang anakku, hanya anakku"

"Tapi Ipang butuh sesosok ayah Ki"

"Cyntia, dia juga seorang ayah untuk putri sahnya. Aku tidak mau anakku tau siapa ayah dan ibunya"

"Tapi itu tidak adil untuk Ipang Ki"

"Aku memberitahunya, tapi nanti, setelah dia dewasa"

****

Kantor Nareswara.

Di ruangan luas dan rapih yanga berada di lantai tertinggi kantor pusat Nareswara Grup, laki-laki berahang tegas itu tampak terpejam, tapi masih sadar. Dia menyandarkan badanya ke kursi kebesaranya.

Sang sekertaris yang setia mendampingi tampak duduk diam di hadapanya. Padahal di meja itu tidak ada berkas atau laporan.

Entah apa yang mereka pikirkan. Aslan tampak seperti mencari sesuatu dalam tumpukan memory di otaknya.

"Gue inget" ucap Aslan tiba-tiba menegakan posisi duduknya.

"Apa yang anda ingat Tuan?" tanya Rendra.

"Gadis itu mempunyai tanda lahir. Ada di belakang lehernya. Kita bisa tahu siapa perempuan itu sebenarnya lewat itu" tutur Aslan ingin memastikan siapa Kia sebenarnya. Aslan dan Rendra yakin Kia perempuan itu.

"Tapi dia berjilbab Tuan"

1
Nok Denok
novel ber genre bertele tele,,aktor utama terlalu ga bobot,,
Bajul Sayuto: yang bikin cerita TOLOL
total 1 replies
Ari Gareng
aq suka dialog nya mengalir dan natural
Maizaton Othman
Kadangkala setengah orang berfikir bersikap kurang ajar pd org lain supaya org tidak memndangnya lemah,atau slh satu cara,pertahanan diri,dgn org lain mmbncinya,dia lbih selamat,org baik selalu jd mgsa dan dikhianati.
Ilham Dwi Putra
Luar biasa
Noorjamilah Sulaiman
iya mmg berubah rubahlh kan jgk namanya hormon dan meningkatnya usia..
Noorjamilah Sulaiman
aku jd nangis thor🥺🥺
Yully Tanti Tilaar
up
Buedak Bager
Critanya banyak yg lost.
Banyak cerita yg di gantung,
Awal bagus tpi makin banyak bab terlihat di paksakan, gk di jelasin isi memori, c agung ko tau2 dukung penjahatnya..

Bukan sekedar membosankan saja tpi gak ada yg bagus, selain cerita di awal.
Siti Amiinah
alena... aku gk bisa berkata kata 😭😭
Nengs
bagussss
Mila Jamila
jgn2 kejutan ni
Aslan pulg
lgsg di acara
Ifa Qolby
ah semakin seru critanya
Mila Jamila
kmu bner aslan
Ipang harus dijumoain dgn papamu
pasti dgn aday Ipang papamu pasti sadar .dan sembuh dari sakity
Mila Jamila
apa jgn2 suami Cintya simpanan Paula istri Aslan
Mila Jamila
ceritamu bagus bgt Thor
aku suka 👍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Mila Jamila
🤣🤣🤣🤣
Mila Jamila
hihihihi
ank kocik pinter bgt ya
tahu cwek sexi yaaa
Mila Jamila
pasti Alena bukn ank aslan niii ya
Mila Jamila
pasti hamil ni si kia
addduuhh kesian bgt kia
🍃❄️ WAHYUNINGTIYAS❄️🍃
makan tu gengsi.... manusia kebanyakan gengsi ruwet sendiri 😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!