didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir
Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
turnamen sihir part 1
Besoknya turnamen sihir telah di mulai, kyle melawan rey di babak 16 besar turnamen sihir dan yang menang akan lanjut ke babak 8 besar
"Ini saatnya, aku harus berusaha sebaik mungkin" ucap kyle dengan semangat di lorong arena
Lalu kyle dan rey masuk ke arena, semua murid yang jadi penonton langsung bersorak keras
"Kalian siap?" tanya wasit dengan nada keras
Kyle dan rey menjawab secara bersamaan
"Kami siap"
"Pertandingan di mulai" ucap wasit dengan nada keras
Rey berlari cepat ke arah kyle, ia melancarkan ledakan petir tepat di depan kyle
Kyle berhasil menahan ledakan itu karna sudah membuat pelindung sihir, ia terpental setelah pelindung sihirnya hancur
"Kau sangat kuat, rey" seru kyle
"Aku pikir kau langsung kalah dalam satu serangan, ternyata aku salah" ucap rey dengan nada serius
Kyle melancarkan tebasan energi ke arah rey dari jarak jauh. Rey menghindar dari tebasan itu, sebelum rey bisa bergerak....kyle melesat cepat ke depan rey lalu menendangnya sampai terpental ke belakang
"Oh seperti itu ya, cara pengguna sihir jarak dekat bertarung" ujar rey
Rey menembakan puluhan bola petir ke arah kyle. Kyle berlari untuk menghindari bola petir, tiba tiba ada sambaran petir tepat di depannya sehingga kyle terhempas ke sisi arena dan menabrak dinding
Darah mengalir dari dahi kyle karna serangan tadi
"Dia kuat, jika terus terusan begini....aku bisa kalah" gumam kyle
Kyle menyalurkan semua energi sihirnya ke pedangnya. Pedangnya kyle memancarkan cahaya biru dan tubuh kyle mengeluarkan aura biru
"Aku tidak akan kalah disini" seru kyle dengan nada yang bersemangat
Kyle melesat cepat ke arah rey, ia mengayunkan pedangnya....muncul gelombang sihir dari ayunan pedangnya yang mengenai rey hingga terhempas jauh ke belakang
Rey sedikit muntah darah karna serangan tadi
"Akhirnya kau serius, kyle" ucap rey dengan nada kegirangan
"Jika aku tidak serius, aku tidak akan menang" seru kyle
"Akan segera ku akhiri, aku tidak ingin membuang lebih banyak waktu" ucap rey sambil mengangkat tangan kanannya dan muncul aura kuning di tubuhnya
Muncul ratusan bola petir di atas arena, bola bola itu langsung jatuh ke arah kyle. Kyle membuat pelindung sihir, saat bola bola itu menghantam pelindung sihirnya,pelindung itu mulai retak dan lama kelamaan hancur
Terjadi ledakan di tempat kyle berdiri. Setelah asap ledakan menghilang, semua murid melihat kyle yang terluka parah di seluruh tubuhnya tapi masih tetap berdiri tegak
"Aku tidak akan kalah" ucap kyle dengan tegas
Kyle memusatkan energinya yang tersisa ke pedangnya. Ia melesat cepat ke depan rey hingga rey tidak sempat berbuat apa apa
Kyle mengayunkan pedangnya dengan sangat kuat, muncul gelombang sihir yang sangat besar dark ayunan pedang itu. Gelombang tadi menghantam rey hingga terhempas ke dinding dan tak sadarkan diri
"Pemenangnya adalah kyle" ucap wasit dengan suara yang sangat keras
Semua murid bersorak karna pertarungan tadi sangat luar biasa dan dahsyat
Kyle mengangkat tangannya sebagai tanda kemenangan dan kerja kerasnya
"Setelah ini babak 8 besar akan dimulai, aku harus segera mengobati luka ku agar bisa bertanding di babak 8 besar" gumam kyle sambil berjalan ke lorong arena
Saat sudah di lorong arena, ia sudah di tunggu oleh teman teman kelasnya. Kyle hampir terjatuh ke tanah, sebelum itu terjadi....leo sudah menangkap tubuh kyle dan membantunya berjalan ke ruang perawatan
"Selamat atas kemenangannya, kyle" seru leo saat membantu kyle berjalan ke ruang perawatan
"Terima kasih, tapi setelah ini babak 8 besar akan di mulai" ucap kyle
"Karna itulah kau harus memulihkan diri dulu" ucap sara yang berjalan di belakang mereka
"Ya, itu memang benar sih" ujar kyle
Saat kyle sudah sampai di ruang perawatan, luka ditubuhnya di obati oleh petugas ruang perawatan
"Terima kasih sudah mengobati luka ku" ucap kyle dengan perasaan senang
"Ya, sama sama" ujar salah satu petugas
"Abel juga lanjut ke babak 8 besar" ujar celia yang baru datang ke ruang perawatan
"Oh begitu, syukurlah. Arthur pasti juga lanjut" seru kyle
"Ya, itu sudah pasti" ujar celia
"Aku akan bersiap untuk babak 8 besar" ucap kyle dengan semangat
"Tapi kau masih harus beristirahat" bantah celia terhadap kyle
"Tidak apa apa" ujar kyle sambil berjalan keluar dari ruang perawatan
Kyle berjalan ke arah lorong menuju arena, ia melihat lawannya yakni luna
"Dia akan sangat merepotkan dengan sihir airnya" ujar kyle
Babak 8 besar pun dimulai, pertandingan pertama adalah kyle melawan luna
Kyle dan luna berjalan masuk ke arena, semua murid bersorak dan berharap akan ada pertarungan yang luar biasa
"Apa kalian siap?" tanya wasit dengan tegas
Kyle dan luna menjawab secara bersamaan
"Kami siap"
"Pertarungan dimulai" ucap wasit dengan suara sangat keras
Kyle berlari ke depan luna untuk melancarkan serangan, luna menyemburkan air dari tangannya yang membuat kyle tidak bisa lanjut berlari dan terpental ke belakang
Luna menembakan bola air yang sangat banyak untuk mencegah kyle mendekat. Kyle yang mau mendekat jadi kesusahan bahkan sampai terus menjauh dari luna
"Dia sangat pintar dalam menggunakan sihirnya" gumam kyle
"Apa kau bisa terus terusan bertahan seperti itu, kau tidak akan menang jika tidak mendekati ku dan menyerangku" ucap luna dengan suara keras
Kyle masih terus terusan di tembaki bola air oleh luna
"Menyerahlah saja sebelum lukamu tambah parah, kyle" ujar luna dengan suara yang keras
"Aku tidak akan pernah menyerah" ucap kyle dengan nada percaya diri
"Sudah takdirmu untuk kalah, kyle" seru luna sambil menyerang kyle secara terus terusan
"Jika itu takdirku, aku akan melawan takdir" ucap kyle dengan nada semangat dan percaya diri
Kyle mengeluarkan semua energi sihirnya yang tersisa, tubuhnya di lapisi energi sihir berwarna biru dan pedangnya juga
Kyle melesat cepat ke arah luna, luna menembakan bola air yang sangat banyak dan menyemburkan air dari tangannya. Semua serangan itu tidak bisa menghentikan kyle, ia mengayunkan pedangnya dengan sekuat tenaga
Muncul tebasan dan gelombang energi sihir berukuran raksasa secara bersamaan, luna menahannya dengan pelindung air tapi lama kelamaan pelindung itu hancur
Terjadi ledakan di tempat luna berdiri. Setelah asap ledakan hilang, luna terjatuh ke tanah dan tak sadarkan diri
"Pemenangnya adalah kyle" ucap wasit dengan suara sangat keras
Semua murid bersorak. Tiba tiba kyle juga terjatuh ke tanah dan tak sadarkan diri karna kelelahan
Tim medis langsung masuk ke arena dan membawa kedua orang itu ke ruang perawatan
Beberapa jam kemudian. Kyle sadar kan diri dari pingsan, ia melihat teman temannya berdiri di samping tempat tidurnya
"Syukurlah jika kau baik baik saja" ujar celia
"Selamat atas kemenangannya, semi final turnamennya akan di adakan 2 hari lagi" ucap loyd dengan nada senang dan merasa bangga pada kyle