Axelo adalah anak dari pasangan Sela dengan Presdir Axel sedangkan Adrian adik sepupu Axelo anak dari pasangan Seli dengan Presdir Albert.
Dua pemuda tampan mempunyai sifat yang sangat mirip kejam dan anti dengan para wanita yang mendekati dirinya.
Axelo di jebak rekan bisnisnya hingga akhirnya melakukan cinta satu malam dengan seorang gadis yang menjadi kekasihnya.
Adrian yang mempunyai kekasih ternyata selingkuh dan melarikan diri dengan rival bisnisnya hingga suatu ketika Adrian bertemu seorang gadis yang mirip dengan kekasihnya. Dendam Adrian membuat Adrian melakukan cinta satu malam.
Masing-masing orang tua Axelo dan Adrian meminta mereka untuk menikahi gadis tersebut.
Bagaimanakah pernikahan mereka? Apakah berakhir perceraian atau bertahan ketika kekasih masa lalu mereka datang untuk memintanya kembali dengan sejuta penyesalan.
Ikuti novelku yang ke 33
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Revisi : Axelo
"Tidak terasa sudah seminggu hubungan Axelo dan Adelia berjalan dengan harmonis hingga suatu ketika terjadi sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Tok tok tok tok
"Masuk." Jawab Axelo.
Ceklek
Seorang gadis cantik dan seksi berjalan berlenggak lenggok untuk menarik perhatian Axelo namun Axelo selalu bersikap dingin dan berwajah datar berjalan ke arah Axelo yang sedang mengecek dokumen untuk ditandatangani.
Entah kenapa jika ada seorang gadis atau seorang wanita cantik ataupun seseksi sekalipun Axelo sama sekali tidak tertarik walau mereka tidak menggunakan sehelai benangpun.
Belia yang dulu sebagai kekasihnya sering mengajaknya melakukan hubungan suami istri bahkan sampai Belia dengan sengaja melepaskan seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun Axelo tidak berpengaruh begitu pula dengan adik kecilnya.
Tapi jika dekat dengan Adelia entah kenapa adik kecilnya selalu bereaksi apalagi ketika mereka berciuman namun Axelo dan Adelia selalu berusaha untuk tidak melakukan lebih dari itu.
"Maaf Tuan, bisa kita berangkat sekarang di lobby hotel Hati - Hati Banyak Anak - Anak Lewat untuk bertemu dengan klien?" tanya Sekretaris tersebut.
Axelo langsung mengangkat tangan kanannya untuk melihat jam tangan merk termahal dan ternyata masih ada waktu.
"Tunggu lima menit lagi." Jawab Axelo sambil kembali mengecek dokumen tanpa menatap ke arah sekretaris cantik tersebut.
"Baik Tuan." Jawab Sekretaris tersebut dengan wajah frustasi.
'Aku sudah dandan secantik ini dan memakai pakaian seksi tapi Tuan Axelo sama sekali tidak pernah sekalipun menatap wajah dan tubuh seksi ku.' Sambung sekretaris tersebut.
'Apa jangan-jangan Tuan Axelo berubah haluan?' tanya Sekretaris tersebut.
"Kamu keluarlah nanti aku juga keluar." Usir Axelo dengan nada halus.
"Baik Tuan." Jawab Sekretaris tersebut dengan wajah kecewa karena Axelo sama sekali tidak memperdulikannya bahkan memperhatikan dirinya.
Sekretaris tersebut langsung membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan ruang kerja Axelo menuju ke ruangan dirinya.
Sebenarnya Axelo tahu kalau sekretaris barunya menyukai dirinya tapi Axelo tidak menyukainya. Axelo hanya menyukai pekerjaan Sekretaris tersebut karena pekerjaannya bisa terbilang lebih cepat dari pada sekretaris sebelumnya.
Axelo mulai mengecek dokumen nya, jika sudah benar barulah Axelo menandatangani dokumen tersebut dan kebetulan semuanya tidak ada yang salah.
Setelah selesai barulah Axelo turun dari kursi kebesarannya dan berjalan ke arah pintu ruangan nya.
Ceklek
Axelo keluar dari ruangannya dan melihat sekilas Sekretarisnya sedang berdiri sambil tersenyum dan memegang dokumen untuk melakukan kerjasama.
Skip
Kini mereka berada di dalam mobil yang sama hanya saja Axelo duduk di kursi belakang pengemudi sedangkan Sekretarisnya duduk di samping pengemudi.
Mobil tersebut melajukan dengan kecepatan sedang menuju ke hotel Hati - Hati Banyak Anak - Anak Lewat. Hingga setengah jam kemudian mereka sudah sampai di hotel tersebut.
Kini mereka sudah duduk di lobby hotel di mana rekan bisnisnya sudah menunggu dari tadi. Mereka pun mulai berbicara bisnis di mana author tidak tahu apa yang mereka bicarakan.
Hingga dua jam kemudian akhirnya mereka mendapatkan kata sepakat untuk melakukan kerjasama di mana Minggu depan mereka akan menjalankan proyek Mall Megah Banget.
Merekapun makan dan minum bersama karena kebetulan sudah waktunya makan siang. Hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.
Mereka kembali melanjutkan mengobrol bersama membicarakan langkah-langkah untuk pembangunan proyek Mall Megah Banget. Hingga tiga puluh lima menit kemudian tubuh Axelo tiba-tiba terasa panas dan membutuhkan sentuhan seorang wanita.
'Si*l, siapa yang memberikan obat perang sang?' Ucap Axelo dalam hati sambil berusaha menahan hasr**tnya.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :