Indonesia
NovelToon NovelToon
Dinikahi Rentenir

Dinikahi Rentenir

Status: tamat
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Tamat
Popularitas:290.6k
Nilai: 5
Nama Author: Shim Chung

Alih-alih menjadi gadis penebus hutang, Ailyn justru dinikahi oleh seorang rentenir.

Awalnya Ailyn mengira jika rentenir itu berbadan gendut dan botak.

Ternyata.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shim Chung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menantang

Ailyn tidak bisa berkonsentrasi belajar karena terus terbayang oleh rekaman cctv yang memperlihatkan pantat Derick.

"Seharusnya aku tidak melihatnya?" Ailyn menggelengkan kepalanya mencoba mengusir bayangan itu.

Rupanya tindakan Ailyn membuat Ian yang sedari tadi memperhatikan jadi salah paham.

"Pssst!" Ian memberi kode pada gadis itu.

Sontak Ailyn menoleh ke arah sampingnya untuk melihat Ian.

"Apa kau sakit?" tanya Ian berbisik.

Ailyn menjawab dengan gelengan kepala.

Mereka tidak sadar jika mereka diperhatikan oleh guru yang mengajar.

"Kalau ingin pacaran, silahkan keluar!"

Tentu saja Ian langsung menyangkal.

"Tidak, Bu. Tapi, Ailyn sakit!" Ian masih mengira jika Ailyn tidak enak badan.

Alhasil, keduanya jadi keluar dari kelas untuk pergi ke klinik sekolah.

Padahal Ailyn masih ingin mengikuti pelajaran.

"Ini semua gara-gara kau, Ian!" kesal Ailyn.

"Justru aku menyelamatkanmu!" Ian yang tidak merasa bersalah mengulurkan tangannya untuk mengecek kening gadis itu.

Satu tangan Ian membandingkan dengan suhu tubuhnya sendiri.

"Sama kok, tidak demam," ucapnya.

"Sudah aku bilang kan tidak apa-apa," balas Ailyn yang masih kesal.

Ian jadi cengengesan sendiri karena merasa bersalah.

"Tapi, ada yang kau pikirkan, bukan?" Ian masih kekeh dengan pikirannya sendiri.

"Kau tidak mungkin pusing dengan urusan pelajaran pasti karena urusan pribadi," lanjutnya menebak.

Ailyn menghela nafasnya panjang, memang benar apa yang dikatakan Ian tapi tidak mungkin Ailyn mengatakan yang sebenarnya.

"Sudahlah, aku kesal padamu!" Ailyn meninggalkan Ian supaya pembicaraan mereka tidak berlanjut lagi.

Tidak mungkin Ailyn pergi ke klinik sekolah padahal tidak sakit jadi gadis itu memilih pergi ke perpustakaan.

"Ailyn, tunggu!" Ian masih mengikuti gadis itu.

Rupanya Ailyn merajuk pada Ian sampai mereka pulang sekolah.

Ian terus berusaha membujuk Ailyn supaya berhenti marah padanya.

"Ayo, aku traktir es krim!" bujuknya.

"Tidak mau, aku bosan!" tolak Ailyn.

"Tapi, aku memaksa!" Ian yang tidak menerima penolakan menggandeng tangan Ailyn untuk pergi ke kedai es krim langganan mereka.

Namun, hari ini ada yang berbeda dari biasanya.

Di depan kedai es krim banyak laki-laki berjas hitam dan pemilik kedai tampak marah pada para laki-laki itu.

Pemilik kedai membawa banyak garam untuk dilemparkan pada mereka.

"Pergi kalian!" teriaknya.

Ailyn dan Ian merasa kebingungan dengan apa yang sebenarnya terjadi.

"Ayo kita kesana!" Ailyn sekarang yang bersemangat untuk mendekat.

Saat mendekat, Ailyn menangkap sosok yang tak asing baginya.

"Marco?" batin Ailyn.

Sudah dipastikan pasti Marco dan para anak buah Derick sedang menagih hutang.

Ailyn harus pura-pura tidak mengenal atau semua akan bertambah kacau.

"Aku tidak akan membayar karena bunganya terlalu tinggi!" ucap bibi pemilik kedai es krim.

"Kau sudah sepakat sebelumnya, nenek tua!" balas Marco tak mau kalah.

"Kalau kau tidak mau membayar, jangan salahkan kami untuk merusak kedaimu ini!" lanjutnya.

Tidak bisa dibiarkan, Ailyn maju untuk melindungi pemilik kedai es krim.

"Apa kalian bisa memberi kelonggaran? Kalau kalian merusak kedainya, bagaimana caranya Bibi bisa melunasi hutang kalau tempat untuk cari uangnya saja rusak," ucap Ailyn bak pahlawan kesiangan.

Sebenarnya Marco merasa terkejut dengan kedatangan Ailyn yang tiba-tiba, lelaki itu baru mengingat kalau lokasi kedai dekat dengan sekolah Ailyn.

"Jangan ikut campur!" bentak Marco.

Ailyn tidak takut, dia tetap melindungi bibi kedai es krim apapun yang terjadi.

"Bilang pada bos kalian, kalau aku ingin bicara!" tantang Ailyn.

1
Elisabeth Lalang
apakah aylin g sadar yg d bahas itu sangat berbahaya? 😄😆 salah jawab burung yg d tangan bisa bina54 atau malah bisa salah sasaran jdi burun9 tuan rentenir yg ah tau lah lannud aja sndri
Elisabeth Lalang
😄🤣roti panas
Elisabeth Lalang
waduh thor, umur belasan thn mana boleh pemberkatan thor😟. apapn alasannya pasti bakalan d tolak
Elisabeth Lalang
hah 12 thn
Inadina
lanjut dong ka
Inadina
cerita nya menarik ngga bikin boring
sania
lnjutin thoor pliiis
Yuli Yanti
thor mna ke lanjutan nya
Win wina
apa endingnya cuma begini Thor
Win wina
wkwkwk Ailyn... bocil tau jga kau apa itu pembuahan sel telur,pasti ti rentenir ngakak wkwkwk 🤣
nobita
ngakak dengan sikap nya Ailyn yg polos
nobita
ya ampun tega sekali ayahnya Alylin
YNa Msa
Mana Lanjutan Nya Thor
Nurhayati Abrar
Luar biasa
herlina noor
keren ....tapi up datenya janagn kelamaan kak/Grin/
Sweety_R🌽
lnjt kak
Farda monukliafari
kenapa langsung percaya tanpa memastikan atau selidiki.
jadi pengin kata keramat berapa tahun kemudian terus ketemu sama aylin lagi.
semangat aylin
Elminar Varida
lanjut thor, tambah seru nich ceritanya.
Elminar Varida
🤣🤣🤣🤣
Pitta Uli
di cek terus.... kok gak da lanjutannya Thor😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!