Indonesia
NovelToon NovelToon
Musuh Disekolah, Pasutri Dirumah

Musuh Disekolah, Pasutri Dirumah

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Romantis / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Di luar pagar sekolah, Affan dan Monisha adalah sepasang suami istri karena perjodohan wasiat keluarga.

Di dalam kelas, mereka adalah dua kutub yang berpura-pura tidak kenal. Affan si ketua OSIS yang harus menjaga reputasinya, sementara Mona hanya ingin lulus dengan tenang.

Mereka sepakat merahasiakan pernikahan ini rapat-rapat. Namun, menyembunyikan status pernikahan di lingkungan SMA tidaklah mudah. Hanya dalam waktu satu minggu, kecemburuan merusak segalanya. Kecurigaan teman-teman, teror dari siswa yang menyukai Mona, hingga kecerobohan mereka sendiri meledakkan rahasia besar tersebut ke seluruh sekolah.

Kini, mereka harus menghadapi konsekuensi sosial, aturan ketat sekolah, di atas perasaan sayang yang sudah tumbuh di antara mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Monisha Affan 12.

Kembali ke sekolah setelah libur tiga hari.

Mona dan Affan pertama kali nya berangkat sekolah bersama, namun mereka berpisah yang jaraknya agak jauh dari gerbang sekolah.

Mona biasanya berangkat sekolah sering terlambat atau kadang juga mepet. Namun hari ini ia justru berangkat kepagian karena mengikuti arus dari suaminya yang memang sering berangkat jam enam pagi.

Karena itu, Mona memutuskan singgah dulu di Alfamart sambil nonton Idola Kpop asal Indonesia kesayangan nya. Dari pada ia harus memilih menampakan diri di sekolah yang akan membuat Selly makin curiga.

Sementara sisi Affan yang sudah berada di koridor sekolah dekat kelas nya, tiba-tiba mendapatkan gerak-gerik mencurigakan dari Rendy yang baru saja datang ke sekolah sambil memegang lima foto yang entah itu foto siapa.

Praktis, Affan langsung mengikuti langkah Rendy. Dari Rendy yang menyabotase mading sekolah untuk menaruh salah satu foto yang di bawanya, lalu menyembunyikan satu foto lainnya di kolong meja Mona berisi ancaman pembongkaran rahasia, hingga langkah nya menuju ke depan ruang kepsek, mading kantin dan berakhir di depan ruang konseling.

Alih-alih Rendy membongkar rahasia dalam senyap. Justru, kelima foto yang sudah di sebarnya sudah berada di tangan Affan.

Affan tidak akan melabrak ulah Rendy secara langsung. Pria itu memilih ke gerbang untuk memantau seragam siswa-siswi yang akan upacara.

Mona datang ke gerbang sekolah setelah di rasa cukup bersantai di Alfamart.

Mata elang dari Selly seakan menajam di kerumunan siswa yang sedang memasuki gerbang.

Secara, Mona ditahan oleh Selly. "Dimana dasi kamu? Kenapa gak kamu pakai?" Tanya Selly.

"..." Affan mendelik ke arah Selly. Untuk tidak menambah kecurigaan pada sekertaris OSIS itu, Affan kini bersikap cuek. Mempersilahkan Selly untuk menindak istrinya.

"Eh ketinggalan di Alfamart sebrang sana, bentar saya ambilkan dulu" Mona lantas putar badan, ia juga sudah ambil ancang-ancang untuk berlari, tapi Selly tidak mengizinkan Mona untuk mengambilnya dengan alasan upacara ingin dimulai.

"Padahal dekat kok itu"

"Sudah cepat kamu jongkok dan berjalan ke murid yang bermasalah di depan lobby!" Titah Selly galak. Affan langsung mendelik, entah kenapa sikap Selly hari ini jauh lebih agresif dari hari-hari biasanya.

Singkatnya, Mona mendelik ke arah Affan yang cuek tanpa membantu, lalu gadis itu jongkok dan berjalan ke depan ruang piket sambil diawasi Selly di sampingnya.

"YANG CEPAT, JANGAN LELET!" Bentak Selly.

"Iya anjir bawel amat!" Kesal Mona. Hingga ia sampai di tempat yang diinginkan oleh Selly.

"BERDIRI!" Tegas Selly. Mona pun nurut dan berdiri. Selly menelisik kepala Mona dari depan hingga belakang, bahkan rambutnya juga Selly cek, barangkali ada warna di balik geraiannya.

Setelah dirasa tidak ada yang aneh di atas kepala, Selly menelisik bagian kaki hingga tubuhnya.

Selly mencatat poin kesalahan Mona karena tidak memakai dasi. Hingga saat upacara itu berlangsung. Mona dipisahkan dari teman sekelasnya, gadis itu berada di barisan murid yang bermasalah.

Hingga upacara bendera setiap hari Senin sudah selesai. Mona dihukum secara khusus oleh Selly untuk membersihkan gudang sekolah seorang diri, sementara murid lain yang bermasalah justru di suruh masuk ke dalam kelasnya masing-masing.

Dari upacara sampai selesainya, Affan belum terlihat ikut membantu meringankan beban hukuman yang diberikan Selly pada istrinya.

Karena itu, Mona langsung merajuk, bahkan sampai bersumpah tidak ada jatah untuk Affan malam ini.

Mona kembali ke kelas di jam delapan pagi dalam keadaan frustasi. Setelah sibuk di gudang, kini Mona akan mengikuti pelajaran pertama nya.

Hingga Rendy tiba-tiba menyuruh Mona untuk melihat kolong meja dengan tampang paling jenaka.

Sesaat, tampang Rendy mendadak hilang saat Mona mengambil coklat batang yang ada di kolong meja belajarnya.

Ada secarik kertas berupa permintaan maaf dari Affan— dengan alasan mengapa ia tidak membantu ringankan hukuman dari Selly.

Hampir saja Affan tidak dapat jatah, kalau ia tidak cepat bertindak mendatangi Indomaret untuk beli coklat Silverqueen sekaligus menulis kata-kata nya disana.

Setengah jam berikutnya sebelum pelajaran akan selesai. Guru fisika tiba-tiba membagi tugas kelompok yang anggotanya dipilih oleh guru itu sendiri. Mona, Affan, Desti, Andin, dan Rojak. Yang di ketuai oleh Affan dan didalamnya ada nama Andin, sahabat Mona.

Mona semakin membelalak mata saat Andin meminta mengerjakan nya di rumah Mona selepas bel pulang sekolah. Bahwasannya, di ruang tamu rumah Mona saat pertama kali pintu terbuka, langsung memperlihatkan foto pernikahan mereka yang digantung di tembok atas televisi.

......................

...****************...

to be continue,

1
Shabrina Darsih
keahuan juga sm sahabat mona
jujur aja mona sm sahabatnya
klo sudah menikah sm afan
Shabrina Darsih
mona. mennding jujir aja sm sahabat nya andini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!