Indonesia
NovelToon NovelToon
Jodohku Pria Tua

Jodohku Pria Tua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama
Popularitas:547.1k
Nilai: 5
Nama Author: NatiaGeni

Lingga Barata bujang lapuk yang belum menemukan pasangan hidupnya di usia menuju empat puluh tahun. Orang-orang banyak menawarkan anak gadisnya untuk menikah dengan Lingga yang terkenal memiliki pabrik rokok terbesar di Indonesia.


Sakura Arinda Darmawangsa perawan tua belum menikah di usia dua puluh tujuh tahun. Sakura lebih memilih menjadi arsitek dibandingkan menerima perjodohan orang tuanya. Sakura melarikan diri ke Amerika untuk melanjutkan sekolahnya setelah mendengar ia akan dijodohkan dengan pria tua.


Sakura terpaksa harus menjadi kekasih Lingga setelah ketahuan mencuri jambu di halaman rumah pria tua itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NatiaGeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenalan dulu yuk....

Lingga POV

Aku memberitahu ibu jika telah melamar Sakura secara personal dan betapa bahagia ibu mendengar kabar yang aku bawa pulang. Aku belum pernah melihat wajah ibu sebahagia ini setelah aku lulus kuliah dulu.

"Kamu tidak memaksa Sakura kan untuk menerima kamu?" tanya ibu menatapku curiga.

"Ibu bisa lihat interaksi aku beberapa hari ini....dia selalu menurut kok...jika tidak sesuai dengan pemikirannya Sakura akan memberikan jalan keluar tentang apa yang kami bicarakan." Aku memberikan pengertian untuk ibu, Perempuan yang telah aku lamar ini, menerima aku secara lahir batin.

Aku juga mengatakan jika hari ini Sakura akan kembali ke Surabaya, ibu dengan semangatnya menyiapkan makanan bekal untuk Sakura yang akan ia bawa pulang.

"Ga...kamu kembali lagi ke rumah Sakura....bilang kalau Ibu nitip garang asem ini untuk bekal selama di jalan....Dia suka makan masakan rumah." Ibu memberikan kotak bekal untuk calon menantu idamannya.

Aku bergegas menuju rumah Sakura untuk mengantarkan titipan Ibu, Ketika sampai di rumahnya Aku melihat dengan mata ku jika mobil yang membuat hari ku menjengkelkan dua minggu lalu milik Sakura, terlihat dari plat mobil berinisial namanya.

Sakura tidak mengetahui jika aku mengikuti dari belakang hingga ia berhenti di tempat danau yang tadi. Kedua ponakannya sibuk mengabadikan momen indah di dekat danau itu. Aku mencoba mengatur kewarasan agar tidak meluapkan emosi dengan kelakuan perempuan ini.

Dia tidak menjawab setelah aku mengucapkan kekecewaan terhadap sikapnya yang kekanakan. Hingga malam hari aku menunggu dia mengirim pesan, apakah ia akan menghapus kontak nomor ku setelah kejadian siang tadi. Akhirnya aku mematikan ponsel ku karena tidak ada kabar dari Sakura yang aku harapkan.

"Lingga besok kamu bisa temani Ibu ke Surabaya....Si Melisa bulan depan mau nikah....Ibu sudah di wanti-wanti Tante kamu untuk datang lebih awal.....kita kembali ke Surabaya ya....Kamu ga papa kan?" Ibu menghampiri ku yang sedang membaca buku di dekat kolam ikan.

"Jika itu membuat hati Ibu senang aku akan kabulkan....Kantor pusat juga sering meminta aku untuk bekerja di sana."

"Ga....jika kamu bertemu.." Ibu seperti ragu menanyakan hal yang sensitif kepada ku.

"Aku sudah melupakannya... bagaimana ia memperlakukan Ibu dulu sudah mencerminkan sikap di masa depan....Di dunia ini aku cuma punya Ibu....hanya satu harapan Aku yaitu membahagiakan Ibu selamanya." Aku membawa Ibu kepelukan diriku jika dulu Ia yang sering memelukku ketika aku bercerita tidak ingin memiliki keluarga yang hancur, Maka sekarang aku yang akan memeluk tubuh rapuh ini yang selalu memberikan kasih sayang tanpa batas.

"Ibu siap-siap dulu....kamu telpon sopir kantor ya....Kita kembali ke Surabaya." Ibu sepertinya menghapus lelehan air mata yang ada di pipinya.

Sesedih itukah perbuatannya yang melukai perasaan Ibu, Aku kecewa kepada diriku sendiri karena keegoisan diriku, Ibu harus menerima perilaku yang aku sadari setelah Ibu jatuh di kamar mandi.

Sebenarnya aku tinggal di Jember ini untuk menghibur Ibu dan menghilangkan rasa sesak di dada setelah mengetahui perbuatannya. Aku memiliki kantor pusat di Surabaya, selama satu tahun ini aku meminta Benjamin mengelola kantor pusat yang juga Sepupuku kakak dari Melisa.

Kami kembali ke rumah lama yang sudah aku tinggali dari aku kecil, memasuki kawasan perumahan ini tidak jauh berbeda dari tahun lalu.

"Mbak Dayu apa kabar? Aku lega akhirnya Mbak kembali ke sini." Tante Sandra menyambut kedatangan Ibu dan diriku.

"Alhamdulillah sehat....kamu apa kabar..udah banyak berubah ya sejak Mbak tinggalkan....Melisa mana? Dia kok ga pernah cerita jika mau nikah."

"Ibu Aku disini....Mama melarang aku jika ingin memberitahu Ibu....katanya biar Ibu mau kembali kesini lagi." Melisa muncul dari dalam rumah bersama Benjamin.

Anak Tante Sandra memanggil Ibu ku juga Ibu menurut mereka Ibu sangat berjasa selama mereka tinggal di Surabaya. Ketika kecil kedua di asuh Ibu karena kedua orang tuanya memutuskan menempuh pendidikan doktoral di Belanda.

Ibu melepas rindu dengan adik perempuan satu-satunya, Aku hanya bisa menghela nafas masih terasa sesak jika mengenang peristiwa itu. Aku masuk ke dalam rumah yang tidak berubah sama sekali.

"Mas Lingga kata Ibu udah ada calon istri ya....ayo kenalin ke kita....Aku penasaran juga dengan orangnya." Melisa bergelayut manja di lengan seperti kebiasaannya.

"Ada di rumahnya...kamu lihat aja di GPS....namanya Sakura....Aku istirahat dulu." Aku meninggalkan Melisa yang langsung terperangah mendengar ucapan ku.

Pagi harinya Melisa meminta aku menemani dirinya bertemu dengan calon mertuanya yang buka Restoran di kawasan Tanjungan Plaza, Ia berencana mengenalkan aku dengan calon suaminya yang sering putus nyambung dari sekolah SMA.

Aku memutuskan memakai baju kemeja navi dan celana slim fit, Di Jember aku sengaja mengunakan fasilitas apa adanya cenderung sederhana maka di sini aku akan berpenampilan rapi seperti eksekutif muda. Aku sengaja tidak memotong lagi rambut ku yang awal plontos sekarang sudah mulai tumbuh.

"Bau...bau ketemu camer nih.....Rapi gitu penampilannya.... Akhirnya Mas Aku laku juga..Gelarnya akan segera naik tahta bukan lagi bujang lapuk." Melisa masuk ke kamar setelah aku mempersilahkan ia masuk.

"Entah lah...Aku cuma ingin memakai baju ini aja...hadiah dari Ibu waktu aku lulus S1." Aku menarik Melisa keluar kamar dan menuju tempat yang janjian dengan calon mertuanya.

Kami berdua berada di kawasan Tanjungan Plaza saat makan siang, Melisa tahu jika banyak wanita yang melirik diriku dengan tatapan nakal, maka ia dengan sengaja menggandeng tanganku dengan mesra masuk Restoran milik keluarga tunangannya.

Aku menatap bola mata tajam itu lagi dari balik kacamata hitam ku, dia Sakura Arinda Darmawangsa perempuan yang aku lamar kemaren.

"Mami aku mau pulang ya...perut aku mules." Suara Sakura terdengar berbisik kepada wanita paruh baya yang terlihat cantik sama dengan dirinya.

Sepertinya itu Ibu Sakura yang aku dengar di panggil Mami, Ibunya tidak senang dengan alasan yang diberikan Sakura, mencoba menahan Sakura untuk tetap menemaninya makan di Restoran ini.

"Aku cari angin dulu." Ia beranjak keluar dari ruangan VVIP Restoran ini. Kenapa wajahnya di tekuk seperti itu.

"Sa...Mas ketemu teman dulu ya...Nanti kesini lagi." Aku menyusul Sakura yang berjalan menuju lift.

Aku masuk setelah Sakura masuk dan menekan tombol lantai atas, Aku menahan tawa mendengar gerutunya mengatakan aku menjadi Sugar Daddy Melisa. Perempuan itu pasti cemburu jika aku bergandengan tangan dengan Melisa tadi.

Aku membuka kacamata hitam ku dan menatap penampilan baru yang lebih fresh dengan memotong rambut lebih pendek.

"Bukannya kamu yang selalu mengusik ketenangan Saya dari awal." Ucapku sambil melepaskan kacamata hitam yang aku pakai.

"Maaf pak saya ga kenal dengan Anda.....Saya ga lagi bicara sama siapa-siapa.... perasaan saya tadi masuk sendiri....Mall se-keren bisa juga ang-ker." Kenapa ini perempuan berubah seperti bunglon sesuai ketupat (kondisi dan tempat).

Aku menekan semua tombol angka yang berada di dalam lift ini. "Saya akan buktikan kamu mengenal saya Sakura Arinda Darmawangsa." Dia terlihat meremehkan aku, seperti awal pertemuan diriku dengan dirinya.

Maafkan anakmu ini Ibu ucapku dalam hati, Aku menarik tengkuk Sakura dan langsung memberikan serangan yang selama ini menggoda iman ku untuk mencicipi bibir tebal miliknya. Aku menahan pergerakannya yang ingin melepaskan bibir manis rasa madu dari bibirku.

"Hmmmpsss....Mas Bara.....le....pas" Dia seperti membutuhkan pasokan udara, aku melepaskan bibirku sejenak namun kembali merasakan bibir rasa madu ini.

Ting.....

"Wah....Mas Lingga luar biasa... fre-nch kiss dalam lift." Aku mendengar teriakan Melisa, perasaan tidak enak menyelimuti hati ku.

Aku dan Sakura melepaskan ciuman yang entah berapa lama kami lakukan, bibir Sakura tampak bengkak akibat ulah ku, Namun baru kali ini aku melihat wajahnya berubah menjadi pucat pasi, ia memeluk ku dengan erat ada apa ini apakah ada serangan dari negara api.

"Arinda bisa kamu jelaskan ini....nanti malam kamu bawa pria ini ke hadapan Papi dan Mami dan jelaskan yang terjadi barusan." Aku menatap wanita paruh baya yang bersama Sakura tadi menatap kecewa kepada putrinya dan juga Melisa menatap kami kagum dengan cara ku mencium Sakura di dalam lift, selanjutnya aku yakin itu calon mertua Melisa yang menatap kami penasaran.

******

Jangan lupa vote like dan komennya....love se kampung untuk pembaca setia Jodohku Pria Tua.

1
Sintapriyanti Andini
bnr2 dah susuai sm namaya andromeda.. usil bgtt
Sintapriyanti Andini
wkwkwkwkkkkk...psgan somplak
Sintapriyanti Andini
ada kluar kompk bgtt bgtu.. berasa bgtt jdi kluarga. harmonis bgt
Sintapriyanti Andini
gilaa bwa2 hotman paris.. hhhhhhh
Sintapriyanti Andini
wkwkwkkk ngkakk
Susilowati Wati
lucu
Joel
semoga ceritanya seru sampe akhir
November
lanjut
Kossay Nopa
sangat menarik 🥰🔥
Mamah Kekey
sakura absur....😅
Eka Haslinda
bagus
Eka Haslinda
apa nya yang besar thor
Zainah Inah
up nya lamaaa
maredni Jiba
si Andro nguping😂😂🤦
Aisyah Suyuti
menarik
Muflihah
nunggu up x thorr
Risa Risa
hihihi lucu nih ....
Pricila Bianca Aidelin
apa tuh yg besar 😂😂😂😂 penasaran deh
Pricila Bianca Aidelin
apa sih yg besar 😁😁 penasaran deh
Febly Yanti
knp ceritanya di gantung thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!