Indonesia
NovelToon NovelToon
Derita Gadis Yang Lara

Derita Gadis Yang Lara

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Kaya Raya / Keluarga & Kasih Sayang / Ibu Mertua Kejam / Chicklit
Popularitas:22.9k
Nilai: 5
Nama Author: SherinErlina

Kisah ini menceritakan kisah seorang wanita yang yang dibandingkan oleh saudaranya karena dirinya adalah anak tiri dari Bapaknya. Dia berusaha menjadi seorang wanita yang tangguh untuk masa depannya. ketika dia dewasa dia menikah dengan seorang pria namun sayangnya dia mempunyai mertua yang julid dan juga bersikap tak adil padanya. pada akhirnya dia menjadi orang yang sukses dan hidup bahagia bersama anak dan suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SherinErlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Suara ayam berkokok dan burung pun bersiul menandakan waktu sudah Pagi. Kania pun mulai membuka matanya dan mengucek lembut kelopak matanya lalu pun mulai bangun dan membuka matanya. 

Kania pun bergegas melihat jam di ponselnya dan menunjukan pukul 05.00WIB.

Klunting...

Mendengar ponselnya Kania pun bergegas membuka pesan masuknya.

(Selamat pagi sayang, selamat menjalankan aktivitas) 

Kania pun tersenyum ceriah membaca pesan dari Riko.

(Selamat pagi dan selamat beraktivitas juga sayang) 

Kania pun membalas pesan bergegas mematikan layar ponselnya lalu pergi menuju Kamar mandi dan segera bergegas mandi dan mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat subuh.

Kania pun setelah selesai sholat dan mengenakan seragam sekolah bergegas menuju dapur dan ingin segera sarapan terlebih dahulu.

Namun ketika dia tengah makan di meja makan tapi Kania sibuk dengan ponselnya dan membuat Neneknya geram karena dia tak segera menghabiskan makanannya.

"Kania sudah pukul berapa ini bukannya cepat habiskan makanan malah sibuk main ponsel" cerca Nenek kesal melihat Kania.

Namun Kania tidak menghiraukan ucapan Neneknya di terus saja memainkan ponselnya sambil tersenyum dan pasti lagi chatingan dengan Riko kekasihnya itu.

"Kania" bentak Nenek yang membuat Kania terkejut.

"Ishhhhh Nenek apa-apaan sihh bikin Kania terpanjat aja" ujar Kania sambil menyunggingkan bibirnya.

"Kamu yang apa-apaan Kania. Sudah pukul berapa ini. Kamu malah asik-asikan main ponsel. Kamu itu setelah berteman dengan Riko makin malas ya Kania ya". Umpat Nenenknya yang sedang mengomeli Kania.

"Nek, Nenek itu kenapa sih. Kania itu udah besar Nek. Ya wajar dong Kania itu pacaran, temen Kania yang lain pun sudah punya pacar semua" ucap Kania kesal.

Kania yang kini sudah beranjak remaja dan sudah mulai pacaran sekarang sikapnya agak berbeda. Agak mulai bandel dan sudah mulai susah di atur.

"Kamu berangkat sekolah sana sudah pukul berapa ini keburu telat" omel Neneknya lagi . Yang mengalah daripada nanti berdebat.

"Kania berangkat Nek" Ucap Kania sambil menyalami dan mencium punggung tangan Neneknya itu.

Neneknya pun masih heran dengan perubahan Kania yang sekarang.

Riko sekarang bekerja di sebuah Koperasi Simpan Pinjam. Dia menjadi karyawan disana sudah hampir 2 Tahun dan jabatannya pun hanya karyawan biasa. Dia juga masih punya adik yang masih sekolah juga dan pasti dia juga membantu orangtuanya membiayai sekolah adiknya itu.

"Nanti kamu urus orang-orang yang mengajukan pinjaman saja dulu" Perintah atasan Riko.

"Baik Pak" Ucap Riko sambil menundukkan kepalanya dan sedikit membungkukkan badannya.

Riko itu karyawan yang paling nurut dengan atasannya namun juga karyawan yang sedikit malas.

Kania yang kini tengah istirahat sedang sibuk duduk berdua dengan Nanda. Hari ini Nanda sudah masuk sekolah namun tampak sedikit lesu badannya.

"Ohh iyha Nda gimana dengan kedua orangtuamu" tanya Kania memastikan keadaanya orangtua Nanda.

"Ya begitulahh Kan. Aku kasihan lihat Ibuku yang selalu di Kasari sama Ayahku, aku lebih baik nggak punya Ayah daripada punya Ayah yang kasar dan suka main tangan". Ujar Nanda yang membuat Kania ikut sedih mendengarnya.

Kania pun berusaha menguatkan Nanda.

"Kamu yang sabar ya Nda, semoga ini jalan yang terbaik buat Kamu dan juga Ibumu" Ucapnya dan Nanda pun mengiyakan.

Nanda pun terdiam dan sibuk dengan ponselnya entah sedang sibuk membalas pesan dari siapa.

Kania pun lalu juga mengeluarkan ponselnya mengecek notifikasi ponselnya ada yang chat atau tidak. Namun dia pun sedikit kecewa karena tidak ada pesan yang masuk sama sekali. Dia ingin mengirim pesan dulu tapi dia gengsi ya sudahlah dia pun akhirnya memasukkan ponselnya di sakunya lagi dan berpikir mungkin Riko sedang sibuk kerja. Karena dia tahu kalau Riko sudah kerja kan.

"Emmmm, menurut kamu ini orangnya gimana" tiba-tiba saja Nanda menyodorkan ponselnya dan menunjukkan foto cowok kepada Kania.

"Ganteng kelihatannya sihh juga baik. Emangnya dia siapa" tanya Kania.

Namun Nanda malah senyum-senyum sendiri sambil memperhatikan foto cowok itu.

"Ihhhh ditanya bukannya jawab malah senyum-senyum sendiri". Sindiri Kania

"Temanku, tapi dia kemarin ngungkapin perasaannya ke aku tapi belum Aku jawab karena kemarin kan Aku lagi di Pengadilan Agama". Jawab Nanda.

"Ohh ya Kan menurutmu giman aku terima nggak ya" tanya Nanda meminta pendapatnya Kania.

"Ya kalau kamu suka ya terima aja lahhh. Kan yang jalani hubungan kamu" ucap Kania, lalu Nanda pun berpikir.

Klunting...

Tiba-tiba saja ponsel Kania berbunyi dan langsung saja Kania mengambil ponsel dan membuka pesannya itu.

(Sayang, Nanti pulang sekolah kita makan bakso yuk)

Pesan Riko dan Kania pun langsung membalasnya.

(Boleh, nanti aku tunggu di depan Sekolah)

Kania pun segera mengirimkan pesannya dan langsung centang biru dan Riko pun sedang mengetik...

(Ok sayang aku tunggu di Depan gerbang sekolah kamu ya)

Balasnya dan Kania hanya mengirimkan emoticon jempol. Menandakan kalau dirinya mau.

"Sekarang asik banget sih ama ponselnya, jangan-jangan udah punya pacar juga ya" Nanda meledek Kania.

Kania yang terlihat malu pun menganggukkan kepalanya.

"Kapan jadian kok nggak cerita sih" tanya Nanda.

"Baru kemarin di Taman Kota jadiannya. Dulu  itu dia kakak kelas aku waktu SMP. Dulu tu aku sempat suka sama dia ehh dianya nggak ngrespon malah ini dia baru nyariin lagi" ucap Kania.

"Dia nembak kamu secara langsung gitu" tanya Nanda yang sangat penasaran.

"Iyha lahhh" jawab Kania simpel.

Nanda pun terkagum karena dia belum pernah ngerasain gimana rasanya di tembak secara langsung dan apalagi di kasih bunga seperti di TV pasti romantiss banget kann...

"Ihhh kamu kenapa sihh kok gitu ekspresinya" Kania mengernyitkan dahinya.

"Kamu ditembaknya pakai bunga kayak di Tv gitu nggak" tanyanya yang masih saja penasaran.

"Iyha lahh dia ngasih aku bunga Mawar merah. Kenapa emangnya" jawab Kania penasaran.

"Sosweeeet bingiiittt". Nanda yang tadinya lesuu jadi semangat membayangkan dirinya diposisi Kania.

"Biasa aja kali. Emangnya kamu nggak kayak gitu" tanya Kania .

"Boro-boro di Kasih bunga. Dia aja nembaknya lewat pesan WhatsApp". Jawab Nanda sambil mengembuskan nafasnya Kasar.

"Hahahaha, tahun berapa ini masak ngungkapin perasaan lewat pesan nggak pakai surat cinta sekalian aja, hahah" Kania tertawa sambil mengoda Nanda.

"Reseee dehhh. Nggak lucu tau" ucap Nanda yang sedikit manyun karena di ejek Kania.

Kania yang tak berhenti menertawakan Nanda sampai-sampai perutnya pun agak sedikit krammm karena keasikan ketawa.

Tet..tet.tetttttt...

Bel pun berbunyi menandakan jam istirahat habis dan waktunya pelajaran jam berikutnya di mulai.

"Kamu mau masuk ke Kelas apa masih mau ketawa disini seperti orang gila" ajak Nanda yang masih sedikit kesal dengan Kania.

Kania pun masih ketawa jalan pun sedikit kesusahan karena perutnya masih kram karena menertawakan Nanda.

1
fleurlovin
Seperti mati lampu, ya author~ hariku tanpa kelanjutaaan ceritamu~
virshere ads
lanjut up trus thorr
Irma Purwanti
Thor, aku doain sehat terus ya, soalnya kalau othor gak sehat, aku bisa gak tidur mikirin cerita ini :(
Mba Cempluk
riko tolol juga ..gk ngerti lgi di jebak
Mba Cempluk
kpn bu dewi kena azap.biarkapok
fitria sulanjari
tunggu dan ikuti terus episode selanjutnya ya kak
booksand peonies
next kak semangat, di tunggu update nya☺️🙏
DazzledSweetie
aku enggak suka digantung thor!
girl gang goodies
Crazy up dong thor kali-kali! boleh ya! boloh dong!! yah kalau gak boleh jangan marah thor~ *ampun bang jago wkwkw
HotBabe
cerita yg bagus...gak banyak part nya tp jelas,singkat n feel nya dapet banget,aku lebih suka cerita yg gak terlalu banyak part nya,ini udah ok banget Thor..tapiii sayang like kok dikit yaaa...semangat terus Thor💪💪
fitria sulanjari: terima kasih. ikuti terus ya ceritanya. di like terus dong biar tambah banyak like nya😊
total 1 replies
Hustle Flyswat
Thor, i love you!! Aku mau bilang itu karena cerita ini moodbosterku banget!
fitria sulanjari: thanks you. ikuti terus ya ceritanya.
total 1 replies
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
fitria sulanjari: terima kasih. ikuti terus ya episode selanjutnya
total 1 replies
rowiethelabel
ceritany keren banget..............jadi baper hehehe. di tungu up selanjutnya SEMANGAT...
fitria sulanjari: makasih kak. tunggu episode selanjutnya ya..
total 1 replies
Penghargaan Pink
Aku mah anti mendua deh Thor! Aku di sini menunggumu~
fitria sulanjari: selalu tunggu terus ya. update selajutnya
total 1 replies
Widya Pertiwi
Kok ya aku digantung sih…? Lanjut ga thor?! Lanjut ya? Haha
margoandme
Iiiii ditunggu kelanjutannya! *baru kali ini aku ninggalin jejak nih uwuwuwu
Dewa Yunani
Makasih Thor udah buat cerita sebagus ini~
fitria sulanjari: selalu ikuti terus ya ceritanya😍
total 1 replies
Windy Miller
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
Mba Cempluk
kania km tuh udh gk mikir lgi.mlh pamitan ke kelas gk malu apa km hamil di luar nikh.dasar bodoh
Mba Cempluk
kania lama" bandel juga ntar juga hamil duluan deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!