Indonesia
NovelToon NovelToon
TERLANJUR MENCINTAI

TERLANJUR MENCINTAI

Status: tamat
Genre:Ketos / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:99.8k
Nilai: 5
Nama Author: MY Beautiful

Mengapa kita bertemu disaat yang tidak Tepat

Kisah berawal ketika Alana Clarissa memutuskan untuk Pindah ke sekolah baru untuk melupakan masa lalunya tiba-tiba ia bertemu dengan sosok sangat mirip dengan mantan kekasihnya itu yang bernama Devano Galan Dirgantara wakil ketua OSIS SMA Arwana yang sifatnya jauh berbeda dengan mantan kekasihnya itu

Mampukah Alana melupakan masa lalunya Atau justru Alana belum bisa melupakan kenangan bersama mantan kekasihnya itu ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MY Beautiful, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. SALAH PAHAM

Semenjak kejadian itu Alana malas masuk sekolah. Sudah tiga hari. Mungkin karena dia terlalu memikirkan hal itu dia jadi jatuh sakit Beberapa kali Devan mencoba menemuinya tapi Alana selalu menolak.

Kini Alana tengah berada di kamar seraya menatap langit-langit kamarnya. Dia meraih Ponselnya dan mulai membuka aplikasi Instagram miliknya. Meski sedang sangat kecewa, dia tetap melihat Insta Story yang dibuat oleh Devan yang bertuliskan: I am sorry, I hate me too.

Alana menarik napas sejenak untuk menenangkan Pikirannya. Dia masih terlalu kecewa.

Setelah tiga hari akhirnya Alana masuk sekolah Dia memasuki ruang OSIS menatap seluruh anggota yang sudah berkumpul. Dia menghampiri Satria yang berdiri di depan Pintu.

" Kak, saya mau ngomong," ujar Alana tegas.

Satria mengerutkan dahinya. " Kita enggak bisa cuma berdua ngomongnya, formatur saya Perlu tahu Termasuk Devan," ujar lelaki itu.

Alana hanya mengangguk.

Satria keluar kelas dan berteriak, " Den, Panggilin formatur Bilang aja disuruh Satria."

Tak lama, mereka datang dengan wajah bingung. Apalagi Devan Dia menatap Alana yang sudah berada di sana.

" Kenapa, Satria," tanya Devan sambil menatap Alana sekilas. Satria Pun menatap Alana dengan tegas.

" Saya mau keluar dari OSIS, Kak."

Kening Devan berkerut matanya membulat ke arah Alana.

" Kenapa " tanyanya tegas.

Alana hanya terdiam.

" Kalo cuma karena masalah Pribadi kamu sama salah satu anggota saya, kamu enggak bisa keluar seenaknya," tegas Satria

Alana menghela napas.

" Tapi, saya udah Pikirin tentang ini, Kak."

Satria berpikir sejenak. Sebenarnya, dia mengerti masalah mereka. Alana hanya salah Paham. Namun dia tak bisa menyudutkan Alana begitu saja. Itu malah akan makin membuat gadis itu mengira yang tidak-tidak.

" Oke, gini aja, deh. Saya enggak mengizinkan kamu keluar, tapi saya kasih waktu kamu buat vakum satu bulan. Tapi, kalo sebelum itu kamu mau aktif lagi, ya, enggak apa-apa," tegas Satria

Alana mengangguk.

" Saya mau kamu sama Devan ngomong berdua di sini," Satria kembali berkata kemudian mengajak yang lain untuk keluar.

Setelah semua anggota keluar ruangan menjadi hening. Devan menatap lekat wajah Alana.

" Kenapa " tanya lelaki itu

" Kenapa keluar ? Kenapa bawa-bawa OSIS?”

Alana tidak menjawab.

" Gue enggak ngerti mau lo gimana. Lo aja enggak ngomong ke gue masalahnya apa, lo cuma dateng terus nampar gue. Gue enggak marah, tapi kenapa lo harus bawa-bawa OSIS juga, sih ? Masalah lo sama gue, bukan sama OSIS,” tegas Devan

Alana hanya tertawa sinis. " Lo enggak usah munafik. Enggak usah seolah gue yang salah di sini."

" Gue enggak nyalahin lo. Lo anggap gue salah kan ? Tapi seenggaknya lo jelasin ke gue apa kesalahan gue."

Alana masih tidak menjawab.

Devan menggerakkan wajah Alana agar gadis itu menatapnya.

" Jawab," ucap Devan tegas. Alana tetap tidak menjawab.

" Jawab!” bentak Devan

" Lo menghilang di hari itu. Gue habis olahraga dan yang gue ingat temen gue ngasih minuman yang katanya dari lo Karena itu dari lo, gue Percaya dan gue minum aja Setelah gue minum itu, gue Pingsan. Terus, gue udah ada di suatu gudang dengan Posisi tubuh gue diikat. Di sana ada Vando dan kawan-kawannya, mereka berniat melakukan hal yang tidak senonoh. Dan, itu semua gara-gara lo!” Alana menunjuk wajah Devan dengan Penuh emosi.

Devan sontak bingung.

" Gue Punya video waktu lo nyuruh mereka. Di video itu lo bilang kalo lo benci gue dan nyuruh mereka buat ngelakuin itu. Setelah gue bisa keluar dari gudang itu, gue ketemu sama lo. Lo masih mau ngelak? Maksud lo apa?” tanya Alana gemetar.

Devan menggelengkan kepalanya.

" Lo salah Paham," tegasnya.

Alana tertawa sinis. " Salah apa,"

" Gue sama sekali enggak Pernah benci sama lo, Alana Dan waktu itu gue ada rapat forum OSIS."

Alana tertawa sinis.

" Terus, ini apa?” tanya Alana sambil menunjukkan video itu.

Devan mengerutkan dahinya. Sosok di video itu memang benar-benar seperti dirinya.

Apa mungkin itu dia ? Batin Devan bingung.

" itu bukan gue, Alana. Gue enggak Pernah benci sama lo. Kenapa juga gue harus benci sama lo," tanya Devan

Alana mendengus. " Lo munafik Devan "

" Kenapa gue harus celakain orang yang udah bikin hidup gue jadi lebih baik ? You're like my sister from another mother. Gue sayang sama lo, Alana."

Alana menatap Devan intens tertegun sejenak dengan kata-kata yang diucapkan Devan

Namun, tetap saja, di dalam hati, Alana masih tak Percaya dan kecewa.

" Pembohong " Dia menatap Devan tajam.

" Itu bukan gue.”

" Kalo bukan lo, terus siapa, Devan," Alana menajamkan tatapannya lalu beranjak dari kursinya dan Pergi meninggalkan Devan sendiri di sana.

Devan Pasrah setelah melihat gadis itu keluar dari ruangan. Dia terus berpikir siapa dalang di balik semua ini ? Lalu untuk apa dia melakukannya ?

...••••••...

Alana melangkah keluar dari ruangan itu kemudian duduk di bangku taman sekolah.

" Kenapa gue harus celakain orang yang udah bikin hidup gue jadi lebih baik ? You're like my sister from another mother. Gue sayang sama Io, Alana.”

Alana menghela napas berat, memejamkan matanya. Bayangan tentang Devan terus menghantuinya. Alana tak mau membencinya dia tak ingin jauh dari lelaki itu. Namun, kalau memang betul Devan Pelakunya masih Pantaskah dia mengharapkan Devan ? Air matanya mengalir deras.

Tak lama, muncul sosok lucu yang memakai kostum beruang dan menghampiri Alana. Sosok itu membawa buket bunga mawar Putih dan beberapa cokelat.

Alana bingung. " Kakak jangan nangis,” ujarnya seraya menggerakkan tangannya. Alana sontak tertawa.

" Kakak kenapa?” tanya sosok itu lagi. Alana hanya tersenyum.

" Kakak jangan senyum, nanti aku suka. Aku, kan, masih kecil," lanjutnya, membuat Alana tertawa lagi.

" Kamu siapa ? Lucu banget, sih." Alana memegang Pipi kostum beruang tersebut.

Beruang tersebut bergerak-gerak." Kakak ketawanya juga lucu."

" Kamu lebih lucu."

" Aku seneng, deh, lihat Kakak ketawa, enggak sedih lagi,” ujar si beruang seraya melambaikan tangannya.

" iya, enggak kayak dia." Alana menundukkan kepalanya lagi dan mendengus.

Matanya kembali berkaca-kaca. " Kakak jangan sedih lagi." Beruang itu mengelus Punggung Alana. Alana Pun tertawa.

" Kamu siapa " tanya Alana lembut. Beruang itu hanya menggeleng.

" Aku boleh buka?” tanya Alana lagi. Beruang itu mengangguk.

" Tapi, Kakak terima dulu bunga sama cokelatnya," jawab beruang itu.

" Makasih, ya," ujar Alana sambil menerima bunga dan cokelat itu.

" Nanti dimakan, ya, Kak, biar tambah gendut.” Alana mengerutkan dahinya sejenak lalu tergelak.

" Heh " dia memukul lengan beruang itu. " Aku buka, ya?

" Satu ... dua ... tiga. " Dia Pun membuka kepala beruang tersebut.

Setelah terbuka, raut wajah Alana langsung berubah. Seakan tak senang dan ada yang janggal.

" Darren " ujar Alana bingung.

" Maaf, ya, aku enggak berniat apa-apa, kok. Aku cuma ngelihat kayaknya akhir-akhir ini kamu sedih terus," ujar Darren lalu duduk di samping Alana.

Alana mengangguk Pelan. " Enggak apa-apa,"

" Tapi, kamu lagi kenapa-kenapa, Alana." Darren menatap Alana tajam.

Alana hanya tertawa terpaksa.

" Aku enggak suka lihat kamu sedih." Darren menggenggam tangan Alea.

" Aku tahu, aku sering bikin kamu sedih, aku tahu aku salah. Aku enggak minta kita balik lagi, aku tahu aku udah enggak Pantes buat kamu Tapi, aku minta, cari orang yang bisa bikin kamu ketawa terus, ya. Jangan bikin kamu sedih gini," ujar Darren

" Aku rela kamu sama orang lain, tapi dengan syarat kamu harus bahagia.”

Darren menatap Alana serius.

Jantung Alana tak lagi berdebar saat menatap lelaki itu.

" ini urusan gue, Darren,"

" Alana aku sayang kamu dan aku harus Pastiin kamu bahagia." Darren menggenggam tangan Alana semakin erat.

" Gue enggak apa-apa,"

" Jangan sedih atau aku abisin orang yang buat kamu sedih."

" Darren jangan macem-macem." Alana mulai malas menanggapi Darren

" Aku enggak macem-macem, aku cuma mau lihat kamu bahagia aja. Salah?" tanya Darren

Alana menghela napas.

" Aku selalu sayang kamu Alana," Darren kembali menarik lengan Alana.

Alana jadi bingung. Dulu ketika dia sedang sedih karena Darren, tiba-tiba Devan datang. Dan sekarang malah berbalik ? Semuanya malah terasa janggal bagi Alana

" Pil never let you down, Alana," Darren mengelus lembut rambut gadis itu.

Di seberang sana, ada sosok yang memperhatikan mereka Devan.

" Kenapa dia di sini ? Kenapa gue enggak tahu dia di sini ? Salah gue apa, sih, Darren," suara Devan melemah. Dia merasa sangat emosi tapi mencoba untuk meredamnya. Dia akan menemui Darren tapi nanti setelah Alana Pulang.

...•••••••...

1
falea sezi
klo suka uda dr awal. putusin reva halah cwok munafik si devan ini tak ada rotan akar pun jadi hadeh
falea sezi
bodoh aja alana lu cm di jadiin cadangana devan saat jalang reva selingkuh bodoh bgt lu mau jd pcrnya jangan bego
falea sezi
mampus lo devan makan tuh reva jalang/Curse/
falea sezi
kapok lo van alana jangan mau ma devan cwok goblok
falea sezi
daren jahat
Cinta
jangan lama-lama Thor updatenya aku tungguin 😘
Cinta
jangan lama-lama Thor updatenya aku tungguin
Cinta
next Thor
Anonim
jangan lama-lama Thor updatenya aku tungguin aja
Anonim
Next Thor
Via
lanjut Thor
Via
next Thor jangan lama-lama Thor updatenya aku tungguin
Ria
next Thor
Anonim
jangan lama-lama Thor updatenya aku tungguin
Anonim
next Thor
Harid
jangan lama-lama Thor updatenya aku
Harid
next Thor jangan lama-lama Thor updatenya aku tungguin
Anonim
next Thor
Anonim
next Thor jangan lama-lama Thor updatenya aku tungguin
Anonim
next Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!