Indonesia
NovelToon NovelToon
Dikira Miskin Oleh Tetangga Julid

Dikira Miskin Oleh Tetangga Julid

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Percintaan Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:67.9k
Nilai: 5
Nama Author: elinazy

Dara tinggal bersama Fira di sebuah desa. Kakak beradik itu mengontrak karena hanya tinggal sementara dengan tujuan untuk melanjutkan sekolah Fira pada jenjang SMA. beberapa tetangga tidak menyukai hingga selalu menghina serta menggangu mereka yang dianggap miskin. Padahal kenyataan nya, mereka adalah orang kaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elinazy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

"Nah akhirnya yang ditunggu datang juga, itu Dara sama Fira udah kembali" Ujar Gita menunjukkan jari telunjuk nya ke arah motor yang sedang mendekat.

Brakk..

Puspa memukulkan kayu ke depan motor Dara yang baru berhenti hingga meretakkan bagian depan motor.

"Kenapa bu Puspa bertindak anarkis seperti ini? " Ujar Dara terkejut dengan tindakan Puspa.

Saat Puspa akan melayangkan kayu itu ke arah Dara. Tangan nya digenggam Fira hingga Puspa merintih kesakitan.

"Kalau bu Puspa berani menyakiti kakak saya, maka saya gak akan tinggal diam" Fira merebut kayu itu hingga mengacungkan nya di depan wajah Puspa.

Gita dan Hesti saling bertatapan melihat tingkah Fira yang mengerikan. Dia bahkan berani melawan Puspa yang usia nya separuh dari usia Fira.

"Jangan berani macam macam sama ibu saya atau kamu mau dilaporin ke polisi? " Balas Luna tidak terima.

"Sebelum kamu laporin saya ke polisi, maka kamu akan masuk ke penjara lebih dulu"

Mereka terdiam sejenak hingga akhirnya Dara angkat suara.

"Saya minta ganti rugi perbaikan motor yang rusak akibat pukulan kayu dari bu Puspa" Ujar Dara.

"Usir aja dia dari kontrakan ibu" Ujar Luna berharap dituruti oleh Puspa.

"Tentu, saya juga gak akan sudi membiarkan kontrakan saya ditinggali oleh dua perempuan berhati busuk" Balas Puspa menatap jijik ke arah Dara dan Fira.

"Coba saja usir kalau berani! " Dara menggandeng tangan Fira untuk masuk ke dalam rumah lalu mengunci pintu nya. Ia tidak ingin menanggapi orang yang akan panjang lebar terus membuat keributan.

"Hai pencuri ponsel anak saya, buka pintu nya. Kamu pikir ini rumah kamu hah? Dasar gak tahu diri! Keluar dari rumah saya dan kembalikan juga ponsel Luna" Teriak Puspa menggedor pintu.

Dara meredam teriakan Puspa dengan mengeraskan suara TV hingga terdengar sampai keluar rumah.

"Gimana kalau motor kita makin di rusak sama mereka mbak? " Ujar Fira panik karena motor nya berada di luar dengan orang yang terbakar emosi.

"Jangan dipikirin, kalau mau tinggal beli lagi aja" Balas Dara sambil mengintip ke arah luar saat sudah tidak terdengar suara apapun.

Kekhawatiran Fira benar jika Puspa malah terus memukul motor nya dengan kayu itu. Dara tersenyum menyeringai melihat perilaku mereka yang langsung bisa dibalas oleh nya.

"Kamu udah pindahkan semua data yang ada di ponsel Luna ke ponsel baru kamu kan? " Ujar Dara sebelum bersiap untuk keluar rumah.

"Udah mbak, bahkan kartu nya juga aku taruh di ponsel saya. Jadi kalau ada pesan ataupun telepon masuk, kita bisa tahu dan berpura pura menjadi Luna" Balas Fira bersemangat.

Dara mengambil ponsel Luna yang sudah tidak ada data apapun lagi. Ia membuka pintu lalu mengangkat ponsel setinggi tangan nya dengan senyuman penuh arti.

"Ini yang kalian mau? " Ujar Dara.

"Ambil ponsel itu buk" Luna menarik baju Puspa agar segera menghentikan aktivitas nya yang memukul motor Dara.

Saat Puspa berusaha meraih ponsel. Dara menjatuhkan nya di tanah lalu Fira mengambil kayu yang tergeletak di dekat motor untuk memukulkan nya ke ponsel Luna.

"Berhenti! Jangan rusak ponsel saya! " Luna berteriak namun tidak berani maju karena pukulan keras dari Fira yang membabi buta.

Puspa mengepalkan tangan untuk bersiap memukul Fira namun ia kalah gesit karena Fira justru langsung memukul tangan nya dengan kayu itu.

"Arghh, sakit sekali. Dasar kurang ajar! " Puspa meringis kesakitan memegangi tangan nya yang dipukul sampai berdarah.

Dara dan Fira kembali masuk ke dalam rumah. Fira sempat memukul bagian kaca depan rumah hingga pecahan nya terlempar ke arah Gita dan Hesti yang berdiri tidak jauh.

"Kalau ada yang berani mengusik hidup saya, orang itu akan tahu akibat nya! " Gertak Fira.

Luna mengangkat tubuh Puspa yang tergeletak tidak berdaya di bawah. Mereka pulang dengan tangisan karena malah dikalahkan oleh Fira. Luna menatap ponsel nya yang sudah hancur dengan air mata yang sudah membasahi pipi.

"Saya tidur di rumah mbak Gita aja ya, takut banget lihat mereka yang seperti orang kesurupan" Ujar Hesti merinding.

"Ssttt, jangan ngomong begitu. Nanti kalau mereka dengar, bisa habis kamu" Gita berlari menuju ke rumah nya diikuti oleh Hesti yang ikut masuk ke dalam.

***

"Saya ke sekolah naik apa mbak kalau motor nya rusak begini? " Ujar Fira yang sudah siap berangkat sambil menatap motor yang sudah rusak.

"Tunggu ya, mbak mau minjem motor suami nya mbak Gita" Dara berjalan mengetuk pintu rumah Gita.

"Eh Dara, ada apa nih datang ke rumah saya? " Ujar Gita tersenyum dengan terpaksa karena masih takut dengan amukan Dara dan Fira semalam. Ia juga melihat Fira yang berdiri menatap tajam ke arah nya.

"Mau pinjam motor sebentar buat nganter Fira ke sekolah, boleh mbak? " Balas Dara langsung ke inti nya.

Gita langsung memberikan kunci motor kepada Dara. Ia berpesan agar jangan terlalu lama karena suami nya juga harus segera berangkat kerja.

"Kalau sudah begini kan repot Fir, mau kemana mana jadi sudah" Ujar Hesti yang baru keluar untuk berangkat kerja. Ia biasa diantar oleh suami Gita tetapi sekarang justru motor nya dipinjam oleh Dara.

Setelah mengantarkan Fira ke sekolah, Dara mampir sebentar untuk membeli motor baru yang akan langsung dikirim nanti siang. Ia langsung pulang dan mengembalikan kunci motor. Sambil menunggu motor baru nya datang, ia duduk santai di depan rumah karena tidak ada niatan untuk pergi kemanapun.

"Motor kamu gak dibenerin Dar? " Ujar Gita mendekat duduk di sebelah Dara. Ia penasaran dengan kelanjutan motor yang rusak itu.

"Saya udah beli motor baru mbak, lagian itu motor kalau udah remuk malah nambah biaya banyak" Balas Dara tanpa melihat ke arah Gita.

Mereka berdua malah duduk melamun menikmati hawa sejuk dari semilir nya angin saat siang hari. Tiba tiba mereka dikejutkan oleh kedatangan Puspa.

"Ehem, dua orang miskin lagi mikirin biaya hidup ke depan nih" Ujar Puspa tidak ada kapok nya menganggu Dara.

"Bu Puspa mau ngapain kesini? " Tanya Gita karena Dara hanya diam saja tidak menanggapi.

"Saya mau usir Dara dari kontrakan saya, sekalian mau minta ganti rugi ponsel yang sudah dirusak"

Perkataan bu Puspa terhenti saat sebuah motor baru datang dan langsung diturunkan di depan kontrakan.

"Ini motor nya bu Dara" Ujar karyawan pengirim motor.

"Terima kasih pak, tiga puluh juta sudah saya bayar lunas ya? Ini uang tips karena sudah mengantarkan motor saya dengan tepat waktu" Dara memberikan uang tiga ratus ribu.

1
Farida Aj
payah ga ada klanjutanx
Farida Aj
ayo lanjut author lama banget lnjutx
Rio Ferdinan
lanjuttt
Memed Adrianto
ah ceritsa nya tllu lebay masa ada orng numpang belagu spti bos
Nuni
Luar biasa
Sulfia Nuriawati
kampung primitif isinya org² toxic srmua, hrs ada gebrakan yg berani biar g jd kebiasaan, hrsnya ada tokoh masyarakat yg menegur
Maya Lestari
nahh gitu dong, sesekali tegas sama orang yg gk punya otak!!
Budy Firmansyah
novel tolol....punya uang mau aj ditindas...baik hati sih oke....tolol ya gak lahhh..../Awkward//Awkward//Awkward/
Nor Azlin
kenapa harus di sembunyikan identitasnya juga kali yah ...bukan nya bagus yah ngontrak juga di DResto kan cari aman kerana di lingkungan Dara tinggal aja bisa2 hutang uwang sama kamu yah ...biar semuanya terungkap agar tidak ada lagi manusia2 yang suka ngutang aja dari membayar nya ...itu si hesti keluarga nya juga masih punya tapi masih aja tinggal dengan Dara sama Fira yah udah itu semuanya memerintah agar menyediakan makan minum semuanya mereka yang tanggung ...sanggup mau direndahkan selalu ...aku tau kamu mau menyembunyikan indentitas nya juga sih tapi jangan adik mu itu jadi sasaran orang jahat lho...lanjutkan thor
Nor Azlin
udah tau tetangga nya kayak gitu masih aja pagar rumah nya dibuka gitu aja...lain kali kunci aja deh biar aman tidak repot2 sama orang kayak Gitu itu ...percuma aja berdebat sama mereka yang kamu perlu buat jangan pedulikan mereka udah habis cerita ...lanjutkan thor
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Suratno
👍💪
Elli Junaida
seru
Murni Dewita
👣
diana putri
kenapa cuma separo separo gak ada kelanjutane
Yurniati
tetap semangat terus update nya thorr
Yurniati
tulah dara tak dengar saran papa nya orang yang dipilih malah menusuk dari belakang,,,,
Yurniati
tetap semangat terus update nya thorr
Yurniati
double update thorr
elinazy: Siap💖
total 1 replies
Yurniati
tetap semangat terus update nya thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!