Indonesia
NovelToon NovelToon
ELMIZAAJ (SUASANA HATI)

ELMIZAAJ (SUASANA HATI)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / TimeTravel / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:52.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Natisha

Oja adalah gadis yatim piatu yang diangkat menjadi anak oleh seorang pengusaha kaya dari golongan bangsawan Arab Saudi yang menetap di Indonesia.

Hidupnya lantas berubah penuh kecukupan dan kemewahan. Namun, bagaimana jika Oja bertemu Ayyub Al Muthahar? Adik ayah angkatnya yang ternyata pelan-pelan memberi warna berbeda untuk Oja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Natisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Nayef memarkirkan mobilnya di pelataran parkir apartemennya. Pemuda itu membuka sabuk pengamannya terlebih dahulu, lantas menoleh ke samping melihat Oja yang tengah tertidur.

Jam sudah menunjukkan pukul sebelas lewat. Pantas saja gadis di sebelahnya tertidur pulas. Pelan, Nayef merapikan sejumput rambut yang menutup wajah Oja. Nayef memerhatikan wajah itu yang tengah pulas itu. Bahkan, di saat tengah tertidur pun gadis itu sangat cantik.

Nayef jadi berpikir ada yang salah dengan Ayyub Al Muthahar hingga memilih gadis lain daripada tunangannya sendiri.

Setelah cukup lama memandangi, Nayef lantas mengangkat tubuh Oja untuk digendong masuk ke dalam apartemennya.

Tubuh itu terasa pas di dalam gendongan Nayef. Tidak sulit untuk Nayef membawa Oja menyusuri pelataran apartemen yang cukup luas dan menghilang di belokan untuk masuk ke dalam lift yang akan membawa mereka ke lantai tiga.

Ketika lift berdenting, Nayef berjalan keluar. Dia menekan bel beberapa kali, tetapi pintu apartemennya tidak juga terbuka.

Pada akhrinya Nayef harus menekan pin apartemennya dengan susah payah, lalu masuk ke dalam dan mendapati suasana yang sepi. Kemudian Nayef berjalan ke arah kamar Oja dam membaringkan Oja di tempat tidurnya.

Oja menggeliat, lantas kembali meringkuk dan tertidur pulas. Sekali lagi, Nayef menghabiskan waktu beberapa saat untuk menatap Oja yang tengah terlelap.

Putri Faatin dan Sayed ternyata belum pulang, atau mereka tidak pulang. Nayef mengecek ponselnya. Ada satu panggilan dari Sayed yang tidak sempat diangkatnya.

Keluar kamar, Nayef mengetuk tanda panggil untuk kontak Sayed.

Panggilan tidak tersambung.

Nayef berjalan ke kamarnya sendiri, lantas merebahkan badan.

---ELMIZAAJ---

"Pusing?" tanya Nayef ketika Oja menghampirinya dengan memegang kepala.

Pemuda itu memerhatikan Oja dari balik pantry. Tangannya tengah mengolesi roti panggang dengan selai. Dua cangkir café au lait panas sudah mengepulkan asap di depannya.

Oja menggeleng. "Aku ketiduran, ya? Trus gimana caranya bisa ada di kamar?" tanya Oja. Dia sudah duduk di atas kursi. Tangannya menopang dagu dan memerhatikan Nayef.

Nayef jadi berdehem salah tingkah dipandangi seperti itu.

"Melayang." Pemuda itu berbalik untuk mengeluarkan satu potong roti lagi daro dalam pemanggang dan kembali mengoles dengan selai.

Oja mencebikkan bibir. "Diangkat hantu," katanya bergidik.

Nayed hampir saja tersedak ludahnya sendiri. Gadis itu menyebutnya hantu?

Sekarang tahun berapa memang? Sampai masih ada yang percaya dengan hantu.

Oja yang tampak lebih tertarik dengan roti di depannya langsung menyantapnya, mengabaikan pandangan Nayef.

"Enak?" tanya Nayef akhirnya setelah beberapa saat berlalu.

Gadis itu mengangguk cepat. "Apa sudah ada yang pernah bilang, kalau kau pantas dari koki."

Nayef tertawa.

Oja menyesap café au lait-nya pelan. "Nikmat," katanya menyeringai.

Nayef tidak bisa lagi menahan diri melihat ekpresi Oja. Diacaknya rambut gadis itu dengan gemas.

Oja mencebikkan bibir. Kemudian merapikan rambutnya dengan jemarinya. Lantas kembali menyesap kopinya.

"Putri Faatin menginap di Mansion Sayed," kata Nayef memberi tahu.

Oja mengangguk. "Aku sudah membaca chatnya."

"Jadi, ke mana lagi kita hari ini?" tanya Nayef.

"Terserah. Kau guidenya." Oja tersenyum manis kepada Nayef.

Pemuda itu meraba sesuatu di dalam dadanya yang berdebar kencang ketika melihat senyum Oja.

Nayef masih memandangi Oja. Terlintas pikiran aneh di kepala Nayef. Ada perasaan semacam ingin membebaskan Oja dari pertunangan itu. Setidaknya, setatusnya akan lebih jelas jika pertunangan itu batal. Kemudian dia bisa memberitahu perasaannya pada gadis cantik di hadapannya ini.

Nayef menghembuskan napas. Mulai saat ini, dia tidak akan lagi menyembunyikan keberadaan Oja dan Putri Faatin.

---Elmizaaj---

"Pada akhirnya memang seperti ini," kata Putri Yara bersimpuh di sebuah makam bertuliskan nama Putri Yecenia.

Matanya yang basah dan tampak sembab.

"Aku pikir aku nggak akan pernah bisa menghapusmu dari hidupnya. Aku pikir cuma kau yang dia cintai selamanya." Putri Yara tertawa.

"Kau tau, aku tidak pernah bisa menang melawan kenanganmu." Dielusnya kepala nisan dengan lembut.

"Gadis itu yang mampu membuatnya lupa atas kenangan kalian," kata Putri Yara tersenyum kecut. "Sekarang aku harus bagaimana?"

Putri Yara teringat bagaimana Ayyub ketika pemuda itu usai menerima telepon dari Ibnu Saud Al Muthahar. Respon yang tidak pernah disangka-sangka oleh Putri Yara.

Pemuda itu membanting ponselnya. Mengacak rambut dan membatalkan pernikahan mereka.

Miris? Tentu saja.

---ELMIZAAJ---

Ayyub sedang berada dalam pesawat yang akan berangkat dengan penerbangan menuju bandara Paris Charles-de-Gaulle pagi ini.

Setelah Jevan mendapatkan informasi bahwa Oja dan Putri Yara melakukan penerbadang ke Paris tadi malam. Meski belum benar-benar tahu di mana kedua gadis itu tinggal, Ayyub memilih untuk secepat mungkin menyusul.

Dia berulang kali menggertakkan gigi. Ada perasaan marah dan bersalah yang bercampur menjadi satu. Dia bahkan meminum obat lebih sering untuk mengontrol suasana hatinya.

Jevan telah menyiapkan segalanya selama mereka di sana. Apartemen sementara dan beberapa keperluan lainnya. Meski merasa sedikit kerepotan, tetapi semua selesai secepatnya karena nama belakang Al Muthahar mempermudah semuanya.

Ayyub masih memikirkan apa yang akan dia lakukan kepada Oja jika dia bertemu gadis itu ketika Jevan berbisik sesuatu yang membuatnya membulatkan mata seketika.

Dia tersenyum. Tidak menyangka akan bertemu gadis itu sebentar lagi. Setidaknya sekitar dua puluh jam lagi. Dia berterimakasih kepada Jevan dan berjanji akan memberi bonus untuk pelayan pribadi yang selalu bisa diandalkannya itu.

Pukul lima dini hari Ayyub sudah berada di dalam apartemen sementaranya. Dia harus merebahkan badan sebentar untuk mengumpulkan stamina. Setidaknya sampai matahari terbit.

Dia sudah menyimpan alamat yang diberikan Jevan dan berniat akan menghampiri dua gadis itu sendiri. Menarik keduanya pulang dan memberi pelajaran.

Ayyub memejamkan matanya.

---Elmizaaj---

Oja dan Nayef tengah berada di dalam mobil yang akan membawa mereka ke Mansion Sayed. Putri Faatin baru saja menelepon dan mengatakam ingin ikut jalan-jalan bersama Oja dan Nayef, karena Sayed sudah kembali bekerja dengan segala kesibukannya.

Butuh waktu setengah jam lebih sampai mobil berhenti tepat di depan gerbang. Penjaga pintu langsung membuka ketika melihat mobil Nayef.

"Monsieur* Nayef," panggil pengawal menunduk memberi hormat ketika Nayef membuka kaca jendela mobil.

Nayef mengangkat wajah.

"Ada tamu di dalam," katanya memberitahu.

"Siapa?" tanya Nayef.

"Monsieur Ayyub Al Muthahar."

Oja dan Nayef sama-sama terkejut.

*tuan

Note:

Saya minta maaf kepada semua pembaca yang masih menunggu slow update cerita ini. Saya sebenarnya menulis ini dengan sedikit kesulitan, karena agaknya saya mulai memikirkan untuk mengubah alur cerita ini.

Pada awalnya saya berniat menciptakan tokoh Ayyub dengan segala kewenangan seorang Bangsawa. Namun, makin ke sini saya jadi jatuh cinya dan menyukai tokoh Nayef.

Jujur saja, saya sudah menulis bab ini lebih dari lima kali hanya untuk dihapus kembali. Saya tidak tega membuat tokoh Nayef patah hati, tapi juga tidak ingin membunuh karakter Ayyub. Jadi, saya memutuskan untuk bertanya kepada reader, kalian tim Ayyub atau Nayef?

Bab selanjutnya terserah kalian.

Salam sayang, Natisha.

1
𝒜⃟🍏⋆𝖑𝖊𝖊࿐
next kak🤧🤧
Siska Malesi
ini cerita nya dah selesai kah kak Nat🙏
Triwahyuni Triwahyuni: lanjutin dong kak
total 2 replies
Ratna Sari
bagus nya happy end thor,biar yang baca ikutan happy 💝💝
Ratna Sari
akhirnya up lagi thor 💝
Sigeh Lestariningsih
happy ending donk thor.. jangan yang sad..
Nawangsih Awang
lanjut
Siska Malesi
happy end kak nat🙏🙏😘
Jung Lissa
tiap bka novel aku ngecek terus, setelah brbulan eh kaget udah 28 ajha
Siska Malesi
ada masalah apa y Thor Oja ma kluarga
Weli Ani
up nya jangan lama2thor
Siska Malesi
akhirnya mereka bersatu.. senang nya,😘😘😘
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Wildan Syamirkhan
kutunggu up mu tor
Sigeh Lestariningsih
aaahhh akhirnya up juga.. makasih thor.. tetep semangat buat nulis.. 💪💪
Siska Malesi
Ayub knp nikah m Oja ngelindungi Oja dari apa ya Thor..ah semakin penasaran🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!