Indonesia
NovelToon NovelToon
KERAMAT RUMAH PENGANTIN

KERAMAT RUMAH PENGANTIN

Status: tamat
Genre:Spiritual / Kumpulan Cerita Horror / Mata Batin / Horor / Tamat
Popularitas:21k
Nilai: 5
Nama Author: adelita

Aurelia jenuh setiap hari harus melakukan pekerjaan nonstop di perusahaan tempatnya bekerja karena begitu jenuh dan capek Aurelia mengajukan cuti Selama 3 bulan kedepan dengan hasutan nya kepada sang sahabat untuk ikut dengan nya berlibur

Aurelia dan Diana akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan kota J untuk mencari suasana baru dan sebagai tempat healing. Memilih sebuah desa sebagai tempat tinggal bersama sahabat nya

Hari pertama tinggal disana Aurelia dan Diana merasa aura yang berbeda banyak sekali kejadian yang janggal hingga suatu malam sosok itu memilih Aurelia sebagai objeknya.

Hingga Sesuatu yang tak kasat mata merenggut kesuciannya malam itu puncaknya Aurelia dan Diana baru mengetahui ternyata rumah itu adalah " rumah keramat pengantin" seorang pengantin yang bunuh diri berniat membalaskan dendam dengan mencari pengantin pengganti

bagaimana kisah selanjutnya apa yang akan terjadi kedepannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adelita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 15

Ketika dalam perjalanan menuju rumah Lina, keduanya dikejutkan dengan kehadiran gadis bernama Lina itu yang muncul secara tiba-tiba dari dalam hutan. Aurelia sampai bergidik ngeri melihat penampilan Lina persis seperti hantu kehadiran nya sungguh tidak terduga sama sekali.

" sudah aku katakan, cari yang berhubungan erat dengan hantu itu lalu bakar, hidupmu tergantung dengan usahamu sendiri" ucap Lina

Aurelia nampak kebingungan apa maksudnya?

" apa yang berhubungan dengan hantu itu? aku tidak mengerti " ucap Aurelia frustasi 

" kamu tahu persis apa yang berhubungan dengan hantu itu cepatlah bakar sebelum terlambat" ucap nya 

" apa maksudnya" ucap Aurelia tampak semakin frustasi 

Lina menyeringai tatapan mata gadis itu nampak sinis,seolah Lina diliputi oleh kekuatan ghaib ketika gadis itu pergi Aurelia atau pak Jehan terdiam dan terpaku ditempatnya.

ketikan Lina menghilang berulah mereka tersadar wajah Aurelia semakin memucat nyawanya seolah berada diujung tanduk dalam pikiran cantiknya ia masih berusaha keras untuk mengingat lagi

apa yang berhubungan erat dengan arwah gentayangan itu?

...✿ ✿ ✿ ✿...

Aurelia kembali masuk kedalam rumahnya dipikirannya hanya satu ia harus menemukan benda apa yang berhubungan erat dengan makhluk itu 

ini sungguh teka-teki yang rumit Aurelia memukul-mukul kepalanya otak bodohnya sangat susah untuk berpikir waktu Aurelia banyak dihabiskan dengan mondar-mandir tak karuan sampai akhirnya gadis itu kelelahan tanpa peduli ia berada dimana Aurelia merebahkan tubuh lelahnya di atas sofa ruang tengah, kalau ada apa-apa ia dengan mudah bisa pergi ketimbang harus beristirahat di kamarnya yang berada dilantai 2.

malam sebentar lagi akan menjemput sang surya Aurelia mengerjapkan kedua matanya tidurnya  tergganggu saat ada yang menggedor pintu rumahnya dengan keras. Aurelia  berdecak kesal beranjak dari tidurnya menuju ke ruang tamu.

klik...

Aurelia terkejut melihat seseorang berdiri di depan pintu rumahnya tengah malam

" Syifa ?? kamu ngapain jam segini kerumah aku " gertak Aurelia kesal mengusir temannya yang satu ini 

dia tidak ingin temannya terlibat kedalam masalah teror ini lagi cukup kedua temannya aja yang mati.

" aku udah telepon kamu, kamu gak ada angkat sama sekali aku mau kasih tahu masalah mimpi ku " ucap Syifa 

" kamu bisa kasih tahu aku lewat telepon kan bisa ? kamu gak perlu kesini " kesal Aurelia 

" aku gak bisa ini penting banget , aku mimpi ada cewek yang datang kedalam mimpi gue terus dia bilang suruh lo bakar sebuah lukisan" jelas Syifa 

" tapi masalahnya disini lukisannya banyak banget enggak cuman satu Syifa " ungkap Aurelia 

" coba kamu pikir-pikir sekiranya ada lukisan yang mencurigakan gitu yang dimaksud dalam mimpi ku " tanya Syifa 

Aurelia meremas rambutnya lama ia berpikir hingga ia teringat dengan foto pria tampan yang waktu itu.foto besar yang dibalik pintu kamar pengantin itu saat ia dan Gibran bersih-bersih kamar.

"aku baru ingat sekarang lukisan nya,  tapi kamu lihat gak gimana wujud perempuan itu ? " tanya Aurelia mulai gelisah

" aku gak lihat mukanya aku cuman lihat dia pakai kebaya gitu sama rok batik doang dari suaranya kelihatan masih muda tapi kamu ingatkan cewek yang kita temuin di depan masuk gang? itu sudah dia " jelas Syifa 

" mending kamu pulang sekarang ada hal yang harus ku urus" ucap Aurelia 

" enggak, gue harus temani lo buat bakar lukisan itu sekarang juga , gue gak mau lo sampai terjadi apa-apa walaupun gue gak tahu apa maksud semua ini" ucap Syifa tetap kekeh

" Syifa lo harus dengarkan aku , aku ngelakuin semua itu untuk keselamatan mu juga , kamu harus tahu itu " ucap Aurelia 

" aku gak perduli , aku harus ikut kamu masuk kedalam " ucap Syifa geram memberontak masuk kedalam rumah Aurelia 

...✿ ✿ ✿ ✿...

setelah usaha kerasnya sia-sia mengusir Syifa dari kediaman nya akhirnya Aurelia menyerah dan memutuskan untuk mencari lukisan itu bersama-sama.

ting....

mereka buru-buru keluar dari dalam lift dengan Aurelia berada di depan dan Syifa mengikuti kemana arah tujuan mereka saat ini.

" jujur aku belum pernah sampai ke lantai 3 rumah lo. dan ini sangat menyeramkan dari rumah biasanya" celetuk Syifa menatap ke sekeliling arahnya

tanpa banyak bertanya syifa memahami situasi sekarang pasti Aurelia tidak akan mau menjawab semua teka-teki yang berada didalam otak kecilnya.

KLIK...

KRETT...

KLIK...

" OH MY GOD " gumam Syifa saat lampu nya dinyalakan

tampak sekeliling penuh dengan barang-barang mewah dan perabotan bekas lainnya sayangnya tampak dipenuhi debu-debu halus dan sarang laba-laba di setiap jengkalnya.

tampak Aurelia berjalan mendekat kesebuah barang yang ditutupi dengan sebuah kain besar berwarna putih dengan beberapa tarikan akhirnya kain itu terlepas dan menampakan sebuah lukisan lelaki tampan didalamnya dengan pakaian tuxedo.

" wah gila bagus banget lukisan nya " gumam syifa menatap takjub

" kamu benar sangat menakjubkan dan juga sangat lah mengerikan" ucap Aurelia terkekeh pelan

" tunggu jadi yang dimaksud dengan lukisan itu , lukisannya yang ini? " tanya syifa tidak percaya

Aurelia menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan Syifa

" gila....!!! aku gak nyangka banget memang tampan tapi tidak dengan hatinya setelah mati pun tetap masih gentayangan " gurau syifa tertawa receh

" sekarang kita bawa lukisan ini ke taman " ucap Aurelia

mereka pun membawa lukisan pria itu dengan perlahan dan sesekali menatap kearah sekitar takut terjadi apa-apa terhadap mereka nantinya.

TING...

pintu lift lantai 2 terbuka, Aurelia lupa ia meninggalkan korek api nya di dalam kamar dengan tergesa-gesa Aurelia segera mengambilnya dan kembali lagi saat akan turun ke lantai 1 lift tiba-tiba berhenti mesinnya mati seketika.

tentu saja aurelia tahu siapa pelakunya

" loh kenapa ini rel ? " tanya Syifa panik

KRETT...

pintu lift terbuka secara paksa

" aku tidak akan membiarkan kalian membakar lukisan itu sebelum aku membawa pasangan pengantin ku" ucap seorang lelaki dari balik pintu lift menatap tajam kearah syifa dan Aurelia

" hahahaha... aku tidak sudi menjadi pengantin mu, kau hanyalah arwah gentayangan " ucap sengit Aurelia menatap sinis

tangan milik Arsenio dengan keadaan daging dan kulitnya yang terkelupas memperlihatkan bagian tulangnya terulur dengan cepat mencekik leher Aurelia

tujuannya memang membuat gadis itu mati baru arwahnya bisa ia jadikan sebagai pasangan pengantinnya.

" aku akan membunuhmu dan menjadikan mu pengantin setiaku" desis Arsenio

bau daging yang terbakar menguar dari tubuh Arsenio mengingatkan Aurelia kalau sebelumnya Arsenio meninggal dengan keadaan membakar dirinya sendiri

Syifa terbatuk-batuk hingga memuntahkan darah dari mulutnya saat akan menyelamatkan Aurelia yang dicekik oleh hantu jahanam itu seakan tubuhnya tertarik dari alam lain dan energinya bertabrakan membuat pertahanan tubuh syifa tidak mampu.

gadis itu merintih terjatuh kelantai marmer yang berwarna putih polos karena rasa nyeri di perutnya Aurelia yang kini dalam keadaan sekarat karena dicekik oleh Arsenio seolah menemukan kekuatan nya saat melihat tubuh syifa dibanting di hempaskan dari ketinggian ke lantai seakan fokusnya terbagi Aurelia mengambil kesempatan dan melepaskan lehernya dari cengkraman tangan Arsenio.

Arsenio yang menyadari mangsa nya lepas dengan gesit mengulurkan tangan nya menangkap Aurelia beruntung Aurelia bisa menghindar dengan sekali gerakan diambilnya vas bunga di dekatnya dan melemparkan tepat kearah pandangan lurusnya dan berharap vas bunga itu mampu menyentuh Arsenio yang hanya arwah jahat.

PRANK...

Aurelia terperangah tidak menyangka bahwa vas bunga Gucci itu bisa menyentuh Arsenio sebagai hantu. tubuh Arsenio tersungkur jatuh ke lantai ia dengan memegangi wajahnya sebagian sudah hancur tambah hancur lagi akibat terkena serpihan pecahan vas

Bunga.

sekarang bukan waktunya untuk membahas keanehan itu ia harus segera pergi ke lantai bawah untuk membakar lukisan kutukan itu dan mengakhiri semua penderitaan ini.

ia memanfaatkan waktu untuk membantu syifa berdiri langsung pergi kedalam lift dan menuju ke lantai 1. saat mereka berlari menuju kearah lift tiba-tiba

PRANK...

******Akhhhh******......

suara jeritan menggema di dalam rumah itu.

***KRAKKK....

KRAKKK...

KRAKK***...

bunyi suara tulang yang dipatahkan secara paksa

AKHHKKKKKHHH..........

" SYIFAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA.............." jerit Aurelia melihat tubuh teman nya terkapar di lantai yang sudah tidak sadarkan diri lagi

Aurelia menangis tersedu-sedu ia tidak bisa bangkit tubuhnya kesakitan akibat tertancap pecahan vas bunga yang ia lemparkan ke Arsenio berimbas menancap di tubuhnya.

dengan setengah kekuatannya Aurelia mencabut paksa pecahan kaca ditubuhnya

" menyerah saja aku akan mempermudah kematianmu , lihatlah teman mu sudah mati sekarang " ucap Arsenio senang

Aurelia menggelengkan kepalanya ia masih ingin menjalani hidup nya ia belum mau mati sekarang.

" nggak, aku nggak mau mati di tangan hantu jahanam kayak kamu !!!! " pekik Aurelia menatap sengit kearah Arsenio yang semakin mendekat kearahnya.

Aurelia memundurkan langkahnya kebelakang dengan perlahan dapat ia lihat api penuh dendam menyala-nyala dalam mat Arsenio pergerakan Aurelia terhenti ketika punggung nya menabrak sebuah dindin.

" aku nggak akan pernah sudi jadi pengantin setan !! " kembali Aurelia menjerit murka

melihat arwah Arsenio seolah meledek dirinya.

" nyawamu berada di tanganku hidup dan mati mu aku yang menentukan , kau sudah terikat dengan ku sejak awal kau tinggal disini dan secara otomatis kau bersedia menjadi pengantin ku dan aku telah mengambil hakmu sebagai wanita karena itulah kau menjadi milikku seutuhnya sekarang " suara Arsenio menggelegar dengan sekali lirikan matanya tubuh Aurelia kembali terbanting di ketinggian.

suara jeritan lagi-lagi menggema bersahutan Arsenio tersenyum puas melihat hal itu ia merasa berada di dunia komedi sekarang.

" sebentar lagi sebentar lagi " gumam Arsenio tersenyum puas melihat tubuh Aurelia yang sudah tidak berdaya ia permainkan.

sepertinya sebentar lagi ajal akan menjemputnya dirinya Aurelia tak kuasa lagi untuk bergerak Arsenio tertawa puas melihat mangsanya kini sudah tidak lagi berdaya namun ia menjerit saat ada sesuatu yang memantulkan bayangannya.

CERMIN.

beberapa saat yang lalu saat tubuh Arsenio sedang asik membuat teman nya berada diambang kematiannya Syifa tersadar ia mencoba menggerakkan beberapa anggota tubuhnya dan rasanya sakit semua ia merasa beberapa organ dalam nya mendapat luka yang cukup parah terutama bagian paha dalam nya yang terasa sakit.

syifa mencoba bangkit dan berhasil walaupun dengan terseok-seok ia masih bisa menyelamatkan teman nya yang lebih sekarat dari dirinya. di lihatnya sekeliling berharap ada sesuatu yang bisa membuat hantu melemah.

Dari buku panduan horor yang pernah syifa baca terkadang arwah hantu takut melihat bayangan nya sendiri dan syifa ingin membuktikan itu fakta atau hoax semata.

Syifa menarik kaca besar itu dan beruntung nya terdapat roda dibawahnya dengan tergesa-gesa ia meletakkannya tepat disamping Arsenio yang tidak jauh dari posisinya sehingga ia bisa melihat dirinya sendiri secara menyeluruh.

" AKKHHHHHHHHHHHHHHHHH.........." jerit Arsenio

1
Îen
aku mampir kk author
Ihda Rozi
ceritanya bagus hanya part-nya pendek JD boleh jg klo ad part tambahan 🤭
agus wijaya
baik
Dear❤️rapi'ah
saya akan baca kalo episode nya dah banyak,,,sering" up ya thor
Dear❤️rapi'ah
teruslah berkarya,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!