Indonesia
NovelToon NovelToon
Kultivator Iblis

Kultivator Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:448
Nilai: 5
Nama Author: Yusub Gultom

Kebencian adalah awal dari kehancuran yg akan ku persembahkan kepada langit, dendam yg terpendam akan ku ukir setajam pedang pusaka, terkadang takdir memang sungguh lucu, dengan sebilah pedang di tangan akan ku tunjukkan kepada langit , dengan sebilah pedang di tangan aku akan menentang takdir langit, dengan sebilah pedang akan ku hancurkan para dewa, dengan sebilah pedang akan ku ukir namaku, dengan sebilah pedang di tangan akan ku ukir namaku sebagai legenda kultivator iblis, kultivator yg paling menakutkan dan paling kejam yg pernah ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusub Gultom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Benih api kekacauan dan berkunjung ke klan Bai

"Di dunia atas, siapapun pemilik api kekacauan maka orang lain akan enggan melawannya. Pemilik Api kekacauan adalah salah satu kekuatan paling sulit untuk di kalahkan."

Elang merah pergi setelah mengucapkan kata- kata itu.

Xuan hanya mendengarkan tanpa mengatakan apa apa, dia tahu tugasnya hanyalah berlatih

Sekarang setelah menaklukkan api kekacauan, kekuatannya telah naik menjadi tingkat semi dewa. Semakin tinggi kekuatannya maka semakin berat beban dipundaknya.

Saat benih api kekacauan menyatu dengan elemen apinya, akhirnya Xuan menembus tingkat semi dewa tahap awal. Dia merasa bangga pada pencapaiannya, namun sekarang dia mengerti apa itu kekuatan.

"Apa gunanya aku pikirkan itu sekarang?"

Lebih baik fokus latihan.

Sebelum berlatih, Xuan kembali terlebih dahulu ke sekte angin selatan dan mengeluarkan mereka semua dari gua. Wajah-wajah baru dan kekuatan-kekuatan baru telah bermunculan di sekte angin selatan dan klan Yang.

Xuan telah meyerahkan kembali jabatan pada patriark Bai Qin dan ketua klan pada Yang Da.

Sebenarnya Yang Da menolak keras menjadi ketua Klan karena merasa dia tidak sanggup, Namun mereka mengatakan akan membantunya mengelola klan. Memberi kesempatan kepada Yang Da untuk berlatih menjadi ketua klan dan memberikan waktu menaikkan tingkat kultivasi jika dia ingin berlatih. Yang Xu Lie dan ibunya Xuan bersama Yang Han sebagai ketua sementara, jika Yang Da ada keperluan.

Sekarang sekte angin selatan dalam tahap pembangunan begitu juga dengan klan Yang di lembah siluman.

Kembali pada Xuan, satu minggu berlalu ia terus fokus berlatih di bawah arahan elang merah di tepi gua di lembah siluman. Pondasinya di tingkat semi dewa telah stabil. Ia merasa sudah waktunya menguji kekuatan barunya setelah berhasil menaikkan semua ketrampilannya.

Dia juga mendapat kabar bahwa puluhan orang setiap hari datang berkunjung ke sekte angin selatan untuk memberikan hadiah. mulai dari sekte kecil hingga sekte besar, klan, p

Pejabat, Penguasa kota hingga warga biasa, karena telah berkontribusi besar menghancurkan lembah siluman. Nama Klan Yang juga melambung tinggi setelah dahulu mendapat fitnah yg kejam.

Sebagian memberi hadiah tidak tanggung-tanggung, di saat orang-orang ke pemukiman sekte angin selatan, sekte itu sudah hancur berantakan.Tamu yang datang hanya duduk di tenda karena belum ada tempat. Mereka sebagian yang datang tentu memiliki niat tertentu, seperti mengajak kerja sama mulai dari bidang perekonomian sampai tehnik beladiri. Tentu semua itu karena nama kultivator misterius bertopeng emas.

Bahkan kaisar Zhong Kun bersama para patriark sekte besar dan ketua klan secara pribadi datang berkunjung ke lembah siluman untuk memastikan kebenarannya. Mereka juga menyaksikan klan Yang telah mengambil alih tempat itu membuat mereka bahagia tidak terkira. Apalagi kaisar Zhong Kun, selama ratusan tahun menjadi kaisar, dia belum pernah sebahagia ini. Senyum terus mengembang menghiasi wajahnya.

Saat semua itu terjadi, Xuan malah sibuk berlatih dalam kesunyian. Ia sudah menguasai api kekacauan dengan sempurna

Dia mengeraskan tinjunya, api kekacauan keluar dari tinjunya, lalu bergejolak hebat. Api kekacauan tersebut menyala-nyala di setiap sendi tubuhnya. Sekarang dia ingin menguji pukulannya setelah satu minggu menjalani latihan berat. Ia mengeluarkan sekitar sembilan puluh persen kekuatannya.

PUKULAN NERAKA KEHANCURAN

Dia mengeraskan rahangnya dan terbang dengan kecepatan tinggi kearah elang merah dengan tangan terkepal.

BOOM

Ledakan besar terjadi saat tinjunya bersarang telak di tubuh elang merah yang menyambut serangannya. Api kekacauan berkobar ratusan meter, hembusan angin dari tinjunya yang bercampur api kuning kemerahan menghanguskan pohon pohon di sekitarnya menjadi debu.

Saat tinjunya menyentuh tubuh elang merah ledakan besar tercipta dan dia meleset seperti peluru kedalam hutan sekitar lima puluh meter lebih dari lokasi ledakan. Elang merah hanya mengibaskan satu bulu dari ekornya dan tidak bergeming dari tempatnya. Elang merah itu masih menutup matanya seolah-olah tidak ada yang terjadi.

Tubuh Xuan bergetar hebat, darah mengalir dari semua tubuhnya. Dia tergeletak tak berdaya di bawah pohon besar. Sepertinya pohon besar itu menghentikan tubuhnya setalah sebelumya menghantam puluhan batang pohon dan menghancurkannya. Dia yakin puluhan tulang di tubuhnya patah dan sebagian remuk namun lengan kanannya masih kokoh. Saat dia membanggakan kekuatannya hanya dengan kibasan satu bulu ekor elang merah, sudah hampir menghancurkan tubuhnya.

"Sial, hanya satu bulu ekor, Apakah ini api kekacauan yang hebat itu?"

Ia menggerakkan tangannya secara perlahan untuk mengeluarkan pil penyembuh walau tubuhnya makin terluka dan menahan rasa sakit, menggunakan energi saat terluka parah akan memperparah luka itu sendiri.

'Apakah aku berlebihan? Sepuluh persen kekuatanku sudah mampu di tahan oleh tubuhnya bahkan jiwanya baik-baik saja.'

Elang merah menatap Xuan dengan berbagai spekulasi.

"Anak muda, Apakah perlu bantuanku?" Tanya elang merah sambil tertawa terbahak-bahak.

"Tidak perlu, sepertinya api kekacauan ini sedikit demi sedikit memulihkan tubuhku."

"itulah kenapa pemilik api kekacauan sangat sulit di kalahkan! Tubuh pemiliknya terus meregenerasi saat pertarungan berlangsung." Sahut elang merah.

Dia tidak melihat untuk kedua kalinya dan langsung pergi dari tempat itu.

Namun jiwanya benar-benar luar biasa, walaupun hanya kibasan satu bulu ekor. Ia yakin elang merah pasti mengeluarkan kekuatannya walau hanya sepuluh persen.

"Tanpa api kekacauan ini, aku yakin tubuhku akan hancur."

Sejauh ini, Elang merah belum pernah menyambut serangannya, sepertinya dia takut tubuh Xuan tidak mampu menahan serangan balik.

Ia mengeluarkan beberapa pil penyembuh dan langsung mengkonsumsinya ." Apakah ini hasil dari latihanku saat mencoba membuat pil penyembuh dengan tungku kekacauan?"

Satu hal lagi yang membuat elang merah menyukainya, disaat dia terluka parah sekalipun saat latih tanding, dia tidak butuh bantuan siapapun termasuk elang merah itu sendiri untuk memulihkan diri, kecuali dia tidak sadarkan diri.

Setelah keesokan harinya.Sebelum pergi ke wilayah utara Kekaisaran selatan, Xuan membawa Shen Yang ke kota beiping untuk melatinya menjadi Ketua menara elang merah. Dia memberi masukan dan cara mengelola informasi sesuai catatan yang di buatnya. Shen Yang di bantu oleh beberapa anggota klan Yang untuk memegang posisi tertinggi. Karena ratusan anggota elang merah sudah menunggu kedatang mereka.

Xuan akhirnya memutuskan bersama elang merah pergi ke wilayah utara Kekaisaran selatan. Saat ini, ia singgah di sebuah kota besar bernama kota Bai Juang. Namun, setelah mendapat informasi bahwa kota itu aman dan terkendali, ia hanya membeli beberapa barang yang di butuhkan dan memutuskan melanjutkan perjalanan.

Setelah tiba di sebuah lembah nan indah dan menakjubkan serta melihat sebuah gerbang yang begitu besar, akhirnya Xuan memutuskan turun dari udara. Lalu mengganti bajunya menjadi seperti pengemis, kemudian berjalan kaki mengunakan tongkat kayu dan memakai topeng perak. Beberapa menit kemudian ia telah tiba di gerbang mewah tersebut. Klan Bai tertulis diatas gerbang.

"Saya ingin bertemu dengan ketua klan kalian."

Malah ia mendapat satu koin perunggu

"Pergi!"

"Saya ingin bertemu dengan ketua klan kalian."

"Tanda pengenal!"

"Tidak ada!"

"Pergi, pengemis di larang datang ke wilayah ini."

Mereka menyeringai, seolah merendahkan Xuan. Tatapan-tatapan sinis menghiasi wajah- wajah mereka.

"Guru memberi pelajaran kepada murid-murid yang tidak berbakti."

Saat Xuan ingin memaksa masuk, mereka mengusirnya karena ia tidak memiliki identitas dan mirip pengemis.

Xuan menyeringai setelah ketiga penjaga gerbang itu terlempar jauh dari tempatnya.

Mereka meringis kesakitan dan mengumpat tidak jelas.

"Kurang ajar."

Salah satu dari mereka yang berada di tingkat prajurit tahap menengah tidak terima. Dia langsung berlari kedalam klan Bai dan memberitahukan kepada seorang kepala pelatih anggota klan, bahwa ada pengacau di pintu gerbang.

Saat kepala pelatih itu tiba di pintu gerbang dan ingin bertanya, dia malah terlempar dan meringis kesakitan setelah menabrak sebuah batang pohon.

Kepala pelatih itu hanya bisa menatap Xuan dengan penuh kemarahan, seakan dia ingin meremukkan Xuan dalam genggaman tangannya.

"Saya ingin bertemu dengan ketua klan kalian." Xuan kembali menyeringai.

Tiba-tiba seorang tetua muncul di udara dari dalam klan. Dia terlihat sangat marah dan ingin meremukkan pengacau yang menggangu kedamaian mereka. Dia juga membawa sebuah pedang.

"Pergi." teriak tetua itu penuh kemarahan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!