Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Penggoda

Wanita Penggoda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Mafia / Pelakor / Tamat
Popularitas:61.6k
Nilai: 5
Nama Author: @Miss_Kha11

Bagi Anna menjadi orang ketiga dalam sebuah hubungan rumah tangga itu tidak ada sama sekali di dalam kamus hidupnya, tetapi suatu hari ia terpaksa menjadi seorang wanita penggoda agar bisa mendapatkan uang.

Anna adalah seorang gadis cantik yang memiliki nasib malang, ayahnya meninggal dengan segunung hutang yang harus ia lunasi seorang diri. Hidup dalam kemiskinan membuatnnya terpaksa menempuh jalan mengerikan yaitu menggoda seseorang hanya untuk uang.

Albert Anderson adalah salah seorang tuan muda dari keluarga kaya Anderson, Albert di cap sebagai seorang tuan muda yang tidak memiliki kemampuan. Diberikan wewenang untuk menjabat sebagai presdir di salah satu perusahaan milik Anderson group tetapi Albert justru membuat perusahaan itu berada di ambang kehancuran. Ujaran dari berbagai tempat ia dengar dengan senang hati karena mereka semua orang tidak tahu rahasia besar yang Albert sembunyikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Miss_Kha11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Kita Bertemu lagi.

Menurut informasi yang Anna dapatkan dari nyonya Elin, saat ini Albert akan pergi melakukan pertemuan bisnis di sebuah restoran bintang 5. Benar saja disana Albert baru saja selesai berdiskusi, tetapi terlihat dari wajah rekan kerjanya tidak bersahabat, mungkin mereka tidak jadi kerjasama.

Setelah memastikan rekan kerja Albert pergi, Anna langsung melangkah maju dan duduk di samping Albert.

"Sepertinya kita berjodoh sehingga bertemu disini," ucap Anna mengedipkan satu matanya.

Seperti biasa, ia berdandan super menor sehingga garis wajah aslinya tidak nampak.

"Menyingkirlah!"

Posisi duduk Albert terjepit antara tembok dan Anna, tentu ia tidak bisa keluar dari tempat duduknya.

"Aku tidak mau."

"Mau berapa kalipun kau datang padaku, aku tidak akan tergoda dengan wanita murahan sepertimu!"

Nyatanya kalimat itu mencubit hatinya meskipun Anna juga mengakui jika dirinya sendiri adalah wanita murahan.

"Tapi dibandingkan dengan istrimu itu aku lebih di segala bidang, tubuhku lebih berisi darinya, wajahnya polos tanpa make-up sedangkan aku bisa bermake-up tebal, istrimu itu juga sangat rapuh, sedikit saja memangis! Tahan sekali kau bersama dia."

Anna melirik mimik muka Albert, ia kira muka Albert akan merah seperti kepiting rebus tapi nyatanya lelaki itu berekspresi datar tetapi tatapannya tetaplah tajam.

Katanya kata-kata bisa mempengaruhi seseorang, jadinya Anna menggunakan cara ini untuk mempengaruhi Albert. Sebenarnya mencerca wanita seperti Sarah juga salah tetapi tidak ada cara lain lagi.

"Apakah kau pantas membadingkan dirimu dengannya?"

"Tidak, hanya saja aku mengingatkan jika Sarah itu seorang princess yang sangat rapuh, dia terkena masalah sedikit saja akan stress, dia itu lemah! Dan sepertinya aku akan sering membuat masalah dengannya."

"Sudah kubilang, kau tidak akan bisa mendapatkan apapun dariku! Lebih baik kau cari orang lain yang lebih kaya untuk kau goda."

"Tapi aku hanya ingin menggodamu!"

"Yasudah lakukan saja, aku akan melihat bagaimana kau nantinya akan menyerah karena kelelahan."

***

Kembali di rapatkannya matel yang membungkus tubuhnya, sesekali ia melirik jam di pergelangan tangannya yang menunjukan pukul sebelas malam. Dara baru saja pulang dari bar tempatnya bekerja, dan sekarang ingin cepat-cepat sampai rumah.

Beberapa malam ini ia tidak pernah bisa tenang karena Lucas selalu sendirian di apartemennya, pengasuhnya mengatakan belum bisa kembali dan dengan terpaksa Dara harus meninggalkan Lucas seorang diri di apartemen.

Lucas memang anak yang mandiri dan selalu mengatakan dirinya tidak takut sendiri, tetapi nyatanya saat pulang Dara sering melihat jejak air mata di pipi anak itu. Mungkin Lucas menangis saat dia bekerja, tetapi anak kecil itu sudah pandai menyembunyikannya.

Ada yang aneh, batin Dara.

Pasalnya seperti ada langkah kaki lain di belakangnya, Dara memeriksanya dengan berhenti sejenak, ia juga menajamkan pendengarannya dan suara langakah kaki itu juga ikut berhenti. Saat Dara melangkah maka orang yang berada tak jauh di belakangnya itu juga ikut melangkah pula.

Dara mempercepat langkahnya karena merasa ada yang tidak beres, hingga ia tiba di tempat yang lebih sepi. Saat menengok ke belakang tertangkap basahlah jika memang ada yang mengikutinya.

Orang yang betubuh tinggi tegap dengan pakaian serba hitam dan hoodie hitam yang menutupi kepalanya.

"S-siapa kau?" gurat ketakutan nampak jelas tetapi Dara akan berpura-pura tidak takut. Kata orang semakin takut mangsa maka pemburunya akan semakin mengganas.

"Pergi! Jika tidak aku akan segera menelpon polisi."

Dara merogoh ponsel di dalam tas miliknya, menekan nomor kantor polisi terdekat, agar ia bisa mendapatkan bantuan.

Greb,

Belum sempat ia selesai mengetikkan nomor, sepasang lengan kekar sudah melingkari tubuhnya. Pelukan itu sangat erat, tenaga Dara yang berusaha melepaskannya pun percuma.

"Apa yang kau lakukan?!"

Lelaki itu tidak bergeming, ia masih tetap memeluk Dara begitu saja erat bahkan bisa Dara rasakan dirinya nafas dari lelaki itu.

"Aku benar-benar merindukanmu,"

Deg,

Dara merasakan jantungnya berdetak sangat kencang, suara itu adalah suara yang sudah bertahun-tahun ini tidak ingin Dara ingat meski kenyataannya sulit sekali untuk melupakan suara itu.

Jika lelaki ini kini datang ke kehidupannya maka sekarang semuanya tidaklah baik-baik saja. Dara mendorong lelaki itu sehingga pelukan mereka terlepas.

"Untuk apa kau berada disini?"

"Apapun alasannya kau pergi saat itu aku tidak peduli lagi, mau itu kau sudah memiliki kekasih baru aku juga tidak peduli. Jika perlu aku akan membunuhnya agar aku bisa bersamamu!" kalimat penuh penekanan itu sedikit menyentak Dara.

"Kau gila! Tetapi jika kau lupa maka aku akan mengingatkannya, semenjak hari itu kita sudah tidak memiliki hubungan apapun. Kita hanyalah dua orang yang tidak saling mengenal, ingat itu baik-baik!"

Dara melangkahkan kakinya menjauhi lelaki itu dengan langkahnya yang cepat, ia tidak mengejarnya tetapi hanya memandang wanita itu dari jauh.

"Mau kau lari ke ujung dunia pun aku akan mengejarmu, hanya aku yang bisa memilikimu bukan orang lain!" ucapnya pada udara kosong.

...━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━...

Suka dengan cerita ini?

Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!

Terimakasih and love you full.

With love,

Khalisa🌹

1
Ella Ardani
menarik
Lilis
bgs
May Nia
bagus lain Dr pada yg lain
Sarah Tetep Anik
pasti Ray
Uti Matum Muflifat
semangat ya author
aku akan menunggu karya berikutnya
Khalisa: Terimakasih sudahh mampir
total 1 replies
Tantikna
mampir dulu
Khalisa: Terimakasih sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!