siapa sangka gadis yang memiliki masa lalu kelam, di cintai oleh laki-laki yang mau menerimanya dan masalalunya.
Tasya sudah bosan dengan kejombloannya, bukan tanpa alasan tasya jomblo tapi karna ia muak dengan namanya laki-laki. Bagaimana tidak semua telah ia berikan yang akhirnya meninggalkannya tanpa alasan. Dengan rasa bosannya Tasya mulai mendownload aplikasi pencari jodoh. Siapa sangka ia dapat berkenalan dengan laki-laki yang tulus dan menerima masalalunya. siapakah laki-laki itu? akankah mereka akan bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
"Lama ya nunggunya?" ucap Tasya menghampiri Hari yang duduk di atas motor metic nya.
"gak kok, hmmm,,,,, kamu cantik" ucap Hari.
"ha,,, apa?" ucap Tasya yang sebenarnya mendengar ucapan Hari.
" gak ada, yuk berangkat" ucap Hari mengalihkan pembicaraan.
Sungguh Hari merasa jantungnya tidak berdetak dengan normal, ia malah menampar pelan mulutnya yang keceplosan memuji Tasya tanpa berfikir terlebih dahulu.
Tasya juga merasakan hal yang sama. Didalam hati Tasya sudah sangat berbunga-bunga atas ucapan dari Hari. Ia merasa tidak sia-sia dirinya belajar berdandan melalui youtube.
Hari ini mereka berdua akan pergi ke tempat makan, tempat yang berpemandangan sawah, bukit dan gunung. pemandangan yang indah membuat orang-orang lumayan rame di tempat itu.
Sesampainya di lokasi, Hari dan Tasya langsung mencari tempat duduk dan dapatlah tempat duduk yang strategis, yang mana bisa melihat sawah, bukit dan gunung tanpa terhalang pepohonan yang berada di sekitar tempat makan.
Hari langsung mememesan makanan, ia sebelum pergi ke meja kasir Hari sudah bertanya terlebih dahulu kepada Tasya ia mau makan apa dan minum apa. Ternyata sebanyak itu makanan dan minuman yang enak dan mewah, Tasya malah memilih makan mie dan minum es teh. Mungkin untuk kalangan anak kos memakan mie itu sudah biasa. Namun akan berbeda kalau sudah ada yang traktir, pasti ingin yang enak dan mewah.
Setelah memesan makanan, Hari kembali ketempat duduknya yang mana Tasya sedang asik menfoto pemandangan yang disuguhkan.
" mau di fotoin?" tanya Hari yang membuat Tasya terkejut.
"Ya ampun,,,,, kaget aku loh" ucap Tasya.
" maaf gak ada niat bikin kaget loh, dari tadi aku lihat kamu asik foto-foto,,, apa kamu gak mau difotoin?" tanya Hari.
"mau, pake hp kamu aja ya,,, soalnya full memori ni" ucap Tasya.
Hp Tasya bukan Hp tipe baru, dia memakai hp yang mungkin sudah dibilang jadul untuk era zaman sekarang. Hal itu juga membuat Hari tertarik dengan kesederhanaan Tasya.
"ya udah, pose,,,," ucap Hari.
" bingung mau gaya apa?" ucap Tasya.
"1,,,,2,,,,3" ucap Hari dan sudah dapat satu foto Tasya yang sedang manyun.
" ya ampun, ini fotonya gemes banget deh,,,," ucap Hari yang sambil melihatkan hasil fotonya kepada Tasya.
" is,,,, aku diciduk dong" ucap Tasya kesal.
"habis kelamaan nunggu kamu pose, lagian kalau kek gini kan makin gemes" ucap Hari.
"misi kak bg,,," ucap pelayan tempat makan yang mengantarkan makanan mereka.
" oh ya, makasih kak" ucap Tasya.
" makan yuk, udah gak sabar ni makan mie" ucap Tasya kepada Hari.
"kok gak sabar,,,, lagian kamu kan anak kos kan, pasti sudah biasa makan mie dong" ucap Hari heran.
"ia sudah biasa, tapi ini beda suasana dan beda tangan yang buatnya" ucap Tasya.
" ia deh, ya udah makan,,, jangan lupa baca doa" ucap Hari mengingatkan Tasya.
Tasya dan Hari makan tanpa ada suara di antara mereka, yang ada hanya suara pengunjung lain. Setelah selesai makan mereka merasa puas dengan masakan yang di sajikan di tempat itu. Bukan saja murah namun juga enak.
"kenyang?" tanya Hari kepada Tasya.
"ia,, heheheh" ucap Tasya sambil meminum minumannya.
"syukurlah,,,," ucap Hari.
Cukup lama mereka diam karna kenyang yang melanda dan di tambah suasana yang cukup rame.