Indonesia
NovelToon NovelToon
Sweet Memories

Sweet Memories

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:15.3k
Nilai: 5
Nama Author: Linha_nofear

novel ini adalah sequel dari Dikira Kurir Paket, yang kali ini hanya akan menceritakan tentang kisah manis didalam rumah tangga Dito dan Rani.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linha_nofear, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Setelah sejenak menutup mata, Dito sudah merasa baikan tetapi dia masih betah berada di ruangan meeting. Kemudian dia ingat bahwa Rani dan Mamanya sedang berbelanja, akhirnya untuk mengobati rasa kangennya Dito sengaja menghubungi Rani.

"Halo Boo.." ucap Rani ketika menjawab panggilan dari Dito.

"Masih di Mall Poo?" tanya Dito.

"Iya masih Boo, ini lagi makan sama Mama. Bentar lagi pulang kog." jawab Rani.

"Kamu beli apa?" tanya Dito.

"Gak beli apa-apa. Tapi tadi Mama belikan baju dinas gitu katanya Boo." jawab Rani polos.

"Baju dinas?" tanya Dito tidak tahu apa yang dimaksud oleh Rani.

"Iya katanya buat dinas kalau malam sama kamu." jawab Rani lirih karena malu jika ucapannya didengar oleh orang lain.

Dari seberang hanya terdengar suara Dito yang terkekeh, karena apa yang dilakukan oleh Mamanya.

"Kamu sudah makan Boo?" tanya Rani perhatian.

"Belum, bentar lagi aja." jawab Dito sambil kembali memejamkan mata dan memijit pelan pelipisnya ketika kembali merasakan pusing.

"Kamu sakit Boo? Kog suaranya gitu?" tanya Rani khawatir, karena hanya dari mendengar suara Dito saja Rani sudah bisa menebak bahwa Dito sedang tidak baik-baik saja.

"Gak apa-apa cuma pusing biasa. Bentar lagi juga sembuh." jawab Dito menenangkan Rani.

"Pokoknya sekarang juga kamu makan. Kalau gak aku bakalan marah." ancam Rani supaya Dito segera makan.

"Iya-iya Poo. Ya sudah cepetan pulang ya, hati-hati pulangnya salam buat Mama." ucap Dito mengakhiri panggilan mereka.

Dan setelah itu Dito pun memesan makanan melalui aplikasi di ponselnya. Karena hari ini dia ingin makan makanan yang tidak ada dikantin perusahaan.

...----------------...

Di kediaman Pak Bagas.

Dua puluh menit berlalu, akhirnya Dr.Aditya sampai juga dirumah Pak Bagas. Tentu saja kedatangan Dr.Aditya membuat satpam dan asisten rumah tangga heran karena tidak ada yang merasa menghubungi sang dokter.

"Lhoh Pak Dokter ada apa?" tanya Pak Kodir sang satpam begitu Dr.Aditya keluar dari mobilnya.

"Pak Bagas dimana Pak? Beliau yang menghubungi saya, dan sepertinya sakit Pak." jawab Dr.Aditya sambil berjalan masuk ke dalam rumah.

"Yang benar dokter? Dari pagi Pak Bagas di kamar setelah Nyonya sama Non Rani keluar." ucap Pak Kodir menjelaskan.

"Ya sudah ayo sekarang kita ke kamar nya saja Pak, kita lihat dulu." jawab Dr.Aditya dan segera diikuti oleh Pak Kodir juga salah satu asisten rumah tangga.

Benar saja begitu sampai dikamar Pak Bagas terlihat Pak Bagas yang terkulai lemas pingsan di atas ranjang. Dengan segera Dr.Aditya melakukan tugasnya dan untung saja semuanya tepat waktu sehingga Pak Bagas masih bisa tertolong.

Saat ini Pak Bagas sudah siuman setelah Dr.Aditya memberikan pertolongan pertama dibantu oleh Pak Kodir dan juga asisten rumah tangganya. Dan hanya ada Dr.Aditya juga Pak Bagas didalam kamar. Setelah memastikan bahwa Pak Bagas baik-baik saja, Pak Kodir dan asisten rumah tangganya pun kembali melakukan pekerjaan mereka masing-masing.

"Gak sebaiknya dirawat di Rumah Sakit saja Gas?" tanya Dr.Aditya yang ingin memastikan sahabatnya sehat.

Pak Bagas hanya menjawabnya dengan senyuman.

"Kamu tahu sendiri kan kalau aku gak suka bau Rumah Sakit? Bukannya sembuh nanti malah tambah parah." jawab Pak Bagas.

"Iya, tapi biar kondisi kamu selalu bisa dipantau." ucap Dr.Aditya yang masih ingin membujuk agar Pak Bagas mau dirawat di Rumah Sakit.

"Trus apa gunanya kamu jadi dokter pribadiku." jawab Pak Bagas yang masih tetap pada pendiriannya yang tidak ingin dirawat di Rumah Sakit.

Dr.Aditya hanya memutar bola matanya dengan malas, karena merasa percuma menyuruh Pak Bagas yang memang keras kepala.

...****************...

Tetap semangat 💪

Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏

1
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Agustina Kusuma Dewi
langsunh memclok kesini
Mamik Mulyono
kok udh to Thor jd mengantung ceritanya 😔😔😔
linha_nofear: lanjut ke novel selanjutnya kak 🥰
tiba-tiba cinta masih agak nyambung kog 😊
total 1 replies
TwilightQueenbee
Apa benar Thor, kelanjutannya Pipip pipip calon mantu *sensor maksudnya wkwk. Hanya Author yang tahu!
Dede Anggraeni
nyebelin bangt elo rani ga jelas bangt
blush.and.ochre
Aku mah anti mendua deh Thor! Aku di sini menunggumu~
SecretGiggle
Panggilan kepada author, segera up bab selanjutnya!!
booksand peonies
Yahh kok bersambung :(
Berkilau
akhirnya bisa baca lanjutan cerita ini...aku udah lama nunggu lanjutannya
random acts of pastel
hallo kakak semangat berkarya ya kak🤭
ruby sunn
Yahh kok bersambung :(
Kakadya
sabar y dito...
Kakadya
polos banget keduanya...
Kakadya
salam kenal kak...
linha_nofear
sip
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!