Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:322
Nilai: 5
Nama Author: Yun Wangshu

" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa

" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol


pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.

akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.

ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB : 16

Sementara di lantai atas Sintia berusaha menenangkan Bella yang sedari tadi menangis di pelukannya.

Mereka bisa mendengar perdebatan yang terjadi di bawah ,sengaja mommy Maria menyuruh Sintia untuk menjaga Bella dan tak turun ke bawah.

" mbak Bella sudah jangan menangis lagi ,Tia yakin ini cuma salah paham" ucap Sintia dengan lembut ia usap punggung kakak iparnya itu.

"hiks hiks hiks Tia...." Isak Bella

" tenang mbak ,atau mbak mau bicara sama KK ludwighe dulu biar semuanya jelas" ucap Sintia.

bella mengangguk

" mbak mau dengarkan penjelasan mas ludwig" ucap Bella dengan suara seraknya.

Sintia tersenyum lembut dan membantu Bella untuk menemui suaminya di bawah.

Di ruang keluarga ketegangan masih belum mereda malah makin memanas.

" lalu bagaimana cara mu menjelaskan semua foto - foto ini" ucap Daddy Louis

" dad,foto itu memang benar ,maksudku ya dia memang memelukku tapi aku langsung mendorong nya ,saat dia menggenggam tangan ku aku pun langsung menepisnya dad" ucap ludwighe

" ludwighe benar dad ,mom,wanita itu terlalu licik " ucap Justin yang sedari tadi diam dan mendengar kan perdebatan itu.

" ya ,dad ,mom, vanesha pasti sengaja memefoto kejadian itu untuk menghancurkan rumah tangga kak ludwighe dan kakak ipar Bella" ucap Aldo

tiba-tiba terdengar suara langkah pelang menuruni tangga ,semua orang melihat ke arah tangga ,di sana Sintia turun dengan Bella .

Ludwighe terhenyak melihat sang istri yang sedari tadi tak terlihat kini turun dengan adik iparnya , kedua mata wanita itu sembab dan bengkak karena terlalu banyak menangis wajahnya pucat dan bibirnya kering.

" Bella sayang kemarilah nak" ucap Daddy Louis pada menantunya itu.

Sintia membawa Bella pada Daddy mertuanya itu,Bella duduk di samping Daddy Louis dengan kepala tertunduk rasanya ia tak sanggup jika harus menatap wajah suaminya.

" dad , ludwighe minta waktu untuk bicara sama istri Ludwig " ucapnya

Daddy Louis terdiam ia menatap menantunya sejenak ,namun Bella hanya diam menunduk.

"tidak , kau tidak boleh bicara dengan putriku ,kau sudah cukup menyakiti putriku" ucap mommy Maria dengan cepat ia menghalangi pandangan ludwighe dari Bella.

" mommy percayalah padaku aku tidak pernah mengatakan apapun pada vanesha, dia berbohong aku tidak memiliki hubungan apapun padanya baik dulu maupun sekarang.

ya , memang benar aku dan Bella awalnya menikah karena di jodohkan , awal pernikahan kami memang tidak terlalu baik , tapi beberapa waktu kemudian hubungan kami mulai membaik , aku tidak bisa mengatakan kalau aku mencinta Bella sekarang tapi bukan berarti aku masih mencintai vanesha" ucap ludwighe panjang lebar dengan cepat dia menjelaskan pada semua orang.

" aku sungguh tidak pernah berniat untuk kembali pada masa lalu, aku selalu mengingat ajaran mommy dan Daddy padaku " ucap ludwighe

Daddy Louis menghela nafas berat ,kemudian dengan lembut ia menarik mommy Maria menjauh sedikit dari Bella.

" sudahlah sayang ini ,urusan rumah tangga mereka berikan waktu untuk mereka saling menjelaskan " ucap Daddy Louis pada sang istri yang nampak keberatan.

" tapi dad" ucap mommy Maria

" Daddy benar mom,biarkan mereka bicara berdua mungkin mereka memang butuh waktu untuk menyelesaikan kesalah pahaman ini" ucap Justin seraya berdiri dan beranjak pergi ke kamarnya.

" ya mom,sudah lah jangan khawatir,lagipun aku percaya pada kakakku" ucap Aldo dia juga membawa Sintia pergi kekamar mereka.

Akhirnya mommy Maria mengizinkan nya walau dengan berat hati.

Setelah kepergian semua keluarga sekarang hanya tersisa Bella dan ludwighe saja di rumah keluarga tersebut.

Ludwighe berjalan mendekat dengan perlahan ia duduk di samping Bella namun masih memberikan jarak untuk Bella dan dirinya.

" maaf " ucap ludwighe pada akhirnya setelah lama terdiam

air mata Bella mengalir dengan deras saat mendengar permintaan maaf dari suaminya itu.

" aku tau ,kalau aku sudah sangat menyakitimu . Tapi percayalah semua yang di katakan wanita itu bohong" ucap ludwighe

" sekarang bel- la tau kenapa beberapa hari ini mas berubah" ucap Bella dengan suara pelan.

" kenapa gak kasih tau Bella mas" tanya Bella sekarang ia sudah menatap mata sang suami.

" huuufff aku hanya takut menyakiti mu , aku berubah bukan karna masih mencintai vanesha,aku cuma merasa gelisah setelah bertahun-tahun dia pergi dan sekarang setelah semuanya berubah tiba-tiba wanita itu datang dan mengusik kehidupan ku" ucap ludwighe dengan tatapan sendu.

" aku hanya sedang kalut dan bodohnya aku malah melampiaskannya pada mu ,aku hanya terlalu kalut dan tidak bisa berfikir jernih saat itu" ucap ludwighe

" Bella dengarkan aku ,kita sama sama tahu kalau pernikahan kita hasil dari perjodohan bukan karena saling mencintai,tapi aku juga gak bisa langsung bilang kalau aku mencintaimu sekarang,itu akan terdengar seperti lelucon tapi bukan berarti aku juga ingin berpisah itu semua tidak benar" ucap ludwighe ia berusaha untuk memberikan penjelasan pada istrinya.

Bella terdiam beberapa saat

" maaf mas tapi Bella butuh waktu" ucap Bella pelan

ludwighe mengangguk

" gak apa-apa, aku paham " ucap ludwighe kemudian keadaan jadi hening

Bella memutuskan untuk ke kamarnya dan meninggalkan suaminya sendirian.

Ludwighe tidak merasa marah justru ia paham perasaan Bella saat ini tidak mungkin Bella melupakan kejadian ini begitu cepat.

Ludwighe merogoh sakunya dan mengambil ponselnya , kemudian ia menelpon Bagas asisten nya.

" halo bos" ucap Bagas di sebrang telpon

" hmmm Bagas besok datanglah ke mansion utama dan bawa bukti- bukti tentang wanita sialan itu" ucap ludwighe dengan emosi yang siap meledak.

" baik bos ,besok saya akan datang pagi-pagi sekali " ucap Bagas dengan semangat.

Ludwighe tak membalas ucapan Bagas ia Langsung memutuskan sambungan telpon tersebut.

" kau akan membayar apa yang telah kau perbuat wanita sialan" ucap ludwighe dengan tatapan dinginnya.

1
Anidya_i
smngat ya kakm😍
Yun Wangshu: makasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!