Indonesia
NovelToon NovelToon
Dokter Arkana

Dokter Arkana

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Pembunuhan / Dokter / Tamat
Popularitas:273.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Arkana Diralno memiliki kemampuan yang tidak pernah dimiliki orang lain. Namun dibalik kejeniusan ya itu Arkana mendapatkan ya dari sang ayah yang juga dikenal sebagai seorang dokter jenius disalah satu rumah sakit terkenal di negara itu.

Tetapi karna keserakahan yang punya rumah sakit Haris yang dikenal sebagai dokter sangat berbakat itu, terpaksa dikirim kerumah sakit militer yang ada di perbatasan. Hingga Haris harus meninggalkan sang istri tercinta yang sedang hamil besar.

1 bulan kemudian, suatu yang tak di inginkan pun terjadi kepada Haris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18

Begitu Arkana dan Rachel keluar dari ruangan operasi, para staf dan beberapa petugas keamanan telah menunggu mereka di depan ruang operasi. "A-arka" Kaget Rachel melihat mereka semua.

"Kalian bisa menjelaskan ya dikantor polisi" Ucap mereka membawa Arkana dan Rachel kekantor polisi.

"Tunggu" Tahan Arkana melihat kearah para perawat yang tidak bisa berbuat apa-apa itu. "Tolong jaga opa saya".

"Mmmmm" Angguk mereka sangat takut.

Setelah itu Arkana dan Rachel langsung dibawa kekantor polisi. Setibanya mereka disana salah satu polisi menyidang mereka diruang tertutup, "Saudara tau kesalahan apa yang sudah kalian lakukan?" Tanya melihat Arkana dan Rachel.

"Maaf, tapi kami berdua tidak tau kesalahan apa yang telah kami lakukan" Jawab Arkana dengan dingin.

"Apa?" Kagetnya melihat Arkana. "Berani sekali kamu menyangkal kesalahan yang telah kamu lakukan".

"Haaahh.. Saya tidak melakukan kesalahan, saya dan dia hanya menyelamatkan nyawa seseorang yang telah berada diambang kematian. Bukankah itu tugas seorang dokter?" Seringainya melihat polisi tersebut.

"Berani sekali kami mengejek ku, kamu pikir kamu siapa haahhh?" Bentak ya menarik kerah baju Arkana.

"Kamu bisa merusak pakaian ku, tolong lepaskan" Ujar Arkana melihatnya tak kalah tajam darinya. "Apa kamu tidak akan melepaskannya? pakaian ini sangat mahal dan kamu tidak akan bisa menemukannya di indonesia" Semakin ejeknya.

"Sshhiieetttt" Umpatnya langsung memukul wajahnya.

BBBUUNNGGHHH..

"Sial, baru kali ini saya dipukul oleh seseorang yang hanya menjabat sebagai polisi" Kesalnya melihat Rachel. Kemudian Arkana tersenyum kepada Rachel yang hanya diam saja sedari tadi. "Kamu memang yang terbaik Rachel, tidak salah aku mengenal mu".

"Dasar orang sinting" Geram polisi tersebut melihat Arkana dan Rachel.

"Aakkhhh.. Santai saja jangan terlalu buru-buru" Senyum Arkana kembali melihat ya. "Ternyata pukulan mu kuat juga sampai membuat bibir ku pecah. Jika Marisa melihatnya dia pasti sangat marah besar, tapi kamu tenang saja saya tidak akan memberitahunya" Ejeknya Arkana lagi melihatnya.

"Sial, kamu benar-benar telah menguji kesabaran ku" Bangkit ya dari atas kursinya.

"Lalu kamu mau apa? kalau kamu mau membuat kekerasan disini terlebih dahulu kamu mematikan cctv ya".

"Baiklah" Polisi tersebut langsung mematikan cctv. Sedangkan dibalik kaca beberapa rekannya sedang melihat mereka.

"Sepertinya kalian sudah terbiasa melakukan kekerasan disini" Ujar Arkana ikut melihat kearah rekan polisi tersebut.

"Haahhhhh" Tawanya melihat Arkana. "Apa kamu takut?".

"Takut? No no.. Saya tidak pernah takut sama orang seperti kalian, saya hanya kasihan saja dengan mu".

"Kurang ajar" Teriaknya menggeser meja penghalang itu.

BBBUUNNGGHHH...

"Aaakkhhh" Desah Arkana lagi melihatnya, "Lagi-lagi kamu memecahkan bibir ku. Tapi jika ini yang kamu mau saya akan melakukannya. Maaf Rachel jika kamu melihat wujud asli ku" Senyumnya.

"Lakukan sepuas hati mu Ar, bahkan sampai membunuhnya" Balas Rachel melihat polisi tersebut dengan senyum mematikan.

"Da-dasar manusia psikopat" Ujarnya sudah mulai ketakutan melihat Arkana dan Rachel.

"Hahahahaha" Tawa Arkana dan Rachel melihatnya. "Kenapa? kamu takut? jangan takut akan melakukan ya secara perlahan dan aku akan mengobati mu kembali" Kali ini Arkana benar-benar tidak bisa menahan aura yang ada di dalam tubuhnya.

"Be-berhenti, jangan mendekat jangan mendekat" Teriaknya melihat Arkana yang sudah di selimuti dengan aura membunuh. Namun tiba-tiba saja ponsel Arkana berdering hingga membuat ia menghentikan langkahnya.

"Menjauh-menjauh" Teriaknya mengusir Arkana.

Kemudian Arkana mengangkat ponselnya, "Iya ma".

Deng..

Polisi tersebut dibuat mematung mendengar suara lembut dan suara manja Arkana menjawab panggilan dari Marisa bahkan rekannya yang berada dibalik kaca ikut melongo mendengar suara ya.

"Sayang mama mengkhawatirkan kamu, apa kamu baik-baik saja?".

"Iya ma Arka baik-baik saja, kenapa mama belum tidur?".

"Mama baru terbangun sayang, tiba-tiba saja mama bermimpi buruk tentang mu. Lalu opa bagaimana sayang?".

"Opa belum sadar ma, mama tidak usah khawatir Arka akan selalu menjaga opa. Sekarang mama tidur kembali yah".

"Iya sayang, kamu juga jangan lupa istirahat yah".

"Iya ma" Setelah itu Arkana mematikan ponselnya. Kemudian ia melihat polisi yang sedang ketakutan itu. "Duduklah, kamu telah selamat dari ambang kematian" Senyum Arkana kembali duduk diatas kursinya.

"Haahhhhh" Desahnya kembali duduk. "Siapa kalian ini sebenarnya?".

"Bukankah saya sudah mengatakan kepada mu kalau kami ini seorang dokter? apa kamu lupa ingatan? biar saya jelaskan. Seorang dokter tidak akan membiarkan pasien ya berada diambang kematian selagi dokter tersebut bisa menyelamatkan ya. Bukankah begitu?".

"Mmmmmm" Angguknya.

"Lalu kesalahan kami dimana? apa karna kami bukan dokter disana?".

"Mmmmmm" Angguknya lagi.

"Pertanyaan yang terakhir, dimana dokter yang menangani pasien tersebut? jika kamu seorang dokter apa kamu akan membiarkannya begitu saja meskipun kamu bukan dokter yang bekerja disana".

"Meskipun demikian saya tidak akan berani mengambil keputusan seperti itu" Jawabnya.

"Mmmmm.. Berarti kamu belum layak dipanggil seorang dokter. Sama halnya seperti yang kamu lakukan saat ini, kamu tidak layak disebut sebagai pelindung masyarakat. Gelar kamu ini hanyalah demi semata uang, kamu pikir saya tidak tau apa yang telah diperintahkan oleh pihak rumah sakit kepada kalian? hahahahah kami tidak bodoh" Tawa Arkana mulai terpancing emosi.

"Sial" Batinnya melihat Arkana.

"Kenapa wajah mu jadi tegang seperti itu? apa saya mengatakan yang sebenarnya? Aakkhh.. Aku lapar, apa kamu tidak lapar?" Tanyanya melihat Rachel.

"Boleh juga, aku mau makan mie pedas sepertinya sangat enak dimakan malam-malam seperti ini" Jawab Rachel.

Lalu Arkana melihat si polisi, "Apa kamu mendengar ya? dia juga lapar. Tolong berikan kami dua porsi mie".

"Mmmmmm" Gumamnya segera membelikan dua porsi mie untuk Arkana dan juga Rachel.

20 menit lamanya ia membeli dua porsi mie pedas.

Ceklek..

"Kamu lama sekali sampai membuat kami berdua mati kelaparan" Ujar Arkana menerima mienya. "Inih" Berinya kepada Rachel.

"Thank you Arka" Terimanya.

"Mmmmmm" Gumam Arkana membuka mienya. Setelah itu ia dan Rachel langsung menikmatinya mie mereka masing-masing dengan lahap. "Kenapa kamu tidak membeli untuk mu juga? apa kamu tidak lapar?" Tanya ya melihat si polisi.

"Saya tidak lapar" Jawabnya.

"Mmmmm.. Sayang sekali, padahal mie ya sangat enak. Kamu mau mencobanya?".

"Tidak" Tolaknya.

Kemudian Arkana melihat kearah balik kaca yang sedari tadi memperhatikan ya dan Rachel. "Apa mereka tidak lapar juga? sepertinya mereka sedang lapar".

"Tidak" Jawabnya.

"Apa kamu sudah menanya ya?".

"Kamu terlalu berisik" Jawabnya dengan kesal melihat Arkana.

"Apa saya salah bertanya? saya rasa tidak".

Setelah Arkana dan Rachel selesai menikmati ya. "Haahhh.. Aku kenyang sekali Arka" Senyum Rachel mengelus perutnya.

"Aku juga" Balas Arkana. "Terima kasih ya, apa saya harus membayar makanan ini?".

"Tidak usah".

"Mmmmmm" Angguk Arkana.

1
Danny Muliawati
jangan2 Bruan ada yg lain 😍😍
Danny Muliawati
knp ke anak nya bkn ke bapak nya bls dendam nya .... salah satu cara yah thor
zahro tinisya
lumayan bagus
Mona wita Monawita
judul a dokter arkana gambar profil a cwek dalam cerita a arkana cowok 🤔🤔🤔
Efrianti Sihite: Iya, pihak NT yang gantikan
total 1 replies
neng citra
merasakan luka yang sama untuk yang memberi luka...
tidak akan mengembalikan orang yang di sayang..
cepat atau lambat , buah dari apa yang dilakukan oleh orang2 yang mendzolimi papamu, Arka..
akan segera menghampiri mereka.
Jangan mengotori jiwa dan hati mu yang mulia..menolong orang.
neng citra
Ingat ya.. Arkana ..
udah ada fita nunggu'n kamu...
neng citra
Aduh hhaa 😁😁🤭
neng citra
memilukan sekali....

tapi hidup masih berlanjut..
tapi kamu punya penyemangat hidup mu, Risa..
neng citra
di tinggal tugas..ya
Eliawati
cerita nya bagus" alur cerita bagus awal bales dendam tapi hati tak bisa bohong
Daniela Whu
kpan balas dendam x arkana ke keluarga yang membuat papax meninggal di lakukan...
Pacar Leeminho
Suka thour😍
Evita L.S
Keren banget thour
Yoko yu
kok kata "nya" selalu ditulis jd "ya" sih ?
Novianty Sugeng
Thor istrinya jgn panggil nama dong utk suaminya masa panggilnya Haris .. ga enak bacanya Mas kek atau Huby gitu ..
Nero Bianco
mantap ito
Efrianti Sihite: hehe😁
total 1 replies
Abdullah
update
Abdullah
up
Abdullah
up up
Abdullah
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!