Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Pria Dingin

Terjebak Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:30.3k
Nilai: 5
Nama Author: maria regolinda

Warning!!!

Mohon maaf sesama author dilarang like dan favorit. Karena dari pengalaman saya sebelumnya tidak mengikuti cerita sampai akhir!!

"Om salju, aku bukan pencuri.Tolong, lepaskan aku!" Lea memohon.

"Kau pencuri! Ikut aku!" bentak pria dingin itu, dia menarik kasar tangan Lea.

"Tapi, aku berkata jujur aku tidak mencuri."

"Aku bilang ikut aku, ini bukan permintaan tapi ini perintah." sambungnya lagi. Sorot matanya menatap tajam Lea.



Lea menjadi korban salah tangkap oleh seorang detektif dingin. Akan kah cinta bisa menyatukan mereka?

yuk ikutin kisahnya!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maria regolinda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berisik.

Uhuk-uhuk...

Tenggorokannya sudah sangat sakit. Lea mengabaikan pertanyaan Bruno.

''Apa kau tidak mendengar pertanyaanku? Kenapa pagi-pagi kau sangat berisik dengan suara batukmu itu?'' Bruno mengepal.

Detektif itu menarik napas lalu membuangnya kasar, dia tidak menyangka mengurus satu gadis saja lebih sulit dari mengatasi sepuluh kasus. Ini sungguh menguji kesabarannya, ' Aku pikir aku harus extra sabar.' batin Bruno.

''Demi Tuhan, Nona Lea Andrea! Keluar dari balik selimut itu, atau aku yang akan membantu membuka selimutmu?'' sambung Bruno lagi.

Lea mulai mencubit pipinya. Karena, cubitannya yang sangat keras kedua pipinya sampai memerah semua terlihat seperti orang demam. Tangannya mulai menyibak selimut dia mulai menyebulkan kepalanya keluar dari selimut. Lea mengangkat wajahnya, gadis itu tercengang dia terpesona menatap wajah Bruno. Mengapa pria yang menculik dia eh ralat yang salah menangkap dia ini begitu tampan? Kemarin dia melihat pria ini sangat kejam wajahnya sangat dingin tanpa ekspresi, tapi pagi ini? Bruno terlihat sangat tampan memiliki postur tubuh tinggi, bodynya yang atletis, ditambah lagi pagi ini Bruno mengenakan pakaian detektif berwarna hitam dipadu mantel hitam sangat serasi dengan kulit putih bersihnya. Bruno sangat sempurna pagi ini, atau selama dua hari disini dia yang kurang fokus mengamati pria dingin itu? Manik mata hijau itu menatap lekat manik mata coklat milik Bruno

'Aku yakin dia itu pujaan banyak wanita. Dasar, laki-laki didepan aku saja sia pura-pura dingin. Lea fokus, fokus, fokus.' batin Lea. Gadis itu pikir Bruno seorang playboy karena penampilan dia pagi ini.

''Kau, sakit?'' tanya Bruno sekali lagi. Dia menjentikkan jarinya didepan wajah Lea.

Lea melebarkan matanya dia kaget dari lamunannya. Tapi, dia tidak menjawab gadis itu hanya menganggukkan kepala saja, tangannya terus mengusap lehernya.

''Apa suaramu hilang? Atau kau mendadak bisu? Demi Tuhan, pagi-pagi kau sudah membuatku pusing. Kau tahu, tugasku banyak bukan hanya menunggu kau disini seperti orang bodoh.'' Bruno melangkah satu langkah lebih dekat ranjang Lea.

Uhuk...uhuk...

Lea batuk hingga mengeluarkan air mata. Bruno meraih bahunya, Lea merasa sentuhan Bruno seperti api yng membakar dirinya melalui baju ke kulitnya. Lea berkesiap lalu ia mulai mengalihkan perasaannya dengan batuk-batuk lagi.

''Aku yakin, aku sudah bilang semalam, aku sudah bosan dengan sandiwaramu,'' tegas Bruno

Lea menggelengkan kepala cepat, dia memegang lehernya dengan kedua tangan kemudian batuk-batuk lagi.

''Hais...kau ini benar-benar gadis keras kepala," gerutu Bruno. Ia mendudukkan tubuhnya di ranjang. Tangannya menangkup kedua sisi wajah Lea, ia membuka paksa mulut Lea. Anehnya, Lea tidak menolak dia pasrah dengan semua perlakuan Bruno kepadanya, sikap Lea pagi ini berbanding terbalik dengan sikap dia yang kemarin.

Pria itu mengambil senter dipinggangya, dia menyalakan senter itu, ia mengarahkan ke mulut Lea. Bruno memundurkan wajahnya sedikit kebelakang, dia kaget, gadis ini tidak sedang berbohong. Tenggorokannya sangat merah, wajahnya sedikit hangat.

''Kau hanya radang tenggorokan, karena itu tubuhmu panas. Jangan berlebihan, seakan kau sakit parah menunggu hari kematianmu saja.'' Bruno melepas lagi tangannya dari wajah Lea. Bruno menekan tombol off senternya, dia menyelipkan lagi dipinggangnya.

Bruno hendak berdiri dari ranjang namun tiba-tiba tempat tidur itu miring dan membuat Lea terdorong, pahanya berbenturan dengan paha Bruno. Lea, kaget dia menatap takut Bruno.

"Kau, jangan kaget apalagi takut, aku tidak akan memperko*sa kau. Karena aku sering bersentuhan dengan gadis yang lebih cantik dari kau." Bruno berdiri.

Lea mencebik, menatap tajam Bruno. Dia merasa Bruno terlalu merendahkan fisiknya. Dia menyentuh pipinya, belum berkerut dia meraba bibirnya. 'Kau pikir aku jelek?' batin Lea.

Bruno benar, dia memang sudah mati rasa sejak wanita yang dulu dia cintai memilih mengakhiri hubungan mereka sepihak tanpa Bruno tahu alasan wanita itu. Sejak itu, Bruno selalu dingin ketika bertemu dengan wanita, dia juga sudah bersumpah membenci wanita seumur hidup dia dan melajang selamanya.

"Kau tunggu sebentar aku akan mengambilkan kau teh herbal untuk mengobati radang tenggorokan kau itu." sambung Bruno lagi. Kemudian, Bruno pergi meninggalkan Lea sendiri lagi di kamar. Tidak, lupa dia mengunci pintu kamar Lea.

Lea, tersenyum melihat Bruno kekaur dari kamarnya. Dia menyentuh dadanya, dia merasakan perasaan yang aneh, jantungnya berpacu lebih cepat dari detak jantung normal. Lea tidak mengerti perasaan apa ini tapi getaran itu aneh dan ini baru pertama kali Lea rasakan.

♥️♥️♥️♥️

1
srizuldiahningsih wulan
Lanjut thor cerita nya menarik,saya penasaran tentang kelanjutan hubungan bruno dan lea
Felisitaz😇: sebenarnya mau lanjut tapi noveltoon nya ga bisa mengapresiasi karya penulis, masa iya duitnya di ambil lagi hny karna Uda 2 tahun ga di tarik. skrg aku rugi Karya udah di kontrak tapi g ada hasil
total 1 replies
Alvares
diam kau Marie.....
Alvares
ciieee....Bruno cemburu.....
arie
trima saja cintanya Karena hidupmu akan bahagia.....
arie
jangan kwatir lea karena Bruno hanya ingin melepas kangen denganmu
arie
kenapa?kaget ya Bruno klo nona Lea sudah kembali...
arie
yang sabar ya Bruno karena Lea pasti akan kembali ke pelukanmu......
arie
makanya jangan kasar kasar Bruno,hargai sedikit perasaan wanita.....
arie
Bruno kasar itu karena dia cemburu,nona Lea andrea...
arie
akhirnya bisa kabur jugakan...
trimakasih bibi.....
arie
kau jangan membangkitkan emoinya nona Lea....
arie
jangan ngintip Bruno,klo mau langsung masuk saja....
arie
Wiliam mau kabur kemana....
arie
hati hati kau Wiliam...tunggu pembalasanku....
arie
pelan pelan saja Lea karena sekarang hatinya Bruno mulai luluh....
arie
hatinya Bruno sudah hancur karena di obrak Abrik sama Lea.....
arie
Lea berhasil meluluhkan hatinya Bruno....
arie
ada ada saja kau lea.masa orang lagi ngantuk suru makan coklat..
bunda s'as
Aku dapet notif dari kemarin baru sempet baca ini ... lanjut thor tetap sehat dan semangat 💪😘😘
arie
tembak di pahanya saja biar dia rasakan timah panasnya dulu.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!