Indonesia
NovelToon NovelToon
Past Time

Past Time

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:37.6k
Nilai: 5
Nama Author: cahaya lea

Mobil ferari merah melaju dengan kecepatan sedang, di bangku kemudi ada pria bertubuh tinggi tegap, rambut kecoklatan dengan belah tengah rapi, memakai kaca mata hitam yang memutupi mata indahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya lea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kasihan yuta

"Entah sejak kapan aku mulai merindukanmu yuta" kata jeni lirih.

Jeni mendongakkan kepalanya. Ia mengcup lembut bibir yuta.

Ah.... angin malam ini menjadi saksi perasaan jeni yang mulai berubah.

Tiba-tiba " jeni!!"

Suara seorang laki-laki mengagetkan mereka berdua.

"Apa-apaan kamu jen?" Tanya ayah jeni.

Yuta hanya diam dan menunduk. Sedang jeni berusaha untuk menjelasakan.

"Emmmm ayah, aku dan yuta sal...."

"Sudah diam, kau jangan berulah ya!" Kata ayah jeni memotong penjelasan jeni.

Yuta tidak bisa berbuat apa-apa untuk saat ini, dia hanya bisa diam dan menerim perkataan ayah jeni.

"Kau yuta kang, sadarlah siapa dirimu!!!" Kata ayah jeni dengan wajah merah dan jari telunjuk menunjuk kearah wajah yuta.

Ayahnya menarik paksa jeni menuju ruangan utama acara. Jeni hanya bisa menurut karena memberontak sekarang hanya akan membuat masalah ini semakin runyam.

Sedang yuta, hanya bisa diam. "Heehhhh....." hembusan nafas yuta kasar.

"Yuta yuta, inilah yang kamu takutkan, ternyata terjadi juga" dengusnya pelan.

Tring....tring...

Detektif nama itu muncul di layar ponsel yuta.

"Iya pak?" Jawab yuta.

"Saya mau melaporkan hasil temuan saya, ada beberapa orang dan akun yang mencurigakan" kata detektif di sana.

"Iya, silahkan kirim filenya nanti aku sampaikan kepada ceo" pinta yuta.

"Baik pak" tutup detektif.

Ting.... sebuah pesan masuk. Yuta membuka file demi file, ada beberapa foto orang yang berada di depan gedung kantor setiap hari dengan mencurigakan. Ada juga akun yang beberapa kali mencoba masuk sistem keamanan email perusahaan.

Tut...tut....tut...

Yuta mencoba menghubungi antoni yang kemungkinan masih di kantor.

"Iya pak kang" suara antoni.

"Saya mendapatkan laporan dari detektif, ada beberapa orang dan akun yang mencurigakan, filenya akan saya kirim ke email anda" jelas pak kang.

"Hemmm" antoni hanya mengeram.

Yuta berjalan pelan menuju parkir mobil, ia berfikir tak ada gunanya terus disini.

Tring...tring...tring...

Ceo.... kenapa dia menelpon.

"Iya pak" jawab yuta sambil berjalan menuju mobil.

"Cepat kesini!!" Perintah antoni.

"Iya pak" tutup yuta.

Yuta segera tancap gas menuju kantor yang hanya ada antoni seorang disana. Wusssssss.....

Mobil melaju dengan cepat.

Yuta tiba di kantor dan segera berlari keruangan ceo.

"Iya pak" lapor yuta dengan terengah-engah.

"Kau lihat ini" antoni menunjukkan sebuah foto.

Disana ada foto seorang perempuan berdiri di depan gedung kantor. Terlihat dari laporan itu, ia berdiri di depan gedung setiap hari karena ada banyak foto perempuan itu dengan baju dan tanggal yang berbeda. Yang terlihat dari potongan video cctv, ia menunjukkan sesuatu kepada para pegawai kantor antoni. Sepertinya ia sedang mencari sesuatu.

Ada sebuah video lagi dimana perempuan itu masuk ke resepsionis, disana ia juga menunjukkan sesuatu kepada resepsionis, namun ia kembali keluar lagi. Saat itulah ia berpapasan dengan antoni dan yuta. Ketika berpapasan, perempuan itu memperhatikan antoni hingga antoni menghilang dari pendangannya.

"Siapa perempuan ini tuan?" Tanya yuta.

"Entahlah,, aku juga tidak tahu. Tapi gestur tubuhnya aku sangatkah tidak asing, pernah bertemu dimana ya?" jawab antoni dengan penuh penasaran.

Yuta mencoba mengzoom gambar itu. Terlihat sebuah gelang kecil di tangannya.

"Stop" kata antoni sambil memperhatikan gelang itu dalam-dalam. Ia mencoba mengingat-ingat gelang yang tak asing baginya.

"Oh...oh...ohh.. ya tuhan, antoni berdiri dan membuka brangkasnya, ia membuka sebuah buku. Disana ada sebuah gelang dari benang yang sepertinya sama.

Antoni mengambil dan kembali ke depan laptopnya.

Ia menyandingkan gelang miliknya dan gelang yang berada di foto itu.

"Itu sama persis tuan" kata yuta.

"Iya kau benar" kata antoni yang tak berkedip.

"Ya tuhan, benarkah itu kamu shanum" gumam antoni sambil terduduk lemas.

"Kenapa kau sampai sejauh ini shanum" lanjut antoni yang masih terduduk.

"Benarkah dia shanum yang anda kenal tuan" tanya yuta penasaran.

Antoni hanya mengangguk pasrah.

"Besok pagi panggil resepsionis tadi keruanganku, aku ingin tahu apa yang ditunjukkan shanum kepadanya" perintah antoni.

"Baik" jawab yuta singkat.

"Kau temani aku pulang, kakiku mati rasa" gumam antoni.

Yuta menemani antoni pulang ke apartemennya.

"Ambilkan minum di lemari pendingin" perintah antoni.

Yuta mengambil beberapa minuman kaleng untuk mereka.

Antoni masih bertanya-tanya kenapa shanum ada disana selama berbulan-bulan.

Bagaimana dia bisa kesana, apa yang dia cari.

"Akkhhhhhhhh..." antoni mengacak rambutnya sambil menenggak minuman.

"Yuta, apa kamu tidak pernah melihatnya? Dia selama berbulan-bulan disana ?" Tanya antoni dengan suara meracau.

"Tentu saja tidak, setiap hari aku selalu disampingmu kan" suara yuta tak kalah meracaunya.

Entah sudah berapa kaleng yang mereka habiskan sampai-sampai, mereka tak sadarkan diri dan bicara melantur.

"Hey yuta, apa kau tahu rasanya jadi aku, aku seperti seekor burung yang dimbil paksa dari induknya sehingga aku kehilangan nyawa rasanya".

"Apa yang kurang dari hidupmu antoni, kau punya segalanya, kau punya uang, ayah yang sayang padamu, punya tunangan yang cantik."

"Tunangan, kau tahu betul aku tak menyukainya, buat kau sajalah."

"Dasar bajingan kau! Kau pikir jeni sebuah barang, yang jika kau tidak suka kau akan berikan pada orang lain."

"Aku tahu kau menyukainya yuta, makanya ketika pertunangan itu diumumkan, aku meminta maaf padamu. Alu bisa apa heh...." kata antoni dengn nafas tak teratur.

"Kau tahu, saat ini kau adalah antoni temanku yang ingin kupeluk huhuhuhu...... "tangis sedih yuta

"Tapi ketika kau jadi ceo aku ingin membunuhmu hahahahahaha..." ia berubah tertawa.

Mereka berdua tertidur di sofa dengan kondisi mabuk berat dan rumah berantakan.

1
Riaaimutt
di korea ada peyek juga ya 😄
Riaaimutt
baru baca uda nyesek..😑
arfan
up bos
Mawar_Jingga
hallo kak salam kenal💚
like dan komen mendarat jangan lupa mampir y"sepotong sayap patah" ditunggu happy reading💚
Ainun Rohman
Thor, kapan update lagi nih?
cahaya lea: sudah ada, silahkan di baca dan dinikmati.
total 1 replies
Citlaly Alvarez
Paragraf tiap halaman bikin saya ikut terbawa cerita.
cahaya lea: yuk dilanjut bacanya, sudah ada episode 19
total 1 replies
Valito.C
Jangan sampai tamat, dong!
cahaya lea: sudah ada next episode silahkan dibaca dan dinikmati. angkat jempolnya ya. terimakasih
total 1 replies
Towa_sama
Sudah refresh berkali-kali, kok belum ada aja chapter baru, thor... ngenes :'(
cahaya lea: yuk dilanjut bacanya sudah ada episode 19
total 3 replies
·Laius Wytte🔮·
Ngagetin banget!
cahaya lea: ada yang lebih ngagetin, simak episode selanjutnya, masih di review.
total 1 replies
emi_sunflower_skr
Jangan berhenti menulis thor, karyamu bisa memberikan inspirasi bagi banyak orang!
shizi ah
Wah, seru banget thor! Lanjutkan karya kreatifmu!
cahaya lea: yuk di lanjut bacanya sudah ada episode 19
total 1 replies
Olivier Mira Armstrong
Ngakak sampe perut sakit!
AmanteDelYaoi:3
Pantesan populernya naik, sukses terus thor 👍
cahaya lea: yuk dilanjut bacanya, sudah ada episode 19
total 2 replies
Wesal Mohmad
Tidak sabar untuk sekuelnya!
Nino
Lanjut dong, ceritanya makin seru!
cahaya lea: sudah tersedia, bisa di read, like dan komen.
total 1 replies
EnanaRoja.
Kapan update lagi?
Black Jack
Ngebuat hati berdesir!
Abadon007
karya ini layak dijadikan film, semoga sukses terus thor ❤️
cahaya lea: yuk dilanjut baca, sudah ada episode 19
total 2 replies
Ken ZO
Kereen! Seru baca sampe lupa waktu.
Haru Hatsune
Kisah yang menginspirasi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!