by. quin
namaku Areta aberto, usiaku 20 tahun. putri tinggal dari pasangan aberto dan zoya setelah lulus kuliah orang tuaku menuntutku bekerja di berusahaan mereka yg bergerak di bidang fashion dan tekstil Retro.Company
aku memiliki sepupu bernama kalandra white 24 th. seorang CEO tampan di PT. White tea. bergerak di bidan perkebunan. sedari kecil kami selalu bersama dan kak kala selalu menyayangiku seperti adik kandungnya sendiri, karena sedari kecil kita selalu bersama. mommy dan Daddy selalu menitipkan ku pada uncle white dan onty nada orang tua kalandra dan Aruna ketika mereka harus melakukan perjalanan bisnis ke luar kota bahkan luar negeri.
karena sering bersama kala tak terasa tumbuhlah rasa kagum atau bahkan cinta aku tak mengerti, akan kah hubungan kami bisa berlanjut ke jenjang yg lebih serius !!? atau malah tak akan terjadi mengingat kami adalah sepupu !!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queenindri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
keputusan Areta
...Aberto membawa putri semata wayangnya itu ke ruang keluarga, ia sama sekali tak habis pikir kenapa tiba tiba putri kesayangannya itu memutuskan untuk segera menikah dari pada bertunangan dulu. Padahal awalnya niat aberto ingin putrinya dan calon tunangannya yang tidak lain adalah Daniel Smit mengenal satu sama lain lebih dalam, mengingat keduanya sudah lama tidak bertemu dan berkomunikasi seltah kepindahan keluarga Smit keluar negri dulu....
..." sayang kau ini bicara apa tadi, kau tau ucapanmu membuat semua orang bingung!'. Ya aberto masih menyangka putrinya sedang bercanda saja saat ini....
" aku sedang tidak bercanda ayah, aku sangat sadar dengan apa yang aku ucapkan '". Jawab Areta
...aberto menatap putrinya dalam. Dia benar benar terkejut dengan keputusan putrinya yang di luar BMKG itu. Eh ralat di luar prediksinya itu😅. ...
..." ayah Areta mohon setujui permintaan Areta kali ini. Areta sudah memutuskan untuk langsung menikah saja dari pada bertunangan toh hasil ahirnya akan sama saja bukan kita akan menikah" jawab Areta panjang kali lebar...
...aberto yang mendengar permohonan putri semata wayangnya pun hanya bisa mendesah. Ia tak habis pikir bagai mana putrinya bisa memutuskan hal yang sangat fital ini secepat itu....
...Sementara di taman belakang yang menjadi tempat acara berlangsung kalandra sedang berfikir bagaimana bisa Adik sepupunya itu memutuskan langsung menikah dari pada bertunangan dulu....
..."Lee kau cari tau tentang Daniel Smit pewaris dari Smit.corporation". Ucap kalandra dari sambungan telepon kepada asisten pribadinya Lee...
...Kalandra mendesah berat. Entah mengapa iya berat sekali menerima keputusan adik sepupunya itu untuk menikah cepat. Bukan karena cemburu melainkan ia kawatir keputusan itu Areta ambil karena sedang kecewa. Ya kecewa padanya mengingat selama ini ia selalu menghindari Areta adik sepupunya itu dengan berbagai alasan dan selalu menolak ungkapan cinta adik sepupunya itu. Kalandra tau benar Areta saat ini sedang marah padanya karena tidak biasanya adik sepupunya itu cuek saat bertemu dirinya seperti hari ini. ...
...sedangkan Lee langsung melaksanakan tugas dari tuannya untuk mencari semua informasi dari keluarga Smit. ...
...sedangkan Daniel tak menyangka Areta akan mengambil keputusan untuk langsung menikah ketibang bertunangan dulu. Walau iya syok tapi setelahnya ia sangat senang berarti ini adalah jawaban kesabarannya dulu saat harus berjauhan dengan cinta pertamanya, pujaan hatinya Areta Aberto....
...setelah acara selesai seluruh keluarga pulang kerumah masing masing tapi tidak dengan kalandra. Iya memutuskan menemui Areta adik sepupunya yang selama ini ia hindari itu. Ia ingin memastikan apakah keputusan Areta itu atas kemauannya sendiri atau atas dasar paksaan pihak lain. Karena setaunnya Areta adalah gadis yang ceroboh...
" reta bisa kita bicara". Panggil kalandra setelah melihat adik sepupunya itu turun dari lantai 2
sedangkan Areta hanya mengangguk.
"apa yang mau kakak bicarakan". tanya areta
" kau serius ingin menikah dengan Daniel, bukankah kalian belum lama saling mengenal?" ucap kalandra
" ya aku serius, dan kami sudah cukup lama mengenal kak jadi Kakak tidak perlu kawatir". Jawab Areta
"benarkah". timpal kalandra
" benar, dia teman masa kecilku ketika masih di bangku sekolah dasar". Areta
" benarkah, tapi kenapa aku tak pernah tau". Kalandra
" hahaha untuk apa kakak harus tau. Bukanya kakak slama ini tidak pernah perduli padaku? " jawab Areta ketus