Indonesia
NovelToon NovelToon
Cobalah Mengerti Tentang Cinta

Cobalah Mengerti Tentang Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:56.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rita Suma

perdebatan suami istri yang tak kunjung baik. Sang istri harus merelakan suaminya mempunyai hubungan dengan wanita lain. Perjuangan dan kesabaran yang bisa menentukan arti suatu hubungan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Suma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Kami sekarang mulai terbiasa hidup tanpa seorang Papa. Begitupun dengan Mama yang kini telah bisa menerima kenyataan ini. Dia sudah terbiasa dan tidak menangis lagi. Dia sekarang menjadi single parents. Hanya saja dia sekarang menjadi Mama yang sangat protektif terhadap aku dan kak Reyhan.

Kak Reyhan sekarang telah bekerja di sebuah perusahaan. Begitu juga dengan Satria mereka satu tempat kerja. Sementara aku dan Nine harus menghadapi ujian nasional. Sebentar lagi kita juga akan lulus.

"Sis lagi belajar ya?"

"Iya Ma, kenapa?"

"Gak apa-apa cuma pingin nemenin kamu belajar boleh kan?"

aku menganggukkan kepalaku kulihat Mama sedang duduk disampingku. Kulihat wajahnya tampak sedih,

"Mama kenapa?"

"Gak apa-apa Sis."

"Aku tau Mama lagi ada masalah cerita sama aku Ma." desakku.

"Ehmmmm gak apa-apa gak ada apa-apa kok." Mama menggelengkan kepalanya

aku menarik tangannya.

"Tolong dong Ma kalau Mama lagi ada masalah cerita sama Siska." aku meyakinkannya.

"Sis akhir-akhir ini Papa sering datang kesini."

"Apa? Papa? kapan Ma?"

"Waktu kamu sekolah dan Reyhan kerja."

"Tapi Mama gak diapa-apain kan?" tanyaku ketakutan.

"Enggak tapi ....

"Tapi apa Ma?"

"Kamu mau gak kalau Papa kembali kerumah lagi?" pertanyaan Mama spontan membuatku kaget.

"Apa? Ma Mama harusnya sadar dia sudah menyakiti Mama, Mama masih mau maafin Papa?" tanyaku dengan nada tinggi.

"Terus terang Sis Mama masih gak tega liat Papa tiap hari minta maaf sama Mama." Mama mulai luluh.

"Ma apa Mama yakin?"

"Entahlah Sis tapi kalau kamu gak mau yaudah gak apa-apa kok." Mama berusaha menutupi rasa sedihnya.

"Ma Mama itu orang terbaik yang pernah kukenal, tapi Ma gimana dengan Tante Clara?" tanyaku kemudian.

Mama menggelengkan kepalanya

"Mereka itu udah nikah Ma."

"Tapi Sis Papa janji sama Mama kalau kalian mau maafin Papa, Papa akan ninggalin wanita itu." Mama meneteskan air matanya.

"Tapi Ma gak semudah itu Siska bisa maafin Papa apalagi kak Reyhan." jawabku.

Kak Reyhan yang sedang di ruang tv pun mendengar percakapan kami.

"Kenapa denganku?" kak Reyhan masuk ke kamarku.

"Ehm gak kak." jawabku menutupinya.

"Jujur aja aku tadi dengar kalian bahas aku." tanya kak Reyhan mulai penasaran.

"Rey dengerin Mama nak, ini masalah Papa kamu." Mama mencoba menjelaskan.

"Kenapa? ada apa lagi dia?"

"Papa ingin kembali kerumah ini Rey"

"Gak bisa!" kak Reyhan langsung memutus pembicaraan Mama.

"Tapi Rey...

"Gak ada tapi Ma dia udah ninggalin kita demi wanita lain dan gak akan ada tempat dia disini lagi." kak Reyhan langsung meninggalkan kamarku.

Mama menggelengkan kepalanya akupun menundukkan kepalaku

"Mama harus memaklumi sikap kakak gimanapun Papa itu emang udah nyakitin kita semua, jadi gak semudah itu buat maafin dia Ma." ucapku sambil mengusap air matanya.

Mama menganggukkan kepalanya dan memelukku. Aku sebenarnya kasihan melihat Mama, tapi aku masih belum bisa untuk memaafkannya. Mungkin Mama bisa memaafkan tapi kita masih sangat terpukul dengan kejadian itu. Mama beranjak dari tempat duduknya, dia pergi meninggalkan kamarku. Aku tahu dia sangat sedih mendengar jawaban kami. Aku tidak bisa membayangkan terbuat dari apa hatinya, sehingga dengan mudah bisa memaafkan Papa.

Kudengar suara mobil Satria di depan rumah. Aku langsung berlari menuju ruang tamu. Satria sudah berdiri di depan pintu.

"Kok gak bilang-bilang kalau mau kesini?"

"Gak boleh ya?"

"Ya bukannya gitu aku kan belum siap-siap." jawabku.

"Emang mau siap-siap kemana? orang aku gak ngajak kamu kemana-mana kok." jawabnya sambil tersenyum,

aku menarik nafas dalam-dalam.

"Gak disuruh duduk nih aku."

pertanyaan Satria menyadarkan aku kalau aku masih saja berdiri di depan pintu. Aku tertawa dan mundur selangkah dia menerobos tubuhku aku duduk disampingnya.

"Kamu gak belajar?" Satria bertanya padaku.

"Belajarlah ini tadi juga masih belajar di kamar." jawabku.

"Yaudah lanjutkan disini biar aku yang nyimak." jawabnya,

aku langsung mengambil buku di kamar.

"Nih" kuulurkan bukuku aku menghafal dia yang nyimak.

Setelah beberapa saat kemudian aku diam kuambil bukuku dari tangannya.

"Lohhhh kok udahan sih?" Satria bertanya heran

"Capek nanti lagi." jawabku sambil menyandarkan kepalaku di bahunya.

"Emang yakin udah bisa? harus lulus loh kalau gak lulus gak bakal aku nikahin kamu." ancamnya sambil tersenyum.

"Ya lulus lah pasti." aku yang sok yakin.

"Iya iya nikah." Satria mulai menggodaku.

"Apaan sih kamu Sat? nikah terus yang dibahas." ucapku.

"Lah emang kenapa kamu gak mau kita nikah?" tanyanya sambil mencubitku,

aku hanya tersenyum melihat wajahnya.

"Oh iya Sat ada yang ingin aku tanyakan sama kamu." ucapku.

"Apa?"

"Kabarnya Tante Clara gimana?"

"Oh setahuku sih baik-baik saja."

aku menganggukkan kepalaku.

"Kenapa Sis Papa kamu disana ya?"

"Entahlah." aku menggelengkan kepalaku

tak sempat aku melanjutkan percakapanku kak Reyhan menghampiriku.

"Sat gimana kerjaan kamu tadi beres kan?" kak Reyhan mengajak Satria membahas tentang pekerjaan.

"Tenang aja kak udah beres."

"Alah kakak ini ganggu orang pacaran aja." ucapku kesal.

"Biarin." jawab kak Reyhan usil,

ponsel kak Reyhan tiba-tiba berdering. Untunglah kalau gak ada telpon pasti dia ikut nimbrung disini. Aku tersenyum-senyum sendiri melihat dia mengangkat telponnya dan berjalan menuju kamarnya.

"Eh kok senyum-senyum sendiri?" Satria menepuk pundakku.

"Tuh kak Reyhan kalau aja dia gak ada telpon pasti gangguin kita." jawabku sambil tersenyum

Satria juga ikut tersenyum mendengar jawaban dariku.

"Sis aku mau ajak kamu ke suatu tempat sekarang, ayo siap-siap bentar aja. L" pintanya

"Kemana?"

"Udah ayo entar juga tau."

aku langsung menuju kamar dan ganti pakaian. Tidak lama kemudian aku sudah siap dan kita pun berangkat. Di tengah perjalanan aku masih aja bertanya mau kemana tapi Satria hanya diam. Kemudian Satria memberhentikan mobilnya

"Loh ini kan rumah Tante Clara Sat? ngapain kamu ajak aku kesini?"

"Sssttttt diam jangan berisik kita ini lagi mengintai. " jawab Satria menutup mulutku.

"Maksudnya apa?"

"Kamu liat aja sendiri." Satria menunjuk ke arah depan. Disana aku melihat Papa sedang berbicara dengan Tante Clara. Nadanya tinggi sekali, ternyata Papa berantem dengan Tante Clara. Kenapa ya mereka kok berantem.

"Sat mereka lagi berantem ya?" tanyaku heran.

"Hampir tiap hari Sis mereka gak ada akur-akurnya." jawab Satria.

"Ohhh pantesan." jawabku.

"Kenapa Sis?"

"Yah pantesan aja Papa minta balikan sama Mama, emang keadaan rumah tangga mereka kayak gini, aneh ya Sat padahal Papa itu orangnya gak pernah marah-marah kayak gitu." ucapku.

"Ya namanya juga pelakor Sis, baiknya cuma pas ada maunya aja." jawab Satria.

"Tapi dia Tante kamu loh."

"Iya iya tapi gak suka aja sama kekakuannya main serobot suami orang" jawab Satria menyadarkanku.

1
Yunita Ma💙
Akhirnya happy ending, good job thor,,ceritamu berhasil membuat ku harus menguras emosi 😁🤭👍
YORNK
gaada bonchap kah? tuk si lonet
YORNK
lah lonet toh Siska....dahlah.
rezky perdana
dasar siska tolol
Kurnia Eka
Alhamdulillah happy ending dan pilihan yg tepat sis...
Iin Karlina
terima kasih banyak Thor.
udah membuat cerita menarik begini
Kurnia Eka
lebih baik dcintai daripada mencintai...satria cinta mati malah dtolak ...ego lagi ego lagi sis
Kurnia Eka: kelewat bucin thor
total 2 replies
Yunita Ma💙
thor aku like terus lohh,,jangan lupa up yaa,,ku tunggu

oh iya jangan lupa mampir di karya aku yah 🤗
Yuni Adiba Elmira
haduuh lagi seru2 gk ada lanjutanna
Kurnia Eka
yang ngelabrak siapa yang d gampar siapa.. Oalah sis..gampar duluan dong...
mbuh
potas aja vriska
gampang kan
lagian kl uda parah bongkar aja
biar rame sklian
agk mbulet bgt nih...pake pelet apaan vriska
Yunita Ma💙
aku mampir lgi nih,sering kasih like juga


ya udah seklian aku promosi karya aku dech, jangan lupa mampir ya,terima ksih

ngetiknya ini rasanya mau kesel sam vriska,,ihhhhhhhhhhh keselll
Yunita Ma💙
tolong dong Thor up lagi
Yunita Ma💙
suka banget aku sama ceritanya thor,,ngena dihati semua ceritanya,,

jangan lupa mampir di karyaku juga ya🤗
Kurnia Eka
satria sama aku aja ya thor
Rita Suma: boleh boleh wkwkwk
total 1 replies
mbuh
buta sih lu siska
bucin bgt bego
Iin Karlina
goblok
paling benci dengan karakter yang bucin toxic
mbuh
jangan goblok mencinta siska
Yuni Adiba Elmira
lagi seru2nyaa ehhh belum ada kelanjutannya
YORNK
tu si cewek bodoh Banget bukannya dengar penjelasanya dulu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!