Aditiya Kusuma pria tampan dan gagah keturunan dari Ayah Doni dan Ibu Dian,Ayah yang seorang guru juga Dosen berpawakan tinggi besar,sedang Ibu yang seorang chef sangat cantik dan putih,membuat Aditiya menjadi laki laki yang sempurna dalam hal wajah dan perawakan.
Aditiya rupanya terkenal sebagai playboy di sekolahnya,banyak teman sekolahnya yang jadi korban gombalannya.
sampai akhirnya Aditiya di bawa Kaka nya ke kota untuk kuliah,Aditiya yang ingin meneruskan usaha orang tuanya sebagai pembuat Kue dan juga pemilik restoran mengambil jurusan tata boga.
Dan jiwa playboy nya pun masih ada sampai di tempat kuliahnya,sampai akhirnya ada sebuah kejadian yang membuat Aditiya insaf jadi playboy,apa dan bagai mana kok Aditya bisa insaf jadi playboy,,kita lanjut baca aja yuk,semoga suka dengan cerita ini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mau Carikan Kerjaan
Sudah 3 Minggu Adit bekerja di kantor kakanya kalau pulang kuliah,dan benar saja selama Adit kerja sekarang jarang nongkrong bersama Marsel dan Anka,membuat keduanya suka Bete pada Adit.
"Dit besok hari libur,kamu ngga bisa juga nih pergi sama kita,,?"tanya Marsel saat di kantin bersama Anka juga.
"Iya Dit,,masa hari libur juga ngga bisa kita jalan,emang ada hari libur tetap kerja aja,"Anka ikut protes.
Rupanya Adit kalau hari libur selalu pergi dengan Marsa,dan Adit sengaja ngga mau pergi sama kedua temanya karena uang yang biasa buat nongkrong bareng mereka bisa buat jajan in Marsa,itu lah kenapa kalau hari libur juga Adit selalu ngga mau di ajak nongkrong.
"Ya baiklah,,besok kita jalan,,"Anka langsung kegirangan.
"Nah gitu dong,masa semenjak kerja ngga ada waktu buat temen sih,,"
Setelah pulang kuliah Adit seperti biasa lanjut ke kantor kakanya untuk kerja,Adit tidak malas dan cepat mengerti,jadi kak Rizki tidak terlalu repot menjelaskan setiap pekerjaan.
Malam harinya,Adit makan malam bersama kedua kakanya,"Dit seminggu lagi kamu gajian,uang nya mau buat apa nih,ini kan gajih pertama kamu kerja,,"
"Yang pastinya mau kasih Ibu,Ayah dan Adik,biar mereka ngerasain uang dari keringat Adit kak,,"
"Bagus sih itu,tapi kamu mau kasih berapa mereka,orang kamu gajihnya kan belum besar,"
"Ya 1 juta buat bertiga gitu aja kak,,bisa kan,selebihnya Adit mau ajak temen jalan,"
"Temen cewek apa cowok,,?"kak Zara yang langsung bertanya.
"Kaka denger kamu tuh sering Gonta ganti cewek,kamu playboy Dek,,"belum juga Adit menjawab Zara sudah bicara lagi.
"Apa sih kak,,playboy gimana,orang Adit tuh cuma anggap mereka semua temen,,"
"Cuman temen kok suka di gombalin,sampe ceweknya baper,,awas lu Dek jangan main main sama cewek,,nanti kalau kamu yang di tuduh hamilin gimana,,"
"Amit amit deh Kak,, Adit gini gini tapi ngga pernah ya Kak Adit sampai lakuin gituan,itu dosa kak,,,"
"Ya makanya Kaka cuman takut kamu nanti di tuduh menghamili,padahal hamilnya sama orang lain,,"
"Iya,,Adit akan hati hati,,"
Selesai makan malam,Adit ke kamar,Adit menunggu jam 11 ,rupanya Adit mau menelfon Marsa.
Adit ngerjain tugas kuliah dulu,tidak terasa jam sudah pukul setengah 12, Adit lalu menelfon Marsa.
"Halo,,"
"Iya Halo,,lagi apa,,?"
"Baru mau tidur,,"
"Udah ngantuk yah,,"
"Ngga sih,,emang ada apa kak,?"
"Besok Aku ngga bisa ajak kamu pergi,Aku mau pergi sama Marsel dan Anka,,"
"Iya Aku tau,,"
"Kamu tau dari siapa,,dari marsel Marsel yah,"
"Iya,,soalnya Kak Marsel ajak Aku Kak,,"
"Oh,,terus kamu mau,,?"
"Aku sebenarnya ngga mau,tapi dia maksa terus,lagi lagi mengancam kalau Aku ngga mau Aku mau di pecat,,"
"Marsel brengsek banget sih,,gimana kalau kamu pindah kerja aja,,?"
"Pindah di mana kak,sekarang cari kerja kan susah,,"
"Iya sih,,tapi tenang aja nanti Aku yang akan cari kan,yang penting kamu mau pindah dan mau lepas dari Marsel,,"
"Aku mau kak,biar Aku kerjanya tenang,,tidak selalu di tekan dan di ancam,,"
"Iya baiklah nanti akan Aku Carikan,ya udah ini sudah malam kamu tidurlah,kalau besok kamu di ajak Marsel ikut aja ngga papa,besok ada aku juga,,"
"Iya kak,,selamat malam,,"
Telfon pun mati,lalu Marsa yang capek langsung tidur,sedang Adit lagi berfikir cari kerjaan buat Marsa.
"Apa di kantor Kaka bisa yah Nerima lulusan SMA,,kalau jadi OG kasian,,"
"Besok coba Aku tanyakan sama Kaka aja deh,,siapa tau ada,,kasihan Marsa,,"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...