sebuah perjanjian muda antara sepasangan sahabat yaitu Gavin dan Morgan yang melibatkan anak mereka untuk menjalankan sebuah hubungan tak terduga yaitu perjodohan
bagaimana cerita selanjutnya ayok baca disini..... 😄😄😄
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra_marbun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
~•
Jam sudah menunjukkan pukul 5:00
alarm dibunyikan dari tenda organisasi yang membuat banyak siswa dan siswi terbangun namun ada juga yang masih tidur pulas termasuk Grace dan beberapa siswa lainnya.
Dengan mata yang masih mengantuk sebagian siswa langsung mengganti pakaian mereka lalu segera berkumpul di lapangan.
"gue biasanya bangun jam 7 woi"
"aduh ga biasa banget bangun sepagi ini"
"ribut banget alarm nya"
"biasanya dibangunin sama si mbak"
"kenapa sih harus sepagi ini?"
keluh siswa siswi
"baik lah selamat pagi buat kita semua, hari ini adalah hari kedua kita melaksanakan study tour dan hari ini kita akan melakukan aktivitas yang sedikit berbeda dari semalam" jelas pak jaya
"baiklah sebelum saya menjelaskan tentang kegiatan kita hari ini alangkah baiknya kita terlebih dahulu melaksanakan absensi per kelas, agar jelas siapa yang tidak hadir disini" ucap pak jaya kembali.
"masing masing ketua setiap per kelas ambil kertas absensi ke depan ya" ucap Wili.
Satu per satu ketua masing masing kelas mulai maju ke depan mengambil kertas absensi.
beberapa saat kemudian kertas absensi diantar ke depan dan diterima oleh Zayn.
Zayn melihat kertas absensi satu per satu dan menemukan beberapa kelas yang tidak lengkap.
" 2 siswa dari kelas 11C Dimana ini? "tanya Zayn dingin
" gatau kak" jawab kelas 11D
" 1 orang dari kelas 11C? "tanya Zayn melirik ke arah kelas 11C.
" anjir lah woi Grace mana?"tanya Cindy yang baru saja menyadari Grace tidak berada di dalam barisan.
" bukannya tadi udah siap siap ya? "tanya cella panik
Darius yang mendengar nama grace segera membisikkan sesuatu pada zayn dan segera pergi ke arah tenda Grace.
"baiklah sekarang ganti pakaian kalian dengan pakaian yang akan dibagikan oleh organisasi untuk kita gunakan pada kegiatan kita hari ini" ucap Zayn.
Bagian bagian organisasi segera membagikan baju dan celana yang telah di persiapkan mereka jauh jauh hari.
Mereka berjalan menyusuri setiap siswa dan siswi yang ada di sana memastikan semua siswa telah mendapatkannya.
Zayn mengambil satu pasang baju dan segera berjalan ke arah cella dan memberikan sepasang baju dan celana itu.
Cella awalnya ragu ragu untuk menerima, karena beberapa pasang mata kian melihat ke arah mereka, cella merasa canggung namun Zayn terus memberikannya pada cella yang kemudian di terima oleh cella.
" aduh so sweet banget sih"
" ga terima gue, kak Zayn cuma cocok sama gue"
"mereka cocok sih "
"iih apaan si Zayn, cella itu cocok sama cowok yang humoris kaya gue"
"eh mereka jadian ya?"
"kakak adik mereka?"
Begitulah beberapa kata kata yang keluar dari mulut orang orang yang melihat mereka berdua.
Cella yang merasa malu segera menutup wajahnya dengan kedua tangannya, pipinya mulai memerah dan kepalanya menunduk perlahan.
"cie cie langgeng ya cella" goda Cindy
"idih apaan sih Lo, orang ga ada apa apa kok" jawab cella dengan wajah yang kesal.
"udahlah cella, ga usah bohong lagi udah jelas kok" ucap Cindy menyenggol lengan cella.
Sean yang sedari tadi memperhatikan tingkah laku keduanya hanya bisa menyapa tajam ke arah Zayn dan Sean membuang wajahnya kasar
Bukan hanya Sean yang kesal, queen juga merasa sangat sangat kesal dan marah melihat Zayn bisa perhatikan terhadap wanita itu, padahal Zayn tipe cowok yang anti perempuan dan selalu cuek terhadap perempuan.
"iih kenapa sih itu anak susah banget dibilangin, tapi gapapa bentar lagi pertunjukan seru akan dimulai cella, jangan senang dulu, siap siap aja nanti kalo kamu sujud minta maaf sama aku" gumam queen dengan sennyum miringnya.
Sementara itu
Darius pergi ke tenda di mana ada Grace disana. Darius mencoba memanggil nama Grace tetapi tidak ada jawaban dari dalam tenda.
Darius izin untuk membuka pintu tenda tersebut dan segera masuk ke dalamnya.
Ternyata di dalam Grace sedang tertidur pulas dan seperti tidak terjadi apa apa.
Darius yang sempat khawatir terjadi sesuatu dengan Grace langsung berkacak pinggang lega.
" kirain kemana tadi" gumam Darius.
" em- aku ga mau, jangan gituuu!!! "teriak Grace terbangun dari tidurnya.
" mengigau ni anak" gumam Darius
" aduhh gue mimpi itu lagi, eh kok Cindy sama si cella gak disini, ini jam berapa sih? " tanya Grace pada dirinya.
tangannya segera meraih ponselnya dan alangkah terkejut nya dia melihat sekarang sudah pukul 6:09.
"mampus deh gue, udah telat nih buat kumpul di lapangan" ucap Grace gusar dan segera bergegas Menganti pakaiannya menuju ke lapangan.
"ekhem" Darius berdahak pelan.
"mampus deh gue, aduh malu nya dapet, telat nya dapet , jujur sial banget gue" gumam Grace menutup pelan matanya.
" kok Lo nggak ikut baris sama yang lain? "tanya Darius
"maaf kak, semalam susah tidur jadinya bangunnya kesiangan" ucap Grace.
" sudahlah semalam juga gue yang buat Lo jadi tidur kemalaman sekarang istirahat aja nanti gue izinin aja" ucap Darius.
"eh nggak usah kak, ini aku mau ke lapangan buat nge lapor sama pak jaya dan juga bagian organisasi.
" emang gue disini sebagai apa emang?" tanya Darius menekuk kedua tangannya di dada.
" wakil ketua organisasi "ucap Grace polos
"itu tau" ucap Darius.
"eh yaudah deh kak, maaf sebelumnya ya kak" ucap Grace tak enakan.
" iya gapapa, Lo istirahat yang cukup, entar gue kabarin kalo kegiatan udah siap"ucap Darius.
"eh siap kak" ucap Grace menundukkan badannya
" iya, gue pamit dulu dan satu lagi iler Lo lap dulu"ucap Darius berbalik dan meninggalkan tenda itu.
Grace membelalakkan bola matanya dan segera mengambil ponsel nya untuk bercermin.
"anjir bisa bisanya ada iler gue, ahk malu banget mana kak darius sampai bilang gitu lagi, iih mama papa mau pulang malu bangett!!!" tangis kecil Grace.
Darius yang ternyata belum pergi melainkan masih berdiri disamping tenda hanya bisa tersenyum melihat kelakuan Grace yang seperti anak anak.
kembali ke kegiatan study tour hari ke 2
" baiklah hari ini kita akan membentuk beberapa tim yang dimana setiap tim akan ada 5 orang didalamnya, dan setiap kelas diacak sehingga tidak ada yang sekelas bergabung menjadi satu team " ucap pak jaya
"setiap tim akan diisi 4 siswa dari kelas 11 dan 12 dan 1 lagi akan didampingi oleh salah satu dari bagian organisasi agar keselamatan semuanya terjaga dan tidak menimbulkan masalah yang tidak diinginkan" jelas pak jaya kembali.
"setiap tim akan ditentukan dengan pengambilan nomor yang ada di kotak ini" ucap pak jaya menunjuk ke arah 6 kotak berisi nomor setiap tim nantinya.
"apakah semua siap!!" teriak pak jaya
" siap " ucap semuanya serempak
Lanjut Episode 20~•