Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Nyata

Cinta Yang Nyata

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Pelakor
Popularitas:15.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sahabat Nona. S

Sisi adalah gadis muda yang bekerja sambil berkuliah. Dalam perjalan hidupnya dia tidak pernah mengeluh ataupun meminta karena dia anak yatim piyatu dan hanya tinggal dengan adiknya Refan.
Ekspresi Sisi sangat bersyukur setelah disambut semua rekan kerjanya, dia ditolah dibeberapa perusahaan dan pada akhirnya dia diterima di perusahaan retail dengan gaji yang terbilang besar.
kehidupannya berubah setelah bertemu dengan atasannya Denny Permana yang membuatnya jatuh cinta.
Sisi tersenyum dan mulai berbicara dengan malu malu " Sisi Maharani Adriana,Usia 23 tahun, ini adalah perusahaan pertama yang menerima saya untuk bekerja setelah beberapa perusahaan menolak saya" Sisi mengakui pengalamannya dengan miris namun tersenyum malu.
setelah perkenalan itu Sisi menjadi sosok yang menarik Dimata Denny, kehidupan cinta bersemi dari sana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sahabat Nona. S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

“Cih! Jangan terlalu manja Tuan Muda” Reza membalas pesan kepada Denny.

“Lo kira gue gak ngrsain sakit dibadan dan muka gue apa?” Reza menggerutu kesal dan meletakan ponselnya disamping meja.

Dia kembali menatap monitornya.

“Bip Bip” Ponselnya kembali berbunyi

Dia meliriknya sebentar dan membalikkan ponselnya karena terganggu dengan pesan Denny.

Belum lama dia akan fokus mengerjakan pekerjaannya ponselnya berdering lagi, itu merupakan panggilan telepon masuk.

Reza melihat panggilan itu nomornya tak terdaftar dikontaknya. Lalu dia menolak panggilan tersebut.

15 menit berlalu dan ponselnya masih terus berdering. Hal itu sangat mengganggu Reza bekerja. Hatinya merasa aneh, heran ada seseorang mencoba menerornya sekarang.

Reza menatap monitor lagi dengan serius.

Panggilan telepon masuk kembali saat menit berikutnya terpaksa Reza mengagkat panggilan itu.

“Ka Reza apakah Tuan Muda mengalami rasa sakit di badannya?”

Reza menekan pelipis matanya “Apa ponselku sekarang kau sadap, Mario?!”

“Semua demi keamanan Tuan Muda” Mario berkata dengan tegas meski tak mempinta maaf namun sejujurnya Mario rasa tidak enak.

Reza sekali lagi tertawa kecul “Kau benar-benar sudah melanggar privasiku”

Mario menarik nafas perlahan dan menjelaskan “Maaf, Ka saya hanya menjalankan tugas dari Tuan Dharma. Beliau tidak ingin Tuan Muda sampai terluka lagi”

“Lalu kenapa kau menyadap ponselku bukan ponsel Tuan Mudamu?” Reza merasa kesal

“Karena saya tidak ingin melanggar privasi Tuan Muda sedangkan anda asisten Tuan Muda” Mario menjelaskan.

“Hahhaha, Menurutmu karena aku adalah asistennya, aku tidak berhak memiliki privasi seperti Tuan Mudamu. Hah?!” Reza benar-benar merasa frustasi dan menutup teleponnya.

Dia berjalan menuju ruang Denny dan membuka pintu dengan kasar.

Pintu terbuka dan Denny tengah tertidur di sofa sementara di sebelahnya Aldo tengah mempelajari berkas-berkas.

Denny terlihat tertidur dengan nyenyak tak seperti orang yang merasa sakit.

“Shittt! Bangun bajingan!” Reza menedang pelan kaki Denny yang tersilang.

Denny membuka mata dan meregangkan tangan dan badannya karena sedikit terkejut akibat guncangan di kakinya.

Kemudian Denny tersenyum seperti bayi kecil yang meringkuk manja.

Reza merasa gila sekarang.

Denny yang mengaku sakit badan tengah bersantai seperti Tuan Muda yang terbangun, wajahnya menampakan seperti bayi yang terlahir kembali dengan kondisi tubuh juga wajah yang sangat sehat sumringah.

“Sialan! Apa lo bener-bener sakit badan? Sebelah mana yang sakit?” Reza mendekat kedepan Denny.

Denny dengan polos menunjuk bahu kirinya “Di bagian ini terasa seperti tertekan sesuatu”

Reza mengangkat lengannya lalu.. “Bugh Bughh!! Apa sekarang lebih baik?” Merasa sudah gila Reza memukul dua kali pundak Denny dengan tinjunya.

Denny hanya meringis geli menyaksikan Reza yang terlihat sangat kesal padanya. Dia memegangi bahunya yang terasa lebih sakit setelah mendapat pukulan dari Reza.

Kantuknya benar-benar hilang sekarang.

Aldo hanya melongo menyaksikan 2 laki-laki dewasa yang tengah bertengakar dengan mesra seperti sepasang kekasih.

“Hubungan apa yang kalian jalin?” Aldo tak tahan dengan Reza dan Denny yang terlihat menggemaskan.

Reza mencengkram kerah baju Aldo dengan kesal “Tutup mulut lo atau gue patahin kaki lo?”

Aldo tertawa terbahak-bahak saat itu “Den, kenapa Reza si malaikat ini? Sepertinya jiwanya sangat terguncang. Hahahaha”

Denny tertawa juga, Denny menatap Reza kemudian “Kenapa lo, Za?”

Reza melepaskan cengkraman baju Aldo “Gue bener-bener sial menjadi asisten lo, Den”

Denny bangkit dari duduknya “Apakah ulah Mario lagi?” Denny menebak namun nada bicaranya masih menggoda Reza.

Reza melemparkan ponselnya kepada Denny.

Denny melihat ponsel Reza, membuka pesan dan panggilan yang tampil. Seketika Denny tertawa terbahak-bahak karena mengetahui ponsel Reza disadap oleh pengawal pribadinya “Hebat Mario. Hahahaha”

“Puas lo sekarang? Apakah lo benar-benar sahabat gue? Apakah lo laki-laki normal?!” Reza tak tau lagi ekspresi apa yang harus dia tampilkan.

Dia mendengus dengan kesal karena insiden ini namun Denny tertawa seolah dosanya terampuni.

Denny menepuk-nepuk bahu Reza dengan sayang.

Reza menyeret Denny keluar ruangan dengan kasar meninggalkan Aldo dengan kebingunan dan tanggung jawabnya yang baru untuk menggantikan posisi Denny di perusahaan.

Dia benar-benar frustasi dengan pengawal pribadi Denny yang meresahkannya.

Rasanya dia telah terperangkap dengan Tuan Dharma Permana sekarang.

Memikirkan tabiat Denny yang sering membuat masalah membuatnya semakin terjebak, mustahil untuk dia melepaskan jeratan seumur hidupnya.

*****

Ketika Denny kembali 20 menit kemudian, dia membuka pintu mobil Reza yang terparkir didepan jalan dia langsung melemparkan kotak ke pangkuan Reza denga senyum lebar.

Reza menangkap lemparan itu dengan cepat “Anda sangat pengetian Tuan Muda”

Reza membuka kotak yang berisi ponsel baru dengan kartu baru, ada tulisan kecil ‘jangan biarkan seseorang menyadapmu 2 kali’.

Reza tak peduli lagi, kemudian dia menyalakan ponsel dan memindai nya dengan alat khusus agar benar-benar tidak ada perangkat lain yang terhubung dengan ponselnya.

Dia tersenyum “Aman”

Kemudian Reza menginjak pedal gas dan melesat jauh dijalan raya.

Denny meliriknya sesaat dengan tatapan senang juga puas. Sejak kapan mereka benar-benar menjadi seperti kakak dan adik seperti ini?

Dia juga tak ingin privasi Reza terpapar meskipun Mario adalah pengawalnya dan akan sangat ketat menjaga rahasia namun Denny memikirkan status Reza.

Bagaimanapun Rezalah yang menutup dan merubah buruknya menjadi pesona dimata semua orang. Dia sahabat yang paling serius menjaganya meskipun dalam kondisi terburuknya.

“Mario mengawasi kita, apapun yang kita lakukan akan dilanjutkan ke papamu, jadi berhati-hatilah” Reza melirik Denny yang tersenyum dispion.

Denny membuka kancing bajunya paling atas karena merasa tercekik seharian bekerja “Tentu kita akan aman”

Reza tertawa kecil “Haha, bagaimana mungkin kita bisa lolos dari pengawasan Mario dan sekumpulan orangnya?”

Denny juga tertawa kecil “Berapa banyak mereka saat itu?”

“Mungkin 20 orang lebih, mereka sangat terampil bela diri, mereka berlatih militer diluar negeri” Reza menjawab sambil menghitung jumlah pengawal Denny yang berkumpul saat membangunkan Reza dipagi hari.

“Permana Grup mengandalkan orang-orang seperti Mario. Banyak pesaing bisnis yang mungkin mengintai papa” Denny menjelaskan kondisinya.

Reza mengangguk beruntung mereka kini memiliki pengawal untuk menjaga mereka dari segala macam bahaya.

“Jangan melupakan Imperial, mansion, dan Global juga merupakan anak cabang dari perusahaan Permana yang harus lo awasi” Denny melirik Reza, meski wajahnya santai namun Denny orang yang serius dalam bisnis.

Reza mengangguk mengerti.

Denny juga sudah mempelajari skala perusahaan dan perkembangan perusahaan nya sejak beberapa tahun lalu. Semua yang dia kerjakan dari tahun lalu juga untuk mengembangkan perusahaan Permana Grup.

“Perlukah menjalin kerjasama dengan perusahaan Pak Hartanto?” Reza bertanya dengan serius saat menghentikan mobil.

Denny tersenyum “Perusahaan tempat kita bekerja saat ini terlalu kecil”

“Namun perusahaan sekarang yang mendidik dan membesarkan kita” Reza mencoba bernegosiasi dengan Denny.

Sekali lagi Denny hanya tersenyum kecil lalu keluar dari mobil Reza.

“Sialan, kemana lo, Den?!” Reza berteriak saat Denny berjalan cepat keseberang jalan.

Denny hanya melambaikan tangan tak menjawab pertanyaan Reza.

Reza tertawa bersiul riang karena hari ini berlalu dengan kepergian Denny dari sisihnya.

Dia juga sudah lelah seharian bekerja dan menjaga Denny sepanjang hari.

Akhirnya dia sampai di depan pintu apartmentnya di sore hari.

Saat akan membuka pintu dia mendengar suara perempuan sedang bertelepon diujung lorong. Suaranya terdengar jelas hingga membuatnya menghampiri perempuan itu.

Lagi-lagi dia kehilangan jejak.

Saat dia menghampiri perempuan itu sudah memasuki lift, pintu lift juga sudah tertutup rapat. Namun kini dia yakin bahwa itu adalah Bella, masalalu Denny.

Artinya Bela juga tinggal diapartment ini.

Sejak kapan?

Bukankah terakhir kali sudah 4 bulan lalu sejak kejadian dia mejemput Lukas diapartment Sinta?

Ya dia mengingat kejadian saat itu namun pada saat itu dia melupakannya.

Ketika dia sudah melupakannya kini Bella muncul seperti hantu yang berkeliaran lagi dikehidupannya.

Reza memutuskan kembali kepartmentnya untuk beristirahat.

Saat dia merebahkan badannya di tempat tidur ada rasa penasaran yang menghinggapi hatinya, bukankah Bella berada diluar kota dan meninggalkan kota ini sejak 1 atau 2 tahun lalu?

Reza juga tak jelas mengingatnya.

Apa mungkin Bella kembali kekota ini untuk membalas dendam kepada Denny?

Pikirannya mulai ngawur.

Mana mungkin Bella memiliki keberanian itu, mungkin Bella hanya mencari nafkah dikota ini untuk sementara sehingga dia tinggal diapartment ini.

Reza bangkit lalu berfikir bahwa bukankah Denny pernah membeli beberapa apartment didekat tempat Reza.

Benar. Apartement itu diberikan kepada Bella tanpa sepengetahuan Sinta.

Jika dia tidak salah mengingat apartment itu dibeli atas nama Bella.

Deg !

Reza merasa sesuatu yang buruk mungkin akan terjadi.

Reza memukul kepalanya tak tahan, sepertinya dia terlalu banyak berpikir sekarang.

*****

Sisi merasa jantungnya berdebar dengan sangat hebat dibawah sinar lampu pijar jalanan.

Dia menyesali tatapannya saat ini, karena terlalu merasa kesepian dia memperhatikan sekelilingnya dan mendapati sosok yang paling dia benci.

Dia berhenti tepat didepan laki-laki yang tengah memegangi kepalanya karena bingung.

Saat ingin berbalik melarikan diri seseorang memanggilnya.

“Sisi” Panggilnya dengan suara yang serak.

Sisi berhenti dan berbalik menghadap laki-laki tersebut.

Untuk beberapa detik tatapan mereka beradu.

Tak tau kenapa jantungnya bahkan berdebar-debar sementara tangannya gemetar.

Meski telah berpisah dengan Denny selama 4 bulan labih namun masih ada percikan kebencian dihatinya.

Laki-laki itu memakai kemeja bergaris namun berantakan disemua ujung pakaiannya, tangannya juga terlihat kotor, sepertinya dia terkena oli dari sepeda motor butut yang ada disebelahnya. Rambutnya yang dulu selalu rapih dan menawan kini juga berantakan.

Wajah tampannya terlihat sama, hidungnya yang mancung dan bibirnya yang cantik sepertinya sedikit pucat.

Namun kharismanya tetap terpancar, dia masih sama menawannya seperti pertama kali Sisi bertemu laki-laki ini.

Sisi bertanya-tanya Apakah semesta sudah menghukumnya menjadi miskin?

Melihat keadaan Denny sekarang Sisi merasa sedikit iba.

Tanpa memikirkan apapun Sisi mendekat kearah Denny, hatinya tersentuh dengan nasib Denny sekarang.

“Apa motor ka Denny mogok?”

Denny mengangguk sedih tanpa menjawab sepatah katapun.

Dia terpana melihat bidadari yang berjalan perlahan kearahnya.

Rasanya sudah lama Denny tak melihat Sisi, kondisinya sehat dan sedikit tembam dipipinya. Saat itu Sisi mengenakan denim panjang dan kaus berwarna putih.

Rambutnya dikuncir seperti ekor kuda. Wajah bulatnya terkena cahaya lampu membuatnya terlihat hangat dan lembut seperti peri Dalam hati dia bersyukur bisa bertemu Sisi kembali setelah berbulan-bulan tidak menemuinya secara sembunyi-sembunyi. Dia sangat merindukan Sisi dalam hatinya.

“Apa yang terjadi dengan kakak?”

1
Alfan
💙💙💙💙
piscess16_
lanjut Thor halooo
Aries Girl
lanjut Thor
Sri Wahyuni
@Saputri Sapila


@HARTIN MARLIN
Sri Wahyuni
@Aries Girl


@Saputri Sapila terima kasih selalu ikutin terus ya kisahnya




@HARTIN MARLIN
Saputri Sapila
ceritanya bagus 🤭 tp cerita sisi sm ma w bodoh mudah dirayu
Sri Wahyuni: nah iya cewe emang gtu mudah di rayu. relate sama cw2 ya cantik
total 1 replies
Sri Wahyuni
@Aries Girl
@piscess16_
piscess16_
terus berkarya
Sri Wahyuni: makasih dukungan kakak semoga Kakak suka ya
total 1 replies
piscess16_
ceritanya oke, ga blunder jg
lanjutkan
semangat Thor💪
Sri Wahyuni: semoga suka ya kaa
total 1 replies
piscess16_
semangat berkarya
Sri Wahyuni: makasih. semoga suka ya
total 1 replies
HARTIN MARLIN
hallo juga
Sri Wahyuni: semoga selalu sehat /Drool/
total 1 replies
Sri Wahyuni
@piscess16_
Sri Wahyuni: Semoga terhibur yaa
total 1 replies
Sri Wahyuni
@Aries Girl
Aries Girl: Halo thor aku ngikurin kisahnya terus. keren banget
total 1 replies
Sri Wahyuni
@Aries Girl
dan @piscess16_
yuk nongol
Sri Wahyuni
halo Sahabat Nona. S
semoga kalian suka ya sama kisahnya.
Aries Girl: sukaaa banget Thor
total 1 replies
Sri Wahyuni
halo @Aries Girl
@⏤͟͟͞Ratunya es
@HARTIN MARLIN
@Marlina Ryn
@D_Ratnawati
@Tulisan Brilian
@Ros sy
@Nikfyni
@baby sophie
@Putri Aprilianti
@Mustarika
@༺☁ᛒɪʀͣᴜᷓᷓᷓⷤທͣᴅᷡᴀs͠ɪʜ🫐༻
@lisma salwa
@Angge Mustika
@Harti Malinda
@Tya 💜🥰🥰🥰
@A
@🙃 ketik nama 💝🎀🌈🌴
@Wanti Suswanti
@riski adi setiawan
@ᴀ᩸ʀᷧʀᷠᴏͥɢͫᴀͥɴ᩺ᴛ᩺ₛₑᴇᴍᴛᴇ🍂
@❁્᭄͜͡Köcëng🐈⚞ል☈⚟ᝰ
@Oooooo22🍉
@piscess16_
@Alfan

halo teman teman
Sri Wahyuni
@piscess16_ halo
Lian
keren kakak
Sri Wahyuni: makasih de
total 1 replies
Lian
mantap kaka
Sri Wahyuni: makasih
semoga suka
total 1 replies
Aries Girl
😄😘😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!