Ketulusan hati Joana perlahan terkikis! rumah tangga yang telah ia jalani bersama Stanley Conrad selama 8 tahun itu akhirnya membuka mata hati sang wanita,
Ia tak menempati posisi sebagai seorang kekasih hati dalam kehidupan Stanley, Joana hanya mendapatkan status sebagai seorang istri dalam selembar surat pernikahan yang mereka jalankan selama bertahun-tahun,
Kenyataan bahwa-,
Stanley hanya menyimpan cintanya untuk Inesa Baldey, hal itulah yang membuat kepribadian Joana berubah, sikap ramah dan murah senyumnya-, kini ia manfaatkan untuk bisa mengurai belenggu ilusi dari ikatan cinta palsu dari sosok Stanley, Joanna memilih untuk menikam jantung nya sendiri sebelum akhirnya ia mampu menghadapi kenyataan yang jauh lebih pahit yang mungkin akan merenggut seluruh kewarasan juga kehangatan dari relung kalbunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Bahkan Harus Berenang Lumayan Jauh Demi Bisa Menemukan Panties-,
Pandangan mata ayah ..., sepertinya ia memang ingin meluapkan amarah sekarang!??
Plaaaak!!!!
Belum sempat mendudukkan diri, wajah Stanley tertoleh ke kanan dengan paksa!! rasa panas yang menjalar di sekitar pipi justru membuat pria itu tersenyum,
"Sayang!?"
"Diam Bianca!!! putramu ini, ia tak akan pernah menyadari kesalahannya jika kita terus bungkam!!!"
Kenapa jadi seperti ini?? Stanley, kau sungguh telah mengecewakan kami, nak!!!?
"Kau benar-benar telah menguras energi ayah Stanley!! kau!!!? bisa-bisanya kau membuat istri yang terlalu menurut itu hingga mengeluarkan pernyataan se_konyol ini!!??" mata Tuan Sebastian nampak merah padam, ia terus mengacungkan telunjuknya ke arah sang putra semata wayang.
"Apa kau lupa Stanley!?? siapa yang menemani dan juga memberikan dukungan penuh padamu ketika kau masih menjadi seorang dokter umum??! Joanna!!!? istri yang kau acuhkan itu-, ia selalu menutupi keburukan demi bisa mempermudah langkahmu untuk bisa mencapai titik sekarang ini, Stanley!!!"
"Ayah ..., aku bersalah! ya!! aku bersalah ayah!!?" Stanley tertekuk lutut, wajahnya tak berani menatap sosok Tuan Sebastian yang tengah murka,
"Kau bahagia!!?? kau bahagia karena istrimu terus mendukung keinginan bejatmu!!!!? sampai kapan Stanley!!? sampai kapan kau akan menindas hati Joanna!!!?"
Tuan Sebastian akhirnya terduduk lunglai di atas sofa, lelaki paruh baya itu kini memijit tulang hidung dengan tubuh gemetar,
Sementara Stanley Conrad-,
Pria itu tak berkutik dan hanya mampu menjatuhkan air mata dalam diam, dadanya semakin sesak setiap kali sang ayah mengulik ulang perlakuan semena-mena yang ia lakukan terhadap Joanna.
"Tolong pikirkan mental istrimu, Stanley!? ayah sungguh tidak tega melihat kondisi Joanna sekarang! binar matanya sudah lama redup, senyuman dibibirnya-, apa kau menyadari kepahitan itu, Stanley!!? rona kecerian dalam diri menantuku perlahan hilang setiap tahunnya, dan semua itu karena ulahmu!!! kau terlalu mengikat diri juga hatimu pada putri keluarga Baldey!!!?? dan Joanna terus berlapang dada!!?? ia menunggu, ia berusaha bersabar demi dirimu hampir setiap harinya!!? tapi kau tetap saja bertingkah semau mu!! oh Tuhan!!? ayah sungguh tak tahu lagi!!? ayah serahkan semuanya padamu, Stanley!!! jika perlu-, kau bisa membunuh ayahmu malam ini juga!!"
*****
Grayson ..., apa ia mencoba untuk menghiburku?? dia bahkan rela menjadi seorang sopir bagiku selama berjam-jam!!!?? ini sungguh bukan Grayson yang ku kenal!!!?
"Kau-, pernah memimpikan untuk mengunjungi tempat seperti ini bersama ayahmu kan??!"
Joanna seketika hening begitu ia menapakkan kaki dan keluar dari hyper car milik sang kakak tiri.
Tapi hampir tak pernah kesampaian!!? ayah sibuk, ibu pergi!? dan aku berakhir duduk sembari memandangi orang-orang yang tertawa lepas di atas wahana.
Suasana taman bermain itu sunyi,
Lampu-lampu neon warna-warni tampak kelap-kelip, bianglala bergerak pelan di atas, lampunya bagaikan bintang jatuh, roller coaster, kincir angin, bumper car, semua menyala terang dan nampak kontras dengan gelap pekat langit malam.
"Kate, aku-, minta maaf!!"
Joanna tersenyum tipis, ia melirik sepintas ke arah Grayson yang masih menampilkan wajah kaku di samping tubuhnya,
"Minta maaf!??"
"Kau mengalami trauma karena tindakan frontal yang selalu ku lakukan setiap kali kita harus bermain bersama!"
"Tidak sepenuhnya trauma!! tapi kau membuatku berani untuk mengambil keputusan Grayson!! kau tahu!?? aku bahkan memiliki rencana untuk melawan dirimu!!" Joanna Catherine Leopoldine-, wanita itu mengepalkan telapak tangan dan akhirnya mendaratkan tonjokan yang tak terlalu berarti pada dada Grayson.
"Sungguh!??"
"Begitulah!!! aku tak ingin lagi diam saja ketika orang lain menindas diriku!!"
"Waaaah!!? kau benar-benar sudah dewasa ya, Kate!??"
"Jangan mengacak rambutku seperti itu!! kau-,"
"Baiklah!! maaf!!"
"Grayson-,"
"Hmmmm??!"
"Apa kau sengaja mengosongkan tempat ini?!"
"Tidak!!! aku tak mungkin melakukan hal merepotkan semacam itu hanya untuk gadis bodoh seperti dirimu, Kate!!"
"Jangan berbohong kakak!!?" Joanna memiringkan kepala hingga ia mampu menangkap paras pucat Grayson dengan sempurna.
Sialan!! kenapa ia manis sekali!!?? apa dia sedang berusaha untuk menggodaku!!?
"Kenapa telingamu memerah, Grayson!?? apa kau terpesona padaku!??"
"Ciiih!!?? don't flatter yourself!! aku hanya kedinginan!!"
"Aaaaa!!?? are you sure!?? aku tahu kau pandai berbohong, Grayson!!!"
"Ehheem!!! s-siapa!!? siapa yang berbohong!!??"
Aaaah!!? kenapa ia bertingkah seperti ini?? mana mungkin tempat ini bisa lengang tanpa pengunjung sama sekali jika bukan karena ulahnya!!?
Joanna mengangguk ragu!! ia kembali memperhatikan sekeliling yang sama sekali tak menampilkan satupun manusia di tempat itu,
"Tempat ini-, memang sudah waktunya untuk tutup!!"
"Apa kau yakin??!! sekarang baru pukul 20.15 menit!! jangan membodohiku, Grayson!!! aku bukan anak balita!!"
"Aaah!! bukankah kau memang seorang gadis yang bodoh!!? kau bahkan selalu tersesat meski kita hanya bermain di halaman belakang dari villa Purkersdorf!!"
"Terserah!!! jangan mengungkitnya!! aku tidak suka!!"
"Mengungkit!!? maksudmu-, momen ketika celana dalam mu hanyut di sungai belakang villa!!? hal itu kah!!??"
"Grayson!!!?? kau-,"
"Aku bahkan harus berenang lumayan jauh demi menemukan panties berwarna peach kesayanganmu itu, Kate!!!"
"Kau!!? menyebalkan!!!" Joanna berucap ketus dan akhirnya melangkah lebih lebar demi meninggalkan sosok pria yang masih setia menyunggingkan senyum dan menatap ke arahnya.
Wajah kesalmu itu-, kau sama sekali tak berubah Catherine!!? dan getaran hatiku ..., kenapa rasanya semakin tak terkendali sekarang!?? apa aku benar-benar menaruh hati padamu?? adik tiri yang tak ingin ku akui sebagai seorang adik!!??