Fangyi, seorang gadis modern yang cantik nan pintar gadis itu memiliki mata yang tajam serta memiliki kepribadian yang sulit di tebak. Fangyi tidak pernah banyak bicara, ia hanya diam dan berkata hanya seperlunya.
Pada suatu hari fangyi tengah menjalankan sebuah misi gelap yang merupakan pekerjaan nya sehari - hari, ia mengambil pekerjaan berbahaya itu karena terpaksa untuk membiayai kakak laki - laki nya sekolah. Jika tidak bekerja dan tidak memberikan uang kepada ibunya, dirinya akan di jual ke pria tua hidung belang dan Fangyi tidak Sudi melakukan nya.
Fangyi tertembak saat menjalankan sebuah misinya itu, bukan nya mati jiwa nya masuk ke dalam tubuh wanita asing yang di abaikan dan di benci oleh keluarga nya sendiri.
Kepoin aja langsung cerita nya kalau mau tahu !!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uyuuun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bagian 19
Yang mulia kaisar membuka nya, semua bukti kejahatan itu tertulis dengan rapi.
"Perdana menteri Wang bisakah anda memberi penjelasan tentang ini ? ".
"Yang mulia itu semua palsu, pasti - pasti mereka sengaja menulis itu untuk memfitnah hamba ". Bela perdana menteri.
"Benar yang mulai, pasti ada yang memfitnah perdana menteri Wang. Selama ini perdana menteri Wang selalu bersikap baik kepada semua orang " ucap pejabat lain yang membela.
"Sikap baik nya hanyalah sebuah topeng untuk menutup kebusukan nya ! Kami yang merasakan penderitaan itu bukan kalian ! Kalian tidak tahu rasanya jadi kami ! " teriak fen Yao yang sudah tidak sabar lagi.
"Yang mulia di musim pencengklik ini siapa yang tidak kelaparan, hamba tidak percaya mereka berani memfitnah hamba agar terlepas dari hukuman berat atas tindakan kejahatan "ucap perdana menteri Wang dengan sedih.
Keadaan berbalik, masyarakat yang tadinya membela warga desa Utara kini beralih menjadi membela perdana menteri Wang.
'Kalian pikir, kalian bisa menyingkirkan ku ? Lihat saja nanti, setelah ini aku akan melenyapkan warga desa kalian semua'. batin perdana menteri Wang.
"Yang mulia hamba masih memiliki bukti lain " ucap fangyi membuat warga desa Utara menatap nya dengan penuh harap.
"Jika bukti itu tidak akurat, mungkin bukti ini mampu membuat perdana menteri Wang di hukum mati ". ucap fangyi.
Fangyi mengeluarkan batu sihir, batu sihir itu merekam pembicaraan perdana menteri Wang dengan notaris daerah tentang perpindahan nama lahan tanah. Semua surat tanah di desa Utara tertulis milik perdana menteri Wang.
"Tidak hanya itu, perdana menteri Wang yang kalian puji baik ini telah menjual beberapa gadis desa Utara ke rumah bordil milik nya. kau takkan bisa mengelak karena aku memiliki saksi "ucap fangyi menatap tajam perdana menteri Wang.
Para gadis desa Utara datang dengan kondisi yang tidak baik - baik saja.
"Yang mulia tolong berikan kami keadilan ! " tangis para gadis itu pecah.
Tubuh mereka penuh bekas luka dari perbuatan para bangsawan nakal. Fangyi menutup matanya sejenak dan menghirup udara sebanyak - banyak nya. Orang tua para gadis itu menangis melihat kondisi anak nya yang jauh dari kaya baik.
'Habislah 'batin perdana menteri Wang.
"Apakah dari kalian masih ada yang ingin membela penjahat ini ? Jika yang mulia tidak bisa menghukum mati atas perbuatan kejinya biar hamba sendiri yang melakukan itu. " tatapan fangyi menajam, warna matanya kembali memerah dan aura di halaman itu mendadak terasa mencekam.
"Hamba sama sekali tidak kebaratan untuk menukar nyawa hamba asal dia bisa pergi ke neraka ". Kaisar Gu kaget melihat perubahan bola mata fangyi yang semula biru berubah menjadi merah menyala.
"Bunuh perdana menteri Wang ! ".
"Habisi perdana menteri Wang ! ".
"Lapor yang mulia, perdana menteri Wang juga memeras desa kami ! dia juga merampas tanah kami ! Mungkin sebentar lagi anak perempuan di desa kami juga akan di jual seperti gadis di desa Utara ! ". Teriak kepala desa barat.
Semua korban telah menyuarakan kejahatan perdana menteri Wang, para pejabat yang membela menteri Wang mendadak diam. Mereka tidak ingin kaisar malah mencurigai diri mereka.
"Warga desa ! Jika kaisar tidak bisa berbuat keadilan lebih baik kita lengserkan posisi kaisar Gu ! biar raja Ling zhixuan yang menjadi pemimpin kita ! " teriak para orang tua sesepuh.
Kaisar merasa di permalukan.
"Kalian tenang saja, kaisar ini akan memberikan keadilan yang pantas untuk kalian dapatkan ".
"Pengawal seret perdana menteri Wang ke penjara ! Dua hari lagi adalah jadwal perdana menteri di eksekusi. Perdana menteri Wang di jatuhi hukuman mati ! Seluruh aset nya di sita untuk ganti rugi para korban. Keluarga perdana menteri di tahan di penjara bawah tanah seumur hidup ! " keputusan kaisar gu membuat para korban tertawa senang.
"Rasakan itu ! Dasar penjahat ! ".
"Bahkan kau lebih jahat dari iblis ! " teriak para warga.
"Terimakasih nona ! terimakasih ! " seluruh warga desa Utara membungkuk di hadapan fangyi dan juga su yanxiu dan su huainan.
"Ambil ini " fangyi memberikan sebotol porselen kaca sebuah pil.
"Pil ini dapat memulihkan luka mereka dengan cepat, luka membekas di tubuh mereka juga akan hilang " ucap fangyi kepada fen Yao.
"Nona benar - benar penyelamat desa kami, terimakasih nona ! terimakasih ! ". ucap fenyao sambil bersujud.
"sudah lah berdiri ! Jika kau masih bersujud aku akan menendang mu " ancam fangyi dengan serius.
"Bagaimana rasanya bertengkar dengan ayahmu ? " tanya fangyi dengan mengejek.
"Cukup menyenangkan " jawab su yanxiu dengan senyum tipis.
Ternyata tidak ada salah nya berdiri di pihak kebantan dan memberikan keadilan untuk semua orang.
"Kalian ayah tunggu di kediaman " ucap jendral su dengan wajah murung. Jenderal su pergi bersama pasukan nya dan juga dua anak kesayangan nya.
"Kakak ! " teriak feiyang sambil berlari.
"Kalian sangat keren ! Jika aku sudah besar dan hebat nanti aku akan menjadi pejabat yang baik dan siap melindungi masyarakat seperti kakak " ucap feiyang dengan semangat.
"Nona, kami akan kembali ke desa Utara sekali lagi terimakasih bantuan nya nona. Kami tidak akan melupakan jasa nona, nona dan tuan muda ". ucap fen Yao dan lagi mereka semua membungkuk lalu pergi meninggalkan ibu kota.
"Kita harus kembali dengan cepat, ayah pasti marah besar kali ini " ucap su huainan namun bukan nya menurut fangyi malah mengajak feiyang untuk makan di restoran paling terkenal di ibu kota.
"Dia selalu ada kejutan " ucap song Qiang.
"Kalau di lihat - lihat nona su yanxiu cukup cantik dan aksinya tadi juga cukup keren. " puji gu jinghe.
"Kau menyukainya " pernyataan dari Ling zhixuan membuat gu jinghe mengerutkan kening nya.
"Tidak mungkin, aku hanya sekedar memuji, soalnya baru kali ini aku melihat nya melakukan sesuatu di jalan yang benar. Bukan kah selama ini dia hanya diam dan mengikuti perintah nona su xinya itu."ucap gu jinghe yang tidak menyadari ketertarikan nya kepada su yanxiu.
Jendral su benar - benar menahan amarah, ia menunggu ketiga anak nya selama satu jam lebih di kediaman utama.
"Kalian benar - benar sudah merasa hebat hah ! " bentak jendral su namun ketiga nya hanya diam tanpa menjawab.
"Kakak kenapa kalian berani sekali membuat ayah menunggu lama " ucap su xinya yang menenangkan jenderal su.
"Aku muak melihat tingkah polosnya " bisik su huainan.
"Aku juga " balas su yanxiu berbisik.
"Kalian telah berani membuat ayah malu ! ". Sebelum jenderal su melanjutkan amarah nya. Seorang pengawal jendral su datang dan mengatakan kalau kasim kekaisaran datang.
"Salam jendral su, kehadiran hamba disini karena perintah kaisar. Kaisar Gu secara khusus mengundang nona su yanxiu, nona su fangyi dan tuan muda su huainan untuk datang ke acara perayaan penghargaan yang telah di siapkan kaisar lima hari lagi. Demikian titah kaisar, semoga jenderal su beserta keluarga menyempatkan waktu untuk hadir di acara penting ini. Saya pamit undur diri".
'Fabgyi ! aku semakin membencimu ! "batin su xinya.