Indonesia
NovelToon NovelToon
DERITA ISTRI KETIGA

DERITA ISTRI KETIGA

Status: tamat
Genre:Poligami / Patahhati / CEO / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:965.9k
Nilai: 4.3
Nama Author: Ivan witami

TOLONG JANGAN BOM LIKE. KALAU GAK NIAT BACA!!!


Hari pernikahan yang seharusnya menjadi hari paling membahagiakan bagi Isabella. Berubah menjadi mimpi terburuk bagi hidupnya.

Calon suami yang seharusnya bersanding dengannya, meninggal dalam kecelakaan. Seolah belum cukup sampai di situ penderitaannya. Sang Ayah yang terkena serangan jantung pun, meminta mantan muridnya dahulu yang sedang menghadiri acara pernikahan putrinya untuk menikahi sang putri.

Bella mau tidak mau menerima Alex sebagai suaminya. Meski tahu bahwa pria tersebut telah memiliki istri.

Awalnya, Bella mengira ia menjadi istri kedua Alex. Dan mencoba menerima kenyataan pahit tersebut. Tapi nyatanya tidak. Ia adalah istri ketiga dari pria tersebut. Kebenaran yang selama ini di tutupi oleh Alex dari Bella.

Sanggupkah Bella menerima kenyataan pahit tersebut? Di saat keadaannya telah berbadan dua.

Bisakah ia bertahan dalam statusnya yang ternyata istri ketiga Alex?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ivan witami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3 RASA CEMBURU

Alex dan Bella sampai di bandara. Di pintu keluar bandara Mereka sudah di sambut oleh Ronald, asisten Alex.

“Selamat malam, Tuan. Akhirnya Anda sampai.” Ronald memberikan salam dan sekilas melihat gadis cantik di samping Alex.

“Malam, sudah kau siapkan semuanya?”

“Sudah, tuan.” Ronald melihat Bella dengan penuh selidik apakah Bella istri sang tuan yang baru.

“Jaga pandanganmu. Dia istriku.” Seketika Ronald menunduk dan Bella melihat Alex penuh arti.

“Ayo...,” ajak Alex meraih jemari tangan Bella dan asisten serta sopirnya membawakan barang bawaan mereka.

Bella terus melihat Alex dengan segala pemikirannya. Kenapa ia tidak malu mengakui dirinya istri. Padahal ia hanya gadis kampung.

Sopir membukakan pintu mobil untuk mereka. Bella masuk lebih dulu diikuti Alex. Ronald kemudian masuk di bagain samping kemudi.

“Dimana rumah itu?” tanya Alex.

“Di dekat apartemen nona Anna, tuan. Tidak begitu besar sesui permintaan tuan.”

“Hem... langsung ke sana.” Alex terus menggenggam jemari Bella karena Bella seperti orang ketakutan.

“Jangan takut. Mereka sopir dan orang kepercayaanku," ucap Alex melihat Bella sekilas.

“Bella pikir Abang mau jual Bella,” cicit Bella sambil menunduk melihat tangannya di genggam suaminya. Alex tertawa kecil lalu mengusap lembut rambut Bella.

“Abang mana mungkin jual istri Abang yang cantik ini. Orang lain melihat kamu saja bisa Abang bunuh!” balas Alex merangkul Bella.

“Siapa tahu, kan.”

“Tidk Bella. Abang kan sudah janji sama Ayah kamu untuk menjaga kamu, masak mau dijual. Kamu akan selalu sama Abang, hem.”

Seulas senyum terlihat dari bibir Bella, ia tahu saat ini hidupnya tergantung pada Alex, ia juga tidak tahu harus bagaimana jika tidak ada Alex. Hanya Alex lah sandarannya saat ini.

Sesampainya di rumah, mereka sudah di sambut satu orang pembantu rumah tangga. Barang-barang mereka diturunkan sopir dan Ronald.

“Selamat datang, Tuan, Nyonya. Saya Mbok Imah. Pembantu baru Nyonya dan Tuan.“

“Terima kasih Mbok, sudah menyambut kami,” balas Alex tersenyum begitu juga Bella.

“Mari Tuan, kamar Tuan dan Nyonya sudah saya siapkan.” Alex dan Bella masuk ke dalam rumah diikuti Mbok Imah.

“Mari Tuan. Kamarnya di sini.” Mbok Imah mendahului mereka dan membukakan pintu kamarnya.

“Terima kasih Mbok," balas Bella sopan.

Bella masuk dan melihat sekeliling kamarnya. Kamar yang tidak besar dan juga tidak begitu kecil. Kamarnya termasuk luas di banding kamarnya yang ada di rumahnya.

“Kamu istirahat. Abang ada di kamar sebelah,” ujar Alex sambil meletakkan tas milik Bella di samping pintu. Bella mengangguk dan melihat Alex, seolah ia tidak mau sendirian tapi ia tahu dan sadar diri, ia hanya istri kedua. Tanpa tahu jika ia adalah istri ketiga .

Alex menutup pintu kamarnya, namun ia tidak sepenuhnya menutupnya. Alex melihat Bella dari celah pintu.

“Aku harus bagaimana, harus ngapain.” Bella merebahkan tubuhnya. Ia tidak tahu harus melakukan apa. Pikiranya melayang mengingat almarhum Ayah dan kekasihnya. Tidak terasa air mata itu mengalir tanpa henti. kenangan manis bersama Ayah dan kekasihnya menari dipikirannya.

“Ayah ... Mas Hadi. Aku harus apa? Aku sendirian, aku sudah menjadi istri, tapi istri kedua. Apa enaknya jadi istri kedua. Pasti jadi bahan gunjingan tetangga yang tidak suka. Pasti nanti sering di tinggal kerja, terus Abang ke istri pertama. Cita-cita jadi istri satu-satunya kayaknya hanya mimpi,” lirih Bella di sela tangisannya.

Bella tidak tahu jika Alex mendengar dan melihat Bella menangis. Ia juga ingin menenangkan gadis itu. Tetapi ia memilih membiarkan Bella sendiri dulu dan membiarkan ia menangis meluapkan segala kesedihan di hatinya, mungkin itu akan membuat dirinya lebih baik.

Alex kemudian menuju kamarnya lalu membersihkan badannya dan mengganti semua apa yang melekat di tubuhnya. Alex melihat jam dinding. Jarum jam menunjukkan jam 10 malam, ia teringat Bella belum memakan apapun lalu ia keluar menuju kamar Bella.

Alex mengetuk kamar pintunya beberapa kali baru Bella membukanya. Bella juga baru selesai mandi dan mengganti bajunya dengan baju tidur lengan pendek dan celana di atas lutut.

Saat Alex melihat Bella ia sedikit meremang. Melihat kulit putih alami, rambut basah dan betis putih mulus. Namun Alex type pria yang masih bisa mengontrol hasratnya, walau sebenarnya sah-sah saja jika meminta haknya.

“Ada apa Bang?”

“Makan yuk! Abang lapar.” Alex mengusap lembut rambut Bella.

“Tapi gak mau nasi, mau mie.”

“Ya sudah, Kita masak atau kamu mau masakin Abang.”

“Em ... boleh. Tapi Bella taruh handuk dulu.” Bella masuk kembali lalu meletakkan handuknya di tempatnya kemudian ia keluar menuju dapur bersama-sama.

“Wah, dapurnya bagus banget Bang.” Bella melihat dapurnya begitu takjub, semua serba modern dan baru.

Alex tersenyum sambil membuka lemari gantung mencari persediaan mie lalu membuka lemari pendingin untuk mengambil telur dan sayur dan pelengkap lainnya.

Bella juga mengambil panci yang menggantung dan meletakkannya di atas kompor yang menurutnya bagus dan modern.

“Ini mienya, coba masak buat suami kamu ini. Abang mau coba masakan istri baru Abang. Rasanya bagaimana ya?” goda Alex membuat semu merah di wajah Bella.

Bella membuang pandangan lalu ia mencuci sayur dan mencuci cabe serta bawangnya. setelah ia menuangkan air kedalam panci ia menyalakan kompornya. Akan tetapi masih tidak menyala.

“Bang ini ba–” ucapan Bella belum selesai Alex sudah di belakangnya dan menghidupkan kompornya.

“Sudah, kamu masak. Abang siapkan mangkuknya.” Alex tersenyum lalu mengambil mangkuknya.

“Eh ... Non ,Tuan. Kok gak manggil Mbok!” ujar Mbok Imah melihat Bella dan Alex memasak.

“Tidak apa-apa Mbok. Mbok istirahat saja. Kami hanya buat mie kok. Mbok mau?” balas Bella menawari.

“Tidak Non. Terima kasih, ya sudah Mbok tinggal ya. Takut ganggu.” Mbok Imah tertawa kecil melihat Pasangan pengantin baru itu, di matanya Alex sangat perhatian pada Bella. Ia masuk kembali ke dalam kamarnya.

Bella mulai memasak mie instan sesui seleranya dan Alex hanya mengikuti apa yang membuat senyum di bibir Bella.

“Wah ... enak kayaknya ini.” Alex berdiri di belakang Bella membuat Bella sedikit terkejut.

“Ini kan cuma mie Bang.”

“Tapi kalau istri yang buat pasti rasanya lebih wenak...,” goda Alex membuat Bella salah tingkah.

“Abang dari tadi godain terus. aku kasih cabe banyak ni.”

“Jangn dong, nanti perut Abang mules.” keduanya tertawa kecil hingga tawa mereka terhenti ketika ponsel Alex berdering.

“Sebentar!” Alex berjalan ke meja makan dan melihat siapa yang menghubunginya.

“Anna,” batinnya lalu mengangkat ponselnya.

“Ya, Na.”

“Mas ... Mas sudah di Jakarta?”

“Sudah.” Alex melihat Bella.

“Kamu bawa kemana Bella. ke apartemen atau ke rumah.”

“Ke rumah.”

“Ke rumah kita?”

“Tidak. Aku bawa di rumah baru yang di dekat apartemen kamu.” Alex duduk sambil melihat Bella meletakkan mangkuk di meja. Bella hanya diam tidak berbicara.

“Ya sudah... besok atau lusa aku ke sana.”

“Iya, nanti aku izin Bella dulu.”

“Ok! have fun ya!”

“Hem ...” Mereka berdua memutuskan sambungan ponsel masing-masing.

“Siapa Bang?Mbak Anna?Abang disuruh pulang? Ya udah Abang pulang saja. Aku tidak apa-apa sendiri.” ujar Bella membuat Alex tertawa.

“Kayaknya ada yang cemburu!”

“His ... gak! ” Bella kemudian makan mienya diikuti Alex yang tersenyum melihat ekspresi sang istri yang seolah menunjukkan rasa cemburu.

1
Rahma Putri
cerita menarik
Ray
Memaafkan tidak harus kembali bersama.....
Ray
Alex ini serakah amat jijay....dech.....
Ranty Thanjung
alangkah kejam dunia.bagidiriku.... terombang ambing penuh derita
alangkah kejam duniaaaaa...
haa haaa haaa.....
jdi nyanyi lgu genta buana aku kk thor..
pdhal aslinya nangis kejer..smpai bgadang baca crta ini.sbuh bru tdir jm 9 bangun pusing deh kepala kebanyakan nangis krna crta nya sdih
Ranty Thanjung
crtanya mngandung bwang sekarung ya dr awal emang
Ranty Thanjung
crtanya mngandung bwang sekarung ya dr awal emang
Ranty Thanjung
ya makin tua bvisualnya🤣🤣
Ranty Thanjung
gntengan dokter wahyu..
Ranty Thanjung
bella ngak tau diri
Ranty Thanjung
paati cintanyq hnya bersama anna.klw bella karna kasihan
Ranty Thanjung
alex pasti puas 3 istri
Ranty Thanjung
takutnya bella hnya dimanfatkan oleh anna
Puji Rahayu
dasar si Tasya....LG sedih, mewek... ealahh.....si Tasya malah mengeluarkan kata-kata keramat....Jancookk...AQ jadix ngakak laahhh.....dasar si Tasya somplak....mantap Thor di tengah2 ketegangan....masih ada ngakakx🤣🤣🤣
Puji Rahayu
puas kamu sekarang Arya...sdh puaskan menyakiti Bella😥😥😥😥.... ternyata semua janjimu KPD Bella semuanya bullshit.....semoga setelah ini kebahagiaan akan menghampiri Bella dan Reyhan
Puji Rahayu
sungguh bejat kamu Arya 😡😡😡...suatu saat kamu pasti nyesel dgn keputusanmu....semoga SJ si kembar bukan anak kamu Arya....dan di saat hasil DNA sdh keluar,..semoga Isabella sdh pergi....😭😭😭
Puji Rahayu
sesak sdh nafas ini 😭😭😭😭😭....kenapa si Bella hidupx sedih Terus Thor....kapan bahagiax si Bella Thor..... untung hanya cerita fiksi....kalau kisah nyata....sdh bundir itu si Bella....AQ SJ hanya Baca....emosi dan AirmataQ udah GK ketulungan Thor...😭😭😭😭
Puji Rahayu
koclok kamu Tasya.....pake di perjelas LG....🤣🤣🤣
Puji Rahayu
good job Arya.... ternyata cintamu utk Bella sejauh ini masih terbukti yes....semoga di bab selanjutnya Arya masih menjadi Arya yg sekarang
Puji Rahayu
terbuat dr apa hatimu Bell.....AQ yg baca SJ emosi😡😡😡 sama Mama Utari dan Arya....karena Arya kurang tegas...coba Arya berkeras tidak mau....dan memilih cara lain untuk punya keturunan....TDK harus menikah lagi.....kamu Akan menyesal Arya....cepat atau lambat...mungkin Bella akan pergi....😥😥😥
Puji Rahayu
kasian Bella Thor😥😥😥..... Bella biarkan dulu Arya menikahi Renata.... selepas itu,ceraikan saja Arya....sakit banget di madu Thor.... Bella SDH mampu secara finansial....ngapain punya laki kalau bikin sakit hati....sabar Bella di akhir cerita,kamu pasti bahagia 🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!