Indonesia
NovelToon NovelToon
Merpati Yang Memilih Pulang

Merpati Yang Memilih Pulang

Status: sedang berlangsung
Genre:Mandul
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: SeinXD

Siapa perempuan yang ingin menjadi mandul .?? tidak ada satupun yang menginginkan itu semua, setiap wanita pasti ingin punya keturunan punya buah hati yang akan menjadi pelengkap dalam bahtera rumah tangga nya, sebagai pemanis dalam cinta yang di arungi bersama teman hidupnya.

Namun rencana yang kuasa tetap lah rencana nya siapa yang dapat menghindar atau mengelak jika ia sudah berkehendak, itu lah yang di alami kora.

11 Tahun pernikahan nya ia selalu mendambakan ada buah hati yang sudi tumbuh dalam rahim nya, 11 tahun penantian yang panjang. Pernikahan yang sempurna, memiliki suami yang sempurna ternyata bukan lah obat dari sebuah penawar kebahagiaan.
pernikahan yang dikira akan berjalan seumur hidup harus kandas kala tuntutan dan penghianatan yang terjadi. kora tidak marah tidak juga menyalahkan siapapun ia memilih mengalah dan merelakan cinta nya pergi dan memilih menghilang untuk menemukan arti kebahagiaan yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SeinXD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 3

Disebuah restoran mewah keluarga Mahendra dan keluarga jokso sedang mengadakan makan besar, disana sudah ada hendra bersama mama nya Debora dan papa nya Luis Mahendra.

Ada juga Tiara bersama kedua orang tuanya pak Harto jokso dan istrinya nindi, dan ada juga kakaknya Nisa, mereka semua menikmati kebersamaan itu tanpa memperdulikan kehadiran seseorang, ya itu kora. Dalam acara keluarga ini ia tak di undang sama sekali bahkan suami nya tidak.

Wanita itu tanpa tahu apa apa sedang asik bergelut dengan dapur nya, memasak makanan kesukaan suaminya dengan penuh cinta tanpa ia sadari luka yang benar-benar perih adalah luka dari orang yang paling ia percayai.

Nisa yang juga notabene adalah sahabat kora ada di ambang kebimbangan, ia tahu betul Mahendra Wijaya adalah suami dari sahabat nya beserta keluarga besarnya sedang asik dengan kegiatan mereka namun merahasiakan ini dari kora.ia bingung dengan situasi ini namun ia tak dapat berbuat apa apa.

Mama Debora tak mengudang menantu nya itu hanya karna malu jika ditanya tentang cucu, dan kapan ia akan memiliki cucu. Alasan yang masuk akal tapi dapat menghancurkan hati seseorang. Padahal dulu ia lah yang begitu menginginkan kora menjadi menantu dari keluarga Mahendra namun sekarang bagaikan sepah setelah pahit malah di buang.

Kora menyelipkan rambutnya di telinganya, ia melihat jam sudah menunjukan pukul 6.30. Sebentar lagi waktunya makan malam, ia menghubungi Hendra namun nomor yang di hubungi tak dapat di hubungi.

" apa dia sedang sibuk atau lebur lagi?"

Kora menghela nafas ia sedih padahal ia sudah menyiapkan makan malam yang begitu romantis, namun lagi lagi Hendra tak pulang kerumah. Namun ia mencoba mengerti kalau suaminya itu pasti sedang sibuk.

Tapi di sisi lain nisa menatap layar ponsel nya ia begitu ragu hanya untuk sekedar mengetik pesan pada nama itu " Kora"

Ia tau ini semua penghianatan namun ia tak bisa merusak kebahagiaan keluarga, apa ia jahat atau hanya terjebak dengan situasi, hatinya juga berusaha untuk mengatakan bahwa kora pasti akan mengerti dan baik baik saja.

...----------------...

Lagi-lagi kora tertidur di meja makan, ia terbangun saat mengingat sang suami akan pulang namun saat ia membuka mata hanya ada masakan yang sudah dingin yang tak lagi mengeluarkan uap panasnya.

Sesuatu yang sudah ia siapkan dengan cinta harus terbuang lagi dan lagi karna ketidak hadiran orang yang ia tunggu, apa ia perempuan bodoh atau perempuan setia?

Ia meringkuk dalam ruang sepi ingin menangis namun apa yang ingin ia tangisi, angin malam menerpa wajahnya tampak nya kali ini langit tampak mendung seolah mengabarkan suasana hati nya.

burung merpati yang ia pelihara beberapa waktu lalu sudah bertelur, sang suami menemani di sisi nya kala sang istri sedang mengerami telurnya,

" aku juga ingin berkumpul memiliki rumah yang benar-benar rumah, dimana di dalam nya ada kehangatan dan cinta yang tulus!"

" sudah lah!!"

Kora memilih masuk kedalam kamar nya, sebelum masuk kamar ia membuang semua makanan yang ia siapkan tadi.

" jika basi takut nya Hendra sakit saat makan makanan basi, ya sudah lah semoga saja ia sudah makan malam.!!"

Ia memilih terlelap dalam mimpi indah nya namun ia terlalu bodoh dan mudah percaya bahwa cinta yang ia anggap murni telah menodai janji yang sudah diucapkan bersama.

...----------------...

Tiara menatap hari manisnya yang sudah terselip cincin pemberian dari Hendra, wajahnya tampak bersemu dan bahagia. Ia tak menyangka bisa mendapatkan lelaki idaman nya selama ini, namun persaingan cinta nya saat ini masih amat berat.

Ia harus benar-benar mengalahkan perempuan yang sudah lama mengakar di hati Hendra, ia kemudian tersenyum sinis membayangkan jika ia bisa memiliki Hendra sepenuhnya dan menyingkirkan wanita yang merebut cinta masa kecilnya itu.

Nisa yang sedari tadi melihat Tiara adiknya hanya diam, ia tak dapat menghancurkan kebahagiaan sang adik namun ia juga kasihan pada sahabat nya kora.

" Tiara!"

Tiara menoleh kearah sumber suara, ia menatap nisa dengan tatapan penuh tanda tanya.

" kenapa kamu tidak melupakan Hendra saja, dia sudah menikah!"

Tiara bangkit berdiri dan berhadapan langsung dengan sang kakak, ia tersenyum sinis dan memandang remeh wanita di depan nya.

" jangan lupa hutang mu di masa lalu, kakak ku tercinta!"

Setelah mengucapkan kata-kata itu tiara berlalu meninggalkan Nisa yang hanya berdiri diam, Nisa mengepalkan tangannya bibirnya bergetar namun ia berusaha tetap terlihat tenang.

setelah Tiara pamit untuk keluar bersama teman-teman nya, Nisa hanya memandang punggung sang adik dari balik tirai jendela kamarnya. tatapan nya nanar namun ada kesedihan yang mendalam

Ia menghempaskan tubuhnya di ranjang empuk itu, pikiran nya melayang jauh, ia benar-benar telah hanya dalam permainan ini. Ia berperan sebagai sahabat namun juga penghubung dalam penghianatan ini,

" aku harap kau mengerti dengan posisi ku saat ini kora!"

Ia menatap foto yang ia letakan di atas nakas, ada kah dunia yang benar-benar adil untuk manusia seperti nya.

Ia sudah terlalu jauh ikut berperan dalam sandiwara ini apa semua yang ia lakukan ini adalah yang terbaik meski membawa luka yang mendalam,

...----------------...

Tiara mengakat ponsel nya ia sudah sedari tadi menunggu kabar dari seseorang.

" bagaimana rencana kita?"

Ia tersenyum senang saat seseorang yang berbicara di sebrang memberikan kabar yang memuaskan, tatapan kebencian itu tersirat dan terlihat jelas Dimata nya.

Ia berjalan dengan angun menuju ruang VVIP yang telah di sediakan, ia akan membuat siapapun membayar apa yang mereka lakukan.

Dengan wajah angun dan manis nya ia akan membawa kembali apa yang menjadi miliknya, ia tidak akan bertidak terburu-buru namun pelan-pelan akan menjerat apa yang sudah ia rencanakan dengan matang.

Ia berjalan kearah lelaki yang sedari tadi sudah menunggu nya, mereka minum bersama dan bernyanyi riang di tempat itu. Tiara benar-benar akan menggegam dunianya dunia yang selama ini dengan susah payah ia kajar meski ia tau ini salah tapi hatinya bertindak sesuai keinginan terdalam nya.

Mereka saling bercumbu dalam cahaya temaram lampu, ciuman panas dan penuh hasrat hingga membawa mereka lupa akan kenyataan, mereka terlalu larut dalam dunia nya dan melupakan konsekuensi yang akan terjadi.

Semakin lama ciuman itu semakin panas dan penuh gairah, kedua manusia itu semakin ingin menuntaskan hasratnya bersama.

" aku ingin menuduri mu hingga besok.!!"

Tiara tersenyum manja kala mendengar kata-kata manis itu, ia menyembunyikan wajah cantiknya di dekapan dada kekar milik lelaki itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!