Indonesia
NovelToon NovelToon
The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: heldahell

Bagaimana jadinya jika jiwa seorang remaja cewek tomboi modern yang hobi tawuran, bermulut tajam, dan ceplas-ceplos terlempar ke masa lalu? Sialnya lagi, dia bangun di dalam tubuh permaisuri Xia Ruo, wanita paling rapuh dan tertindas di Kekaisaran Han yang baru saja mencoba bunuh diri karena tidak tahan diabaikan oleh kaisar yang penguasa berdarah dingin yang terkenal kejam.

Kini, tidak ada lagi Permaisuri Xia Ruo yang hobi menangis terisak. Yang ada hanyalah permaisuri baru yang berani duduk bersila di atas ranjang sutra sambil memanggil sang Kaisar kejam dengan sebutan "Mas Bro". Didampingi oleh Yuan er, pelayan setianya yang selalu menangis histeris dan berusaha keras mendidik sang permaisuri agar bisa berbicara lembut, Xia Ruo harus memutar otak untuk bertahan hidup. Mulai dari melabrak dapur istana demi makanan enak, melatih fisiknya yang selemah triplek basah, hingga menghadapi Kaisar kejam yang anehnya... justru mulai terobsesi dengan perubahan barbar dirinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heldahell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 3 : mas bro?

Suasana di dalam kamar paviliun mendadak senyap. Yuan-er yang masih terduduk di lantai marmer langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan. Matanya membelalak horor, seolah-olah sedang menghitung detik-detik sebelum kepala sang Permaisuri menggelinding dipenggal oleh pedang Kaisar.

Kaisar Yan melangkah maju satu kali lagi. Jaraknya dengan Ara kini hanya tersisa dua langkah. Aura membunuh yang menguar dari tubuhnya begitu pekat, namun Ara yang berjiwa preman tawuran sama sekali tidak gentar. Di dunianya yang dulu, dia sudah biasa berhadapan dengan pentolan geng motor bersenjata rantai gir. Menghadapi satu cowok berwajah tampan dengan jubah naga seperti ini jelas belum cukup untuk membuat lututnya lemas.

"Kau memanggilku apa tadi?" tanya Kaisar Yan sekali lagi, suaranya sedingin es kutub. "Mas... Bro? Bahasa gaib mana lagi yang kau gunakan untuk meracuni pikiranmu sendiri, Xia Ruo?"

Ara menghela napas pendek. Dia menurunkan lipatan tangannya, lalu mengibas-ngibaskan telapak tangannya di depan wajah dengan santai, seolah sedang mengusir lalat. "Aduh, santai dong, Mas Bro. Gak usah melotot gitu, ntar matanya keluar baru tahu rasa. Lagian kuping lu normal, kan? Udah denger jelas, ngapain nanya dua kali? Kayak beo aja."

Kasim tua di ambang pintu langsung tersedak ludahnya sendiri sampai terbatuk-batuk kecil. Dia buru-buru membekap mulutnya dengan lengan baju, ketakutan setengah mati.

Kaisar Yan tertegun untuk beberapa saat. Selama ini, Xia Ruo selalu gemetar, menunduk, dan menangis tersedu-sedu setiap kali dia datang berkunjung. Jangankan menjawab dengan ketus, menatap matanya saja wanita itu tidak pernah berani. Namun sekarang, wanita di depannya ini tidak hanya berani menatapnya lurus-lurus, tetapi juga berbicara dengan nada meremehkan yang sangat menyebalkan.

"Sepertinya racun yang kau minum tidak menghabisi nyawamu, melainkan menghabisi sisa waras di otakmu," desis Kaisar Yan. Tangan kanannya perlahan bergerak menyentuh gagang pedang giok yang tergantung di pinggangnya. "Kau tahu apa hukuman bagi seseorang yang menghina kaisar di depannya langsung?"

Melihat pergerakan tangan Kaisar Yan, Yuan-er langsung histeris. Dia merangkak maju dan bersujud di kaki Kaisar Yan sambil menangis bombay. "Kaisar! Tolong ampuni Permaisuri! Permaisuri tidak bermaksud menghina Anda! Otak Permaisuri... otak Permaisuri pasti agak bergeser karena efek samping racun itu! Mohon belas kasihan Anda, Kaisar!"

Ara yang melihat kelakuan pelayannya langsung berdecak kesal. Dia maju, lalu menarik kerah baju belakang Yuan-er agar gadis kecil itu bangkit berdiri.

"Woi, vitamin! Udah gua bilang jangan nangis-nangis, berisik!" omel Ara tanpa memedulikan keberadaan Kaisar Yan. "Ngapain lu sujud-sujud sama cowok gila yang hobi ngancem pake parang begini? Berdiri gak lu! Jaga harga diri!"

Yuan-er makin pucat, tubuhnya gemetaran seperti selebritis yang ketahuan selingkuh. Dia menatap Ara dengan pandangan 'Permaisuri, tolong jangan cari mati!'.

Kaisar Yan yang merasa diabaikan langsung menarik pedangnya sedikit dari sarungnya. Bunyi gesekan besi yang nyaring berdesing di dalam kamar. Mata pisau yang berkilau tajam itu memantulkan cahaya lilin, langsung diarahkan tepat di depan leher jenjang Ara.

"Kau menyebutku cowok gila?" tanya Kaisar Yan dengan senyuman miring yang terlihat sangat mengerikan.

Bukannya mundur atau menjerit, Ara malah memajukan wajahnya sedikit hingga lehernya nyaris menyentuh mata pedang yang sangat tajam itu. Dia menatap mata Kaisar Yan dengan tatapan menantang, tanpa ada setitik pun rasa takut di dalamnya.

"Kenapa? Mau motong leher gua?" tantang Ara, suaranya datar tapi penuh penekanan. "Potong aja nih, silakan! Gua juga kagak betah hidup di badan lemes kayak triplek basah begini. Buruan potong, biar gua bisa pulang sekalian!"

Kaisar Yan terpaku. Pegangannya pada gagang pedang mendadak mengeras. Dia mencari kilatan ketakutan, keputusasaan, atau trik licik di dalam mata wanita itu—namun dia tidak menemukan apa-apa selain keberanian yang murni dan... sedikit rasa kesal yang tulus. Wanita ini benar-benar tidak takut mati.

"Kau..." Kaisar Yan menggantung kalimatnya, matanya menyipit tajam mencoba membaca pikiran Permaisurinya yang mendadak berubah seratus delapan puluh derajat menjadi sangat barbar ini.

1
Yadi
bab ini paling senang gue ngulang bacanya 🤣🤣🤣
Yadi
Semua masalah pada ludes jika Ibu Bar Bar Negara yg turun tangan 🤣🤣
Yadi
tawuran...?? 🤣🤣🤣
Yadi
Lanjut Thor..
Yadi
hahahaha..
Paksu Kaisar berharap banget pada ibu negara 🤣🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣

ketawa mulu mah gue
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
daacanss
jangan lupa mampir komen terus yaa, biar author semangat nulis nyaa😊
Yadi
Ratu Bar Bar Pedas beraksi
Yadi
Lanjuuuiut...

kok nggak ada yg komen ya?

apakah para pembaca pada terhipnotis krn novel ini enakn dibaca ya?
Yadi
Gue yakin ilmu beladiri Permaisuri satu tingkat diatas Kaisar 😄😄😄
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Kayaknya Kaisar Yan akan mendapatkan lawan seimbang
Yadi
🤣🤣🤣🤣

Gue suka mulut Permaisuri yg badas... yg bikin para pejabat pada setrok berjemaah ketika Permaisuri memberikan kuliah subuh 🤣🤣🤣🤣
daacanss: yakan,gak menye menye jadi seru,gak lemah terus🤭🤣
total 1 replies
Emalia
Lanjut kk
daacanss: tunggu kelanjutan nya besok ya kak😙
total 1 replies
Hatijah Cantik
cukup menghibur
daacanss: makasih kak kalo suka sama ceritanya,tunggu terus ya kelanjutan cerita nya🥰
total 1 replies
Hatijah Cantik
cerita menarik , diawali dgn ngamuk2👍🤣🤣🤣🤣
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: saling support yo ka
total 2 replies
Ame Joh
aku mampir thor sepertinya seru
daacanss: iyaa makasih ya udah mau mampir😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!