Indonesia
NovelToon NovelToon
AKU HANYALAH ISTRI SIMPANAN

AKU HANYALAH ISTRI SIMPANAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Duniahiburan / Pelakor / POV Pelakor
Popularitas:943.5k
Nilai: 5
Nama Author: Khintannia Viny

Dena adalah seorang wanita berusia 25 tahun yang sudah memiliki suami, namun tidak ada satu orangpun yang mengetahui kalau Dena sudah menikah bahkan sahabat baiknya sekalipun.

Kenapa bisa begitu? Pasti kalian akan berpikir seperti itu, tapi hal itu tentu saja bisa terjadi, karena Dena adalah seorang istri simpanan...

Bagaimana kisah Dena dan suami rahasianya? Apakah hubungan keduanya akan terjalin selamanya atau akan kandas di tengah jalan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khintannia Viny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AHIS 21

Dunia ini ibarat bayangan, kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan lain selain mengikutimu.

***

Irham yang sudah selesai memberikan sambutan kepada semua aktor dan aktrisnya segera pergi melakukan kegiatan selanjutnya untuk syuting iklan yang sudah di tanda tangani kontraknya.

“Hari ini, kamu jemput Dena di kampusnya dan antar dia ke tempat kerjanya.” Ucap Irham.

“Baik tuan saya akan menyuruh pak Joni untuk menjemput nona Dena.” Ucap Johan.

“Tidak Johan, aku ingin kamu sendiri yang menjemputnya.” Ucap Irham.

“Tapi tuan, lalu bagaimana dengan anda?” tanya Johan.

“Aku bisa sendiri, kamu jemput Dena dan setelah dia selesai bekerja segera bawa dia ke lokasi syuting untuk menungguku.” Ucap Irham.

“Baiklah tuan.” Ucap Johan menuruti perintah Irham.

Irham segera masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, setelah melihat kepergian Irham Johan segera masuk ke dalam mobilnya sendiri untuk menjemput Dena dari kampus.

Sesampainya di kampus Johan menunggu di pintu utama karena dia sendiri juga tidak tau di mana Dena berada.

Dena memang pergi ke kampus menggunakan ojek online, dan dia berniat untuk membawa motor lamanya yang masih berada di panti asuhan.

Hampir satu jam Johan menunggu Dena di depan kampus, dan akhirnya dia melihat Dena keluar bersama teman-temannya. Dengan segera Johan keluar dari mobil dan berjalan menghampiri Dena.

“Nona…” panggil Johan yang tidak memperdulikan teman-teman Dena sedang menatap aneh ke arahnya.

“Nona? Anda siapa tuan? Apa anda salah orang?” tanya Ocha yang ada di sebelah Dena.

Ocha dan Mila tau betul kalau Dena berasal dari panti asuhan, keduanya tidak mengetahui status Dena saat ini adalah sebagai istri dari seorang aktor terkenal dan juga CEO perusahaan terbesar.

Johan baru ingat kalau teman-teman istri majikannya itu tidak ada yang tau tentang pernikahannya, tentu saja mereka bingung saat ada yang memanggil Dena dengan sebutan ‘nona’.

Sedangkan Dena hanya membulatkan kedua matanya kepada Johan seperti memberi kode untuk tidak mengatakan apapun.

“Aku tidak salah orang, aku ingin bertemu dengan nona Dena selaku perwakilan dari panti asuhan Bina Sejahtera.” Ucap Johan berbohong.

Mendengar ucapan Johan membuat Dena menghela nafas lega, dia juga melihat ke arah teman-temannya yang sepertinya percaya dengan kebohongan Johan.

“Ada apa tuan?” tanya Dena yang mengikuti alur kebohongan Johan.

“Aku ingin membicarakan tentang sumbangan untuk panti asuhan, bisakah kita bicara?” tanya Johan.

“Tentu saja bisa tuan, silahkan tunggu di mobil anda saya akan menyusul setelah berpamitan kepada teman-teman saya.” Ucap Dena.

Johan hanya menunduk sedikit lalu dia segera berjalan kembali masuk ke dalam mobilnya. Sedangkan Dena segera beramitan kepada dua sahabatnya itu.

“Gue pergi dulu ya guys..” pamit Dena kepada keduanya.

Namun saat Dena mau pergi, tiba-tiba saja Mila menahan tangan Dena dan membuat Dena kembali berbalik melihat ke arah sahabatnya.

“Ada apa Mila?” tanya Dena dengan lembut.

“Apa kamu tidak khawatir jika dia adalah orang jahat?” tanya Mila dengan ragu.

Mendengar ucapan sahabatnya itu membuat Dena tersenyum lalu melepaskan tangan Mila dari lengannya dan menggenggamnya.

“Tenang saja aku akan baik-baik saja dan orang itu sudah menjadi penyumbang tetap di panti asuhan.” Ucap Dena menenangkan sahabatnya.

“Apa kita tidak perlu ikut?” tanya Ocha.

“Tidak perlu Cha, aku baik-baik saja percayalah, kalian lebih baik pulang saja.” Ucap Dena.

Ocha dan Mila hanya mengangguk dan membiarkan Dena untuk pergi bersama orang asing yang baru saja dia temui.

Dena masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi depan membuat Johan terkejut, pasalnya Dena adalah atasannya dan tidak pantas rasanya jika atasan duduk bersamaan dengan bawahannya.

“Nona…” ucap Johan.

Dena menoleh ke arah Johan yang menatapnya dengan wajah terkejut.

“Ada apa kak?” tanya Dena.

“K-kenapa nona duduk di depan? Lebih baik anda duduk di belakang nona.” Ucap Johan.

“Udah deh berangkat aja cepetan.” Ucap Dena.

“Tapi nona, tuan berpesan…”

“Aku tau jangan di lanjutkan! Apa kamu mau melihat teman-temanku curiga karena aku duduk di kursi belakang?” tanya Dena memotong ucapan Johan.

“Ah anda benar nona, baiklah aku akan melajukan mobil sampai sedikit lebih jauh.” Ucap Johan yang langsung melajukan mobilnya keluar dari kampus.

Setelah sekiranya teman-teman Dena sudah tidak melihat mobilnya, Johan segera menghentikan mobilnya dan keluar dari mobil untuk membukakan pintu untuk Dena.

“Yaampun kak jangan begini lah, selama ga ada kak Irham biasa aja sama aku, aku juga anggep kak Johan kakak aku sendiri kok.” Ucap Dena.

“Ini sudah kewajiban saya nona.” Ucap Johan.

“Jangan panggil aku nona!” ketus Dena.

“Itu juga sudah kewajiban saja.” Balas Johan.

Dengan kesal akhirnya Dena segera masuk ke dalam mobil tanpa mengatakan apapun lagi.

“Dasar atasan dan bawahan sama aja, sama-sama nyebelin!” gumam Dena sambil menatap tajam ke arah Johan yang sedang membuka pintu depan.

“Kenapa kak Johan menjemputku? Aku harus kerja setelah ini.” Ucap Dena.

“Karena tugas saya memang untuk mengantar nona bekerja, di mana tempat kerja nona? Apa masih di cafe yang dulu?” tanya Johan.

“Iya aku masih kerja di cafe dekat kampus itu, tapi bagaimana kak Johan tau kalau aku bekerja di sana?” tanya Dena.

“Apa yang tidak saya dan tuan Irham tau nona.” Balas Johan dengan senyuman.

“Ya, ya kalian memang pintar kalau di suruh untuk menyelidiki latar belakang sesorang.” Ucap Dena sambil melihat ke luar jendela mobil.

Suasana seketika hening tanpa adanya pembicaraan, keduanya hanya fokus dengan kegiatannya masing-masing.

“Kak…” panggil Dena memecah keheningan.

“Iya nona?” tanya Johan.

“Apa aku boleh bertanya sesuatu?” tanya Dena.

“Tentu saja nona, silahkan.”

“Apa kak Irham sangat mencintai kekasihnya?” tanya Dena.

Johan sedikit terkejut dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh istri atasannya itu, Johan kira Dena tidak akan bertanya hal semacam itu kepadanya.

“Apa saya harus menjawab jujur nona?” tanya Johan.

“Tentu saja kamu harus menjawab jujur kak.” Balas Dena.

Johan menarik nafas panjang sebelum mengatakan yang sejujurnya kepada Dena. Karena Johan tidak tau apakah Dena sudah mulai menyukai Irham atau belum, dan mungkin saja jawabannya ini akan membuat Dena tersakiti.

“Tuan sangat menyukai nona Sita, bahkan bukan hanya menyukai tapi mencintai.” Jawab Johan.

“Bisakah kamu jelaskan tentang mereka kak?” tanya Dena.

“Saya tidak bisa menjelaskan semuanya nona, tapi saya bisa menceritakan sedikit tentang hubungan mereka selama ini.” Ucap Johan.

“Tentu saja tidak apa-apa.” Ucap Dena.

“Saya sudah menjadi asisten tuan Irham bahkan sebelum dia resmi masuk ke perusahaan nona, orang tua tuan Irham sangat mempercayakan tuan Irham kepada saya, bahkan saya di kuliahkan di kampus yang sama dengan tuan Irham untuk menjaganya dan juga menjadi temannya.”

“Di kelas yang sama dengan kita juga ada seorang perempuan cantik, bahkan dia adalah primadona di kampus itu, para senior seringkali datang ke kelas kami hanya untuk menggodanya.” Ucap Johan.

“Dan itu dia kan? Kekasih kak Irham?” tanya Dena.

“Iya nona, walaupun ada banyak mahasiswa yang mendekatinya, namun dia malah mendekati tuan Irham, awalnya tuan Irham risih dan tidak suka di dekati oleh dia, tetapi seiring berjalannya waktu perasaan Irham luluh dan akhirnya mereka berdua menjalin hubungan.”

“Nona Sita sangat baik, sabar dengan sikap dingin tuan Irham, dan mungkin karena itulah tuan Irham luluh dan sekarang dia sangat mencintai nona Sita.” Jelas Johan.

Johan melirik ke kaca spion untuk melihat ekspresi dari isri tuannya itu, lalu dia merasa bersalah saat melihat Dena sedang merenung melihat ke luar jendela.

“Maaf nona sepertinya saya sudah kelewatan.” Ucap Johan.

“Hah? Eh engga kok kak, aku juga sudah bisa menebak kalau kak Irham sangat mencintai kekasihnya di lihat dari foto-foto yang terpajang di ruang bacanya.” Jelas Dena.

“Ruang baca? Bagaimana bisa nona Dena masuk ke ruang baca sedangkan hanya aku yang di ijinkan masuk ke sana itupun kalau ada hal yang benar-benar penting.” Gumam Johan.

1
Mhyta
mmpir yah thor smbil nunggu klnjutannya si tentara tampan
Mar Wiyah
bingung saya dengan alur ceritanya.. pdahal kalau berurutan bagus ceritanya novel ini.. kenapa gk kisah masa lalh dlu bru sekarang
Ria Tarim
lanjut dong
Ctginie Ali
Luar biasa
Karyati Indah Wati
lanjut dong
Bu Kus
kamu juga harus hati hati ocha jangan main percaya aja harus was pada sebenar nya Luna bukan wanita baik kalo baik gak mungkin kan suka sama laki orang apa lg sahabatnya
Eridha Dewi
jangan jangan darian tergoda ini Luna pasti macam macam ini
efridaw995@gmail.com
Uda lama gak update pas up alurnya
sudah biasa menolong orang di masa lalu dan nnti tergoda deh suaminya ocha seharusnya tidak satu atap juga kali Thor
Fitriaza
dasar nenek2 udh bau tanah aj masih belagu😡
Titi liana
suka
efridaw995@gmail.com
Biasanya juga akal"an pelakorrr seperti itu biar Daren simpati dan ujung-ujung nya nnati menikung ocha aduh Thor jangan sampai Luna dan Daren berkhianat pada ocha Uda basi cerita model Luna tuh
Bu Kus
semoga Luna gak bohong aja belum nikah aja sikapnya sama darian aja kaya gitu apa lag iri sama Dena .lanjut lg thro makasih
Eridha Dewi
yakin Luna beneran tidak tahu
Bu Kus
eee Luna sadar dong sadar diri kenapa.jangan ganggu rumah tangga darian dan ocha
efridaw995@gmail.com
kebiasaan deh Thor pasti orang seperti Luna ingin kembali ke Darian
kuharap alurnya berbeda Derian tetap mencintai ocha tidak menerima penghiatan
Eridha Dewi
next
Eridha Dewi
next thor
Srilestari Asyiah Fitri Cienulingga
haduh😮😮😮 kenapa disaat² begini datang yang beginian🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️ awas darian kalau kamu berubah pikiran ke luna, ane tampol🤭🤣🤣🤣
hadapi ya ocha dengan kepala dingin walaupun ada rasa cemburu, semangat ocha🥰🥰
semangat juga author up nya🥰🥰🥰❤❤❤
Bu Kus
duh ngapain Luna pakai acara datang bikin ganggu aja ni orang udah main kabur kabur eee... malah nongol tu
Suhaeda
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!