Indonesia
NovelToon NovelToon
RADIX [A Different World]

RADIX [A Different World]

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Keluarga & Kasih Sayang / Angst / Romansa / Aliansi Pernikahan / Sci-Fi
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nine Nine

Tahun 2008 sebuah bencana terbentuk, mereka (FESTUM) merusak segala sesuatu yang berada dalam jangkauannya menimbulkan terror terhadap para manusia yang dibencinya. Memporak-porandakan bumi dan seisinya, membuat keputusasaan manusia selama 10 tahun.

Ini adalah kisah dari mereka yang sedang memperjuangkan kebebasan umat manusia dari kekejaman para Festum yang perlahan lahan mengikut campurkan Uni Nasion.

Dapatkah mereka, para pejuang kebebasan itu, membebaskan kembali umat manusia dari tangan kejam para festum? dan apakah uni Nasion akan membantu mereka? ataukah malah sebaliknya!
Mari bersama sama menyaksikan perjuangan mereka dalam pembebasan umat manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nine Nine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

INGATAN (2)

Sayaka berharap, setidaknya akan ada seseorang yang melindungi kapal kapal mereka, siapapun tak masalah, selama mereka yang dalam bahaya disana, berhasil diselamatkan nya. Namun, apakah Sayaka sendiri tak berharap akan diselamatkan? jawabannya ...

"SAYAKA ...."

Tidak. Sedari dulu, sejak sayaka menyadari perubahan fisiknya, ia tak lagi pernah berharap sesuatu kepada orang lain untuk dirinya, bahkan, Sayaka yang sangat menginginkan, sangat mendambakan kasih sayang dari seorang mama yang baik pun, telah sirna dikala itu.

"Ma ma ...."

......................

"Sejak kapan rambutku memutih?" tanya Sayaka kepada dirinya sendiri, ia tengah berdiri dihadapan cermin menatap dirinya yang berada dibalik cermin itu, menatap betapa lusuh dan berantakan dirinya. Dengan surai hitam yang sekarang tampak memutih, dengan kantung mata hitam dari akibat kekurangan tidur dan dengan kaos putih polos yang agak longgar dikenakannya, memperlihatkan proporsi badannya yang kurus. Itu bukanlah penampilan seorang gadis yang seharusnya.

"Itu aku?"

"Lukanya sudah pulih ... tapi rasa sakitnya masih terasa. Apakah mama yang menakutkan akan datang lagi?" ia masih bertanya pada dirinya sendiri. Kali ini Sayaka berjalan menuju lemari pakaiannya, mengambil kaos bergambar beruang imut yang akan dikenakannya. Kemudian cukup lama berdiam diri tanpa memikirkan apapun, hanya berdiri termenung didepan lemari yang belum ditutupnya.

Lalu ketika setengah jam terasa berlalu sejak ia hanya berdiri didepan lemari pakaian yang belum ditutupnya. Sayaka mulai kembali berbicara, melontarkan pertanyaan yang tak berarti.

"Besok ... apakah mama yang baik akan datang?"

"Mama yang baik! siapa yah?"

"Mau kemana kau?"

Beberapa hari setelahnya, saat Sayaka berjalan jalan di kebun belakang, tempat dimana segala macam jenis bunga sedang bermekaran, ia sampai pada tanah hijau luas yang ditengahnya berdiri sebuah pohon ash biasa (Fraxinus excelsior). Pohon yang begitu besar dan tinggi dibandingkan dengan dirinya yang begitu kecil. Pohon ash itu telah menyita perhatian Sayaka.

"Kau menyukainya? pohon ini."

Mendengar suara seorang pria, Sayaka segera mencari asal muasal suara itu dan ditemukannya seorang pria dibalik batang pohon ash yang besar ketika Sayaka memiringkan kepalanya, mengintip seseorang dibalik pohon ash itu, sedang menyandarkan punggungnya dan tengah membaca buku yang kini buku itu telah ditutupi oleh sampulnya yang berjudul 'Ingatan'. Pria bersurai putih itu, sendirian tanpa ditemani seseorang.

Lalu dia kembali mengulangi pertanyaannya, yang dibalas anggukan oleh Sayaka, "Aku juga, bagiku pohon yang indah ini akan menyimpan berbagai kenangan manis kami." ia menoleh, mata hitamnya dengan indahnya tersenyum kepada Sayaka. Membuat siapapun yang menerima senyuman itu pasti akan terpukau oleh senyum indahnya yang membagi kehangatan.

"Kenangan manis!"

"Tuanku, sudah pukul enam lewat empat belas menit, sudah waktunya anda sarapan." tutur seorang pria paruh baya berkisar 45 tahun dengan surai hitam yang sebagian diantaranya telah memutih. Pria paruh baya yang memanggil dirinya Sebas adalah seorang pelayan pribadi yang telah melayani tuannya selama puluhan tahun.

"Selamat pagi Sebas."

Sebas membungkuk membalas sapaan tuannya dan kembali mengulangi perkataannya sambil melirik jam saku yang ia pegang.

"Kau tidak perlu mengulangi perkataan mu, Sebas. Sekali sudah cukup oke." kata pria bersurai putih selaku tuannya. Kemudian ia beranjak dari rerumputan tempatnya duduk, melewati Sayaka untuk menghampiri Sebas dan bersama sama menuju ruang makan. Tentu ia mengajak Sayaka untuk makan bersamanya.

"Saya harap anda menyukai makanan yang disajikan Nona." ucap Sebas menyajikan sepiring daging panggang, ayam geprek, salad sayur dan salad buah, makaron juga berbagai macam cake sebagai hidangan penutup, tak lupa juga diwajibkan hadir segelas susu sapi segar yang baik untuk pertumbuhan anak anak. Membuat Sayaka yang melihat semua hidangan dihadapannya itu ngiler tak sabar mencoba rasanya.

Sensasi lezat daging panggang yang lumer di mulut memberikan cita rasanya tersendiri. Dengan campuran berbagai bumbu yang memberikan rasa manis dan gurih pada daging, apalagi metode panggangannya yang berbeda dari cara memanggang biasanya benar benar memberikan rasa yang mewah bagi penikmatnya.

"Salad sayur buatan tangan pria paruh baya itu juga lezat, tapi Sayaka tak menyukai beberapa sayur diantaranya, salah satunya adalah tomat– yang lain tidak ia sukai tidak ada dalam salad sayur.

Bahkan cemilan penutup pun tak kalah enak dengan daging panggang itu, seperti tekstur makaron yang renyah di luar tetapi lembut dan sedikit chewy di dalam, saat ia memakannya terasa sensasi lumer di mulut. Salad buah yang terasa manis dan asem dari buah buah yang segar. Dan berbagai macam rasa cake yang begitu lezat, entah coklat, vanila, macha dan lainnya yang dipadukan dengan manisnya buah strawberry. Juga segelas susu sapi segar yang rasanya tentu saja lezat.

Semua makanan yang disajikan di meja dihadapannya merupakan cita rasa baru yang dirasakan oleh lidahnya, sampai membuat Sayaka yang mencoba semua rasa itu meneteskan air mata, sama sekali tak pernah terpikirkan olehnya bahwa ia akan mencoba rasa yang membahagiakan ini. Sayaka yang masih berumur 4 tahun kala itu, menangis sejadi jadinya dihadapan sarapan pagi yang disajikan untuknya, bersama dua pria asing yang melanjutkan makan mereka tanpa protes kepadanya.

"Mama yang penyayang tidak datang kepadaku lagi sejak enam bulan yang lalu, itu membuatku sedih. Tapi, makanan lezat ini, membuatku bahagia telah mencobanya. Terima kasih banyak." gumam syukur Sayaka dalam tangisnya.

"Ma ma ...."

"Kemari!" teriak Rey yang sekuat tenaga mencoba menjangkau unit Mark Zehn. Rey mengulurkan tangannya, mencoba memindahkan paksa Sayaka dari kokpit seraphin nya. Dilain sisi Nina juga mengulurkan tangannya sekuat tenaga menjangkau Nino yang terjebak dalam ilusi ingatan Sayaka.

"Itu tidak akan sempat!" ucap Alresha.

Detik detik terakhir ketika pandangannya mulai memudar dan RONAnya mengalami kerusakan total, saat tubuh Sayaka mengalami pengkristalan setelah memasuki fase penghancuran, ia melihat layar yang bertuliskan Informasi sistem yakni sebuah peringatan sistem yang mana telah otomatis mengaktifkan sistem penghancuran diri yang tak akan bisa di batalkan.

"Aku ingin memakannya lagi ... daging panggang dan kue, oh, susu sapi itu juga enak!" gumam Sayaka mengingat adegan dalam ingatannya. Kini tubuhnya telah hancur menjadi bagian bagian kristal, hanya menyisakan sedikit kesadaran terakhirnya sebelum ia menutup mata untuk selamanya.

"SAYAKA!!!" teriakan Rey semakin nyaring begitu cahaya ke merahan tampak dari unit seraphin Mark Zehn tanda bahwa ledakan akan terjadi sebentar lagi dan membuat Rey gagal meraih pilotnya.

"TIDAK NINO!!!" teriakan Nina tak kalah nyaringnya, ia juga gagal meraih Nino yang masih terjebak dalam ilusi ingatan yang diciptakannya sendiri.

Nino terjebak bersama Sayaka karena sistem yang tak dapat di batalkan, membuat keduanya tak dapat keluar dari situasi genting itu sehingga ledakan dahsyat membuat keduanya tewas. Bahkan ledakan itu berdampak besar pada Nina dan Mark Eins juga sampai membuat kapal kapal yang tak berada dekat dengan Mark Zehn terdorong oleh kuatnya dorongan air laut yang disebabkan ledakan besar dari Mark Zehn.

Akibat ledakan dahsyat itu, Festum festum sekitar lenyap tak tersisa, bahkan Mark Eins sendiri tak hanya terpental begitu jauh hingga terseret ke daratan bersama gelombang air laut, membentur bendungan laut tetapi juga memberikan dampak besar terhadap unit dan pilotnya, yang mana keduanya telah kehilangan separuh badan mereka. Begitupun Nina yang terpental sama jauhnya dengan Rey dan mengalami luka parah, terutama kaki dan tangan kanan juga wajahnya.

Rey dan Nino yang mengalami luka terparah kehilangan kesadarannya saat itu juga. Namun Nino juga Sayaka, melihat dahsyat nya ledakan itu sangat tak mungkin mereka dapat selamat mengingat merekalah yang terdekat dengan sumber ledakan.

Beberapa saat berlalu sejak ledakan, kini kapal kapal yang berada dalam pengaruh asimilasi Nino telah bebas, meski sebagian awaknya tak dapat selamat dan mereka yang terselamatkan hanya bisa mematung melihat kondisi laut saat ini, tak ada yang berani bergerak, semuanya bergidik ngeri saat samar samar menyaksikan ledakan dahsyat itu, apalagi Yula yang melihat kejadiannya dengan mata bulat.

1
Nine
Berawal dari kelupaan kalau dia juga sebagai salah satu pilot Seraphin yang ikut penyelamatan. Makanya muncul ide untuk chapter ini.
enjouecollectif
semangat thor buat up an selanjutnya😇
Nine: makasih telah mampir Kaka😆
total 1 replies
Nine
Kamu suka bunga apa?🙃
Reimu: mawar
total 2 replies
Nine
waduh, lupa kalo Kira juga ikut🙃
Nine: malah gak pernah muncul muncul lagi🙃
total 1 replies
isntit darling
Semangat Thor! Jiwa membaraku masih semangat baca semua update-anmu! Mau berapa ratus aku tungguin!
Bisikan Luar Biasa
Nulis sesuai dengan gaya kakak aja biar ga pusing~
adalahdarling
Sumpahhh rasanya kaya gak mau ngedip bacanya wkwkw, seseru itu tahu gak sih!!
Nine: Wah 😖 makasih banyak 😀
total 1 replies
Nine
akhirnya ada beberapa yang komen😀
CupcakeHugs
Aku mah anti mendua deh Thor! Aku di sini menunggumu~
Nine: terimakasih atas kesetiaan nya, ada banyak karya indah yang masih belum anda baca diluar sana.😁
total 4 replies
Hulk
Baca cerita kakak kayak lilin yang terkena api.. meleleh banget..
Nine: terimakasih banyak telah komen
total 2 replies
Reimu
sci-fi genre yang bagus karna masih berkaitan dengan sains dan teknologi
Nine
saya sadar bahwa masih ada banyak kekurangan dalam karya itu, jadi saya akan berusaha memperbaiki dan membawakan narasi yang lebih bagus kedepannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!