Indonesia
NovelToon NovelToon
AVARAIN : Cinta Di Balik Balap Liar

AVARAIN : Cinta Di Balik Balap Liar

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Teen School/College / Tamat
Popularitas:21.4k
Nilai: 5
Nama Author: Me Azalea

AVARAIN, berkisah tentang seorang gadis tomboy bernama Dealova Wilson, biasa dipanggil Ava. Ava adalah siswa baru dikelas XI IPS 5 Sekolah Menengah Atas Nusa Bakti. Ava adalah cewek blasteran Indonesia Amerika. yang tomboy, jago balap dan bela diri.
Ava bertemu dengan Nicholas Rain Abiyasa disebuah pertandingan balap liar yang diadakan disebuah jalanan ibu kota.
Ava adalah penantang misterius Rain, yang notabene adalah Juara bertahan lomba balap liar yang diadakan sebuah geng motor yang diketuai oleh Bang Erland.
Rain penasaran dengan sosok misterius yang telah mengalahkannya 2 kali berturut-turut. Dia menyelidiki Ava, yang ternyata teman satu sekolahnya di SMA Nusa Bakti.
Dari musuh menjadi Cinta, keduanya jatuh cinta, setelah saling melindungi saat terjadinya tawuran antar geng motor.
Namun cinta keduanya menjadi rumit, saat Rain mengetahui sebuah fakta, bahwa Ibunya Ava adalah Selingkuhan Ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Me Azalea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA YANG RUMIT

Ava mencoba memejamkan matanya, namun bayangan Rain yang hampir saja menodainya, membuat Ava tidak bisa tidur. Ava gelisah memikirkan kekasihnya itu. Dia merasakan apa yang di rasakan Rain, kecewa dan marah karena hubungan Reynald dan Lidia, menghempaskan impian mereka untuk bersama. Lalu apa yang akan mereka lakukan sekarang, melanjutkan hubungan? Itu pasti tidak mungkin. Berpisah? Itu terlalu menyakitkan.

Sejak peristiwa malam itu, Rain tidak pernah lagi menghubungi Ava, cowok itu seolah hilang ditelan bumi. Ava menyadari ada sesuatu yang hilang dalam dirinya, kenangan manis bersama Rain, senyum dan tawa renyah Sang kekasih, tidak akan pernah lagi menghampirinya. Namun Ava bukanlah tipe cewek manja yang akan menangis termehek-mehek karena kehilangan kekasihnya. Ava mencoba menanggapinya dengan santai.

Ava menelungkupkan kepalanya diatas meja belajar. Dia ingin menghubungi Rain, dan menanyakan keadaan cowok itu. Tapi Ava ragu, dia mengetuk-ngetuk jarinya diatas meja, hingga dia menuliskan sesuatu di aplikasi WhatsApp nya.

^^^Rain, bagaimana kabarmu sekarang? Apakah sudah merasa lebih baik?✓✓^^^

Ava masih menunggu balasan, satu menit...dua menit, hingga satu jam, tidak ada balasan, walau chat itu sudah centang biru.

Ava menautkan alisnya, cowok itu sudah membaca pesannya, namun tidak membalasnya.

Minggu pertama di bulan Juli, Ava sudah berada di kelas XII sekarang, dia datang ke sekolah lebih awal dari biasanya. Dia ingin memastikan di kelas mana di berada sekarang.

Ava berdiri di depan papan pengumuman yang terletak di depan kantor Tata Usaha Sekolah Nusa Bakti, memandangi satu persatu kertas yang ditempel disana.

XII IPS 1, Nama Ava terpampang di kertas paling atas, satu kelas dengan Rayna, namun tidak dengan Rain. Ava tidak menyadari seseorang berdiri di belakangnya memandang ke arah yang sama, namun Ava mengenal aroma wangi tubuh itu, Ava menoleh, bersamaan Rain yang juga menatap kearahnya. Ava memalingkan wajahnya dan segera meninggalkan tempat itu, begitu juga dengan Rain. Mereka berjalan ke arah yang berbeda.

"Yeay, aku satu kelas lagi sama Rain," Laura bersorak gembira, saat dia melihat Ava berjalan melewatinya. Ava hanya tersenyum tipis. Dia masuk ke kelas barunya, XII IPS 1.

"Ava, Lo putus sama Rain?" tanya Rayna begitu Ava menjatuhkan tubuhnya di bangku kelas.

"Ya begitulah?" jawab Ava santai, sambil menaikkan kedua pundaknya.

"Kok bisa? gue lihat Rain bucin banget sama Lo," Rayna mengernyitkan dahinya.

"Ya bisalah, Ray, tidak ada yang abadi di dunia ini, apalagi cinta, semua bisa berubah. Orang yang katanya menikah karena cinta saja bisa cerai, apalagi hubungan gue dengan Rain!" papar Ava.

"Lo itu ngomongnya, kayak pujangga saja," Rayna tertawa kecil.

"He..he...gue ngomongnya sesuai fakta kali, Ray!"

"Tapi, kok sepi ya, jika Rain nggak ada!" Rayna memancing emosi Ava. Gadis manis itu, hanya mendengus kecil. "Kalau boleh tahu, kenapa Lo dan Rain bisa putus?" tanya Rayna lagi. Ava tidak menjawab.

"Rumit!" gumam Ava.

"Apanya yang rumit?"

"Cinta...!"

Rayna hanya mengangguk, walau sebenarnya dia tidak paham apa yang terjadi pada kedua sahabatnya itu.

Hari pertama masuk sekolah, belum ada pelajaran yang diberikan oleh guru kelas, hari itu semua siswi hanya mencatat mata pelajaran baru dan berkenalan dengan guru kelas mereka.

Kelas XII IPS 1, hampir seluruh siswanya adalah siswa yang berprestasi dan unggul, semuanya belajar serius tanpa ada drama siswa terlambat, ataupun bolos. Tampak tenang, namun membosankan bagi Ava, dia merindukan suasana kelas lamanya XI IPS 5. Dan dia merindukan sosok Rain, cowok tengil yang selalu membuat onar, biang rusuh, dan sering membuat guru yang masuk ke kelas mereka marah dan ngambek mengajar.

"DEALOVA WILSON!" suara lantang Pak Haris, guru bidang studi Bahasa Inggris. membuyarkan lamunan Ava. Ava gelagapan, namun dia tetap menjawab." Saya Pak!" Ava mengangkat tangan kanannya.

"Pagi-pagi sudah melamun!" omel Pak Haris, membuat Ava memerah, karena semua mata memandang ke arahnya.

"NICHOLAS RAIN ABIYASA!" panggil Pak Haris lagi, namun tidak ada sahutan.

"Bukannya, Rain di kelas IPS 5, Pak?" sahut Bagas.

"Tapi di absen ada namanya, mungkin ada kekeliruan, nanti saya akan mengkonfirmasinya dengan Tata Usaha Sekolah," lanjut Pak Haris.

"Oke Class, today, I will teach in your class, as well as homeroom teacher for class XII IPS 1, introduce my name is Haris Wijaya, you can call me Mr. Haris," Laki-laki berusia sekitar 45 tahun itu mulai memperkenalkan diri, sebagai guru bahasa Inggris dan sekaligus wali kelas mereka.

"Hallo, Mister Haris!" sapa seluruh siswa di kelas itu serentak.

"Excuse me, Mr. Haris!" seseorang masuk ke dalam kelas, dengan gayanya yang seperti biasa tengil dan berantakan. Pak Haris menatapnya dengan tatapan horor.

"Rain, dari mana saja kamu? silahkan rapikan pakaianmu, jika masuk ke kelas saya!" ujar Mr. Haris lantang. Semua mata tertuju pada Rain, kali ini Rain tidak membantah, dia memasukan atasannya kedalam celana.

"Nah, kalau begitu kan rapi, silahkan duduk!' titah Mr. Haris. Ava menundukkan wajahnya saat Rain lewat di depannya. Cowok itu duduk persis di belakang Ava.

Bel tanda waktu istirahat berbunyi nyaring, Ava tidak keluar dari dalam kelasnya, dia menikmati bekal yang sengaja di bawa dari rumah. Rain kembali berjalan melewatinya, namun tidak ada sapaan atau sekedar numpang lewat, Rain mengabaikannya.

"Va, Lo nggak ke kantin?" tanya Rayna.

"Nggak, Ray! Gue bawa bekal dari rumah.

"Ya udah, gue tinggal ya!" Rayna berjalan keluar kelas, namun tak lema kemudian dia kembali dengan terburu-buru.

"Ava, Rain berkelahi dengan anak kelas IPS 5, kasihan tuh, anak itu babak belur di hajar Rain!" seru Rayna.

"Biarin aja, Rayna!" jawab Ava acuh tak acuh.

"Duh, Va...ayo dong, cuma Lo yang bisa hentikan Rain," Rayna menarik Ava keluar kelas, gadis itu terpaksa mengikuti Rayna, namun Ava kaget saat melihat Laura mencoba menahan emosi Rain, dengan memeluk cowok itu dan mendorongnya menjauhi siswa IPS 5 yang sudah babak belur. Rain menyadari kehadiran Ava, dengan sengaja Rain menurut pada Laura yang menariknya menjauhi lokasi tempat dia berkelahi.

Dengan langkah gontai, Ava kembali ke kelasnya. Namun dia melihat lagi pemandangan yang tidak biasa. Laura membersihkan luka-luka diwajah Rain dengan tisu basah. Ava mencoba mengabaikannya, dan duduk di bangkunya seolah mereka tidak ada disana.

"Udah, cukup Laura, makasih ya!" ujar Rain.

"Ok, Rain...nanti pulang sekolah bareng ya! Tante Farah ngajak aku makan siang dirumahnya," seru Laura dengan wajah yang berseri-seri. Rain hanya mengangguk, tanpa bersuara.

1
falea sezi
bagus
Lies Atikah
mestinya yang jadi ava itu visual laura baru pas ada bule nya
Lies Atikah
ceritanya bikin gemes lnjt thor
Qaisaa Nazarudin
Oh Ternyata seumuran dgn Laura,Atau setahun lebih muda dari Laura,Gak papa lah gak masalah tuh..
Qaisaa Nazarudin
Emangnya Laura dan keluarganya mau menerima Aiden?
Qaisaa Nazarudin
What Aiden yg harus menikahi Laura? Emang nya Aiden umurnya berapa?
Qaisaa Nazarudin
What naik motor ke bandung dengan keadaan Ava yg lagi Hamil? yg bener aja??🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Masih aja kepedean,Merebut apa nya,Jadian aja gak,Apalagi pacaran,Dari mana kata MEREBUT itu berasal?? 😂😂
Qaisaa Nazarudin
Rain yg selalu bersikap tempramen,mendahulu kan Emosi setiap berbicara, Dia yg selalu menyakiti malah dia yg marah,Aku lebih mendukung kalo Ava bersama Adrian,Kenapa Adrian harus meninggal sih Thor??Huaaaa aku gak rela😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Pede banget,
Qaisaa Nazarudin
Gampang banget ya di dunia pernovelan memaafkan orang yg udah bikin kita menderita,Hanya dengan kata PENYESALAN..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk akhirnya ketahuan nih pura2 Amnesia..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Segitu aja Cinta Adam ke Melva? dengan mudahnya dia percaya kalo Melva selingkuh? Ogeb,Udah tau kan ortunya gak setuju dengan hubungan mereka,Malah percaya gitu aja,Bodoh..Semoga aja gak nyesel seumur hidup..😡😡🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong, Sekarang tinggal menjelaskan ke Rain aja..
Qaisaa Nazarudin
Watados seorang Lidia..
Qaisaa Nazarudin
Dasar Bodoh,Harusnya dengarin dulu penjelasan dari papa mu,Bukannya malah kabur gitu aja..Setelah itu malah nuduh dan menerka2 gak jelas 🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Ava bukan anaknya Lidia..
Qaisaa Nazarudin
What masih virgin?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!