Indonesia
NovelToon NovelToon
Keira: Tersisihkan Dari Keluarga

Keira: Tersisihkan Dari Keluarga

Status: tamat
Genre:Penyesalan Keluarga / Teen Angst / Teen School/College / Tamat
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Sejak kecil, Keira hidup jauh dari keluarganya. Ketika akhirnya mereka kembali dan ia berharap menemukan kehangatan yang selama ini dirindukannya, kenyataan justru menghancurkan harapannya.

Di rumah itu, ada seorang anak yang diperlakukan bak permata, sementara Keira hanya dianggap sebagai seseorang yang kebetulan memiliki hubungan darah dengan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Malam itu keluarga berkumpul untuk makan malam. Keira turun dengan menahan rasa sakit di perutnya yang kembali kambuh karena seharian tak makan. Ia duduk di ujung meja dalam diam. Tak ada yang menyapanya, tak ada yang menatapnya. Semua seakan lupa bahwa ia pun ada di ruangan itu.

Keira memilih pulang lebih dulu ke kamarnya. Ia tak lagi berharap pada kasih sayang yang tak pernah ia miliki. Sudah terbiasa hidup dalam kesendirian, maka kehadiran atau ketiadaan keluarganya pun tak lagi menjadi masalah baginya.

Saat ia sedang sibuk membaca buku di atas meja belajarnya, pintu kamarnya terbuka pelan. Arya berdiri di ambang pintu dengan wajah yang tak lagi sekeras tadi.

"Maaf," ucapnya singkat dan pelan.

Keira tak menoleh. Ia tahu kata maaf itu bukan berarti Arya benar-benar merasa bersalah kepadanya. Mungkin saja rasa takutnya saat mengetahui Keyna aman telah membuatnya merasa sedikit bersalah. Namun itu tak mengubah apa pun yang telah terjadi.

"Tak berguna," gumam Keira pelan tanpa menoleh. Ia kembali memusatkan pandangannya pada tulisan di atas kertas, berusaha menyembunyikan rasa kecewa yang kembali menyergap hatinya.

Memiliki banyak teman pasti sungguh membahagiakan? Saat bersedih, mereka akan menghibur. Saat bergembira, mereka pun ikut merasa bahagia.

Namun hal itu tak berlaku bagi Keira. Ia mendambakan memiliki teman yang tulus sepenuhnya, tanpa sedikit pun kepalsuan.

'Bagaimana rasanya memiliki teman sejati? Pasti sangat indah.'

“Keyna… meski kau menderita sakit, kau tetap mampu memperoleh segalanya tanpa harus bersusah payah terlebih dahulu. Kasih sayang Ayah, Ibu, bahkan Kakak pun, semuanya menjadi milikmu begitu saja. Kau pun beruntung memiliki teman-teman yang tulus kepadamu.”

“Seandainya saja aku bisa bertukar tempat denganmu.. aku rela menanggung segala rasa sakit, asalkan aku dapat memandang tatapan kasih sayang di mata Ayah dan Ibu. Bukan tatapan orang asing yang kini kulihat setiap hari.”

Kalimat itu terpendam begitu saja di dalam hatinya. Keira hanya mampu memandang dari kejauhan, melihat kembarannya itu tertawa riang bersama teman-temannya, terlihat begitu bahagia.

Melihat betapa bahagianya Keyna di tengah keramaian itu, Keira hanya bisa berdiri terpandang sendirian, tak memiliki seorang teman pun. Rasa iri menyelinap di dadanya namun rasa iri itu tak sanggup melenyapkan kasih sayang yang ia miliki untuk saudara kembarnya sendiri.

Tak sanggup lagi menatap pemandangan itu lebih lama, Keira pun berbalik dan melangkah pergi menuju halaman belakang sekolah yang sepi.

Ia menyantap bekal yang dibawanya dari rumah dengan perlahan.

Setelah selesai makan, Keira melangkahkan kakinya kembali ke dalam kelas. Ruangan itu masih sepi, sebagian besar siswa belum kembali karena waktu istirahat belum berakhir.

Keira pun duduk di bangkunya, melipat kedua tangan di atas meja, lalu menyandarkan kepalanya di sana. Kepalanya terasa sedikit pening, dan perlahan ia pun terlelap.

Baru saja ia hendak terlelap sepenuhnya, suara benturan keras di atas meja seketika membangunkannya. Rasa pening yang tadinya ada kini terasa semakin menyengat.

Keira mendongak terkejut. Di sekelilingnya, beberapa siswa menahan tawa, sementara yang lain tak lagi mampu menahan tawa mereka.

“Berani sekali kau tidur di jam pelajaran saya!” Tegur Bu Asih dengan nada yang tajam. Beliau adalah guru Matematika yang dikenal sangat tegas dan disegani.

Tak ada seorang pun yang berani menentang perkataannya, beliau tak memandang siapa murid itu, dari keluarga kaya atau biasa saja, siapa pun yang melanggar pasti menerima hukuman yang setimpal.

“Maafkan saya, Bu,” ucap Keira dengan tulus merasa bersalah. Ia sadar sepenuhnya bahwa ia telah melakukan kesalahan dengan tertidur di dalam kelas.

“Keluar dari kelas saya!” Bentak Bu Asih kembali.

Keira hanya mampu menunduk dan mengangguk patuh. Hatinya terasa berat, ia hanya memejamkan mata sejenak, mengapa harus menerima hukuman yang seberat ini? Dan benarkah teman-temannya sengaja tak membangunkannya?

Suara bisik-bisik terdengar di sepanjang lorong saat ia melangkah keluar?

“Sudah seharusnya tidur di rumah, bukan di kelas. Semalam kau melakukan apa saja hingga begitu lelah?”

“Katanya ingin sukses, namun waktunya justru digunakan untuk tidur terus.”

“Coba saja kau rasakan dimarahi Bu Asih.. pasti tak enak rasanya.”

“Wajahnya begitu pucat saat kaget tadi, sungguh tak tega melihatnya.”

“Lihatlah, ia berusaha menahan rasa sakit yang ia alami.”

“DIAM!” Teriak Bu Asih seketika. Suara itu seketika membungkam seluruh ruangan yang semula riuh.

1
Sulati Cus
g usah berharap py temen klu semua palsu, mending sendiri apapun akan aman jika sendiri🤔
Sulati Cus
km nya aneh msh bertahan dg keluarga toxic😔 mending pergi kerja sambil sekolah, ku dulu kg kek gitu pdhl jmn dulu tu susah nyari duit g kek sekarang dg ngoten, nulis online apapun keknya menghasilkan uang😅
Herlina Susanty
buat Keira pergi thor
Herlina Susanty: pergi ke mana aj lah thor yg penting gag kecewa trus 🤣🤣💪
total 2 replies
Cty Badria
karena kamu bodoh 1000% bodoh
Cty Badria
kok cmn 1 up nya
lily
masih membaca kpn bangkitnya ni si keira...
Murni Dewita
ya udah gak usah aja gabung sama orang2 yg spt t
Cty Badria
lupakan saja mereka dari pd sakit hati. buat hekulah hatimu tuk mereka
Cty Badria
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Cty Badria
kenapa g keluar Dr rmh itu setiap hr dipukuli...aj rasanya bodoh banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!